Reinkarnasi : Mengubah Takdir

Reinkarnasi : Mengubah Takdir
Episode 8 Selidiki Riri


__ADS_3

Tian sudah kembali ke apartemennya, namun sebelum mereka kembali ke apartemen masing-masing Tian sudah menyuruh Bimo untuk mencari informasi tentang Riri wanita yang ia anggap Rara.


Bimo pun langsung menghubungi beberapa anak buahnya untuk mendapatkan informasi tentang kehidupan Riri sesuai dengan apa yang Tian inginkan.


Kini Tian sedang diam di ruang kerjanya sambil melihat pemandangan kota dimalam hari, ditemani anggur merah disampingnya. Semenjak bertemu dengan wanita yang bernama Riri yang mengingatkannya pada Rara.


Pikirannya resah, bayangannya hanya tertuju pada wajah Rara. Ia kembali mengingat saat-saat indah ketika mereka bersama dengan Rara dahulu.


" Ra, aku sangat merindukan mu, benar-benar merindukan mu " lirih Tian dalam hatinya


Ia meneguk anggur yang sudah ia tuangkan kedalam gelas, ia teringat akan Vidio yang ia tadi temukan didalam Handphone Rara.


Namun ia kaget ketika membuka Vidio itu, tampak seorang wanita seksi yang sedang duduk di pangkuan laki yang di sebut Rara adalah suaminya itu, mereka sedang bercinta.


" Brengsek, laki-laki tidak tahu diri... brengsek kamu, lihat saja aku akan menghancurkan mu besok " teriakan Tian dengan melampiaskan rasa marahnya


Tian menyaksikan Vidio itu dengan wajah marah dan tubuh bergetar, ia tidak bisa membayangkan jika dia diposisi Rara, apakah ia akan kuat melihat suaminya sendiri seperti itu.


" Aku berjanji akan merebut mu kembali dari dia Rara,, lihat saja aku tak akan membiarkan kamu disakiti oleh lelaki siapapun termasuk dia suamimu.. " Teriakan Tian yang merasa geram atas kelakuan Vino


Ia meneguk kembali anggur merahnya bahkan langsung dalam botolnya, suasana hatinya sangat kacau hari ini, wanita yang selama ini dia anggap penting diperlakukan tidak adil oleh lelaki lain.


Ia berjanji akan membalaskan semua perbuatan Vino, ia akan membantu Rara apapun yang terjadi, ia juga tidak akan melepaskan Rara mulai dari sekarang.


Satu botol ia sudah habiskan, lalu ia mengambil botol ke dua, ia teguk juga sampai habis hingga kepalanya pusing, ia langsung melangkah menuju kamarnya dan berbaring di kamarnya.

__ADS_1


.


Keesokan harinya,


.


Tian bangun sambil memegang kepalanya yang terasa sangat pusing, ia langsung menuju kamar mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor.


Ternyata Bimo sudah berada di apartemennya dan menyiapkan sarapan untuk majikannya. Tidak heran karena Bimo dan Tian dulunya juga sahabat jadi mereka sangat dekat.


" Pagi Tuan " ucap Bimo sambil tersenyum, ditangannya sudah ada map coklat berisi data-data Riri.


" Pagi juga, bagaimana apa kamu sudah mendapatkan informasi yang aku minta " tanya Tian melihat meja makannya sudah ada kopi dan roti yang biasa ia santap ketika pagi hari.


" Sudah Tuan, ini.. " ucap Bimo menyerahkan amplop Coklat itu pada Tian namun tidak malah menolaknya, Tian mengatakan jika Bimo harus Langsung membacakannya saja.


" Namanya Riri Vender, suaminya yang kemarin bernama Vino, dia putri dari pengusaha yang bernama Pa Mail, dia memiliki adik tiri bernama Riska dan seorang ibu tiri bernama Rena " ucap Bimo tampak serius membacakan hal itu.


" Tapi kenapa wajahnya mirip dengan Rara " tanya Tian bingung


" Itu juga yang saya bingungkan Tuan " ucap Bimo


" Aku berpikir jika dia kembar dengan Rara, menurut mu bagaimana?? " Tanya Tian sambil memakan rotinya.


" Aku Juga pikir begitu Tuan,, namun untuk masalah itu biar aku saja yang harus memastikannya terlebih dahulu " ucap Bimo meminta ijin pada sang atasan untuk menyelediki hal ini.

__ADS_1


" Lakukan saja yang ingin kamu lakukan, namun hari ini kamu harus sebarkan Vidio ini di semua media sosial, kita lihat si brengsek ini.. apa dia masih bisa sombong seperti kemarin padaku " ucap Tian menyerahkan Handphonenya pada Bimo, karena Vidio itu berada di Handphone milik Tian.


" Bukannya ini wanita yang Riri suruh aku untuk mencarinya dan menemukannya, kenapa dia bisa berbuat seperti ini dengan suaminya Riri sendiri " batin Bimo kaget sekaligus heran menatap wajah sang majikan.


" Kenapa dengan wajah mu,, apa kamu kenal dia, wanita yang ada di dalam Vidio itu " tanya Tian merasa ekspresi wajah yang Bimo tunjukan seperti heran padanya.


" Tuan, ini adalah wanita yang Riri cari, kemarin Riri meminta tolong padaku untuk menemukan wanita ini, dia bilang jika wanita itu juga yang sudah mendorongnya hingga jatuh kedepan mobil Tuan " ucap Bimo dengan panjang Lebar


" Apa,, Sialan wanita itu, dia yang merebut suami Rara, dia juga yang mau mencelakai Rara.. aku harus menemukan dia dan membuat dia masuk penjara " ucap Tian dengan senyum jahatnya menatap Bimo


" Aku tidak menyangka jika kisah hidup Rara seperti ini, aku merasa kasian pada mu Ra, aku berjanji padamu Ra kalau aku akan membantumu mu apapun itu " batin Bimo dengan wajah geram setelah melihat Vidio tersebut


" Tuan, sebenarnya wanita itu bernama Riska dia adalah adik tiri Riri, saya sudah mencari informasi tentang keberadaan wanita ini keseluruh kota disini namun tidak ketemu, aku merasa jika wanita ini sudah kabur dari kota ini " ucap Bimo menebak keberadaan Riska.


Tian mulai geram, ia tidak pernah menyangka jika kehidupan Rara begitu tragis, diselingkuhi oleh suaminya sendiri dengan adik tirinya.


" Mulai sekarang kita harus membatu Rara balas dendam,, aku akan membuat mereka hancur sehancur-hancurnya, terutama Vino " ucap Tian dengan wajah kesalnya


" Tuan saya sudah mengirimkan Vidio itu ke beberapa stasiun televisi yang saya kenal, dan beritanya akan menjadi heboh " ucap Bimo


Sebenarnya ini juga cara yang di gunakan Tian agar Riska bisa datang dan tidak bersembunyi lagi. apalagi semua orang akan tahu wajahnya mereka akan menandai Riska sebagai wanita yang kurang baik.


" Ayo kita berangkat " ajak Tian


Mereka kini segera berangkat menuju kantor karena ada beberapa pekerjaan yang belum mereka selesaikan gara-gara kemarin Rara kecelakaan dan Tian seharian menunggu Rara dirumah sakit.

__ADS_1


Bimo segera mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai menuju kantor dimana mereka bekerja.


Bersambung...


__ADS_2