
Angel berjalan ke arah rumah sambil melihat ke arah halaman rumah.
"Untung saja aL belum pulang".gumam angel bersyukur karena robert belum pulang karena ia tak melihat mobil robert terparkir di halaman.
Angel berjalan santai masuk ke dalam rumah.
Saat angel masuk semua mata tertuju pada nya.
Entah apa yang ada di pikiran semua pelayan di rumah ini, mereka semua melihat ke arah angel seolah ia baru saja melakukan sebuah kesalahan yang sangat fatal.
"Ada apa dengan mereka semua. Mengapa mereka semua melihat ku seperti itu".gumam angel bingung melihat tatapan dari semua pelayan di rumah ini.
Angel terus melanjutkan perjalanan nya menuju kamar dengan santai.
Ia tak mau memikirkan apa yang ada di dalam pikiran para pelayan nya.
"Mungkin mereka hanya heran saja karena aku pulang tidak di antar dengan supir".ucap angel positif.
Saat angel membuka pintu kamar nya, tiba-tiba mata angel terbelalak tak percaya dengan apa yang ada di depan nya.
Di depan nya tengah duduk seorang pria yang beberapa bulan belakangan ini sudah sah menjadi suami nya.
ia dia adalah Robert.
Angel tak menyangka jika robert pulang lebih awal dari biasa nya.
"Apa ini. Mengapa ia sudah pulang jam segini. Biasa nya ia belum pulang dan tadi aku juga tidak melihat mobil nya di depan. Ada apa ini? kali ini aku benar-benar akan mati, apa yang akan aku jawab jika ia bertanya aku pergi kemana. Astaga, mengapa semua nya bisa jadi seperti ini".gumam angel dalam hati.
Angel saat ini merasa takut melihat aura yang menyeramkan dari robert.
Angel yakin kali ini adalah akhir dari hidup nya, karena ia sudah membuat marah sang pria kutub.
Robert masih menatap ke arah angel tanpa berniat mengeluarkan suara.
Ia hanya memperhatikan angel, entah apa yang ada dalam pikiran nya.
Sementara angel ia sudah ketakutan setengah mati melihat tatapan tajam dari robert.
"Darimana saja kau?".tanya robert dingin.
__ADS_1
Angel seketika merinding mendengar nada dingin dari seorang robert.
"Astaga ia seakan kembali seperti dia yang dulu".ucap angel dalam hati.
"Aku bertanya pada mu. Apakah mulut mu sudah terkunci dan tidak bisa menjawab".ucap robert tajam pada angel.
"Tadi aku pergi keluar sebentar".ucap angel pelan sambil menunduk.
Robert berdiri dari duduk nya dan menghampiri angel.
"Jika aku sedang bicara, lihat ke arah ku".perintah robert.
angel seketika mendongakkan kepala untuk melihat ke arah robert dan seketika pandangan mereka bertemu.
Tapi robert langsung memutus tatapan mereka.
"Kau pergi kemana? mengapa kau menyuruh supir untuk pulang?".tanya robert pada angel.
Angel terdiam mendengar pertanyaan robert.
Angel memikirkan jawaban apa yang tepat untuk do berikan pada robert.
Angel terlonjak kaget mendengar bentakan robert.
Sebenarnya robert tak tega membentak angel, tapi entah mengapa ia tak bisa bersabar menunggu jawaban nya.
"Tadi aku pergi bertemu dengan teman lama".jawab angel pelan.
"Teman lama? laki-laki atau perempuan?".tanya robert lagi.
"Perempuan".jawab angel pelan.
Robert tersenyum miring mendengar jawaban angel.
"Bahkan hal sepele seperti ini kau berbohong dari ku. Kau tak mau berkata jujur. Apa yang kau takutkan, apa kau takut jika aku melakukan hal yang tidak-tidak dengan pria itu atau kau takut aku akan mencelakai nya. Apa sebegitu penting nya pria itu di hidup mu sehingga kau melindungi nya dari ku. Apa aku tak ada arti nya bagi mu atau aku terlalu banyak berharap dengan mu. Bahkan setelah kau melakukan ini aku tak bisa marah apalagi membenci mu. Bahkan aku takut jika harus kehilangan mu. Jadi apa yang harus aku lakukan pada mu, bagaimana aku harus memperlakukan mu setelah semua ini, setelah semua kebohongan ini".gumam robert sendu dalam hati sambil menatap ke arah angel dalam.
Sementara angel ia sudah serasa mati di tatap dingin seperti ini oleh robert.
"Ada apa dengan pria ini. mengapa sedari tadi ia menatap ku seperti itu. Apa ia tau kalau aku berbohong. Bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan sekarang. Tamat riwayat kau sekarang ngell".ucap nya pada diri nya sendiri.
__ADS_1
Robert berjalan lebih mendekat ke arah angel.
Robert melihat ke arah mata angel lebih dalam seolah ingin menyelami isi mata angel.
Angel hampir terlena oleh tatapan robert yang seakan mengunci nya untuk tidak berpaling ke arah lain hanya fokus ke arah mata nya.
Namun tiba-tiba ucapan robert selanjut nya mampu membuat angel seketika ingin menghilang dari muka bumi ini untuk sekarang juga.
"Bahkan jika kau berbohong sekali pun aku masih tetap akan mempercayai mu".ucap robert tepat di telinga angel lalu setelah nya robert keluar dari kamar dan meninggalkan angel sendiri dengan pemikiran nya sendiri.
"Ada apa dengan nya. Mengapa ia mengatakan kalau meskipun aku berbohong sekali pun ia akan tetap mempercayai ku. Apa maksud dari perkataan nya. Apa ia tau jika aku sedang berbohong. oh tuhan apa yang harus aku lakukan jika ia tau kalau aku membohongi nya".gumam angel khawatir .
Angel langsung berlari keluar kamar untuk mengejar robert untuk menjelaskan semua nya.
Ia tak ingin robert salah paham dengan nya, ia tak ingin ada kebohongan di dalam hubungan ini.
Angel berlari kesana kemari mencari robert.
Angel berusaha menghubungi nomor robert namun robert tak mengangkat nya.
"Kemana ia pergi, aku harus meluruskan kesalah pahaman ini. Aku tak ingin membuat ini menjadi masalah yang berlarut-larut. aku tak ingin mengecewakan nya".gumam angel sendu.
Saat angel sedang memikirkan kemana robert pergi tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundak nya dari belakang.
Angel menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang menepuk pundak nya.
"Carl".ucap angel kemudian memeluk Carl dan menumpahkan seluruh air mata nya.
Carl hanya mengelus pelan pinggang angel berharap memberikan kekuatan pada angel.
Lalu setelah nya Carl menuntun angel menuju kamar angel.
Carl mendudukkan angel di kasur lalu memberikan angel segelas air putih untuk menenang kan angel.
"Apa kau sudah lebih sedikit tenang?".tanya Carl setelah memberikan angel minuman.
angel menganggukkan kepala sebagai jawaban.
"Apa yang terjadi tadi antara kalian?".tanya Carl mulai membuka suara mengenai masalah mereka.
__ADS_1
"Aku tidak tau apa yang terjadi pada nya. Tadi saat aku masuk ke dalam, ia sudah menatap ku seakan aku telah melakukan sebuah kesalahan. Lalu tadi ja tiba-tiba mengatakan walaupun aku berbohong sekali pun ia akan tetap mempercayai ku lalu setelah nya ia pergi meninggalkan ku sendiri. aku tak tau apa yang terjadi, aku ingin meluruskan masalah di antara kami. Aku tak ingin ia kecewa dengan ku dan tadi aku melihat tatapan kekecewaan dari mata nya. aku haris bagaimana ".ucap angel lalu kembali menangis histeris dan Carl hanya bisa memberikan ketenangan pada angel karena ia juga tidak tau harus mengatakan apa.