Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
RUJUK


__ADS_3

Setelah perdebatan singkat mereka tadi.


Tak ada yang membuka suara di antara mereka.


Angel yang sibuk menenangkan hati nya yang masih terlihat sangat kesal dengan sikap kekanakan Robert pun hanya bisa diam menahan amarah nya agar tidak semakin berlarut.


Sementara Robert beberapa kali ia mencuri pandang ke arah Angel yang sedari diam tak mengeluarkan sepatah katakan pun.


Robert merasa begitu sangat bodoh karena sudah membuat Angel nya marah dan mempertanyakan hal yang sangat tidak masuk akal dan membuat mereka berakhir seperti sekarang layak nya orang asing yang tak saling mengenal.


"Apa yang harus aku lakukan sekarang. Apa Angel masih marah pada ku".gumam Robert merasa bersalah.


Robert tau jika Angel pasti sedang sangat kesal karena sikap nya tadi, oleh karena itulah Robert mencoba memberi waktu pada Angel untuk menenangkan hati nya dan karena itulah Robert memilih untuk diam dan tak mau membuat masalah semakin besar dengan menganggu Angel untuk saat ini.


Akhir nya perjalanan menuju ke rumah Robert pun hanya ada keheningan di antara mereka.


Robet dan Angel sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.


SKIP


Akhir nya mereka sampai di kediaman STUART.


Angel membantu Robert keluar dari mobil nya dan membantu Robert masuk ke dalam rumah.


"Sayang akhir nya kau pulang nak. Mama sangat merindukan mu aL".ucap aLesha terus memeluk Robert dengan perasaan bahagia.


Angel yang melihat kebahagiaan di wajah Alesha seketika membuat Angel tersenyum.


"Sayang ikutlah masuk ke dalam. Mama sudah memasakkan makanan untuk mu dan aL. Masuklah".ajak aLesha.


"Tidak usah ma. Angel langsung pulang aja, pasti aLex sedang menunggu Angel di rumah".ucap Angel berusaha menolak.


Angel sedang dalam kondisi di mana ia sedang tidak ingin berdebat dengan Robert dan jalan satu-satu nya untuk menetralkan kembali mood nya dengan cara menghindar dari hadapan Robert untuk saat ini.


"Kenapa harus pulang sekarang. Masuklah sebentar. Setidak nya kamu harus mencicipi masakan yang sudah mama persiapkan. Makanan ini khusus untuk kalian mama persiapkan. apakah kamu ingin mengecewakan mama?".tanya aLesha dengan wajah sendu nya.

__ADS_1


Alesha tau jika Angel pasti tidak akan bisa menolak permintaan nya jika aLesha menggunakan cara seperti ini.


Alesha tau betul seperti apa watak menantu kesayangan nya.


Angel merasa tidak enak hati mendengar perkataan Alesha, tapi di satu sisi Angel sedang tidak ingin berlama-lama di tempat yang sama dengan Robert.


Karena Sikap Robert sungguh membuat Angel begitu sangat frustasi.


Sementara itu Robert sesekali melirik ke arah Angel dan tanpa sadar dalam hati Robert juga menginginkan Angel untuk tetap berada di dekat nya.


"Bagaimana ngell. Mama mohon jangan kecewakan mama. Lagian sudah lama sekali kamu tidak makan di sini bersama kami. Apakah kamu sudah melupakan kami?".tanya Alesha lagi dengan sendu.


Alesha terus mendesak Angel yang terlihat begitu sangat bingung.


Sementara itu, mendengar perkataan Alesha seketika Angel menggelengkan kepala nya dengan cepat dan berkata.


"Jangan berkata seperti itu ma".ucap Angel cepat.


Mendengar perkataan Angel seketika Alesha menatap ke arah Angel menuntut jawaban selanjut nya dan dengan berat hati akhir nya Angel menganggukkan kepala dan berkata.


Alesha terlihat senang mendengar jawaban Angel, dan dengan cepat Alesha menggandeng Robert dan Angel secara bersamaan masuk ke dalam rumah.


Dan bukan hanya aLesha yang terlihat bahagia, ternyata Robert pun tanpa sadar tersenyum simpul mendengar jawaban Angel yang entah mengapa membuat hati nya merasa begitu sangat bahagia.


SKIP


Mereka pun akhir nya menyelesaikan sarapan pagi mereka dalam diam.


"Sayang bagaimana keadaan mu sekarang, apakah kamu sudah bisa berjalan sendiri?".tanya Alesha membuka suara.


Robert menatap ke arah Alesha kemudian berkata.


"Kalau untuk melangkah sendiri belum bisa ma. Tapi untuk berdiri sendiri, aL sudah bisa".jawab Robert dengan tenang.


Meskipun Robert menjawab dengan nada tenang, tapi aLesha tau jika sang anak begitu sangat bersedih.

__ADS_1


Alesha begitu sangat mengerti dengan apa yang Robert rasakan saat ini karena Robert adalah putra kecil nya.


Mengingat apa yang terjadi pada Robert membuat Alesha bersedih.


Keadaan Robert sekarang mengingatkan Alesha saat di mana Robert masih balita, saat di mana Robert baru belajar untuk berjalan.


"Tidak apa-apa nak. Mama yakin sebentar lagi kamu pasti bisa berjalan seperti dulu lagi. Kamu harus semangat karena sekarang kamu punya aLex yang harus kamu jaga".ucap aLesha memberi semangat pada Robert.


Angel yang baru saja selesai membersihkan peralatan makan pun duduk dan bergabung dengan Alesha dan Robert.


"Sayang mengapa kamu selalu melakukan itu. Bukankah mama sudah bilang, biarkan saja piring kotor nya, nanti biar si mbak yang beresin semua nya".ucap Alesha saat melihat Angel yang baru saja bergabung dengan mereka.


Angel tersenyum mendengar perkataan Alesha karena ini entah sudah keberapa kali nya Alesha mengatakan hal yang sama.


Sambil tersenyum Angel menjawab.


"Tidak apa-apa ma. Hanya mencuci saja, tidak masalah".jawab Angel tersenyum.


Alesha hanya menggelengkan kepala nya melihat menantu nya yang selalu menjawab hal yang sama setiap Alesha selalu berkata begitu.


Seketika suasana menjadi sunyi tak ada yang membuka suara di antara mereka.


Alesha yang sudah bosan melihat suasana yang sudah seperti kuburan ini pun kemudian bertanya.


"Jadi kapan?".tanya Alesha membuka suara.


Seketika Robert dan Angel menatap ke arah Alesha seolah mengatakan. APA


Alesha yang paham pun kemudian melanjutkan pertanyaan nya.


"Jadi kapan kalian akan rujuk kembali?".tanya Alesha blak blakkan.


Seketika Robert dan Angel membelalakkan mata tak percaya dengan apa yang mereka dengar.


Robert dan Angel hanya saling pandang dan berkelana dengan pemikiran mereka masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2