Reinkarnasi : Mengubah Takdir

Reinkarnasi : Mengubah Takdir
Episode 49 Sakit Hati


__ADS_3

Rara benar-benar kaget karena ternyata suara dan wajah lelaki itu tidak asing bagiannya, ia yang selama beberapa tahun ini hidup bersama dengan dirinya, lelaki itu juga yang membuat dia sangat menderita selama ini.


Laki-laki itu adalah Candra, dia Adalah suaminya Rara yang Selakau kasar dan menyakitinya baik Fisik ataupun batinnya.


" Candra,, kenapa dia ada disini.. jangan sampai dia mengetahui tentang ku.. aku tidak boleh membiarkan hidupku terjerat lagi dengannya, sudah cukup dulu aku terjebak di kehidupannya yang menyakitkan " batin Rara


" Rara,, tunggu bukannya dia sedang koma di rumah sakit.. lalu dia siapa.. kenapa wajahnya mirip sekali dengan Rara " batin Candra benar-benar kaget


" Sepertinya Tuan Candra mengenal Riri, dilihat dari sikapnya begitu kaget dan menatap wajah Riri dengan dalam " batin Wiki heran


Kini Candra mengalihkan pandangannya dengan berbicara dengan Wiki yang sudah menjadi rekan kerjanya.


" Selamat malam Tuan Wiki " ucap Candra sambil tersenyum ramah dan menjabat tangan Wiki


" Selamat malam juga Tuan Candra,, terima kasih sudah mengundangku ke pesta pertunangan anda " ucap Wiki


" Apa, Tunangan... apa memang di hatimu aku sudah tidak ada artinya lagi Candra,, aku kira kamu benar-benar tulus padaku tapi ternyata kamu sama saja dengan laki-laki terutama Vino " batin Rara menahan kesedihan


" Entah Kenapa ketika aku melihat wajah wanita ini aku malah teringat Rara.. " batin Candra


" Terima kasih Tuan Wiki, saya doakan Tuan juga cepat-cepat menyusul seperti saya " ucap Canda sambil melirik wajah Rara yang tampak cuek padanya


" Aku kira disaat aku kabur dari rumah kamu mencari ku tapi ternyata kamu malah senang dan malah bertunangan dengan wanita lain,, aku harus kuat.. aku tidak boleh lemah.. nanti mereka akan curiga padaku dan tahu indentitas ku " batin Rara


" Rara kenapa sekarang aku teringat padamu, apalagi ketika melihat wanita ini, sebenarnya kamu dimana " batin Candra


" Tuan bisa saja, tapi terima kasih atas doanya tuan, semoga Saya dan Riri cepat-cepat bertunangan seperti anda " ucap Wiki dengan wajah malu-malu


" Apa-apaan sih Wiki ini.. kenapa malah berbicara seperti itu, untungnya disini tidak ada Tian, bisa gawat kalau ada dia " batin Rara


" Ternyata namanya Riri, apa dia ada hubungannya dengan Rara, aku harus mencari tahu semua ini.. aku juga harus mencari tahu keberadaan Rara " batin Candra


Ditengah percakapan mereka datanglah seorang wanita cantik dengan paras bule seperti orang Jerman. Dia adalah tunangannya Candra bernama Isabella, dia seorang model dan juga anak orang kaya.


" Sayang " ucap Isabella dengan nada manja memegang tangan Candra


" Ada apa " tanya Candra dengan nada biasa, di depan banyak orang juga sikapnya tidak ada lembut-lembutnya pada tunangannya itu

__ADS_1


" Acaranya mau di mulai ayo kita siap-siap " ucap Isabella yang tampak melihat wajah Rara dengan sinis.


Mengetahui sikap Tunangan Candra seperti itu, Rara semakin senang karena ternyata Isabella itu orang yang sangat cocok dengan Candra, namun Rara juga tampak kasihan pada Isabella karena nanti hidupnya akan seperti dirinya dulu karena Candra selalu bersikap kasar ketika ia marah.


" Wanita ini benar-benar cocok dengan mu Candra,, untungnya sekarang aku sudah tidak berada disamping mu jadi aku tidak akan merasakan sakit hati lagi " batin Rara senang


" Tuan Wiki saya permisi dulu " ucap Candra sambil tersenyum


" Silahkan Tuan " ucap Wiki sambil tersenyum


" Ayo " ucap Candra pada Isabella dan langsung meninggalkannya


" Sayang,, Tunggu aku... " ucap Isabella dengan nada manja


Wajah Rara tampak sedih meskipun sebagian hatinya merasa senang dengan pertunangan suaminya itu tapi sebagian lagi hatinya sedih. banyak kenangan manis mereka apalagi ketika mereka awal-awal menikah. Candra begitu baik padanya hingga akhirnya setahun ini ia mulai berubah menjadi kasar padanya.


Tampak seorang laki-laki sebagai pengisi acara disana langsung membuka acara pertunangan itu dan memeriahkannya.


Acara itu di hadiri oleh kedua keluarga besar Candra dan Isabella, Rara melihat ibu mertuanya yang dulu tidak pernah setuju akan hubungannya dengan Candra tapi kali ini mereka tampak senang dan bahagia menyambut acara pertunangan putranya itu.


Acara tukar cincin pun selesai, tampak keduanya tersenyum di hadapan para tamu, bahkan sesi pemotretan pun mereka jalani.


Raut wajah semuanya tampak sangat bahagia menyaksikan pertunangan itu, jika Rara tahu ia diajak ke acara pertunangan suaminya itu, ia Takan pernah mau.


" Lihatlah mereka tampak serasi... kamu tahu tidak,, dulu itu Tuan Candra Tidak pernah memamerkan istrinya pada publik loh, tapi sekarang Tuan Candra malah bertunangan dengan wanita lain.. tapi wanitanya cantik sekali pantas saja Tuan Candra berpaling " ucap Wiki tanpa sadar membuat Rara terdiam sedih


" Apa benar dulu Candra sangat malu mendapatkan istri seperti ku, sehingga dia menyembunyikan tentang keberadaan ku di hadapan orang lain,, dulu aku terlalu bodoh bisa percaya padanya " batin Rara


" Ayo kita pulang... " ajak Rara pada Wiki


" Tapi acaranya belum selesai " ucap Wiki dengan wajah heran


" Ini sudah jam sepuluh Wiki, kamu janji apa padaku tadi " ucap Rara melihat wajah Wiki dengan sinis


" Baiklah, kita pulang sekarang " ucap Wiki langsung meninggalkan tempat itu, ia juga tidak sempat berpamitan pada Candra karena Rara menolak akan hal itu.


Mereka langsung menaiki mobil milik Wiki, terlihat Raut wajah sedih Rara tidak bisa lagi sembunyikan apalagi kini dia dan Wiki hanya begitu dua didalam mobil.

__ADS_1


" Riri kenapa wajahmu sedih begitu.. " tanya Wiki sedikit penasaran karena sejak bertemu dengan Candra sikap Riri berubah


" Aku.. hanya kecapean saja " ucap Rara dengan singkat


" Maafkan aku Ri, gara-gara aku kamu jadi kecapean " ucap Wiki dengan raut wajah bersalahnya


" Tidak apa-apa " ucap Rara tersenyum di paksakan


" Kenapa hati ini sedih melihat acara pertunangan Candra, harusnya aku senang.. Tuhan lapangankanlah hati ini agar bisa menerima semua ini.. hati ini terasa sakit.. " batin Rara


" Aku janji RI, aku akan membahagiakan mu.. kamu harus segera lepas dari jerat lelaki brengsek itu " batin Wiki


.


.


.


.


.


Bersambung...


Halo semuanya, menyambut Bulan Ramadhan aku punya novel baru cocok untuk mengisi waktu ngabuburit kalian...


Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul : " Bilang pada Tuhanmu " karya ini menceritakan tentang Kisah Asmara antara Nicholas dengan Rania yang berbeda agama,, akan kah mereka bisa bersatu atau mereka harus berpisah karena beda keyakinan.


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


,, Minal aidzin Walfaidin mohon maaf lahir batin ya teman-teman, selamat hari raya idul Fitri,,

__ADS_1


__ADS_2