Reinkarnasi : Mengubah Takdir

Reinkarnasi : Mengubah Takdir
Episode 31 Hamil !!


__ADS_3

Riska yang sudah tidak tahan dengan ucapan Vino langsung mengatakan kebenaran dirinya.


" Kamu tidak bisa melepaskan aku, karena sekarang ditubuh ku ada anak milikmu " ucap Riska sambil tersenyum melihat kearah Vino


Vino dan Rara kaget ketika Riska berkata seperti itu, Vino langsung melihat kearah istrinya itu, ia takut jika Riri langsung menceraikannya


" Kamu jangan bicara sembarangan.. mana mungkin kamu hamil anak ku " Ucap Vino menyangkal ucapan Riska


" Kamu hamil " tanya Rara dengan wajah sedihnya


" Ia aku hamil anaknya Vino " ucap Riska


" Sial, kenapa aku tidak tahu akan hal itu " batin Rara merasa kecolongan tentang hal itu


" Apa kamu tidak ingat jika kita sering melakukan hal itu " ucap Riska membuat Vino diam


" Diam kamu jangan berkata seperti itu " ucap Rara sambil pura-pura menangis


" Vino katakan padaku apa yang di katakan Riska tidak benar " ucap Rara pada Vino


" Sayang kamu harus tenang, bisa saja dia berbohong pada kita " ucap Vino mencoba menenangkan sang istri


" Aku bisa buktikan semua itu " ucap Riska senyum penuh kemenangan


" Ini benar-benar tidak mungkin, aku selalu melakukannya.di luar dan juga pakai pengaman mana mungkin itu bisa terjadi " ucap Vino membuat Riska sedikit takut.


" Tapi aku tidak pernah berhubungan dengan orang lain selain Vino, aku yakin jika anak ini adalah anak Vino " batin Riska


" Aku tidak percaya lagi padamu Vini " ucap Rara sambil menangis


" Tolong percaya padaku, aku bisa buktikan jika Aku tidak menghamili Riska " ucap Vino dengan wajah paniknya


" Lalu kenapa Riska bisa hamil anak kamu " ucap Rara


" Ini pasti akal-akalan dia.. kau harus percaya padaku.. aku pasti akan membuktikan ini semua padamu " ucap Vino


" Kamu yakin " tanya Rara


" Aku yakin sayang, aku pasti membuktikannya padamu " ucap Vino meyakinkan Istrinya itu


" Untuk kali ini aku percaya padamu " ucapnya Rara menghapus air matanya


" Kalian tidak bisa membuktikan apapun, lagian untuk apa Ka Riri percaya pada Vino, jelas-jelas dia lelaki brengsek " ucap Riska


" Diam kamu.. aku yakin jika anak itu bukan anak ku " ucap Vino


" Selain dengan kamu aku tidak pernah lakukan itu " bentak Riska dengan wajah kesal

__ADS_1


" Vino, Riska kalian bisa keluar dulu dari ruangan ku.. aku lelah.. pekerjaan ku juga banyak " ucap Rara


" Sayang kamu jangan marah padaku " ucap Vino


" Aku tidak marah aku hanya ingin menyelesaikan pekerjaan ku " ucap Rara


" Yasudah sayang ayo kita pergi ke luar jangan ganggu ka Riri yang sedang banyak pekerjaan " ucap Riska memegang tangan Vino


" Lepaskan tangan kotor mu itu " ucap Vino dengan wajah marahnya


Riska dan Vino segera meninggalkan ruangan Rara, tanpa di sadari entah mengapa mata Riri mengeluarkan air matanya sendiri, mungkin pemilik tubuh ini sedih dengan apa ya g di lakukan suaminya itu.


Rara merasakan dadanya pun sakit entah mengapa kini tangisnya tidak bisa ia bendung lagi. Rasa sakit yang hatinya rasakan menjalar keseluruhan tubuhnya.


" Ada apa dengan Ka Riri.. apa ka Riri sakit hati dengan perbuatannya Vino.. kenapa Ka Riri bisa mencintai laki-laki seperti Vino sih ka.. aku tidak paham " batin Rara


Ketika Rara masih menangis di sana tanpa disadari Rio sudah berada di ruangan itu, ia melihat Rara yang sednag menangis tersedu-sedu. Tangis itu seakan menggambarkan seseorang yang sangat sakit hati.


" Kasian Nona Riri.. kenapa dia harus mencintai Lelaki seperti Tuan Vino padahal ia cantik, pintar dan kaya.. padahal banyak sekali lelaki di luar sana yang bisa menghargai cinta yang dimiliki Nona Riri " batin Rio


Rio yang tidak tahan mendengar suara tangis majikannya itu langsung mencoba untuk menghiburnya dengan membawakan Coklat panas, biasanya coklat itu sangat mengembalikan suasana hati yang sedih.


" Nona " ucap Rio membuat Rara menghapus air matanya


" Ada apa " tanya Rara


" Terima kasih Rio " ucap Rara mengambil Coklat panas itu lalu meminumnya sedikit.


Rara merasakan jika coklat benar-benar ampuh mengurasi rasa sedihnya yang entah mengapa datang tanpa ia tahu.


" Sama-sama Nona, ini dokumen yang harus anda tanda tangani " ucap Rio


" Baiklah nanti saya harus periksa terlebih dahulu " ucap Rara


" Baik Nona " ucapnya


" Oh ia tolong kamu selidiki masalah kehamilan Riska, aku harus tahu jika dia benar-benar hamil atau hanya berbohong.. " ucap Rara


" Baik Nona "


" Jangan lupa kamu juga selidiki siapa yang sudah berani menghamili Riska.. " ucap Rara sambil tersenyum jahat


" Baik Nona " ucapnya langsung pamit pergi ke luar untuk menyuruh anak buahnya menyelidiki apa yang majikannya perintahkan.


.


...****************...

__ADS_1


.


Sedangkan ditempat lain yaitu tepatnya di ruangan Vino ada Riska disana. Mereka tampak mengobrol disana membicarakan tentang kehamilan Riska.


" Gugurkan kandungan mu " ucap Vino membuat Riska marah kembali


" Apa kamu gila... bukannya kamu dan ibumu menginginkan Anak .. aku sudah memberikannya " ucap Riska


" Yang aku mau adalah anak dari Riri bukan dari kamu " ucap Vino dengan nada marah


" Kamu tega berbicara seperti itu padaku setelah apa yang kamu lakukan padaku selama ini " ucap Riska


" Gugurkan anak itu, karena anak itu hanya akan jadi penghalang untuk kita.. sebentar lagi aku akan mendapatkan perusahan ini.. kamu malah menghancurkannya dengan kehamilan mu itu " ucap Vino


" Aku tidak butuh uang, aku hanya ingin kita bisa sama-sama, apalagi merawat anak ini " ucap Riska


" Apa kamu gila, kita meninggalkan semua ini, harta ini sebentar lagi akan jadi milik aku.. aku tidak bisa melepaskannya " ucap Vino


" Lalu bagaimana dengan anak ini " ucap Riska


" Kamu gugurkan " ucap Vino


" Aku tidak mau " ucap Riska


" Kamu harus mau, kalau tidak kita kaan jatuh miskin.. aku tidak mau jadi orang miskin.. apa kamu bisa menghasilkan uang banyak seperti punya Riri " ucap Vino


" Kalau masalah uang kita bisa cari sama-sama.. aku hanya ingin kamu.. aku capek jadi simpanan kamu terus " ucap Riska


" Apa yang harus ku buat, kalau ibu tahu aki pasti akan dimarahi habis-habisan.. aku juga akan jatuh miskin bagaimana ini " batin Vino gelisah


" Aku harus membuat Vino menikahi ku, dan aku sudah menang dari ka Riri.. aku tidak akan kalah dari siapapun termasuk ka Riri.. " batin Riska dengan wajah kemenangan


" Pokonya gugurkan anak itu.. sekarang juga " ucap Vino


.


.


.


Bersambung...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2