Reinkarnasi : Mengubah Takdir

Reinkarnasi : Mengubah Takdir
Episode 27 Kejutan


__ADS_3

Kini Rara dan Vino segera masuk kedalam mobil mereka pergi menuju perusahaan milik keluarga Rara. Dengan kecepatan sedang Vino mulai melajukan mobilnya.


" RI... jika kamu ingin menanyakan masalah pekerjaan langsung saja hubungi aku atau satang saja keruangan ku " ucap Vino


" Baiklah " ucap Rara sambil tersenyum


" Sepertinya aku memang membutuhkan sekarang asisten yang sebar bisa tapi siapa ya?? " batin Rara bingung


Vino tampak senang meskipun ia tidak menjadi direktur lagi tapi perusahaan akan bisa ia kendalikan seperti dulu, jabatan direktur kini di pegang oleh istrinya tapi ia yakin jika istrinya itu tidak mengerti soal perusahaan.


" Kamu tidak akan bisa memimpin perusahaan tanpa aku Ri, lihat saja sebentar lagi aku akan bisa mengendalikan mu dan perusahaan akan jatuh menjadi milik ku " batin Vino


Rara dan Vino turun dari mobil karena mereka sudah sampai di depan gedung perusahaan. Mereka segera masuk kedalam. Tampak semua karyawan menatap Rara dengan tatapan heran bahkan mereka tidak tahu jika itu adalah Riri istrinya Vino.


Rara dan Vino masuk kedalam ruang meting, disana tampak beberapa investor saham sedang berkumpul bersama dengan sang Ayah. Rara langsung menyapa semua orang yang ada disana.


" Pagi semuanya " ucap Rara ramah pada mereka


" Pagi " ucap mereka


" Riri kesini nak, biar ayah kenalkan kami kepada semua orang " ucap Mail


Rara segera menghampiri sang ayah, namun yang jadi heran adalah sosok laki-laki yang ia sangat kenal membuatnya bingung.


" Kenapa ada Tian disini " batin Rara


" Pasti kami terkejut dengan kehadiran ku,, aku sudah berjanji akan membantumu tidak peduli kamu Rara atau Riri " batin Tian


" Kenapa laki-laki itu ada disini, sebenarnya dia siapa??, apa hubungan antara Riri dan dia.. " batin Vino bingung


" Kenalkan ini anak saya bernama Riri Vender mulai hari ini dia yang akan menjadi direktur dan mengatur perusahaan ini " ucap Pa mail


Tampak semua pemegang saham bingung dan kaget dengan keputusan Pa Mail, namun ia juga melihat kearah Vino dengan tatapan marah.


" Halo semuanya nama Saya Riri, terima kasih untuk kepercayaan ayah yang memberikan posisi direktur ini pada saya.. saya berjanji akan menjalankan perusahaan ini dengan lebih maju seperti biasanya,, dan mohon maaf untuk semua yang merasa terganggu dengan skandal suami saya.. saya percaya padanya jika dia Tidak akan berbuat seperti itu lagi.. " ucap Rara


Membuat semua investor tampak percaya dengan Ucapannya tidak halnya dengan Tian, ia tampak diam tanpa berkata apapun.


" Untuk kedepannya mohon kerjasamanya " ucap Rara sambil tersenyum


Semua investor tampak bertepuk tangan pada Rara mereka menyetujui perpindahan jabatan antara Vino dengan Riri, memang bagi mereka Vino kurang cocok karena sifatnya yang mulai berubah menjadi sombong.


Setelah semua mendukung Rara mereka pun pamit satu persatu dari perusahaan sedangkan Rara pergi ke ruangannya yang diantar oleh Vino.


" Sayang, ini ruangan mu sekarang " ucap Vino sambil tersenyum


" Ia Terima kasih sayang " ucap Rara membalas senyuman suaminya itu.


" Kalau begitu aku pamit ya sayang, kamu kalau ada apa-apa hubungi aku atau pergi ke ruangan ku di bawah " ucap Vino

__ADS_1


" Ia sayang " ucap Rara


Vino segera pergi dari ruangan Rara sedangkan Rara tampak memperhatikan ruangan itu, bahkan ia melihat satu-satunya barang yang ada disana, ia sangat berhati-hati takutnya ada seseorang yang menyimpan alat perekam disana.


Tok... Tok... Tok...


" Masuk "


Ternyata yang mengetuk pintu ruangan Rara adalah Tian dan Bimo, Rara pun merasa kaget dengan kehadiran mereka.


" Kamu lagi,, ada apa " tanya Rara melihat wajah Tian dengan tatapan tajam


" Jangan galak-galak nanti cantiknya hilang " goda Tian pada Rara


Bimo tampak heran karena Rara malah terlihat sedang memeriksa barang-barang disana satu persatu.


" Nona Riri kenapa anda.. " ucapnya Bimo terpotong


Rara menuliskan dalam kertas kosong jika ia sedang memeriksa keadaan ruangan ini, ia takut jika Vino menyadap ruangan ini.


Tian dan Bimo yang membaca tulisan Rara langsung membantu Rara memeriksa semua barang yang ada di sana.


Bimo menemukan dua alat sadap disana yang nampaknya terhubung pada ruangan ini. Membuat Rara kaget.


Tian menemukan Cctv disana yang aktif dan terhubung pada orang yang meletakkannya disana.


" Kalian pulang saja, nanti kita biacara kembali " ucap Rara merasa marah pada Vino karena dia dengan berani memasang alat tersebut.


Tok... Tok.. Tok...


" Masuk " ucap Rara


Tampak laki-laki dengan wajah kaku masuk kedalam. dan memberi hormat pada Tian, Rara dan Bimo.


" Tuan " ucapnya pada Tian


" Kamu periksa ruangan ini " ucap Tian dengan wajah dinginnya


Rara hanya duduk saja di sofa saling berhadapan dengan Tian, sedangkan Bimo dan Lelaki itu tampak mencari alat ya g di pasang oleh Vino.


Tampak laki-laki itu memberikan alat penyadap yang ia temukan dan hasilnya ternyata banyak membuat Rara bingung sendiri.


" Ini Tuan " ucapnya


" Sudah tidak ada lagi " tanya Tian


" Seperti tidak Tuan, semuanya sudah bersih " ucapnya


" Mulai sekarang kamu bekerja disini jadi asisten nona Riri, segala ucapan Nona Rori kamu turuti dan kamu juga harus bantu Non Riri menjalankan perusahaan ini " ucap Tian padanya

__ADS_1


" Maksud kamu apa Tian?? " ucap Rara bingung


" Nona Riri kenalkan dia Rio, dia akan menjadi asisten mu mulai sekarang " ucap Tian


" Tunggu Tian, kenapa kamu begitu mengaturku, aku yang berhak mengurus semua yang aku butuhkan " ucap Rara dengan nada marah


" Rio adalah sepupu Bimo, dia juga orangnya cerdas, teliti dan bisa di percaya, jika kamu cari orang lain bagaimana jika dia mengkhianati mu lalu rencana mu akan sia-sia " ucap Tian


" Benar juga sih, aku tidak percaya pada Vino apalagi dengan apa alat sadap dan Cctv ini " batin Rara


" Aku lakukan ini hanya untuk kebaikan kamu Ra,, kuharap kamu mau menerimanya " batin Tian


" Nona Riri saya jamin jika Rio orangnya bisa di percaya " ucap Bimo


" Kalau Bimo yang hilang aku pasti akan mempercayainya, dari dulu Bimo tidak pernah berbohong padaku " batin Rara


" Baiklah Rio aku menerimamu bekerja disini, tapi ingat jangan mengkhianati ku dan bersekolah dengan Vino laki-laki brengsek itu " ucap Rara dengan wajah kesalnya


" Nona tidak usah khawatir, aku akan setia dan tidak akan mengkhianati Nona " ucap Rio sambil tersenyum


" Baiklah kalau begitu kenapa kamu bisa bergabung dengan para investor " tanya Rara heran


" Aku juga salah satu investor " ucap Tian


" Kenapa aku tidak tahu " ucap Rara bingung


" Karena aku baru jadi investornya " ucap Tian sambil tersenyum


" Lalu mana kejutannya untuk ku " tanya Rara menagih ucapan yang tadi katakan tadi pagi


" Ya dia kejutannya " ucap Tian


" Dia?? " tanya Rara bingung


" Rio adalah manusia yang Jenius, teliti dan juga sangat setia banyak orang yang mengincarnya kamu harusnya beruntung memiliki dia " ucap Tian dengan tatapan kesal pada Rara


" Ish, aku kira dia mau ngasih apa " batin Rara


" Harusnya aku yang tidak mengatakan itu, bagaimana jika Rara menyukai Rio " batin Tian


" Kalau begitu terima kasih " ucap Rara sambil tersenyum


.


.


Bersambung...


Jangan lupa dukungannya dengan cara Like, Komen dan Vote di bawah...

__ADS_1


So Ikuti terus kisahnya ...


Terima kasih


__ADS_2