Reinkarnasi : Mengubah Takdir

Reinkarnasi : Mengubah Takdir
Episode 69 Rara Pergi??


__ADS_3

Rara pergi dari sana dengan menggunakan taksi yang sebelumnya ia pesan, ia benar-benar sudah mempersiapkan semuanya.


Sedangkan di tempat lain ia Tian langsung menghampiri Vino dan langsung memukul pipinya karena geram melihat kelakuan Vino sebelumnya.


Bruk,,


" Ini untuk rasa sakit yang selama ini Rara rasakan " ucap Tian


Bruk,,


" Ini untuk tangisan yang selalu kelaut dari pipi Rara " ucap Tian


Bruk,,


" Dan Ini hadiah untuk pernikahan mu dengan selingkuhan mu " ucap Tian


Bimo dan Rio mencoba mererai perkelahian mereka. Ia takut jika Tian nekad melakukan kekerasan melebihi yang sekarang ia lakukan.


" Kamu apa-apaan sih.. lagian kamu siapa sih datang-datang malah mukul suamiku " ucap Riska dengan wajah kesalnya


" Kalau kalian berani menyakiti hati Rara.. aku Tian yang akan membalas kalian " ucap Tian dengan wajah marahnya


" Tuan ayo kita pulang " ajak Bimo


" Ia tuan.. ngapain lama-lama disini.. ga penting " ucap Rio


" Dasar ya kalian " ucap Riska kesal


" Ini hadiah untuk kalian berdua.. surat pemecatan kerja.. mulai hari ini kalian di pecat " ucap Rio membuat Mereka berdua kaget


" Apa.. " ucap Mereka


" Jangan pernah datang kembali ke kantor, barang-barang kalian besok akan di antarkan kurir.. " ucap Rio


" Sial, kenapa ini bisa terjadi " batin Vino


" Mana bisa dia memecat Aku dan Vino, bukannya aku punya saham di perusahaan itu " batin Riska

__ADS_1


Ditengah pertengkaran mereka Pa mail langsung meninggalkan tempat itu menuju rumah sakit, jantungnya kembali kambuh, ia diantar oleh Meti saat itu.


Mereka bertiga langsung pergi dari sana, ia langsung mencari keberadaan Riri saat itu, mereka belum sadar jika Riri sudah pergi ke bandara.


Tian mencoba menghubungi Rara namun Handphonenya tidak aktif, ia mulai panik ketika ia tidak menghubungi Rara.


" Rio, cepat kamu telepon Rara, kenapa Handphonenya tidak aktif " ucap Tian panik


" Handphonenya memang tidak aktif Tuan, barusan aku mencoba menghubunginya " ucap Rio


" Bagaimana ini " Tian panik


" Sudah biarkan saja dulu, siapa tahu Riri memang sudah ada di kantor atau memang dia butuh waktu sendiri " ucap Bimo


" Yang di katakan Bimo benar... ga gampang kalau kita di posisi Nona Riri " ucap Rio


" Kalau begitu kita ke kantor Rara " ucap Tian


" Baiklah " ucapnya Bimo


Kini mereka sudah sampai di kantor Rara, Tian langsung menuju ruangan Rara ia berharap jika Rara ada disana, namun kenyataannya disana tidak ada siapapun ketika Tian membuka ruangan itu.


" Nona Riri tidak ada, lebih baik Tuan Tian pulang saja nanti kalau nona sudah kembali aku akan menghubungi Tuan " ucap Rio


" Yang di katakan Rio benar, ayo kita kembali ke kantor " ucap Bimo


" Baiklah kamu hubungi aku kalau Riri sudah kemnali " ucap Tian langsung meninggalkan ruangan itu


" Baik Tuan " ucap Rio


" Maafkan saya Tuan, sebenarnya Nona Riri pergi entah kemana.. dia butuh waktu untuk sendiri dan saya tidak bisa mengatakan itu semua pada Tuan " batin Rio


Tian dan Bimo langsung pergi dari sana menuju kantornya untuk mengerjakan pekerjaan yang yang belum selesai. Untuk Rio juga sama, ia mengerjakan pekerjaan yang masih menumpuk.


Memang ketika kita kecewa dan sakit hati hanya waktu sendiri yang kita perlukan karena orang lain tidak bisa merasakan apa yang kita rasakan.


Perasaan Riri pada Vino adalah suatu perasaan yang tulus, ia mungkin terlalu mencintai Vino sehingga ia dengan mudahnya di bohongi.

__ADS_1


Realitanya memang jika kita terlalu mencintai seseorang kita akan selalu percaya padanya bahkan jika kita terus-menerus di bohongi pun entah mengapa hati selalu memaafkan. walaupun terkadang bertentangan dengan akal sehat.


Karena yang salah disini bukan Cinta tapi orang yang kita cintai, Jika sifatnya yang seperti Vino ia benar-benar tidak pantas untuk di cintai.


Orang yang benar-benar mencintai kita tidak akan pernah tega membohongi kita apalagi berselingkuh di belakang kita meskipun wanita lain lebih cantik dan kaya dari kita.


Ketika sudah tidak ada cinta dari salah satu pasangan kita apa yang harus dipertahankan, karena sakit ketika kita berjuang seorang diri mempertahankan cinta itu. Tapi yang di pertahankan malah berbahagia dengan wanita lain.


Tapi Riri tidak menyesal dengan kenyataan yang ada, ia hanya kecewa dengan keadaan yang tak berpihak padanya. Ia sakit hati karena pada akhirnya yang membuat Orang yang ia cintai bukan dia tapi malah adik tirinya sendiri.


Riri sudah mencoba untuk memaafkan kesalahan Vino berkali-kali hingga dia juga sebenarnya lelah terus menerus di selingkuhi tapi dia tidak mau kehilangan Vino.


Mungkin dia belum terbiasa tanpa kehadiran Vino yang selama ini menemaninya apalagi ibu tirinya dan adik tirinya tidak menyayangi dia.


Keputusan Pergi dari hidupnya Vino adalah keputusan yang tepat, Pergi adalah cara terbaik dari pada kita bertahan tapi menyakitkan.


.


.


.


.


.


Bersambung...


Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul : " Bilang pada Tuhanmu " karya ini menceritakan tentang Kisah Asmara antara Nicholas dengan Rania yang berbeda agama,, akan kah mereka bisa bersatu atau mereka harus berpisah karena beda keyakinan.


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


,, Minal aidzin Walfaidin mohon maaf lahir batin ya teman-teman, selamat hari raya idul Fitri,,


__ADS_2