
"Syaratnya".ucap robert menggantungkan perkataannya.
Sambil tersenyum evil melihat ke arah angel.
"Mengapa pria ini memandangi aku seperti itu. Apa syarat yang akan ia berikan. Mengapa aku merasakan sesuatu hal akan terjadi".Gumam angel bergidik ngeri melihat senyuman robert.
"Apa syaratnya".tanya angel kembali. Karena melihat robert hanya tersenyum tanpa ada niat ingin menjawab.
Robert berjalan ke arah meja nya dan membawa sebuah map berisi berkas.
Entah apa isinya.
"Apa yang ada didalam map tersebut".pikir angel saat melihat robert berjalan ke arahnya sambil membawa sebuah map.
"Syaratnya hanya satu".ucap robert menjeda perkataannya.
"Apa?".tanya angel mulai gelisah.
"Menikahlah denganku".ucap robert santai.
DDDUAAAARRRRRR
Bagaikan petir di siang bolong, saat angel mendengar syarat yang di katakan robert.
"Menikah?? dengan anda??".tanya angel memastikan.
"Iya, kau menikahlah denganku".jawab robert kembali dengan santai.
Tanpa ia memikirkan apa yang sedang angel rasakan saat mendengar perkataannya.
"Aku tidak mau".jawab angel cepat sambil berdiri dari duduknya.
Mendengar jawaban angel, seketika membuat robert murka.
"Apa kau bilang".ucap robert emosi sambil menggebrak meja dengan sangat keras.
Angel ketakutan melihat kemarahan robert yang menurutnya sangat menakutkan.
Angel mundur selangkah karena terlalu takut.
"Aku bertanya. Apa kau menolak ku !! ".ucap robert tajam.
Tubuh angel gemetaran karena takut melihat kemarahan robert.
"Jawab".bentaknya lagi.
"Iii iiyaa aaa aaakku tidak mau".jawab angel terbata.
Robert berusaha meredam amarahnya.
"Astaga gadis ini selalu menguji kesabaranku".ucap robert dalam hati.
"Baiklah jika kau tidak mau. Maka ucapkan selamat tinggal pada ibu, adik dan panti asuhan mu".ucap robert tersenyum senang. Karena setelah mengatakan itu, seketika angel terbelalak kaget melihat ke arah robert.
"Apa maksud anda?".tanya angel pelan.
"Kau tau maksudku nona".jawab robert santai.
"Mengapa anda melibatkan mereka?".tanya angel frustasi.
"Aku tak akan melibatkan mereka jika kau mau mengikuti apa kataku".ucap robert.
"Tapi....".ucapan angel terpotong oleh robert.
__ADS_1
"Aku bukan orang yang sabar. Jika kau mau maka silahkan baca berkas ini dan tanda tangani".ucap robert menyerahkan map yang tadi ia pegang kepada angel.
Angel masih diam di tempat.
"Tapi jika kau tak mau. Aku tak akan memaksa. Kau bisa keluar dari sini sekarang dan tunggulah kabar dari mereka yang kau sayang".ucap robert seakan mengancam angel.
Seketika angel menatap tajam ke arah robert saat mendengar ucapan robert.
"Apa yang anda inginkan. Mengapa anda membuat saya seperti ini. Apa salah saya?"tanya angel sendu menatap ke arah robert.
"Kau cukup menuruti keinginanku".ucap robert.
Akhirnya angel berjalan perlahan menuju map yang tadi diberikan robert.
Angel mengambil berkas tersebut dan mulai membacanya.
**SURAT PERJANJIAN.
PIHAK PERTAMA : ROBERT A. STUART
PIHAK KEDUA : MEGAN ANGELICA
Pihak pertama boleh meminta dan menyuruh apapun pada pihak kedua untuk sesuatu hal yang tidak melawan tata krama dan pihak kedua harus mengikuti perkataan pihak pertama.
Dilarang mencampuri urusan masing-masing pihak.
Pihak kedua harus mengikuti peraturan pihak pertama.
Pihak kedua dilarang memberitahukan status pernikahannya pada siapa pun.
Pihak pertama akan mencukupi kebutuhan sehari-hari pihak kedua.
Pihak kedua dilarang menyimpan perasaan pada pihak pertama.
Pihak kedua harus menyiapkan kebutuhan sehari-hari pihak pertama.
Selama perjanjian berlangsung, pihak kedua wajib tinggal bersama pihak pertama.
Pihak kedua dilarang memprotes keputusan pihak pertama.
Pihak kedua boleh menggunakan semua fasilitas yang di berikan pihak pertama.
Pihak kedua tidak boleh keluar atau pergi tanpa seizin pihak pertama.
Pihak pertama akan memberi uang sejumlah 1M dollar pada pihak kedua setelah perjanjian selesai.
Pihak pertama berhak merubah semua isi perjanjian tanpa seizin pihak kedua.
Demikian surat perjanjian ini di buat dan di setujui oleh pihak pertama dan pihak kedua tanpa adanya paksaan.
Jika pihak kedua melanggar. maka pihak pertama berhak memberi sanksi pada pihak kedua dan pihak kedua dikenakan denda 1 Milyar dollar.
ttd ttd ttd
pihak pertama saksi pihak kedua
Angel membaca seluruh syarat perjanjian tersebut.
Dan ia merasa di rugikan atas perjanjian tersebut.
"Mengapa anda berhak merubah surat perjanjian tanpa seizin saya. Saya tidak setuju".ucap angel.
"Jika kau tidak setuju tidak masalah".ucap robert santai.
__ADS_1
Robert yakin angel tak akan membiarkan keluarga nya bersedih.
"Saya mohon jangan seperti ini".mohon angel pada robert.
Robert hanya melihat sekilas pada angel, lalu kembali melihat ponselnya.
"Aku tidak banyak waktu. Jika kau tidak setuju maka keluarlah dari sini. Karena aku masih banyak pekerjaan".ucap robert berusaha menekan angel.
Angel masih terdiam mendengar ucapan robert.
Sementara robert melirik kearah angel yang sedang memikirkan sesuatu.
"Aku tau kau tak akan bisa menolak permintaanku jika sudah menyangkut keluarga mu. Aku yakin kau akan menerima syaratku".ucap robert senang memikirkan rencananya akan berhasil .
"Baiklah".ucap angel akhirnya.
Mendengar jawaban angel, robert seketika tersenyum senang.
"Akhirnya kau ada di bawah kendaliku tikus kecil".ucap robert dalam hati.
"Tapi saya memiliki tiga syarat".ucap angel.
Seketika robert melihat ke arah angel dengan mengerutkan kening.
"Kau tidak berhak memberi syarat padaku".jawab robert tak senang.
"Baiklah. Kalau begitu saya tidak akan menanda tangani surat perjanjian ini".ancam angel.
Awalnya angel tak yakin dengan yang ia katakan, angel yakin robert tak akan setuju. Tapi semua di luar pemikiran angel.
ternyata robert menyetujui nya.
"Apa syaratnya?".tanya robert.
"Pertama anda tidak boleh menyentuh keluarga saya. Kedua anda harus menggaji saya sesuai yang anda bilang tadi dan yang ketiga anda tidak boleh menyentuh saya selama perjanjian berlangsung".ucap angel.
"cihh dasar mata duitan. Semua wanita itu sama, mata duitan".gumam robert melihat remeh ke arah angel.
"Aku setuju syarat pertama dab kedua. Tapi syarat ketiga. apa kau pikir aku akan menyentuhmu? kau jangan terlalu percaya diri. kau bukan tipe ku".ucap robert dingin.
"Baguslah kalau aku bukan tipe anda".jawab angel singkat.
"Brengsek. Dia berani meminta syarat seperti itu padaku. Dia pikir aku mau menyentuh dia. cihh dasar gadis tak tau diri".umpat robert dalam hati.
"Apakah hanya itu syara yang kau ajukan?".tanya robert meyakinkan.
"Iya".jawab angel singkat.
"Baiklah. Aku setuju. Besok bersiaplah. Supirku akan menjemputmu besok.
Besok kita akan melakukan fitting baju pengantin".ucap robert.
"Secepat ini?".tanya angel tak percaya.
"Tentu. Jangan banyak bertanya. Pulanglah, supirku akan mengantar mu pulang".ucap robert.
"Tidak perlu. Aku bisa pulang sendiri".tolak angel.
"Aku tak menerima penolakan. Ingat perjanjian, bahwa kau harus menuruti perkataanku".ucap robert memperingati.
"Dasar tukang ancam".cemberut angel lalu berbalik keluar dari ruangan robert dengan kesal.
"Kau akan merasakan kesakitan yang lebih dari ini setelah kita menikah nanti".gumam robert setelah angel keluar.
__ADS_1