
Dan tak lama kemudian, MC acara pun membuka acara reuni tersebut dengan meminta semua alumni yang hadir berdiri dan bertepuk tangan.
"Terima kasih buat para alumni yang keren-keren dan ganteng-ganteng boleh duduk kembali. Oke, disini gue Denis selaku MC yang ditunjuk buat mandu acara reuni angkatan ke dua belas, SMA Pramudiya bakal nemenin kalian selama ya... kira-kira dua jamlah.Tapi, sebelum kita mulai acara dan yang lain-lain. Gue mau muterin video flashback dimana momen-momen kalian saat masih jadi siswa siswi dia SMA tercinta kalian. Ini dia videonya...!"
Lampu hall pun dimatikan, layar besar yang ada di belakang MC pun mulai memutarkan video-video yang berisi momen-momen dimana siswa siswi angkatan ke-12 itu masih bersekolah di SMA Pramudiya. Di video itu menampilkan banyak ha. Kebanyakan menampilak sosok murid-murid yang sering kali menjadi pusat perhatian baik dari prestasi, kontribusi, hingga kenakalan remaja saat itu.
Tentu saja, ada sosok Mayang yang dibahas di video tersebut. Karena bukan rahasia lagi kalau Mayang dulu adalah sekretaris osis sekaligus ketua ekskul tenis putri yang sangat di idolakan oleh banyak siswa lain. Lihat saja wajah Mayang saat menyaksikan video tentangnya, terlihat bangga dan begitu percaya diri.
Selain Mayang, sudah pasti Arga dan Tomi yang dibahas di video itu. Hal itu dikarenakan keduanya tercatat sebagai pembuat masalah disekolah. Tapi meski begitu, ternyata Arga juga dikenal sebagai salah satu yang berprestasi di bidang olahraga, diantaranya Bola, taekwondo hingga renang, dan Arga juga ternyata sempat masuk seleksi untuk perwakilan olimpiade nasional ilmu matematika. Hal itu sungguh tidak disangka bukan?
Melihat tayangan itu, jujur saja Salwa merasa kagum, ia tak menyangka ternyata suaminya itu meski nakal dia tetap berprestasi juga. Keren juga ya si Arga, ternyata dia prestasinya oke juga waktu sekolah.
Sayangnya, rasa bangga Salwa terhadap sang suami, tiba-tiba sirna dan berubah menjadi rasa kecewa, saat di menit-menit menuju akhir, video tersebut menampilkan momen acara prom night kelulusan.
Tampak semua alumni bersorak dan bersiul saat itu. Tapi kenapa Salwa malah tidak bergembira seperti yang lain? Tentu saja tidak, karena video tersebut memutar momen dimana Arga dan Mayang di nobatkan sebagai raja dan ratu di acara prom night tersebut. Sekali lagi, rasa kecewa yang tak karuan menyelimuti hati dan pikiran Salwa saat ini. Kenapa hati ini semakin kecewa dan sedih rasanya setelah tau kenyataan, kalau Arga dan Mayang emang sedekat itu dulu. Salwa terdiam dan raut wajahnya pun jadi lesu.
Tayangan video selesai, semua hadirin bertepuk tangan, termasuk Salwa yang meski terlihat tidak bersemangat.
"Sal, kamu ngga bosen kan?" Tanya Irsyad memastikan.
"Oh enggak kok," balasnya lalu tersenyum palsu. Tak sengaja Salwa menoleh ke hadapan Arga, ia melihat sang suami dekat sekali dengan Mayang bahkan tanpa sekat. Sebenernya hati gue kenapa sih? Apa mungkin gue cemburu sama Arga dan Mayang? Sambil menyentuh dadanya.
"Sal, kamu kok diem aja sih, kamu bosen ya?" Irsyad lagi-lagi menanyai gadis disebelahnya itu karena ia merasa Salwa jadi tidak konsentrasi. Tapi lagi-lagi Salwa mengatakan tidak apa-apa.
Hingar bingar acara yang penuh cerita dan kisah
Sedangkan dirinya hanya bisa menjadi saksi pada cerita yang tidak pernah ia rasakan sama sekali.
Akhirnya acara santai pun tiba, semuanya bebas melakukan apapun. Mulai dari berselfie, membuat vlog hingga membuat video reuni untuk di posting di media sosial masing-masing. Lucunya, di meja tempat Salwa, Arga, Irsyad dan Mayang duduk, keempatnya tidak ada yang melakukan hal-hal tersebut. Mereka fokus makan dan saling melirik satu sama lain. Benar-benar situasi yang aneh dan hening. Hingga akhirnya keheningan itu sirna kala Irsyad berceloteh, "Woy Arga, Mayang kalian kan raja dan ratu sekolah. Kenapa ngga pada keliling kek, noh banyak yang pengen pada foto sama kalian."
Sayangnya, Arga tidak menggubris dan memilih diam saja sambil sibuk memainkan ponselnya. Mayang yang agak kesal dibuatnya. Hih, si Arga kok nggak gubris omongan Irsyad sih! Dari tadi hape mulu, kalo nggak hape dia ngelirik si Salwa nyebelin banget! Aku jadi makin penasran sama siapa sebenernya si Salwa ini.
"Woy kalian!" Seru Tomi yang tiba-tiba menghampiri meja Arga dan yang lainnya. Salwa yang agak terkejut dengan kedatanganny pun melirik Tomi yang sepertinya agak mabuk.
"Heh, ngapain lo Tom!" Balas Irsyad yang jelas sekali tidak suka dengan Tomi.
__ADS_1
"Santai aja bro... gue cuma mau nyapa kalian kok!" Tukas Tomi menepuk pundak Irsyad.
"Lo mabok Tom?" celetuk Arga to the point.
Tomi pun tergelak sempoyongan "Gue kaga mabok kok bro Arga, cuma gue kayaknya lagi ada di surga. Soalnya gue lihat bidadari."
Semuanya bereaksi aneh mendengar perkataan Tomi yang aneh.
"Iya kan sayang, kamu bidadari?" Tomi mendekatkan wajahnya pada Salwa yang tengah makan puding. Tentu saja, Salwa pun langsung kaget dan bergidik mendengar Tomi mengatakan hal itu padanya. Salwa terlihat tidak nyaman saat Tomi mendekatinya. "Hai manis, kenalan yuk sama abang," Tomi menggoda Salwa.
"Emー maaf ya kak, tapi bisa nggak jangan terlalu deket, soalnya aku jadi susah mau makannya." Salwa merasa risih dan agak takut didekati oleh Tomi.
"Takut apa, aku ngga gigit kok, tapi kalo kamu minta digigit aku juga mauー" Tomi makin menjadi-jadi, sampai-sampai Irsyad geram dibuatnya.
"Tom, lo apaan sih!" Tegur Irsyad mencoba mengalihkan Tomi dari Salwa.
"Yaelah, gue cuma minjem cewek lo kok Syad, eh kamu emang ceweknya Irsyad?" Tomi tampaknya semakin menjadi-jadi mengganggu Salwa.
"Um, akuー" Salwa benar-benar jadi kaget saat tangan Tomi tiba-tiba mengusap-usap lengannya sambil tertawa penuh intrik.
"Singkirin tangan lo Tomi!" Ujar Arga menatap tajam Tomi.
"Ngga peduli gue siapa, yang jelas singkirin tangan kotor lo dari dia, atau gue yang nyingkirin lo!" Arga semakin frontal.
"Tangan gue mau ngapain dia bukan urusan lo, dan lo itu bukan siapa-siapanya cewek ini jadi nggak usah sok keras!"
"Brengsek!" Arga mengatupkan gerahamnya mencoba menahan emosinya, akan tetapi sikap Tomi yang malah semakin kurang ajar pada Salwa membuat Arga bangkit dari kursinya dan mengahampiri Tomi untuk. menghajarnya. Untungnya, oleh Irsyad emosi Arga segera ditahan.
"Arga stop!" Mayang akhirnya buka mulut. "Arga please ya udah kamu kenapa sih segitunya banget bela Salwa! Kamu nggak malu dilihat sama semua orang disini pada lihatin kamu! Dan lo Tomi, asal lo tau cewek. yang lo godain itu sepupunya Arga!"
Tomi tergelak. "Jadi si cantik ini sepupu lo, sorry bro gue nggak tau," ucapnya yang sok asik pada Arga.
"Gue nggak peduli!" Balas Arga sambil menyingkirkan tangan Tomi yang ada dipundaknya.
Merasa tidak enak karena menjadi penyebab kekacauan ini, Salwa pun minta maaf. "Umー maaf ya semuanya, gara-gara aku jadinyaー"
__ADS_1
"Nah, itu kamu sadar! Harusnya dari tadi ngomong biar nggak jadi runyam!"
"Mayang!" Tegur Irsyad tidak suka mendengar ucapannya terhadap Salwa.
"Umー yaudah sekali lagi, aku minta maaf.. kayaknya aku mendingan pergi deh." Salwa pun mengambil tasnya dan berniat pergi meninggalkan acara, namun coba ditahan oleh Irsyad. "Salwa kamu jangan pergi dulu."
"Sorry Syad tapi kayaknya aku harus perー awh panas!"
Tangan Salwa tak sengaja terkena tumpahan sup yang masih sangat panas yang dibawa oleh pelayan.
"Ya ampun! Maー maaf ya mbak saya beneran nggak lihat mbaknya mundur!" Ucap si pelayan yang agak ketakutan.
"Lo tuh gimana sih jadi pelayan!"
"Irsyad udah, i'm okey kok!" Salwa menahan perih kulitnya yang karena terkena sup panas dengan meniupinya. Tiba-tiba saja tangan Salwa disambar dan disiram segelas air dingin oleh Arga.
"Arga?" Salwa kaget.
"Tangan kamu melepuh makanya aku siram pake air dingin."
"Yaudah Salwa, kalo gitu aku anter kamu pulang ya," ujar Irsyad.
"Nggak perlu, Salwa pulang sama gue!" Sambar Arga dengan tampang serius.
"Tapi Ga, kan gue yang bawa Salwa jadi gue yangー"
"Ya, tapi gue keluarganya, jadi gue yang bakal bawa Salwa balik!"
"Syad, akuー"
"Ayok buruan!" Arga menarik tangan Salwa dan membawanya pergi dari acara tersebut. Salwa yang tidak enak pada Irsyad pun hanya bisa mengucap maaf padanya. "Maaf ya Syad."
Irsyad pun hanya bisa tersenyum getir menerimanya.
Sementara Mayang hatinya langsung panas dan kesal melihat perlakuan Arga pada Salwa yang baginya tidak wajar untuk ukuran saudara sepupu. Aku nggak bisa diem gini, aku harus cari tau jelas siapa Salwa sebenernya!
__ADS_1
🌹🌹🌹
Vote, like, comment ya...