Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Penantian Yang Menyakitkan.


__ADS_3

Angel dan mark sedang menuju ke sebuah restaurant Italy ternama di NY.


Mark melihat ke arah samping dan mendapati angel yang terlihat begitu sangat bahagia.


"Apa kau sangat senang bisa memenuhi keinginan mu untuk makan masakan Italy Nyonya?".goda mark karena sedari tadi melihat angel yang tak henti-henti nya tersenyum.


Angel menatap ke arah mark lalu berkata.


"Bukan angel yang ingin nasakan Italy kak, baby yang menginginkan nya".elak angel mengatas nama kan bayi yang ada di dalam kandungan nya.


"Benarkah nyonya? apakah anda yakin jika ini semua keinginan baby?".tanya mark lagi.


"Tentu kak. Baby yang menginginkan itu semua".ucap angel.


Mark hanya tertawa mendengar pembelaan dari angel.


Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di sebuah tempat makan khusus masakan Italy.


Tempat ini sangat terkenal di sini dan bahkan sangat ramai.


"Ayo turun. Hati-hati".ajak mark saat sudah membukakan pintu untuk angel.


"Terima kasih kak".ucap angel.


Kemudian mereka berdua masuk ke dalam restaurant tersebut.


"Ramai sekali kak, apa kita bisa kebagian tempat?".tanya angel polos saat melihat banyak nya pengunjung yang datang.


Mark tersenyum melihat kepolosan angel lalu berkata.


"Tentu. Aku sudah memesankan tempat untuk kita. Ayo".ajak mark lagi.


Mark terlihat sedang berbicara dengan seorang pelayan dan tak berapa lama kemudian sang pelayang mengajak kami untuk mengikuti nya dan sampai lah kami di sebuah meja yang ada di pojokan.


"Silahkan duduk Mr. Arthur and Mrs. Arthur".ucap sang pelayang sopan mempersilahkan mark dan angel untuk duduk.


Sementara mark dan angek di buat terkejut dengan perkataan sang pelayan saat menyebut nama Arthur.


Mark dan angel hanya saling pandang satu dan yang lain, Mark bahkan merasa tidak enak dengan angel. Sampai kode dari angel membuat mark sedikit lebih tenang.

__ADS_1


Angel mengedipkan sebelah mata nya ke arah mark seolah mengatakan "TIDAK MASALAH".


Setelah itu mereka pun duduk dan memesan pesanan mereka kepada sang pelayan.


"Angel maafkan atas ucapan pelayan tadi yang menyebut mu nyonya Arthur. Kau pasti merasa tidak nyaman dengan perkataan sang pelayan tadi. Maafkan aku".ucap mark tidak enak hati setelah kepergian pelayan tersebut.


Angel tersenyum dan berkata.


"Santai saja kak. Tidak masalah. Pelayan itu kan tidak tau, jadi wajar jika ia memanggil ku begitu. Jadi lupakan saja kak, jangan terlalu di bawa serius".ucap angel santai berusaha agar mark tenang.


Mark hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.


Beberapa menit mark dan angel hanya diam dan sibuk dengan pemikiran mereka masing-masing.


"Kak angel ingin menanyak sesuatu sama kakak, tapi angel harap kakak mau mengatakan yang sebenar nya. Apa kakak mau berjanji untuk mengatakan yang sebenar nya?".tanya angel sambil menatap ke arah mark dengan penuh harap.


"Tanyakan saja".jawab mark santai.


Angel tampak diam seolah bingung akan bertanya seperti apa.


"Mengapa kau diam. Ada apa? katakan saja".ucap mark lagi.


"Apa kakak ada dapat kabar tentang aL? Apa kakak tau sekarang aL ada di mana?".tanya angel akhir nya.


"Bagaimana ini, apa yang harus aku katakan pada nya. Tidak mungkin aku mengatakan hal yang sesungguh nya pada angel. Aku tak ingin membuat angel sakit hati. Tapi aku juga tak ingin memberikan harapan palsu untuk angel jika aku berusaha menutupi semua nya dari angel. Apa yang harus aku katakan sekarang dengan wanita malang ini".gumam mark dalam hati.


Mark masih menatap ke arah angel dengan penuh kasihan.


Mark berpikir bagaimana nanti perasaan angel jika tau semua nya.


Apakah angel akan bisa menerima semua nya atau tidak.


"oh shit. Mengapa aku harus berada dalam situasi seperti ini. Kau memang brengsek aL. Kau yang menciptakan semua ini dan aku yang harus mencari cara mengatasi nya".gumam mark kesal.


Melihat mark yang terdiam membuat angel semakin yakin jika ada sesuatu yang tidak beres yang sedang terjadi.


"Aku yakin ada sesuatu yang sedang terjadi sekarang. Tapi apa dan apa ada hubungan nya dengan aL. Aku harap semua baik-baik saja. Sayang semoga daddy aL baik-baik saja".ucap angel sambil mengelus perut nya seolah sedang menenangkan sang bayi.


"Kak, mengapa kakak diam? apa terjadi sesuatu dengan aL?".tanya angel lagi menyadarkan mark.

__ADS_1


Mark kembali menatap ke arah angel dan terlihat mark yang menarik nafas dan menghembus nya sekali.


"Selama seminggu ini aL sedang tidak berada di kantor. aL ada urusan bisnis keluar kota. Jadi aku tidak bertemu dengan nya seminggu ini".ucap mark berbohong.


"aL sedang melakukan perjalanan bisnis? tapi mengapa ia tidak memberi angel kabar? Apa terjadi sesuatu di perusahaan kak?".tanya angel lagi.


"Tidak terjadi apa-apa. Hanya saja aL sedang mencoba mengembangkan lagi perusahaan nya. aL sedang berencana membangun cabang baru ESC di tempat lain. Karena itu seminggu ini aL sangat susah di hubungi".jawab mark kembali berbohong.


"Maafkan aku ngell. aku tidak bermaksud untuk membohongi mu. Hanya saja aku tidak ingin kau sakit hati memgetahui semua kebenaran nya. Aku tak ingin melihat mu bersedih. Maafkan aku kali ini aku mengatakan kebohongan pada mu".gumam mark sendu menatap ke arah angel.


"Benarkah begitu?".tanya angel seakan kurang percaya.


"Iya. Jangan terlalu memikirkan hal-hal yang tidak penting. Itu akan mengganggu pertumbuhan bayi mu. Apa kau masih ingat perkataan Syecilia, kau tidak boleh terlalu banyak pikiran karena itu akan berdampak buruk untuk kesehatan bayi mu".ucap mark berusaha mengalihkan percakapan mereka.


Angel terlihat tengah memikirkan perkataan mark kemudian angel berkata.


"Kakak benar".ucap angel tersenyum.


"Oh sayang, maafkan mommy yang hampir saja menyiksa mu. Mommy tidak bermaksud menyiksa mu di dalam sana. Maafkan mommy sayang".gumam angel kepada sang bayi yang ada di dalam kandungan nya.


Mark tertawa mendengar ocehan angel pada sang calon bayi yang sedang ia kandung.


"Aku harap bayi yang ada di dalam kandungan angel menjadi penguat untuk angel agar dapat bertahan melawan kejam nya dunia. Aku harap angel akan kuat demi bayi yang sedang ia kandung dan aku harap semua pengkhianatan yang telah aL lakukan tidak akan pernah terbongkar pada angel. Sehat selalu baby agar kalian bisa menjadi penguat mommy angel. Uncle harap kamu bisa menjaga mommy angel".pinta mark dalam hati.


Sampai tiba-tiba sebuah objek membuat mata angel terbelalak kaget dan tanpa sadar gelas yang ada di tangan angel terjatuh dan pecah berserakan di lantai dan angel berkata.


"aL".gumam angel tak percaya.


Melihat angel yang seakan sedang terkejut melihat sesuatu, mark melihat ke arah tatapan angel dan mark pun di buat terkejut dengan apa yang ada di depan mereka.


"oh astaga permainan apalagi ini tuhan".gumam mark dan menatap kembali ke arah angel.


"Angel".panggil mark berusaha menyadarkan angel.


"Angel".panggil mark lagi karena angel masih diam.


"Tidak. Ini semua pasti tidak benar. Tidak ini semua salah".gumam angel tanpa sadar.


Melihat angel yang terlihat terluka membuat mark ikut terluka dan tanpa sadar mark berdiri dan membawa angel ke dalam pelukan nya lalu berkata.

__ADS_1


"Tenanglah. Semua akan berlalu, kau tidak akan merasakan kesakitan ini lagi. Aku akan berada di samping mu. Ku mohon jangan bersedih".ucap mark dan mark hanya membiarkan angel menumpahkan kesedihan nya di dalam pelukan nya.


Angel hanya mampu menangis di dalam pelukan hangat mark.


__ADS_2