Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Ingin Menyerah


__ADS_3

Hari ini angel sudah kembali bekerja seperti biasa.


Tetapi sedari tadi angel terlihat gelisah.


entah mengapa ia takut berjumpa dengan robert.


"Apa yang terjadi padaku. Mengapa aku begitu takut jika nanti bertemu dengannya".gumam angel.


Saat angel sedang sibuk mengantar pesanan pelanggan.


Tiba-tiba lonceng masuk berbunyi menandakan ada yang memasuki cafe.


Angel melihat kesumber suara dan betapa terkejutnya ia saat melihat orang yang baru memasuki cafe.


"aL".gumam angel tanpa sadar.


Ada sedikit rasa senang dihati angel saat melihat robert, beberapa hari ini angel selalu memikirkan robert.


Terakhir kali mereka bertemu yaitu saat angel dirumah sakit.


Angel merindukan pria itu. Setidaknya itu yang selalu ia rasakan.


Saat robert berjalan kearah angel. Jantung angel berdetak sangat kencang.


"Ada apa dengan jantungku".tanya angel saat merasakan jantungnya berdetak sangat kencang.


Saat sudah sampai didepan angel, robert berkata.


"Aku menggaji mu bukan untuk termenung".ucap robert menyadarkan angel.


Seketika angel sadar dan tanpa sengaja kedua mata mereka bertemu.


Angel melihat tatapan kebencian didalam mata robert.


"Mengapa aku melihat kebencian dimatanya".ucap angel dalam hati.


"Kau dan wanita itu sama . Kalian berdua wanita berwajah malaikat tetapi berhati iblis".ucap robert dalam hati.


Robert melangkah menjauhi angel dan dengan sengaja ia menyenggol pundak angel sehingga angel hampir terjatuh jika saja angel tak berpegang kuat dengan meja didekatnya.


"Apa yang terjadi sekarang tuhan. Masalah apalagi sekarang".tanya angel dalam hati sambil terus melihat punggung robert hingga hilang dibalik dinding pembatas.


Angel kembali melanjutkan pekerjaannya dengan hati yang sedih.


"Kamu bukan siapa-siapa nya ngell, jadi jangan berharap akan diperlakukam istimewa oleh nya".ucap angel sebagai mantra dalam hatinya.


"Kau dan dia jauh berbeda. Jadi hilangkan semua pemikiranmu yang tak masuk akal. Sampai kapanpun kau tak akan pantas berada didekatnya".ucap nya lagi.


Bermacam mantra diucapkan angel dalam hatinya sebagai penghibur dirinya.


Tak terasa waktunya cafe tutup.


Angel sedang bersiap-siap untuk pulang.


Angel lagi dijalan pulang, sepanjang jalan angel memikirkan kembali robert.


Apa yang salah darinya sehingga robert sangat membencinya.


Angel sampai dirumah dan langsung membersihkan badannya.


Angel ingin cepat istirahat, hari ini ia sangat lelah.


Lelah badan dan lelah hati.


Tak lama angel sudah masuk ke alam alam mimpi.


Disisi lain robert sedang memikirkan cara agar melupakan angel.


Robert tak ingin terluka seperti dulu.


"Tak akan aku biarkan ia mengkhianatiku lagi.


Aku akan membuangnya jauh dari hidupku. Sampai kapan pun aku tak akan pernah percaya padanya lagi dan aku tak akan pernah menggunakan hati lagi".ucap robert mantap pada dirinya.


SKIP


Keesokan harinya angel terbangun setelah mendengar bunyi alarm ponselnya.


Itu bukan bunyi alarm untuk membangunkannya, tapi alarm penanda bahwa hari ini angel akan menerima gaji.


Angel memang selalu membuat alarm untuk semua hari penting.


Mendengar alarm itu membuat angel bersemangat.


"Hari ini aku gajian. Besok aku bisa ke panti. Aku sudah sangat merindukan mereka semua".ucap angel dengan senyuman.


Angel menelfon ibu martha. angel memberitahukan bahwa besok ia akan kepanti.


Siang pun tiba, angel bersiap untuk pergi bekerja.

__ADS_1


hari ini angel sangat bersemangat.


"Aku berharap semoga hari ini tidak ada masalah yang terjadi".doa angel


Angel keluar dari rumah dengan senyuman yang tak pernah pudar.


Angel pun sampai di cafe dan langsung mulai bekerja.


"Angel".panggil issy.


"Ada apa?".tanya angel.


"Hari ini kita gajian, berarti besok kamu ke panti".tanya issy.


"Iya. Besok aku ke panti. Tadi aku sudah telfon ibu".jawab angel dengan tersenyum.


"Yaudah kalau gitu kita lanjut kerja, nanti bos kutub marah kalau sampai melihat kita berdua bergosip".ucap issy bercanda.


"Hussh kamu ya, nanti dengar bos baru tahu rasa kamu".ucap angel memperingati.


Issy yang mendengar perkataan angel hanya tertawa.


Tak terasa akhirnya pembagian gaji pun tiba.


Yang bertugas membagikan gaji adalah kepala cafe. Kepala cafe yang menghadap bos dan kepala cafe diberi beberapa amplop yang sudah tertera nama masing-masing.


"Angel akhirnya gajian".ucap issy sambil mengibas amplopnya .


Angel hanya membalas dengan anggukan kepala.


Angel pergi keruangan khusus karyawan.


Angel ingin memisahkan uang panti dan uang untuk kebutuhannya.


Saat angel sedang menghitung uangnya.


"Kok uangnya kurang ya. apa aku salah hitung.Coba aku hitung lagi".gumamnya.


Angel kembali menghitung gajinya dan hasilnya masih sama. Uangnya gaji nya memang berkurang.


"Uangnya memang kurang. Kenapa gajiku kurang, malahan kurangnya banyak lagi setengah gaji aku. kenapa bisa begitu ya".herannya.


Saat angel sedang memikirkan gajinya tiba-tiba issy masuk keruangan tersebut.


"Ngapain kamu bengong".tanya issy saat melihat angel termenung.


"Eh issy. Aku nggak sadar kalau kamu masuk".jawab angel.


"Aku lagi mikir, kok aku cuma dapat gaji sedikit. Cuma setengah dari gaji aku biasanya".ucap angel masih heran.


"Kok bisa. Kamu salah hitung kali".ucap issy.


"Nggak kok. aku udah ulang berkali-kali. Coba deh kamu yang hitung".kata angel sambil memberikan amplop gajinya pada issy.


Issy menghitung uang angel secara perlahan.


"Iya ngell ini hanya setengah dari gajimu. Kok bisa?".tanya issy heran.


"Aku juga nggak tau . Apa aku tanya langsung sama bos".tanya angel meminta saran.


"Iya ngell. Kamu tanya langsung aja sama bos. Kenapa bulan ini gaji kamu sedikit".jawab issy.


Angel keluar dari ruangan tersebut sambil membawa amplop berisi gajinya.


Angel menuju keruangan robert.


"Bagaimana ini, ia tak mau melihatku tapi aku harus bertanya perihal gaji ini".ucap angel dalam hati.


Sesampai didepan ruangan robert, angel menarik nafas terlebih dahulu untuk menetralkan detak jantungnya.


Tok tok tok


"Masuk".ucap robert dari dalam ruangan.


Angel masuk dengan perasaan gelisah.


Saat sampai didepan robert angel kembali menarik nafas.


"Permisi bos".ucap angel pelan.


Robert yang mengenal suara tersebut seketika mendongakkan kepalanya.


Seketika ingatan kemarin terlintas di pikirannya.


"Ada apa kamu datang keruangan saya".tanya robert dengan rahang yang sudah mengeras menahan amarah sementara tangannya sudah mengepal sangat kuat dibawah meja.


"Sa sasaya ingin me me menanyakan sesuatu bos".ucap angel terbata karena takut melihat wajah marah robert.


"Cepat katakan. Karena saya sangat sibuk dan tak ada waktu untuk mengurus hal yang tak penting".ucapnya tajam.

__ADS_1


Seketika rasa takut kembali menyerang hati angel.


"Astaga aku harus bagaimana. Darimana aku harus memulai".ucap angel dalam hati.


"Katakan".bentak robert sambil menggebrak meja.


Angel seketika mundur karena terkejut dan tak terasa air matanya sudah meluncur keluar.


Robert yang melihat itu seketika merasakan kesedihan angel. Ingin rasanya ia menghampiri gadis itu dan memeluknya .


"Tidak. aku tak akan tertipu oleh air matanya lagi".ucap robert dalam hati.


"Cepat katakan. Kalau tidak kamu boleh keluar sekarang".ucap robert kembali dengan santai seolah tidak terjadi apa-apa.


Angel kembali menguatkan dirinya.


"Ayo angel, kamu tidak boleh lemah didepannya".ucap angel memberi semangat pada dirinya.


"Saya ingin menanyakan perihal gaji saya bos. Mengapa bulan ini saya hanya menerima setengah dari gaji saya".tanya angel dengan satu tarikan nafas.


"Kamu bodoh atau bagaimana. Gaji kamu saya potong setiap bulan untuk melunasi hutang kamu".jawab robert.


"Hutang?".tanya angel heran. Karena angel merasa tidak memiliki hutang.


"Apa kamu belum paham. Biar saya jelaskan. Hutang yang saya maksud adalah uang untuk membayar biaya rumah sakit kamu yang kemarin. Kamu pikir uang itu jatuh dari langit. Kamu pikir kamu adalah karyawan istimewa disini. Jadi saya memotong gaji kamu setiap bulannya untuk melunasi hutang kamu. Dan saya masih baik hanya memotong setengah gajimu".ucap robert


Angel yang mendengar penjelasan robert hanya tertunduk sedih.


"Jika gaji ku dipotong setiap bulan. Bagaimana aku bisa membantu ibu. Bagaimana nasib adik-adikku disana".ucapnya dalam hati.


Robert yang melihat angel hanya termenung kembali berkata.


"Kamu memang suka termenung. Jika tidak adalagi yang ingin kamu tanyakan. Maka kamu bisa keluar dari ruangan saya sekarang . Karena saya sangat sibuk".ucap robert tajam.


"Maaf saya menggangu waktu anda bos".ucap angel pelan lalu berbalik meninggalkan ruangan robert.


Setelah angel keluar dari ruangan. Robert baru bisa bernafas lega.


Entah mengapa sampai saat ini robert masih belum bisa melihat angel bersedih. Tapi tadi robert menguatkan hatinya agar bisa bersikap dingin kepada angel.


"Aku tau kamu pasti sakit dan sedih. Tapi mungkin ini yang terbaik. Aku belum siap jika harus kembali terluka seperti dulu".ucap robert dalam hati.


Dilain tempat tampak angel berjalan dengan tatapan kosong.


Terlalu banyak yang angel pikirkan.


"Bagaimana ini. Apa yang harus aku lakukan sekarang".ucapnya.


Karena tidak fokus, angel menabrak seseorang dan ternyata orang itu adalah issy.


"Astaga ngell, kamu kok jalan nggak lihat-lihat sih".ucap issy karena hampir saja minuman yang sedang dibawa issy terjatuh.


Melihat angel hanya diam dan beranjak pergi, issy mengerutkan kening.


"Ada apa dengan anak itu".gumam issy pelan lalu melangkah pergi untuk mengantar pesanan.


Angel masuk keruangan khusus karyawan. disana ia menumpahkan seluruh air matanya yang sedari tadi ia tahan.


"Kenapa nasibku jadi seperti ini. Sekarang apa yang harus aku lakukan".ucap angel parau.


Tiba-tiba pintu ruangan tersebut dan muncul lah issy .


Issy yang melihat angel menangis langsung menghampirinya.


"Kamu kenapa ngell".tanya issy khawatir melihat keadaan angel yang menyedihkan.


"aku nggak apa-apa".jawab angel.


"Kamu jangan bohong sama aku. Apa yang terjadi. Jika kamu tidak mau cerita, aku nggak mau anggap kamu sebagai adikku lagi".ucap issy berpura marah.


Angel menatap sendu issy dan angel mulai menceritakan semuanya dari awal saat ia masuk rumah sakit hingga tadi ia menghadap robert.


Issy yang mendengar cerita angel hanya bisa merasa iba. Karena issy tidak bisa banyak membantu.


"Kamu yang sabar ya ngell, maaf aku tak bisa banyak membantu".ucap issy mencoba memberi ketenangan kepada angel.


"Sekarang yang aku pikirkan, Apa yang akan aku lakukan dengan uang segini. Tak mungkin aku tidak memberi ibu uang. Kalau aku memberinya lalu bagaimana dengan nasibku . untuk keperluanku sehari-hari ditambah biaya kontrakan. Aku nggak tau harus berbuat apalagi".ucap angel sedih.


"Aku ingin menyerah".ucapnya dan tangis angel pun pecah.


"Sabar ngell, kamu bisa pakai uangku jika kamu mau".ucap issy.


"Nggak usah . Kamu sangat membutuhkan uang itu untuk biaya berobat nenek. Aku akan cari cara lain untuk mendapatkan uang tambahan".ucap angel menolak pertolongan issy.


"Kamu yang sabar ya. Jika aku bisa, aku akan membantu kamu ngell. Maaf kali ini aku tak bisa membantu".ucap issy sedih.


"Nggak apa issy, kamu jangan merasa bersalah".ucap angel.


Setelah itu mereka bekerja kembali hingga tak terasa waktu pulang pun tiba.

__ADS_1


Angel pulang kerumah dan membersihkan tubuhnya . setelah itu ia istirahat, besok ia ingin bangun pagi untuk mencari pekerjaan tambahan.


__ADS_2