Reinvent Of Love

Reinvent Of Love
Eps 83


__ADS_3

Salwa akhirnya bangun juga dari tidurnya, "Ugh!" Tubuhnya masih agak terasa sakit dibagian tertentu akibat aktifitas Salwa dengan sang suami semalam. "Arga tuh beneran manusia apa kuda sih!" Gumam Salwa seraya menyalahkan Arga karena menyebabkan tubuhnya jadi pegal-pegal begini.


Salwa yang baru keluar kamar langsung disapa oleh adik iparnya. "Pagi Kak!"


"Pagi Audy."


"Kita sarapan bareng yuk Kak!" Ajak Audy.


Salwa melihat ke arah meja makan sudah tersaji menu bubur dari salah satu restoran favoritnya. "Loh kok kamu bisa tau aku suka bubur ayam dari restoran ini?" Salwa lalu menarik kursi dan duduk.


"Tau dong, tadi aku nanya sama kak Arga."


Salwa tersenyum senang mendengar jawaban Audy. Ternyata suaminya diam-diam tau betul makanan kesukaannya. "Yaudah tunggu apalagi kalau gitu kita sarapan yuk," ajak Salwa. Keduanya pun mulai menyantap sarapan mereka.


"Kak Salwa hari ini nggak kerja?"


"Ya gitu deh, kenapa?"


"Gapapa, wajar aja soalnya semalem abis lembur sama Kak Arga demi kasih ponakan buat aku kan?"


"Uhuk uhuk!" Salwa sampai tersedak dibuatnya. Bagaimana bisa Audy bilang begitu? Ah sudah pasti Arga mengatakan hal-hal aneh pada adiknya itu.


Audy hanya cengengesan. "Sampe keselek gitu, santai aja kali Kak hahaha..."


"Kamu tuh sama aja kayak jakak kamu kalo ngomong terlalu to the point."

__ADS_1


"Ya gimana ya, namanya aku sama Kak Arga satu pabrik hahaha."


"Oh iya ngomong-ngomong, Om sama Tante eh maksudnya Papa sama Mama kamu gimana? Jujur aku selama nikah sama Arga, dia nggak pernah mau terbuka soal orang tuanya. Ya awalnya aku nggak masalah, tapi lama-lama aku rasa gimanapun orang tua Arga ya orang tua aku juga." Salwa tampak ingin sekali mengetahui soal keluarga sang suami.


"Huf...!" Audy menghela napas. "Ya mau gimana, Kak Arga menikah sama Kak Salwa aja kita sekeluarga nggak ada yang tau."


"Kalau soal itu..." Salwa akhirnya menceritakan kejadian dari awal mengapa dirinya dan Arga akhirnya menikah. Audy pun dibuat terkejut dengan cerita Salwa yang awalnya dinikahi Arga hanya sebagai pengganti. "Kok Kak Arga jahat banget sih sama Kak Salwa?" Audy jadi merasa iba dengan Salwa. Namun Kakak iparnya itu tidak mau larut dalam masa lalu dengan membahas itu lebih dalam, toh saat ini ia sudah bahagia mengetahui Arga ternyata mencintainya dengan tulus. Justru yang ingin Salwa ketahui saat ini adalah tentang diri Arga yang sebenarnya, dan hubungannya dengan kedua orang tuanya. Karena jujur saja hingga saat ini Salwa bahkan tidak tahu nama papa dan mama Arga. Hal itu dikarenakan karena tiap kali Salwa membahas orang tua, Arga selalu saja menghindar dan mengalihkan pembicaraan.


"Sebenarnya soal hubungan antara Kak Arga dan kedua orang tua kami memang ada masalah.


"Jadi bener ada masalah?" Salwa tampak kaget dan penasaran.


Audy pun memutuskan untuk menceritakan perselisihan yang sebenarnya tengah terjadi diantara kakaknya dan orang tuanya.


***


"Wait, kenapa say thanks tiba-tiba? Tumben banget seorang Arga begini," ujar Irsyad.


"Ya gue sebagai kakaknya Audy jelas berterima kasih banget sama lu karena udah bantuin Ody dan bersedia direpotin sama dia kemarin. Bahkan gua denger dari Ody lu sampe rela ke kantor polisi cuma buat ngurus semua data-data dan nomor hape adik gue. Jujur, gue bener-bener ngerasa hutang budi sama lu Syad."


Irsyad tersenyum kecil. "Yaelah santai aja, lu udah kaya sama siapa dah ngomongnya. lagian gua kan kenal udah lama sama adik lu, dari dia yang masih bocah banget sampe sekarang dia udah tumbuh dewasa."


Arga juga meminta maaf pada Irsyad, karena ia tahu gara-gara menolong Audy seharian kemarin, jadinya Irsyad harus begadang untuk memeriksa berkas."


"Yaelah pake egala minta maaf lagi, sok formal banget! Lagian kayaknya dari dulu gua udah biasa deh dibikin repot sama adik lu itu," terang Irsyad diikuti gelak tawanya.

__ADS_1


Arga tersenyum dan menggoda sahabatnya "Jadi... lu udah terbiasa sama Audy nih?"


"Tu- tunggu, maksud nada bicara sama ekspresi muka lu apa ya Ga?"


"Yaelah lu Syad sok polos amat, pasti lu tau maksud gua kan? Gue sebagai kakaknya Audy sih malah dukung banget kalo lu sama adik guaー"


"Hais! Apaan dah lu norak banget!" Entah kenapa Irsyad tiba-tiba terlihat jadi agak salah tingkah. "Udahlah gue balik kerja lagi!" Irsyad bangkit dari kursi dan beranjak pergi, sebelum benar-benar keluar dari ruangan, Arga masih saja menggoda sahabatnya itu dengan berujar, "Irsyad kalo lu jadi sama Audy nanti lu jadi ipar gue dong?" Irsyad tidak mau menggubrisnya dan justru malah meletakan kedua tangannya di telinga lalu pergi. Melihat reaksi temannya itu Arga hanya bisa tertawa senang. "Irsyad, Irsyad gimana mau punya pacar diledekin soal cewek aja langsung jiper lu!"


**


Dikarenakan Salwa yang izin tidak masuk kerja, akhirnya ia pun memutuskan untuk pergi ke mall bersama adik iparnya itu, sekaligus sebagai tanda terima kasih Salwa karena Audy sudah berbaik hati untuk membelikan sarapan, dan juga karena Audy sudah dengan senang hati memberitahu perihal hubungan Arga dan orang tuanya yang memang kurang baik.


"Eh iya kita kemana dulu ya kak?" Tanya Audy sambil celingak celinguk melihat kira-kira toko mana yang pertama akan mereka sambangi.


"Terserah kamu aja, hari ini aku cuma mau nemenin kamu pokoknya semuanya kamu yang nentuin kita kemana dan beli apa."


"Weh serius?"


"Iya," ucap Salwa diikuti senyum manisnya.


Audy pun langsung merasa senang tak terkira. Akhirnya pilihan pertamanya adalah salah satu toko pakaian. Setibanya di dalam mereka langsung disambut oleh pelayan toko, Audy yang kebetulan sangat menyukai fashion langsung berkeliling mencari-cari beberapa model pakaian terbaru. Sedangkan Salwa yang sejatinya tidak terlalu suka belanja baju hanya dengan santai mengikuti langkah adik iparnya itu sambil sesekali melihat pakaian yang ia rasa memang disukanya. Audy yang tiba-tiba melihat pakaian yang modelnya ia sangat suka, langsung bergegas untung mengambilnya dan kebetulan memang model pakaian itu hanya tinggal satu potong. Sayangnya, saat ia hendak meraih pakaian itu diwaktu yang sama ada yang seolah ingin merebutnya. Perselisiha perempuan yang tengah rebutan pakaian pun dimulai. Salwa yang menyadari pertikaian Audy pun langusng segera menghampiri sang adik ipar. "Audy, kenapa kok aku denger suara kamu marah-marah?"


"Dia tuh Kak, dia mau rebut baju yang aku pilih!" Audy menunjuk sosok perempuan dihadapannya.


"Mayang?" Salwa tak menyangka bertemu dengan Mayang disini.

__ADS_1


🌹🌹🌹


HALO JANGAN LUPA DI COMMENT LIKE DANwakt


__ADS_2