Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Perasaan Apa Ini


__ADS_3

Robert pergi dari tempat dimana angel dan frans berada.


Entah mengapa semakin lama ia berada disana, maka akan semakin membuatnya sakit hati.


"Mengapa aku seakan tidak menerima semua yang aku dengar tadi. Mengapa rasanya aku tak rela".gumam robert sambil berjalan menjauh dari mereka.


Robert masuk kedalam mobilnya dan langsung meninggalkan area taman dimana angel dan frans berada.


"Shit".umpatnya berkali-kali sambil memukul stir mobilnya.


"Mengapa aku harus merasa marah saat melihat semua itu. Apa yang terjadi padaku".gumam nya.


Robert melaju kan mobilnya menuju club malam milik rio.


Hari ini rasanya robert ingin menghabiskan malamnya di club malam milik rio.


Saat sudah sampai di club robert langsung duduk di meja bar .


"Berikan aku minuman".ucap robert saat sudah duduk di kursi.


Seketika sang bartender membalikkan badan dan ternyata yang berbicara tadi adalah robert.


"Astaga sedang apa kau di sini aL".tanya rio.


"Nggak usah banyak tanya. Berikan aku minuman yang terbaik di club ini".ucap robert masih dengan kemarahan yang tersisa.


"Sepertinya kau sedang ada masalah. Apa yang terjadi".tanya rio sembari memberi satu gelas minuman yang dipesan robert.


"Aku tak ingin membahas gadis itu. Jadi kau jangan bertanya lagi".jawab robert lalu meneguk habis minumannya.


"Wow jadi ini masalah tentang wanita. Siapa gadis yang beruntung itu. Yang bisa membuat seorang millionare ternama di newyork menjadi seperti ini".ucap rio mengejek.


"Tutup mulutmu atau besok kau tak akan bisa berbicara lagi".ucap robert dingin.


"wow wow santai kawan. Aku hanya bercanda".ucap rio.


Rio tau robert bukan orang yang main-main dalam bicara. Jika ia mengatakan tidak maka harus tidak dan sebaliknya.


Jadi rio lebih memilih diam.


"Lebih baik aku diam. Daripada besok aku tak bisa berbicara lagi dibuat tuan mafia kejam ini".ucap rio dalam hati.


"Berikan aku minuman lagi".


Rio pun mengisi kembali gelas robert dan entah sudah berapa gelas yang diminum oleh robert.

__ADS_1


Rio sebenarnya kasihan melihat robert yang seperti ini.


Ini persis seperti robert yang dulu beberapa tahun yang lalu.


Saat itu robert sangat terluka dan kecewa oleh seorang wanita.


Rio dan mark adalah saksi kehancuran robert kala itu.


Kejadian itulah yang membuatnya berubah menjadi pria kejam dan dingin tak tersentuh.


"Aku harap ia tak akan tersakiti lagi".ucap rio dalam hati .


Tiba-tiba robert berdiri dari duduknya hendak beranjak.


"Mau kemana kamu aL".tanya rio.


"Aku ingin pulang".jawab robert dengan setengah kesadaran yang tersisa.


"Dengan keadaanmu yang seperti ini?".tanya rio kembali.


"Memang kenapa. Aku baik-baik saja".jawab robert.


"Biar aku yang mengantarmu pulang ke apartemen".ucap rio lalu hendak berjalan menuju robert.


"Diam ditempat. Aku tidak mabuk. Aku masih bisa berjalan sendiri dan pulang sendiri. Kau jangan ikut campur. Tetap ditempat mu rio. Jika tidak akan aku tembak kaki mu".ucap robert seraya mengeluarkan senjata api dari balik jas nya.


"Tapi aL".ucap rio dipotong oleh robert.


"Tidak ada tapi-tapi. Diam ditempat, aku bisa pulang sendiri".ucap robert lalu berbalik menuju pintu keluar.


"Astaga pria itu. Aku harap dia baik-baik saja".ucapnya sambil mengeluarkan ponsel dari saku celananya.


Rio hendak menelfon seseorang.


"Astaga kemana mark, mengapa ponsel nya berada diluar jangkauan. Apa mark ada tugas diluar".gumam nya.


"Semoga pria itu sampai dengan selamat dan tidak membuat masalah".ucap rio lalu kembali mengerjakan tugasnya.


Sementara dirumah angel, tampak angel baru selesai membersihkan diri.


Angel baru pulang setelah diantar oleh frans.


Angel sedang memikirkan perkataan frans tadi.


"Apa aku terima saja lamaran frans?".ucap nya sendiri.

__ADS_1


"Tapi mengapa aku tak bahagia mendengar perkataan yang dikatakan oleh frans tadi. Seharusnya aku bahagia frans melamarku. Tapi mengapa sekarang yang aku rasakan hanya biasa saja".gumam nya lagi.


"Malahan saat frans mengatakan itu, mengapa aku membayangkan pria itu. Aku merasa tadi pria itu ada disana".ucap nya kembali.


"Nggak mungkin. Pasti tadi hanya perasaanku saja. Mana mungkin ia ada disana".ucap angel berusaha menyangkal.


Sebenarnya tadi saat frans melamarnya, angel tidak ada merasakan bahagia atau getaran apapun.


Malah saat frans menyatakan perasaannya, angel malah membayangkan robert.


Dan angel pun seperti merasakan keberadaan robert disekitarnya saat ditaman tadi.


"Ah sudahlah. Ngapain aku memikirkan pria itu. mungkin tadi hanya perasaanku saja. Aku akan mencoba memulai untuk menerima frans. Mungkin frans memang jodohku. Aku akan berusaha melupakan semuanya dan memberi frans kesempatan".gumam angel.


Saat angel sedang memikirkan apa yang terjadi tadi, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah angel.


"Astaga siapa yang bertamu malam-malam begini. Apakah frans yang bertamu. Untuk apa?".tanya angel pada dirinya.


"Apakah ada yang ingin dikatakan oleh frans, atau ada yang dilupakan oleh frans".gumam nya kembali.


Angel bergegas menuju pintu untuk melihat siapa yang bertamu malam-malam.


"Iya sebentar".ucap angel berteriak dari dalam.


Karena sedari tadi, orang itu mengetuk pintu tiada henti.


Rasanya angel takut nanti tetangganya akan bangun karena mendengar keributan seperti itu.


Saat sudah sampai didepan pintu, angel diam sejenak.


Lalu setelah nya angel membuka pintu dan angel sangat terkejut dengan seseorang yang tidak sadarkan diri, tiba-tiba terjatuh kedalam pelukannya.


Beruntung angel sigap menangkap tubuh orang itu, jika tidak pasti ia akan merasakan dinginnya lantai halaman rumah angel.


"Astaga".ucap angel terkejut saat tiba-tiba ada yang jatuh saat angel membuka pintu.


"Astaga orang ini berat sekali".gumam angel sambil memapah orang tersebut masuk kedalam rumahnya.


Dengan susah payah angel memapahnya hingga sampai kekursi ruang tamu.


"Akhirnya sampai juga. Astaga makan apa dia. Badannya berat sekali".ucap angel menggerutu.


Angel memperhatikan orang yang tengah tak sadarkan diri yang ada didepannya ini.


"Apa yang terjadi padanya".gumam angel lalu berbalik menuju kamarnya untuk mengambil bantal dan selimut.

__ADS_1


Setelahnya angel kembali masuk kekamar dan beristirahat.


__ADS_2