Reinkarnasi : Mengubah Takdir

Reinkarnasi : Mengubah Takdir
Episode 63 Berbahagialah Kalian


__ADS_3

Tian sedang mengerjakan pekerjaannya seperti biasanya, tiba-tiba suara Handphone berbunyi ia langsung mengangkatnya karena telepon itu dari Meti salah satu orang suruhannya yang ia tugaskan untuk melindungi Rara.


Kring.. Kring...


" Halo Meti, ada apa kamu pagi-pagi telepon saya " ucap Tian merasa heran


" Anu Tuan, saya mau melaporkan tentang kondisi dirumah ini " ucap Meti dengan nada gugup


" Katakan yang jelas.. ada apa.. jangan buat saya takut " ucap Tian kini berubah menjadi panik


" Setelah kepergian Bu Popi, nona Riri menyetujui pernikahan Nona Riska dan Vino " ucap Meti


" Apa kamu bilang.. apa Rara sudah gila.. suaminya menikah lagi malah disetujui " ucap Tian dengan nada kesal


" Maf Tuan saya juga tidak tahu, setelah mereka berdebat.. Nona Riri malah menyetujui pernikahan Nona Riska dan Tuan Vino, dan pernikahannya ini akan di lakukan besok Siang Tuan " ucap Meti


" Apa sih Ra, yang ada dalam pikiran mu.. aku benar-benar tidak tahu " batin Tian


" Lalu bagaimana keadaan di rumah sekarang " tanya Tian


" Nona Riri sudah berangkat ke kantor pagi-pagi sekali.. Pa Mail juga meninggalkan rumah.. hanya ada Tuan Vino, Nona Riska dan Bu Reni yang sedang menyiapkan pernikahan mereka besok " ucap Met


" Sialan dia.. mereka tampak bahagia dan tak ada rasa bersalah sama sekali.. aku akan membuat perhitungan pada mereka " ucap Tian dengan nada marah


" Waduh.. Tuan Tian marah.. aku harus bagaimana,, aku juga khawatir sama nona makanya aku melaporkan hal ini pada Tuan Tian " batin Meti


" Lihat saja Vino.. aku akan benar-benar merebut Rara dari tangan mu " batin Tian


Tian langsung menutup teleponnya dan langsung pergi meninggalkan ruangannya. Bimo yang bingung akan sikap sang majikan langsung mengikutinya dari belakang.


" Tuan anda mau kemana " tanya Bimo


" Aku mau pergi ke kantor Rara " ucap Tian


" Sepertinya Tian marah, tapi kenapa... " batin Bimo heran


Bimo langsung mengambil mobil untuk mengantar Tian pergi ke kantor Rara, namun Tian menolak karena memang pekerjaannya banyak ia menyuruh Bimo yang membereskannya.


Namanya juga bawahan mau tidak mau Bimo langsung mengerjakan pekerjaan yang Tian perintahkan.


.


...****************...


.


Ditempat lain tepatnya Rumah Rara, Bu Reni sudah memanggil Wedding organizer untuk mengatur pernikahan Riska dan Vino besok.

__ADS_1


Meskipun acaranya tidak mungkin di lakukan besar-besaran karena ia tidak sempat untuk menyebarkan undangan pada orang banyak, hanya teman terdekatnya saja yang ia undang.


" Bu.. W.O nya sudah datang " ucap Meti


" Suruh mereka masuk.. " ucap Bu Reni sambil tersenyum senang


" Bu.. mereka sudah datang " ucap Riska antusias


" Ayo nak kota temui mereka " ucap Bu Reni mengajak putrinya itu


" Ayo sayang.. temui mereka " ucap Riska menggandeng tangan Vino


" Baiklah " ucapnya Vino sambil tersenyum


Mungkin Vino bisa tersenyum lebar hati ini karena ia tidak akan menyangka jika di hari bahagianya itu akan ada kejutan untuknya.


" Perkenalkan nama saya Kamal, saya yang akan mengatur acara besok dan untuk kebutuhan yang ibu perlukan saat pernikahan " ucapnya


" Pa Kamal kenalkan nama saya Bu Reni saya ibunya Riska, Riska dan Vino adalah calon pengantin yang besok akan menikah " ucap Bu Reni


" Selamat siang semuanya.. saya sudah membawakan baju pengantin untuk acara pernikahan besok, apakah mau di coba sekarang atau bagaimana.. " tanyanya


" Boleh,, Kita duduk dulu di sini, supaya lebih nyaman,.. Riska Vino kalian cepat cobain baju pengantinnya sekarang " ucap Bu Reni


" Tapi Bu " ucap Vino


" Mari.. biar saya bantu " ucap salah satu karyawan Wo tersebut


" Baiklah " ucap mereka


Riska tampak senang apalagi ketika ia mencoba gaun pengantin yang akan dia kenakan di hari pernikahannya besok.


Sedangkan Vino tampak bimbang ia benar-benar takut jika istrinya akan marah. sebenarnya bukan itu alasan pertama Vino ia hanya takut jika Riri meninggalkannya.


" Sayang... kenapa malah bengong... senyum dong.. kamu tuh harus bahagia.. besok acara pernikahan kita.. ini kan yang selama ini kamu dan aku impikan " ucap Riska


" Memang aku senang dengan pernikahan ini tapi aku takut Riri malah meninggalkan ku " ucap Vino


" Kenapa kamu takut, kan masih ada aku " ucap Riska


" Kamu kan tahu, harta Riri belum sepenuhnya aku kuasai.. bagaimana kalau aku malah tidak dapat apa-apa atau bahkan jatuh miskin " ucap Vino


" Kamu tenang saja.. aku akan bantu kamu, lagian kan kamu juga akan menjadi menanti di rumah ini.. harta milik ku ya milikmu juga " ucap Riska sambil tersenyum


" Riska benar, aku bisa dapatkan harta dari adik kakak ini.m siapa tahu malah aku yang jadi kaya " batin Vino


" Aku malah berharap jika Ka Riri menceraikan kamu Vino.. dengan begitu aku hanya akan menjadi milik mu seorang " ucap Riska dalam hatinya

__ADS_1


" Ayo sayang, kota tunjukan bajunya pada mereka " ucap Riska tersenyum


Riska dan Vino langsung menghampiri Bu Reni yang sedang mengobrol dengan Pa Kamal dengan serius.


" Bu " panggil Riska sambil tersenyum


" Wah nak kamu cantik sekali.. " ucap Bu Reni memuji putrinya sendiri


" Ia dong Bu " ucap Riska semakin senang


" Kalian terlihat cocok, apalagi pakaian ini biasanya di pakai oleh calon pengantin anak muda jaman sekarang " ucap Kamal


" Kalau gitu aku mau yang ini saja " ucap Riska semakin senang


" Ia nak, apapun untukmu " ucap Bu Reni sambil tersenyum


" Jadi semuanya sudah jelas, nanti saya kirim beberapa orang untuk menghias rumah ini dengan konsep yang ibu mau.. untuk makanan saya sudah siapkan besok ada catering yang akan mengantarkan langsung kesini " ucap Kamal


" Baiklah Pa Kamal saya sangat puas dengan semua yang kita diskusikan barusan.. semoga pernikahan Riska besok akan menjadi pernikahan yang cantik " ucap Bu Reni


" Baik Bu, terima kasih ibu sudah mempercayakan semuanya pada kami.. kalau begitu kami permisi dahulu.. kami akan siapakan segala sesuatunya untuk besok " ucapnya


" Oh silahkan Pa " ucap Bu Reni


Benar-benar mereka bergembira apalagi akan menyambut acara pernikahan Riska dan Vino, tanpa mereka pedulikan perasaan Riri sebagai istri pertama Vino.


.


.


.


.


.


Bersambung...


Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul : " Bilang pada Tuhanmu " karya ini menceritakan tentang Kisah Asmara antara Nicholas dengan Rania yang berbeda agama,, akan kah mereka bisa bersatu atau mereka harus berpisah karena beda keyakinan.


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


,, Minal aidzin Walfaidin mohon maaf lahir batin ya teman-teman, selamat hari raya idul Fitri,,


__ADS_2