
Tak lama kepergian Vino datanglah orang yang di tunggu-tunggu Rara, ia datang dengan wajah marahnya.
" Dimana Ka Riri " ucap Riska dengan wajah marahnya
" Maaf anda siapa, apakah sudah membuat janji dengan Nona Riri " tanya Rio dengan tatapan wajah dinginnya
" Aku adiknya Ka Riri, jangan banyak tanya cepat panggil ka Riri, aku ingin segera menemuinya " ucap Riska
" Maaf Nona Riri sedang bersama tamu tidak bisa di ganggu " ucap Rio berbohong sesuai dengan apa yang di perintahkan Rara
" Apa tidak bisa di ganggu apa jangan-jangan ada Vino di dalam " tanya Riska pada Rio
" Anda tahu Tuan Vino " tanya Rio sambil tersenyum licik
" Tahu kah, orang Vino pacar saya " ucap Riska dengan nada kesal menjawab pertanyaan Rio
" Kekasih,, bukannya Tuan Vino Suaminya Nona Riri " ucap Rio pura-pura tidak tahu
" Banyak Omong,, " ucapnya ingin segera masuk ke ruangan sang kakak namun Rio langsung menghadangnya.
" Maaf anda tidak bisa masuk " ucap Rio
" Sialan Ka Riri, kenapa aku tidak boleh masuk apa dia sedang bermesraan dengan Vino, ini tidak bisa di biarkan, aku harus melakukan sesuatu " batin Riska dengan wajah kesalnya
" Ternyata ini yang bernama Riska yang Vidio ya jadi viral dengan Tuan Vino, ternyata kecantikannya tidak sebanding dengan Nona Riri " batin Rio
" Ka Riri,, ka Riri " teriakan Riska dari depan pintu ruangan Riri yang terdengar.
Ceklek,,
" Ada apa ini " ucap Rara dengan nada sinis
" Ini Nona wanita ini mengaku jika beliau adalah adik Nona dan ingin menemui Nona " ucapnya Rio
" Aku kira siapa, ternyata Kamu Riska pantas saja... Kamu Riska ngapain kesini.. " cibir Rara
" Aku mau kita bicara " ucap Riska langsung masuk kedalam ruangan Riska
" Nona apa perlu aku seret nona Riska " ucap Rio
" Tidak usah biarkan saja... kamu buatkan saja minuman untuk kami.. oh ia kalau Vino datang kamu kasih tahu saya " ucap Rara
" Baik Nona " ucapnya langsung membuatkan minuman untuk Riska dan Rara.
__ADS_1
Sementara di ruangannya Rara tampak memperhatikan gerak gerik Riska yang seperti sedang mencari sesuatu.
" Kamu mencari apa " tanya Rara sambil tersenyum jahat
" Dimana vino " ucap Riska
" Aku tidak tahu " ucap Rara dengan wajah cueknya
" Dimana Vino... jangan kamu sembunyikan dia " ucap Riska dengan wajah marahnya.
" Untuk apa aku sembunyikan dia, lebih baik kamu duduk, bukannya kamu mau berbicara penting denganku " tanya Rara dengan wajah tenang di depan Riska
" Aku ingin memperingatkan Kakak untuk jangan mendekati Vino " ucap Riska dengan nada tinggi
" Aku mau tanya padamu, Vino adalah suamiku,, apa hak mu berkata seperti itu " ucap Rara
" Aku adalah Pacar Vino, dan orang yang di cintainya " ucap Riska dengan rasa percaya diri yang tinggi
" Apa kamu yakin kamu masih orang yang di cintai Vino sama seperti dulu " cibir Rara membuat Riska kesal
" Apa maksud ka Riri " ucap Riska
" Kamu tadi kan dengar sendiri perkataan vino di telepon, apa kamu tidak mendengar jika dia dan kamu sudah tidak punya hubungan apapun lagi " ucap Rara sambil tersenyum penuh kemenangan
" Tidak mungkin Vino berkata seperti itu, aku tahu betul tentang dia, aku yakin dia berkata seperti itu hanya hanya untuk menyenangkan hati Kakak dan juga agar kakak tidak marah lagi padanya, padahal dalam hatinya dia sangat mencintai ku " ucap Riska
" Kami sudah berpacaran selama lima tahun, mana mungkin dia berpaling dariku " ucap Riska
" Lalu kenapa dia bisa menikah denganku... " tanya Rara
" Itu karena aku yang menyuruhnya untuk menikahi mu ka " ucap Riska
" Kalau kamu sangat mencintai dia kenapa kau biarkan dia menikah denganku, apa kamu tahu kalau dia dan aku bisa saja bermesraan di belakang mu, karena kamu sudah Syah menjadi sepasang suami istri di agama dan negara " ucap Rara sambil tersenyum
" Aku akan membuat kamu dan vino berpisah untuk selamanya lihat saja." batin Rara
" Kenapa aku merasa jika Ka Riri sudah berubah tidak seperti yang dulu, bahkan dia seperti bukan Ka Riri yang Aku kenal " batin Riska
" Tidak mungkin Vino berbuat seperti itu, dia sangat setia padaku.. " ucap Riska kekeh dengan pemikirannya sendiri
" Kalau dia mencintai mu kenapa dia bersedia menikah dengan ku, pernikahan itu sesuatu yang sakral dan suci tidak sepantasnya di permainan " ucap Rara sambil tersenyum
" Kakak tidak akan mengerti pokonya aku dan Vino saling mencintai " ucap Riska dengan watak yang keras kepala
__ADS_1
" Kalau aku membuktikannya padamu bagaimana " ucap Rara
" Maksud Ka Riri apa " tanya Riska dengan wajah bingung
" Kita buktikan siapa yang Vino cintai, apa itu kamu apa aku " ucap Rara menantang Riska
" Kenapa ka Riri malah bicara seperti itu, bukannya kemarin ka Riri bilang mau menceraikan Vino " batin Riska
" Aku yakin pasti aku yang dicintai Vino " ucap Riska dengan percaya diri
" Baik kita buktikan, sebentar lagi Vino akan datang ke ruangan ku, aku akan berbicara padanya untuk memilih kamu atau dia, nanti kita lihat dia akan milih siapa " ucap Rara sambil tersenyum
" Baik, kalau Ternyata Vino memilih ku, ka Riri harus meninggalkan Vino dan bercerai dengan Vino " ucap Riska menantang sang kakak
" Ok baik, aku setuju " ucapnya Rara masih tersenyum
" Kita Lihat saja siapa yang akan di pilih Vino, aku yakin sih Vino tidak bego dan lebih memilih Riska di banding aku " batin Rara senang
" Aku tidak mengerti dengan pemikiran ka Riri, tapi ini kesempatan yang bagus agar Ka Riri benar-benar meninggalkan Vino, apalagi sampai bercerai dari Vino.. aku akan menjadi istri vino sebentar lagi " batin Riska
" Kamu ngumpet dulu di bawah kursi itu, nanti kalau sudah selesai memilih kamu bisa keluar dan pergi dari ruangan ku " ucap Riri
" Ka Riri jangan menyesal ya " ucap Riska dengan keyakinan penuh bahwa Vino akan memilihnya
" Aku tidak akan menyesal sama sekali " ucap Riri
" Aku memang tidak akan menyesal sama sekali bahkan kamu yang sebentar lagi menyesal " batin Rara sambil tersenyum
*licik
" Aku akan meninggalkan ruangan ini bersama dengan Vino, sungguh Ka Riri sangat bodoh, aku kira di berubah tapi sayangnya dia masih bodoh seperti dulu " batin Riska tersenyum jahat*
.
.
.
Bersambung...
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
__ADS_1
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz