Reinkarnasi : Mengubah Takdir

Reinkarnasi : Mengubah Takdir
Episode 37 Apartemen Tian


__ADS_3

Kini Rara di bawa ke dalam Apartemennya Milik Tian, awalnya Rara menolak tapi karena ia tidak punya pilihan apalagi ini tengah malam ia pun pasrah ketika Tian membawanya.


Kini mereka sudah sampai di apartemen Tian, Apartemen yang mewah dan rapi, terdapat dua lapar pula, membuat Rara tidak khawatir lagi akan tidurnya di mana.


" Ayo masuk " ucap Tian sambil tersenyum


" Aku merasa tidak enak malam-malam berkunjung ke apartemen laki-laki " ucapnya dengan wajah ragu-ragu


" Ayo cepat masuk " ucap Tian langsung memegang tangan Rara dan membawanya masuk kedalam


" Waw, apartemen mu besar juga mewah pula " ucap Rara sambil tersenyum melihat keindahan apartemen itu


" Lebih indah melihat wajahmu " ucap Tian membuat Rara tersipu malu


" Ish, kamu ini, aku pulang saja " ucap Rara


" Aku hanya bercanda, kamu duduk saja disini.. aku akan buatkan makanan untuk mu " ucap Tian sambil tersenyum


" Memangnya kamu bisa masak " tanya Rara ragu


" Kita lihat saja nanti, kalau makanan ku enak kamu harus cium aku " ucap Tian dengan senyuman yang licik


" Ga ah,, biar aku saja yang masak " ucap Rara


" Kenapa hari ini Tian selalu menggodaku, ini juga kenapa jantungku berdetak kencang, apa jangan-jangan Ka Riri menyukai Tian... kenapa ini bisa terjadi.. " batin Rara sedih


" Sudah kamu tunggu disini ya " ucap Tian langsung melepaskan pakaian jasnya.


" Eh, kamu mau ngapain " ucap Rara gugup dan langsung menutup wajahnya dengan tangannya


" Aku mau buka pakaian... " ucapnya terpotong karena Rara tiba-tiba menjerit


" Aghhhh " ucap Rara dengan wajah memerahmya


" Kamu kenapa " tanya Tian bingung


" Kamu jangan macam-macam ya, sampai lepas-lepas baju.. aku telepon polisi ya " ucap Rara kaget


" Kenapa kamu harus panggil polisi.. oh aku tahu kamu itu pikiran mu kotor sekali " ucap Tian langsung menyentil kening Rara


" AW... " Teriakan Rara merasa sakit dengan apa yang di lakukan Tian


" Aku mau memasak masa pakai jas " ucapnya Tian sambil tersenyum, melihat wanita yang mirip dengan mantan kekasihnya itu bertingkah seperti sekarang Tian merasa senang dan bahagia. Ia yakin jika wanita di depannya itu adalah Rara orang yang ia cintai.


" Oh begitu, yaudah sana masak " ucap Rara benar-benar malu saat ini


" Pikiran mu sangat kotor " ucap Tian menggelengkan kepalanya sambil tersenyum dan pergi ke dapur

__ADS_1


Sementara Rara tampak melihat-lihat apartemen itu, disana ia melihat lukisan wajah dirinya sendiri, banyak juga foto dirinya dan Tian sewaktu kuliah.


Ada juga Foto kami bertiga bersama dengan Bimo, Rara sedih ketika melihat foto itu, ingin rasanya ia kembali ke masa dulu saat-saat bersama dengan Tian namun karena kejahatan ayah tirinya membuat dia harus menikah dengan Candra.


" Andai waktu bisa aku putar kembali.. Tian,, aku masih mencintaimu.. " batin Rara


Rara kembali duduk di depan televisi, ia menyalakan Televisi sambil membaringkan tubuhnya di sofa itu. sambil menunggu Tian memasak Rara berniat untuk menonton televisi.


Namun karena tubuhnya lelah akan drama hari ini apalagi Riska menambah masalah lagi di hidupnya, membuat ia tanpa sadar memejamkan mata dan tertidur pulas.


Sedangkan di dapur Tian tampak senang memasak untuk Rara, ia memasak makanan kesukaan wanita yang ia cintai.


Memang ia semenjak berpisah dengan Rara sudah belajar memasak apalagi makanan kesukaan Rara ia sangat paham betul.


" Pasti Rara suka dengan makanan yang aku buat " batin Tian


Beberapa masakan sudah ia selesaikan, kini semua makanan yang di sukai Rara sudah tersaji di depan meja makan.


" Rara, ayo kita makan " ucapnya Tian sambil tersenyum namun tidak ada jawaban dari Rara sama sekali


" Kemana dia, kenapa tidak menjawab ucapan ku, apa jangan-jangan dia kabur dari apartemen ini " batin Tian


Tian yang mulai panik langsung berlari mencari keberadaan Rara ke depan pintu namun kekhawatirannya berkurang saat ia melihat jika sepatu Rara masih ada.


" Sepatunya ada, aku jadi lega... tapi kemana dia " ucapnya Tian Langsung menuju ruang Televisi.


Kekhawatiran Tian menghilang ketika ia melihat Rara yang sedang tidur di sofa, wajahnya sangat cantik ia bahkan tanpa sadar mencium keningnya Rara.


Tian memperhatikan wajah Rara sampai dalam ia benar-benar senang karena ia sudah bisa melihat wajah yang ia rindukan selama ini.


Tapi kebahagiaan Tian terhenti ketika Rara tanpa sengaja membuka matanya, betapa terkejutnya Rara ketika melihat Tian ada di sampingnya.


" Astaga kamu kenapa disini " ucap Rara bingung dan kesal


" Makanannya sudah siap, tadinya aku mau membangunkan mu tapi kamu sudah bangun jadi ayo kita makan " ucap Tian langsung pergi meninggalkan Rara menuju ruang makan


" Baiklah " ucapnya Rara langsung mengikuti langkah Tian dari belakang.


Betapa terkejutnya ia saat melihat makanan yang tersaji di atas meja adalah makanan kesukaannya. Ia langsung duduk dan mengambil nasi lalu mencicipi satu persatu makanannya.


" Kamu tidak takut Gending makan nasi tengah malam " ucapnya Tian heran


" Kenapa takut, ini semua makanannya enak,, kamu rugi kalau makan tidak pakai nasi " ucap Rara sambil tersenyum


" Kamu suka makanan ini " tanya Tian


" Asuka sekali, dari mana kamu tahu aku suka makanan ini " ucap Rara dengan wajah antusiasnya

__ADS_1


" Karena itu makanan kesukaan Rara, wanita yang aku cintai " ucap Tian membuat Rara tersedak karena sebenarnya Tian membicarakan dirinya sendiri di depan dirinya.


Uhuk... Uhuk...


" Makanannya pelan-pelan tidak akan ada yang merebut makanan mu juga " ucap Tian memberikan segelas air untuk Rara.


" Terima kasih " ucap Rara langsung meminum air putih yang di berikan Tian dengan sekali teguk


Rara benar-benar kaget dengan apa yang di bicarakan Tian, Ia takut jika Tian tahu keberadaannya. Ia pun kembali melanjutkan memakan makanannya.


" Dia masih mengingat Makanan kesukaan ku.. " batin Rara


" Ayo makan lagi " ucapnya Tian


" Eh ia, terima kasih " ucap Rara sambil tersenyum di paksakan


" Tidak usah sungkan jika kamu mau, aku bisa membuatkan makanan seperti ini untuk mu " ucap Tian


" Tidak usah, terima kasih " ucap Rara


" Oh ia setelah ini kamu tolong Antarkan aku pulang " ucap Rara


" Kamu tinggal saja disini, besok pagi aku akan mengantarmu ke rumah sakit " ucap Tian


" Aku mau pulang sekarang " ucapnya Rara


" Tapi ini tengah malam, apartemen ini punya dua kamar, kamu bisa tidur di kamar tamu.. " ucap Tian


Dengan terpaksa Rara pun mengikuti apa yang di perintahkan oleh Tian karena ia tidak punya pilihan lain.


.


.


.


Bersambung...


Halo semuanya, menyambut Bulan Ramadhan aku punya novel baru cocok untuk mengisi waktu ngabuburit kalian...


Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul : " Bilang pada Tuhanmu " karya ini menceritakan tentang Kisah Asmara antara Nicholas dengan Rania yang berbeda agama,, akan kah mereka bisa bersatu atau mereka harus berpisah karena beda keyakinan.


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


...,,Selamat menjalankan ibadah Puasa,,...


__ADS_2