Reinvent Of Love

Reinvent Of Love
Eps 85


__ADS_3

Setelah mendengar cerita soal Rian dari Audy, Salwa jadi makin penasaran dengan hubungan Arga dengan keluarganya itu. Terlalu banyak hal yang ia tidak ketahui tentang suaminya itu.


"Kak Salwa, hei!"


"Eh iya kenapa?"


"Kok malah bengong gitu sih?"


"Hehe iya nih!"


"Btw aku laper nih Kak!" Dan tiba-tiba suara perut Salwa seolah mendukung pernyataan Ody. Keduanya pun saling tertawa. "Kamu bener Dy, kita kayaknya harus cari makan deh, kebetulan ini udah mau masuk jam makan malem."


"Yaudah yuk kita cari restoran!" Ajak Audy.


"Eh tapi sebelum itu gimana kalau kita aja Arga makan malem barang kita? Dia pasti jam segini udah mau pulang."


"Wah boleh juga tuh, yaudah Kak Salwa telepon kak Arga aja sekarang ajak makan malem bareng."


"Oke!" Salwa pun kemudian menghubungi sang suami.


Arga : Iya sayang ada apa?


Salwa : Arga kamu udah mau pulang kan?


Arga : Iya ini lagi siap-siap mau pulang, kenapa kangen ya?


Salwa : Ih kamu tuh ya pede banget deh.


Arga : Loh emang nggak kangen....


Salwa : Duh udah deh gombalnya nanti aja. Sekarang aku mau ngajak kamu makan malem bareng di resto sama aku dan Ody. Kamu bisa kan?


Arga : Bisa dong, apa sih yang enggak buat istriku tersayang.


Salwa : Kamu tuh ya~ yaudah deh aku tunggu di restoran yang nanti aku sharloc ya.


Arga : Kamu atur aja aku sih yes apapun kata kamu.


Salwa : Gombal mulu (sambil senyum-senyum) Kalo gitu sampe ketemu di restoran ya bye


Arga : Oke sayang, i love you.


Salwa : Love you too (Dengan suara pelan)


*


"Cieee romantis banget di telepon...," ledek Audy yang samar-samar mendengar percakapan kakak dan kakak iparnya di telepon barusan.


"Ih kamu nguping ya?"


"Enggak kok, cuma kedengeran aja dikit."


"Yaudah sekarang tentuin mau makan dimana? Aku mau share ke Arga restorannya."

__ADS_1


"Yaudah kita maka di Restoran jepang yang ada di pusat kota aja, gimana?"


"Wah boleh tuh, yaudah aku segera share ke Arga sekarang."


***


Yang tengah berjalan pulang, melihat pesan masuk dari sang istri yang mengirimkan alamat restoran tempat mereka akan bertemu.


Arga membalas ; Oke sayang aku segera ke sana.


Di lobby kantor Arga bepapasan dengan Irsyad yang kebetulan juga mau pulang. "Arga!"


"Eh Syad, udah mau pulang?"


"Iya nih, tapi gue mau cari makan dulu sebelum pulang, maklum gapunya istri yang nyiapin makan dirumah."


Arga pun langsung kepikiran, kenapa tidak mengajak Irsyad makan malam bersama juga saja dengannya. Kebetulan Ody juga ada disana. Kalau ada Irsyad disana kan lebih enak, jadi saat nanti ia dan Salwa bermesraan tidak ada yg mengganggu. "Syad gimana kalo lu ikut makan malem sama gua aja."


"Eh lu mau makan malem dimana?"


"Di restoran sama Salwa, ini gua mau kesana lu ikut aja mendingan."


"Ah tapi nanti gua cuma jadi kaya pajangan doang disana kalo lu sama Salwa."


"Aelah enggak... Udah sih ikut aja yuk! Gua yang traktir kok tenang aja."


"Serius lu traktir gua?"


"Ya seriuslah, kapan gua bohong sama lu soal kaya gini. Udah ayok jangan banyak mikir kelamaan kasian istri gua nungguin!" Ucap Arga kemudian lanjut berjalan menuju mobilnya yang sudah ada di depan pintu masuk gedung.


**


Salwa dan Audy yang lebih dulu tiba di restoran. Salwa pun tampak duduk tenang sambil menunggu kedatangan Arga. Namun berbeda dengan Salwa, nampaknya Audy sudah tidak sabaran ingin makan, karena dirinya sungguh lapar sekali. "Duh Kak Arga belom sampe juga, aku udah laper nih!"


Melihatnya Salwa jadi tidak tega dan menyuruh Ody untuk pesan makanan duluan.


"Yah nggak enak dong masa aku makan duluan."


"Habisnya kamu kayaknya udah laper banget, jadi nggak apa kalau mau pesan dan makan duluan."


"Tapi... Eh itu Kak Arga udah dateng samaー"


Salwa langsung menoleh ke arah datangnya Arga yang ternyata datang bersama Irsyad.


"Sorry agak lama, macet banget tadi di jalan," ungkap Arga yang kemudian menarik kursi disebelah Salwa.


Ody yang tadinya kelaparan sekarang malah jadi gerogi karena melihat sosok Irsyad. "Maaf ya kita telat!" Ungkap Irsyad yang duduk di sebelah Audy.


"Oh nggak apa-apa kok, kita juga belum nunggu lama. Cuma tadi katanya Ody udah laper banget katanya."


"Eh akuー aku enggak kok!"


"Loh bukannya tadi kamu..." Salwa baru sadar Ody yang sepertinya jadi jaim karena ada Irsyad disebelahnya, alhasil ia tidak jadi meneruskan ucapannya.

__ADS_1


"Ah dia mah kaya kambing laper terus!" Ledek Arga pada adiknya itu.


"Ih apaan sih! Enak aja kambing, Kalo aku kambing kakak apa dong? Domba? Sapi?"


"Hus...! Udah yuk mending sekarang kita semua pesan makanan." Salwa memanggil pelayan. Mereka berempat pun masing-masing memesan makanan. Arga yanv tidak terlalu suka sayur dipaksa Salwa agar pesan makanan yang banyak sayurnya.


"Ih aku nggak suka sayur! Kamu tuh jangan maksa deh!"


"Tapi Arga kamu harus makan sayur, kamu tuh jarang makan sayur!"


"Enggak mau aku nggak suka."


"Arga..."


Melihat Arga dan Salwa begitu Irsyad dan Ody hanya bisa geleng-geleng kepala.


"Duh Kak Arga, Kak Salwa, bisa nggak sih kalian tuh jangan gitu. Lihat tuh mbak-mbak pelayannya jadi bingung," tegur Audy.


Salwa pun jadi malu dibuatnya. "Maaf ya mbak hehe..."


"Makanya jangan suruh aku makan sayur," bisik Arga meledek istrinya.


Salwa pun membalas dengan mencubit kecil perut sang suami.


Melihat kelakuan Arga dan Salwa, Irsyad jadi membayangkan bagaimana kira-kira nanti dirinya bersama sang istri? Apakah akan seperti Arga dan Salwa? Entahlah calon istri saja tak punya.


Akhirnya semua sudah memesan makanan masing-masing. Satu persatu makanan pun di antar ke meja mereka ber-empat. Setelah semuanya mendapati pesanan makanan mereka, semuanya pun mulai menyantapnya. Suasana hangat pun terasa, tak ayalnya Arga dan Ody saling mengejek hingga membuat Salwa dan Irsyad tertawa. Belum lagi, Arga yang menggoda Irsyad dengan adik perempuannya. Melihat momen saat ini Salwa sungguh dibuat senang sekaligus terharu. Aku tidak menyangka, aku dan Arga kami sekarang saling mencintai dan berkumpul di meja ini seperti pasangan pada umumnya.


"Sayang kamu coba makan ini deh!" Ujar Arga yang kemudian menyuapi sang istri dengan makanan miliknya.


"Hum, enak! Sekarang kamu juga coba ini, ini dagingnya juicy banget loh." Salwa gantian menyuapi Arga, keduannya terlihat saling menyuapi satu sama lain seolah dunia hanya milik berdua. Lucunya Audy yang melihatnya pun hanya bisa memandang dengan rasa iri. "Duh seru ya mesra-mesraan, suap-suapan, yang lainnya mah ngontrak doang ya..." Sindir Audy bete.


"Cie... iri aja jomblo! Tuh kamu daripada meng-iri mending minta suapin sama Irsyad!"


Uhuk! Uhuk! Irsyad yang tengah sibuk mengunyah langsung kaget dan tersedak mendengar perkataan Arga begitu.


"Cielah, salting banget lu Syad sampe keselek gitu," ledek Arga.


"Apaan sih lu Ga,"


"Minum Kak Irsyad," Ody yang kelihatan khawatir tanpa sadar malah memberikan minumannya pada Irsyad. Irsyad yang juga tidak sadar pun langsung minum dari gelas yang sama dengan yang diminum Audy.


"Loh itu minumnya Ody kan?" Ujar Salwa.


Irsyad yang baru sadar pun kaget. "Eh iya ya? Sorry sorry."


"Aku yang sorry, aku tadi panik jadi asal ambil minumnya dan main kasih aja."


Arga tertawa geli sampai hampir keluar air mata. "Sumpah kalian kocak banget! Oh iya Syad lu minum di gelas yang sama dengan Audy, lu tau apa artinya? Artinya kalian udah ciuman secara nggak langsung, atau bahas inggrisnya indirect kiss!"


Irsyad dan Audy saling melirik satu sama lain dan saling salah tingkah. Salwa dan Arga yang melihatnya malah tertawa melihat mimik wajah keduanya.


🌹🌹🌹

__ADS_1


Hai... jangan lupa vote comment dan likenya ya....


__ADS_2