Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Kemarahan Mark


__ADS_3

Seminggu kemudian, sudah satu minggu angel di rawat di rumah sakit dan belum ada tanda-tanda akan kesembuhan nya.


Bahkan selama satu minggu ini mark selalu bolak balik ke kantor dan ke rumah sakit hanya untuk melihat perkembangan angel.


Namun seminggu telah berlalu, tidak ada perubahan yang terjadi pada angel.


"Bagaimana keadaan nya dok?".tanya mark saat masuk ke dalam ruangan angel dan di sana sudah ada dokter yang selama ini merawat angel.


Sang dokter hanya menggelengkan kepala sebagai jawaban menandakan belum ada perkembangan apapun.


Mark menatap sendu ke arah angel yang sedang termenung melihat keluar jendela.


itulah kegiatan angel selama seminggu ini. Angel hanya diam memandang keluar jendela. Bahkan jika ada yang mengajak nya untuk berbicara angel hanya diam seolah di sana hanya ada dia sendiri dan tak memikirkan orang lain.


Terkadang angel juga masih suka berteriak sendiri. Angel ketakutan seakan ada seseorang yang sedang mengejar nya atau ingin melukai nya.


"Boleh tinggalkan kami berdua dok?".pinta mark.


"Bisa tuan. Kalau begitu saya permisi".ucap sang dokter undur diri.


Tinggal lah mark dan angel di ruangan ini.


mark berjalan ke arah angel yang sedang duduk menghadap ke luar.


"Apa kabar mu hari ini ngell?".tanya mark membuka topik pembicaraan.


Namun seperti biasa, angel hanya diam menatap lurus ke depan.


Mark menghela nafas, sudah satu minggu mar melakukan hal ini. Mengajak angel berbicara. Bahkan mark merasa ia sudah seperti orang gila yang sedang berbicara sendiri.


"Apa kau sedang marah dengan ku sehingga kau tidak mau berbicara lagi dengan ku".ucap mark masih berusaha untuk berbicara dengan angel.


"Aku mohon jangan seperti ini. Sudah seminggu kau seperti ini. Aku mohon berjuanglah untuk sembuh demi kakak ngell".ucap mark miris.


Mark teringat angel selalu mengatakan jika ia adalah adik mark dan mark adalah kakak nya.


Tapi mark selalu suka menggoda angel dan mengatakan jika ia tak ingin memiliki adik seperti angel.


"Apa kau masih marah dengan kakak. Maaf jika kakak menyinggung perasaan mu kemarin. kau benar, kalau kau adalah adik kakak dan aku adalah kakak mu. Jadi aku mohon bicaralah".ucap mark sendu.


Namun angel masih betah diam.


Akhir nya mark memutuskan untuk pergi karena hari ini mark ada pertemuan dengan seorang mafia dari negaa X.


"Kakak pergi dulu. Jaga diri mu baik-baik ngell".ucap mark sendu sambil mengelus pelan kepala angel dengan sayang lalu kemudian mark keluar meninggalkan angel sendiri.


Seketika air mata angel menetes dan membasahi pipi nya.

__ADS_1


"Maafkan angel kak".ucap angel setelah kepergian mark.


Sementara di lain tempat, tampak robert sedang berada di sebuah bangunan yang tak terpakai.


Ya di sini robert dan mark akan melakukan transaksi dengan mafia dari negara x tersebut.


"Darimana saja kau. Apa sekarang aku yang harus menunggu kau".ucap robert dingin pada mark yang baru sampai di gedung tersebut.


"Jika ingin ribut jangan sekarang".ucap mark malas.


"Kau....".ucapan robert terpotong karena bos mafia itu menghampiri mereka.


"Bagaimana apa transaksi nya bisa di mulai sekarang?".tanya sang mafia.


"Silahkan tuan. Mari kita langsung kan transaksi kerja sama kita".ucap mark dan robert hanya mendengus kesal.


Ya setelah kejadian seminggu yang lalu, saat mark menghantam robert.


sejak saat itu hubungan mereka menjadi renggang.


Mereka hanya berbicara tentang pekerjaan saja dan tidak lebih.


Akhir nya kerja sama mereka selesai .


"Terima kasih. Senang bisa bekerja sama denga anda tuan alex".ucap sang mafia.


"Tentu saja tuan alex. Saya sangat puas dengan senjata rakitan anda. Jika saya membutuhkan nya lagi, saya akan langsung menghubungi anda".ucap sang mafia.


"Terima kasih atas pujian anda mr.Rex".ucap robert.


"Baiklah. Kalau begitu saya permisi sekarang karena saya harus cepat kembali ke negara saya. Karena ada urusan mendesak yang harus saya kerjakan. Senang bisa bekerja sama dengan anda".ucap mr. rex sambil menjabat tanga robert dan mark.


"Terima kasih mr.rex. Semoga anda sampai dengan selamat".ucap robert.


"Hati-hati di jalan mr.Rex".ucap mark.


Setelah kepergian mr.Rex, suasana di antara mark dan robert kembali menjadi dingin.


Robert memilih pergi dari tempat itu dan mark pun juga sama ia ingin pergi dan menemui angel.


Mark berjalan di belakang robert.


Mobil mereka berbeda letak, jadi mereka berjalan di arah yang berbeda.


Awal nya mark ingin langsung pergi dari tempat ini sampai suara robert membuat mark berhenti dan menatap ke arah robert.


"Aku sudah katakan jangan keluar. Tunggu aku di dalam".ucap robert kepada seorang wanita berpakaian seksi tengah berdiri di samping mobil nya.

__ADS_1


"Aku sangat bosan".ucap sanh wanita manja sambil bergelayut manja di tangan kekar robert.


Mark melihat itu semua dari kejauhan. Tangan mark sudah terkepal, bahkan saat ini mark sangat ingin membunuh seseorang.


Tampak sang wanita sedang bergelayut manja di tangan robert dan tampak robert tidak merasa risih dengan wanita tersebut.


"Brengsek".umpat mark kemudian berlari cepat ke arah robert yang ingin masuk ke dalam mobil nya.


Saat sudah sampai di belakang robert, mark langsung menarik robert dengan kasar dan menghantam wajah robert dengan sangat keras sampai robert tersungkur di lantai.


"Kau memang laki-laki brengsek aL. kau bermesraan dengan wanita lain saat kau sudah mempunyai istri".ucap mark dengan amarah yang sudah tak bisa di kendalikan lagi.


Robert berusaha bangkit.


"Cih. Kau tak usah ikut campur dengan urusan ku".ucap robert tajam.


"Apa tadi kau bilang, istri?? Cih, bahkan ****** itu tidak pernah menampakkan batang hidung nya di depan ku selama seminggu ini. ****** itu sedang sibuk dengan pria lain. Jadi kau jangan menyebut dia sebagai istri ku".ucap robert tak kalah emosi.


Mark mengepalkan tangan nya dengan sangat kuat mendengat ucapan robert.


"Tutup mulut kau aL. Angel bukan ****** seperti yang kau pikirkan".ucap mark berusaha menahan emosi.


"Jika dia tidak ******, jadi apa julukan yang pantas untuk seorang wanita yang sudah menikah kemudian bertemu dengan pria lain?".tanya robert dengan sinis seolah mengejek mark.


"Kau sudah salah paham aL. semua tidak sesuai dengan apa yang kau lihat".ucap mark berusaha memberi penjelasan.


"Aku lebih percaya dengan apa yang aku lihat dengan mata ku sendiri".ucap robert.


"Bahkan aku menyesal telah menjadikan ****** itu sebagai istri ku".ucap robert.


"aL".teriak mark berapi-api.


"Tutup mulut ******** kau aL atau kau akan menyesal".ucap mark sangat emosi.


"Sekali ****** ia tetap lah ******".ucap robert.


Seketika mark menarik tangan robert kuat menuju mobil nya.


"Apa yang kau lakukan. lepaskan aku".ucap robert melepaskan tangan nya.


"Ikut sekarang dengan ku atau kau akan menyesal untuk seumur hidup aL".ucap mark tajam.


"Apa maksud kau".tanya robert.


"Ikut atau kau menyesal".ucap mark serius.


robert yang melihat raut wajah serius mark pun akhir nya memilih untuk ikut dengan mark dan meninggalkan wanita yang tadi ia bawa sendiri di mobil itu.

__ADS_1


__ADS_2