
Terlihat seorang wanita dan seorang pria sedang berada di dalam ruang dengan pencahayaan yang minim.
"Rose".panggil pria itu ke arah seorang wanita yang sudah begitu sangat lemah.
"Rose".panggil orang itu namun lagi Rose tetap tidak bergeming.
"Rose jangan buat aku semakin khawatir. Aku mohon jawab Rose. Hei rose".panggil nya lagi.
Rose menatap ke arah orang tersebut namun masih tetap diam.
"Are you okay rose?".tanya pria itu lagi saat melihat Rose yang merespon panggilan nya.
"Aku haus".ucap Rose pelan.
"Bertahanlah Rose. aku akan membawa mu keluar dari sini. Aku mohon bertahan demi aku dan calon anak kita".ucap pria itu yang tak lain adalah Frans.
FLASHBACK.
Terlihat Rose sedang berada di sebuah Club malam yang selalu ia datangi sejak saat Robert tidak memperdulikan nya.
Rose terlihat begitu sangat frustasi.
Pria yang ia harapkan lebih memilih memikirkan wanita lain dan mengabaikan nya.
Di tambah perusahaan papa nya sekarang sedang mengalami kebangkrutan karena terlibat masalah hutang.
Dan yang lebih membuat rose hancur adalah saat rose mendapat kabar jika sang mama meninggal bunuh diri karena tidak bisa menerima perusahaan sang suami yang pailit dan sang papa sedang menekam di penjara.
Hidup Rose benar-benar hancur, Rose merasa jika tuhan tidak adil pada nya sehingga ia mendapatkan masalah secara berturut-turut.
"Arrggghhhh".teriak Rose frustasi dan membanting gelas minuman nya.
Seketika semua pengunjung menatap ke arah Rose yang sedang membuat keributan.
Namun rose yang sudah sangat mabuk tak memperdulikan semua orang yang ada di sana.
Saat sedang meratapi nasib nya tiba-tiba datang seorang pria yang tak asing untuk Rose..
"Hai tampan, apa yang kau lakukan di sini".ucap Rose tersenyum dengan sisa kesadaran yang ia miliki.
Pria tersebut duduk di meja Rose dan berkata.
"Apakah hanya ini yang bisa kau lakukan? bagaimana dengan rencana kerja sama kita".ucap pria itu yang tak lain adalah Frans.
Ya Rose dan Frans memang bersepakat untuk bekerja sama memisahkan Robert Dan Angel.
Tetapi Frans marah sama Rose karena Rose membuat angel pergi dan menghilang bahkan hingga saat ini Frans juga sudah menyewa detektif ternama namun sampai saat ini belum menemukan di mana keberadaan angel dan ini semua karena wanita ular yang ada di depan nya.
Rose tertawa mendengar perkataan Frans dan itu sungguh membuat Frans emosi dan berkata.
"Kau sungguh wanita yang tidak bisa di harapkan. Bahkan kau hanya menyusahkan ku saja. Lebih baik sekarang kau sadar dan bantu aku mencari keberadaan angel".ucap Frans murka dan seketika menyiram air ke wajah Rose berharap agar Rose sadar.
Hah Hah Hah
Rose mengap-mengap saat Frans dengan kasar menyirami nya air.
"Brengsek, apa yang kau lakukan?".tanya Rose marah menatap ke arah Frans.
"Ini semua gara-gara kau. Jika saja kau tidak mengatakan hal yang membuat angel takut, maka angel tidak pergi dan menghilang seperti sekarang. Kau adalah sumber masalah".ucap Frans marah.
"Bukan hanya kau yang kehilangan angel, aku juga kehilangan aL. Jadi kita sama dan kau jangan mengatakan aku bodoh karena di sini bukan hanya aku yang salah tapi kau juga. Jika kau begitu menginginkan nya mengapa kau tak mencoba merebut nya langsung dari aL. Kau tak lebih dari seorang pengecut".ucap Rose tajam ke arah Frans.
Plakkkk
__ADS_1
Tanpa sadar Frans melayangkan tangan nya ke arah Rose.
T4mp4r4n dari Frans begitu sangat menyakitkan.
Rose menatap ke arah Frans. Rose sangat ingin membalas semua perbuatan Frans hanya saja Rose begitu sangat lelah dengan semua yang telah terjadi.
Lalu Rose memilih pergi dari hadapan Frans.
Namun sebelum Rose pergi ia berkata.
"Bahkan t4mp4r4n yang kau berikan hari ini tidak sebanding dengan rasa sakit yang sedang aku rasakan saat ini".ucap Rose kemudian berdiri dan meninggalkan Frans sendiri yang masih mematung.
Terlihat Rose berjalan layak nya orang mabuk.
Frans terus memperhatikan kepergian Rose hingga tanpa sadar Rose tidak ada lagi di pandangan nya.
Frans bukanlah pria kasar yang suka memukul seorang wanita, namun entah mengapa perkataan Rose tadi begitu sangat menyakiti nya tapi saat menatap mata rose tadi, frans merasa sangat kasihan.
Dari dalam mata nya terlihat rose begitu sangat bersedih.
"Apa yang sudah aku lakukan".gumam Frans melihat ke arah tangan nya yang di gunakan untuk m3n4mp4r Rose.
Dan entah dorongan darimana seketika Frans berdiri dan berlari keluar Club untuk mencari rose.
Karena keadaan Rose saat ini sedang tidak baik-baik saja dan itu akan membuat nya dalam bahaya.
"Dimana wanita itu".gumam Frans saat tak menemukan Rose di area Club.
Frans terus berusaha mencari keberadaan Rose.
Entah mengapa Frans merasakan firasat jika akan terjadi sesuatu pada Rose.
"Rose".teriak Frans sambil melihat ke segala arah berharap menemukan Rose.
Entah mengapa yang ada di dalam pikiran Frans adalah Rose dengan cepat dan tanpa berpikir lagi Frans berlari ke arah Gang tersebut dan benar saja.
Apa yang Frans lihat adalah sebuah pemandangan yang sangat miris.
Terlihat pakaian atas Rose sudah t3rbuk4 mungkin di tarik paksa oleh dua orang pria yang sekarang sedang berada tepat di depan Rose.
"Brengsek".ucap Frans murka kemudian dengan cepat menerjang kedua pria itu.
Akhir nya p3rk3al4h14n antara Frans san dua pria itu tak terelak kan hingga beberapa menit kemudian akhir nya dua preman itu memilih untuk kabur.
Dengan cepat Frans menghampiri Rose.
"Kau tidak apa-apa?".tanya Frans cemas.
Rose hanya menganggukkan kepala nya.
Seketika Frans melepaskan jas yang ia gunakan dan memakai kan nya kepada Rose.
"Ayo aku akan mengantarkan mu pulang".ucap Frans kemudian membantu rose untuk berdiri.
SKIP
Akhir nya mereka sampai di apartemen Rose.
Frans membantu Rose menuju ke kasur nya dan dengan perlahan frans menidurkan Rose.
Namun saat Frans ingin berdiri tiba-tiba Rose manahan leher Frans dan berkata.
"Jangan pergi. Jangan tinggalkan aku".ucap Rose masih menutup mata nya.
__ADS_1
"Aku tidak akan meninggalkan mu. Aku akan tetap di sini, kau istirahat lah dulu . aku akan menunggu di kursi".ucap Frans berusaha melepaskan tangan rose namun di luar dugaan Frans, ternyata Rose tiba-tiba menarik Frans dan akhir nya Frans jatuh di atas tubuh Rose.
Frans hanyalah pria biasa, jika di hadapkan dengan keadaan s31nt1m ini tentu tidak akan munafik.
"Rose aku mohon lepaskan".ucap Frans lagi.
Dan lagi, tanpa pemberitahuan Rose langsung menarik kepala Frans dan langsung mendaratkan b1b1r nya di b1b1r frans.
Dan akhir nya terjadilah sesuatu yang tak pernah di duga....
SKIP.
Sejak saat itu, hubungan Rose dan Frans sedikit membaik hingga sampai saat Rose mengatakan jika diri nya sedang hamil.
Awal nya Frans mencoba menolak hal tersebut, namun Rose tetap berusaha meyakinkan Frans jika anak yang sedang ia kandung adalah anak nya.
Dan tanpa mereka sadari sedari tadi ada seseorang yang mendengar percakapan Rose dan Frans sedari awal dan mengepalkan kedua tangan nya.
"Brengsek".umpat orang tersebut kemudian berjalan mendekat ke arah Rose dan Frans dan langsung melayangkan pukuL4n nya pada Frans.
"aL".gumam Rose terkejut melihat siapa yang sudah m3mukul Frans.
Robert menghantam Frans tanpa ampun sementara Rose sudah menangis di lantai melihat kemarahan Robert pada Frans.
"Cukup aL, cukup".teriak Rose sambil menangis.
Namun Robert tak menghentikan aksi nya. Robert seakan menuli kan telinga nya.
"CUKUP".teriak rose akhir nya.
Seketika Robert menghentikan aksi nya dan menatap tajam ke arah Rose lalu berkata.
"Dasar wanita mur4h4n ka...".ucapan Robert terhenti saat Frans berkata.
"Tutup mulut anda tuan robert. Jangan pernah mengatakan Rose sebagai wanita mur4h4n. Rose bukan wanita seperti itu".teriak Frans .
Rose merasa ada sesuatu menghangat di dalam hati nya mendengar Frans yang membela nya.
Robert tersenyum menghina dan berkata.
"Kalian berdua memang pantas bersama. Sama-sama perusak".Ucap robert tersenyum miring ke arah mereka dan setelah nya robert pergi meninggalkan Rose dan Frans.
"Apa kau baik-baik saja?".tanya Rose mendekat ke arah Frans.
Frans tersenyum dan berkat.
"Aku baik-baik saja. Jangan mengkhawatirkan ku".ucap Frans.
SKIP
Beberapa hari setelah kejadian tersebut, tiba-tiba ada yang menculik Rose dan Frans mencoba membantu nya namun Frans pun berakhir sama dengan Rose.
FLASHBACK END.
"Aku mohon bertahan demi kami Rose. Setelah kita keluar nanti dari sini aku berjanji akan menikahi mu dan menjadikan mu istri dan ibu dari anak ku. Aku mohon bertahanlah".ucap Frans sendu.
Rose hanya diam tak menjawab pertanyaan Frans.
Karena Rose merasa sangat susah untuk sekedar menjawab pertanyaan Frans.
Hingga saat ini Frans maupun Rose tidak tau siapa yang telah menculik mereka.
Hanya satu yang ada di inginkan Frans yaitu sebuah kesempatan. Kesempatan untuk menjadi seorang suami sekaligus seorang ayah.
__ADS_1