
Terlihat seorang wanita yang tengah menahan sakit menjelang kelahiran, ya wanita itu adalah angel.
"Ma sakit".ucap angel meringis menahan sakit.
"Sabar sayang. Kau harus kuat demi anak kalian".ucap Alesha berusaha menguatkan angel.
Alesha sangat kasihan dengan menantu nya karena saat akan melahirkan, tidak ada sang suami yang berada di samping nya untuk menemani.
Alesha menatap sendu ke arah angel yang tengah berjuang sendiri tanpa suami di samping nya.
Sempat terpikir di pikiran Alesha untuk mengatakan jika angel sedang berada di jerman dan akan segera melahirkan.
Namun kembali lagi, ini adalah perjanjian mereka dengan angel saat pertama kali angel bersedia tinggal bersama mereka.
Ya angel meminta pada Alesha dan Albert untuk merahasiakan keberadaan angel dan juga mengenai kehamilan angel.
Mengingat janji nya dengan angel membuat alesha mengurungkan niat nya untuk nemberitahukan nya pada robert.
Alesha hanya bisa menatap sendu sang menantu kesayangan nya sambil terus berdoa agar persalinan angel berjalan lancar.
Kembali angel meringis menahan sakit nya.
"Jika kau tidak tahan, lebih baik kita lakukan Operasi saja nak. Mama tak bisa melihat kesakitan di wajah mu seperti ini. Mama akan mengatakan nya pada dokter agar kau di operasi saja".ucap Alesha akhir nya.
Seketika angel menahan tangab Alesha yang hendak melangkah pergi.
"Jangan ma. Angel masih bisa menahan rasa sakit nya. Angel ingin melahirkan secara normal. Angel masih bisa menahan nya, mama jangan khawatir".ucap angel susah payah menyelesaikan ucapan nya.
"Tapi sayang..".ucapan Alesha di potong dengan cepat oleh angel dan berkata.
"Tidak ma. angel yakin bisa melahirkan secara normal".ucap angel lagi berusaha membujuk Alesha.
Akhir nya Alesha memilih untuk menuruti permintaan angel dan kembali duduk di sisi angel sambil terus memberi kekuatan pada angel dan sesekali Alesha mengusap pelan punggung angel dengan sayang untui mengurangi sakit pada punggung nya karena sedari tadi angel mengeluh jika punggung nya sakit.
"aL lihat lah istri yang sudah kau campakkan. Sekarang ia sedang mencoba melawan kematian untuk menyelamatkan anak mu. Mama sangat kecewa dengan mu aL. Mama harap angel masih bisa memaafkan mu setelah ini".ucap alesha sendu menatap ke arah angel.
Sementara di lain tempat tampak mark sedang berada di kantor.
__ADS_1
Hari ini mark lembur karena robert belum masuk kerja, alhasil mark lah yang harus menghandle semua nya.
"Shit".umpat mark saat melihat semua tumpukan berkas yang menurut nya tidak habis-habis sedari tadi meski mark merasa sudah seharian mengerjakan nya.
Mark terlihat memijat pelan kepala nya yang terasa sedikit pusing.
Saat sedang mencoba merenggangkan otot-otot nya tiba-tiba ponsel mark berbunyi menandakan ada panggilan masuk.
"Papa".gumam Mark melihat nama yang tertera di ponsel nya.
Dengan cepat mark mengangkat panggilan dari Albert.
"Halo".ucap Mark saat panggilan sudah tersambung.
".......
"Mark sedang ada di kantor pa. Hari ini mark lembur menyelesaikan pekerjaan yang terbengkalai".jawab Mark.
".......
"Belum pa. Keadaan aL masih sama seperti kemarin".jawab mark.
".......
"Benarkah?".tanya mark lagi dengan wajah yang sumringah senang.
".......
"Mark sangat ingin kesana. Hanya saja pekerjaan di sini sangat banyak pa. Tidak mungkin mark meninggalkan nya dan lagi pula keadaan aL tidak memungkinkan untuk di tinggal karena aL suatu saat bisa saja kembalu membuat masalah seperti kemarin".ucap mark menjelaskan.
".......
"Baiklah pa. Jika semua pekerjaan di sini sudah selesai maka mark akan langsung terbang kesana".jawab mark.
".......
"Iya pa. Janga kesehatan kalian di sana. Titip salam untuk mama dan angel pa".ucap mark kemudian memutuskan sambungan panggilan nya.
__ADS_1
"Tuhan selamatkan angel dan juga anak yang sedang ia kandung. Lancarkan segala urusan persalinan nya".doa Mark untuk angel.
Kemudian mark kembali melanjutkan pekerjaan nya dengan semangat karena setelah mendapat kabar mengenai angel membuat mark menjadi kembali bersemangat.
Mark ingin cepat menyelesaikan semua pekerjaan nya agar mark bisa cepat menyusul nya ke sana.
Sementara itu di kediaman Robert, terlihat aura dari rumah itu begitu sangat menyeramkan.
Tak ada lagi taman bunga yang selalu angel rawat.
Tak ada lagi keceriaan yang selalu angel berikan di dalam rumah tersebut.
Bahkan aura yang di tampilkan rumah itu sangat menyeramkan sangat berbeda saat angel masih berada di sana.
Tak ada pelayan yang berani menyapa robert karena mereka semua masih sayang dengan nyawa mereka.
Mengenai bagaimana robert makan? robert sangat jarang makan akhir-akhir ini karena para pelayan tidak berani memaksa robert untuk makan.
Terakhir ada seorang pelayan yang bertekat memaksa robert untuk makan dan tanpa belas kasih robert langsung m3n3mb4X k3p4L4 sang pelayan tersebut dan seketika pelayan tersebut m4t1 di tempat.
Sejak saat itu tidak ada yang berani mengusik robert, apapun alasan nya.
Hanya mark lah yang berani masuk ke dalam kamar yang di tempati robert.
Hanya mark yang berani memaksa robert untuk makan dan hanya mark yang berani mengusik robert.
Dan karena itulah setiap hari nya mark selalu menyempatkan diri nya untuk berkunjung melihat keadaan robert yang sangat menyedihkan menurut mark.
Tapi yang aneh dari sikap robert adalah di saat ia sedang berada di kamar nya, maka robert akan membuang apapub barang yang ada di dekat nya dan membuat kamar nya menjadi sangat mengerikan dan setelah puas melampiaskan kemarahan nya, maka robert akan kembali masuk ke dalam kamar angel dan menutup pintu nya.
Kamar angel bahkan selalu terlihat rapi berbeda dengan kamar nya sendiri.
Seperti nya robert begitu sangat menjaga semua barang angel yang ada di dalam kamar tersebut.
Inilah yang selalu terjadi pada robert.
Robert benar-benar terlihat sangat terpukul dan menderita semenjak kepergian angel.
__ADS_1
Bahkan masalah tak henti-henti nya datang dalam kehidupan robert dan robert hanya bisa pasrah dan menganggap semua itu adalah karma dari perbuatan robert sebelum nya.
Sekarang yang ada di pikiran robert hanya MENEMUKAN ANGEL DAN MEMBAWA NYA KEMBALI PULANG.