Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Pasangan??


__ADS_3

Untuk beberapa saat mereka masih dalam posisi berpelukan.


Saat sudah tak terdengar suara tangis angel, robert berkata.


"Apakah kau sudah merasa baikan?".tanya robert seraya melepaskan pelukannya.


Angel hanya membalas dengan anggukan kepala.


"Kalau begitu ikutlah denganku, kita akan mencari makanan sebentar".ucap robert.


"Tidak perlu. Saya harus segera pulang".tolak angel.


Setelah mengatakan itu, angel berbalik ingin pergi.


Namun lagi-lagi robert mencekal tangan angel.


"Aku tidak menerima penolakan".ucap robert dingin.


Angel yang sudah lelah untuk berdebat, hanya bisa menganggukkan kepala sebagai tanda setuju mengikuti ajakan robert.


Mereka berjalan keluar dari taman kota.


Robert masih setia menggenggam tangan angel.


Entah mengapa ia takut jika angel pergi.


Saat sampai di mobil, robert membuka kan pintu untuk angel dan mempersilahkannya untuk masuk.


Setelah itu mereka meninggalkan taman tersebut dan menuju ke tempat tujuan mereka.


Sepanjang perjalanan angel lebih banyak diam dan melihat kearah luar.


Sementara robert sesekali melirik ke arah angel yang sedari tadi hanya diam.


"Kau ingin makan apa ?".tanya robert memecahkan keheningan.


"Aku tidak lapar".jawab angel seadanya.


Robert hanya diam mendengar jawaban singkat angel.


"Entah apa yang sedang dipikirkan oleh gadis ini".pikir robert .


Tak berapa lama sampai lah mereka di salah satu restaurant ternama dan pastinya restaurant ini adalah milik robert.


"Bukankah ini restaurant yang sama, saat aku dan mark kemari?".tanya angel memastikan.

__ADS_1


Awalnya robert senang mendengar angel berbicara dan bertanya, namun saat mendengar nama pria lain membuat robert mencengkram kemudi nya kuat menahan amarah.


"Mengapa ia harus membicarakan pria lain saat bersamaku. Apalagi itu adalah mark. Membuat mood ku hancur saja".gerutu robert dalan hati.


Angel beralih melihat kearah robert karena tak mendapatkan jawaban.


"Mengapa kau tak menjawab pertanyaanku?".tanya angel kembali.


"Iya ini restaurant kemarin, tempat dimana kau BERKENCAN dengan mark".jawab robert seraya memperjelaskan kalimat berkencan pada angel.


Robert sangat kesal, mengapa disaat sedang bersamanya.Angel malah mengingat pria lain.


Angel yang mendengar jawaban robert hanya menganggukkan kepala.


Mereka masuk ke restaurant tersebut dan langsung di sambut oleh manager restaurant.


"Selamat sore tuan robert".sapa sang manager.


Robert hanya menganggukkan kepala.


Setelah itu sang manager mengarahkan robert dan angel ke ruangan khusus jika robert berkunjung kemari.


"Silahkan tuan".ucap sang manager saat mereka sudah sampai di ruangan.


"Anda ingin memesan apa tuan".tanya pelayan wanita dengan sopan.


"Kau ingin makan apa?".tanya robert pada angel.


Seketika angel beralih melihat ke arah robert.


"Terserah".jawab angel singkat.


Lalu setelahnya robert menyebutkan pesanannya, setelah pelayan tersebut selesai mencatat. Manager dan sang pelayan pamit keluar.


Dan sekarang tinggal lah robert dan angel di dalam ruangan ini.


Angel masih setia diam, sedangkan robert sesekali melirik ke arah angel.


Robert sangat tidak suka dengan suasana yang canggung seperti ini.


"Angel".panggil robert mencoba memecahkan keheningan.


Angel yang merasa terpanggil mendongakkan kepala untuk melihat ke arah robert.


"Apa yang akan kau lakukan selanjutnya?".tanya robert.

__ADS_1


"Maksudnya?".tanya angel tak mengerti dengan pertanyaan robert.


"Setelah ini kau akan bekerja dimana?".tanya robert.


"Belum tau. Yang pasti aku akan mencari pekerjaan lain".jawab angel singkat seakan bukan masalah yang besar.


Sebenarnya angel juga sedang berfikir. Dimana ia akan mencari pekerjaan lagi. Jika ia tak mendapatkan pekerjaan apa yang harus ia lakukan. Apakah ia akan kembali ke panti dan menambah beban ibu.


Inilah yang sedang angel pikirkan sedari tadi.


Mendengar angel menjawab pertanyaannya singkat, ada rasa marah yang robert rasakan. Namun ia harus sabar demi mencapai rencananya.


"Brengsek. Berani nya gadis ini nyuekin aku. Tunggu saja saatnya. kau yang nanti akan aku buat menderita".ucap robert dalam hati.


Setelah itu tak ada lagi pembicaraan diantara mereka sampai pesanan mereka datang dan kedua nya makan dalam diam hingga selesai.


Robert mengantar angel pulang sampai kerumah, lalu setelahnya robert meninggalkan perkarangan rumah angel dan menuju apartemennya.


SKIP apartement robert.


"Shit".umpat robert sambil membanting ponselnya ke kasur.


"Baru kali ini seorang robert lembut dan menahan amarah hanya karena seorang gadis.


Cihh ini seperti hinaan bagiku".umpat robert saat mengingat kembali kejadian di restaurant tadi.


Bagaimana cara angel menjawab setiap pertanyaan robert.


Dan bahkan tak sekali pun angel bertanya pada robert.


Dan sekali pun ia bertanya, yang ditanya angel adalah pria lain.


"Aku merasa terhina di perlakukan seperti tadi dan apa tadi, dia menanyakan pria lain saat bersama ku. Dasar gadis gila, tak ada seorang wanita pun yang menolak pesona ku dan dia dengan terang-terangan tak peduli padaku. Seakan ia tak menganggapku ada. Brengsek".lagi-lagi robert mengumpat kesal.


Setelah melepaskan kekesalannya, robert menuju kamar mandi.


Ia ingin meredamkan amarah nya dengan berendam sejenak.


Sementara di rumah angel, tampak angel sedang termenung memikirkan nasibnya akan seperti apa.


"Dimana aku harus mencari pekerjaan lagi. Jika aku tak mendapatkan pekerjaan, apa yang harus aku lakukan. Ini semua karena pria gila itu. Mengapa ia harus mengatakan kalau aku adalah pacarnya. Dasar pria gila".gumam angel mengingat kembali kejadiaan yang terjadi tadi.


Setelah angel menumpahkan kekesalannya, angel langsung naik ke kasur empuknya dan beristirahat.


"Semoga aku bisa bermimpi dengan tenang dan semoga besok aku mendapatkan pekerjaan".gumam angel.

__ADS_1


lalu setelahnya angel pun terlelap dalam tidurnya.


__ADS_2