Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Hati Yang Sudah Memilih


__ADS_3

Sekarang angel dan robert sedang di perjalanan menuju rumah yang sudah di beli robert.


Sepanjang perjalanan tak ada yang memulai pembicaraan.


Tak berselang lama mereka telah memasuki sebuah perkarangan mansion yang sangat besar.


"Apakah di sini rumah nya?".tanya angel memastikan.


"Iya. Turunlah".ucap robert turun dari mobil.


Angel mengikuti robert dari belakang.


Saat sudah di depan pintu ternyata sudah ada beberapa pelayan yang menyambut kedatangan angel dan robert


Lebih tepatnya robert, karena ia adalah pemilik mansion ini.


"Selamat datang tuan dan nyonya".sapa sang pelayan.


Robert hanya diam, sedangkan angel tersenyum malu dengan panggilan sang pelayan.


"Panggil saja saya angel paman".ucap angel kepada sang pelayan yang terlihat sudah berumur.


Mendengar perkataan angel, seketika sang pelayan menggelengkan kepala tanda tak setuju.


"Tidak nyonya. Anda adalah istri bos kami. Jadi sudah semestinya kami memanggil anda dengan sebutan nyonya".jawab sang pelayan tua tadi.


"Tidak perlu paman. Angel lebih suka jika kalian memanggil nama saja. Karena itu lebih membuat kita lebih terlihat dekat. Jika kalian tidak mau menuruti ku maka aku akan marah dengan kalian semua".jawab angel keras kepala.


Seketika semua pelayan memandang ke arah robert, seolah meminta persetujuan.


Angel memperhatikan arah pandang para pelayan, dan ternyata mereka melihat ke arah robert yang masih setia dengan diamnya.


Angel melangkah ke arah robert untuk lebih dekat dan berkata.


"Boleh ya mereka semua memanggil nama saja jangan ada sebutan nyonya".pinta angel pada robert.


"Tidak boleh".jawab rober singkat.

__ADS_1


"Aku mohon. Aku tak suka di panggil dengan sebutan nyonya. Kelihatan seperti aku sudah tua. Aku mohon aL".ucap angel sekali lagi dengan puppy eyes nya yang sangat lucu.


Robert masih diam melihat wajah memohon angel yang menurutnya sangat menggemaskan.


"Gadis ini".gumam robert dalam hati.


"Baiklah. Mereka semua bisa memanggil kamu dengan sebutan nama tapi dengan satu syarat mereka tidak boleh melampaui batas".ucap robert tegas.


Seketika angel berteriak kegirangan dan tanpa sadar angel memeluk robert dan itu semua di saksikan oleh seluruh pelayan yang ada di mansion ini.


"Terima kasih aL".ucap angel masih memeluk robert.


Robert yang mendapatkan pelukan yang sangat mendadak seperti itu hanya bisa pasrah.


Biasanya robert akan marah dengan orang yang menyentuh tubuhnya secara sembarangan.


Tapi entah mengapa ia tidak bisa marah dengan gadis yang ada di depannya ini.


"Mengapa aku tidak bisa marah dengannya. Bahkan aku tidak bisa menolak permintaannya. Apa yang terjadi padaku, apa yang di lakukan gadis ini padaku. Sehingga aku dengan mudahnya menuruti permintaannya".gumam robert dalam hati.


Setelah itu angel melepaskan pelukannya pada robert dan melihat ke arah semua pelayan.


Semua pelayan tersenyum mendengar perkataan angel.


Sementara pria paruh baya tadi yang tak lain adalah POHLAN kepala pelayan di rumah ini tersenyum bahagia melihat nyonya baru mereka.


"Saya harap nyonya angel bisa memberikan kebahagiaan pada tuan aL. Sepertinya nyonya angel orang yang sangat baik. Mudah-mudahan cinta tulus dari nyonya angel bisa mengembalikan tuan aL yang dulu dan menyembuhkan luka hati tuan aL di masa lalu".gumam pohlan tulus dalam hati.


"Kalian bawakan barang-barang saya dan angel ke dalam".ucap robert lalu berjalan memasuki mansion.


Angel masih mengikuti robert dari belakang.


Angel memperhatikan interior mansion robert dengan tatapan takjub.


"Waahh ini mansion atau istana".gumam angel tanpa sadar.


Sontak saja perkataan angel membuat robert berhenti mendadak.

__ADS_1


Angel yang sedang tidak fokus pada jalannya, seketika menabrak punggung kokoh robert yang berhenti secara mendadak.


"Aduh".gumam angel kesakitan memegangi keningnya.


"Kalau berhenti bilang-bilang dong. Jangan asal berhenti seperti ini".omel angel .


"Apakah jika aku ingin berhenti harus meminta izin darimu?".tanya robert dengan mengerutkan kening setelah mendengar perkataan angel.


"Maksud ku bukan seperti itu".gumam angel pelan sambil tertunduk takut melihat mata robert yang menatapnya tajam.


"Astaga angel, mengapa kau berkata seperti itu. Jika nanti pria kutub ini marah bagaimana".gumam angel risau.


Robert yang melihat wajah takut angel hanya bisa tertawa dalam hati.


"Apa yang terjadi pada diriku. Mengapa aku malah senang melihatnya seperti ini. Biasanya aku akan sangat marah jika ada orang yang berkata seolah aku adalah bawahannya dan harus meminta persetujuannya apapun itu. Apa yang telah di perbuat gadis ini padaku".gumam robert heran melihat perubahan sifatnya yang sekarang.


Seolah ini bukanlah dirinya.


Entah bisikan darimana tangan robert mengusap pelan kepala angel sambil berkata.


"Jika sedang berbicara dengan orang lain jangan pernah menundukkan kepala seperti ini dan kau sangat lucu jika ketakutan seperti ini".ucap robert lembut sambil tersenyum sangat manis. Lalu berlalu meninggalkan angel yang masih terpaku oleh perlakuan robert terhadapnya.


Setelah beberapa detik angel termenung mendapatkan perlakuan manisbdari robert.


"Apa yang terjadi padaku. Mengapa aku hanya bisa diam saat ia memperlakukanku sangat lembut seperti tadi. Dan ini mengapa jantung ku selalu berdebar di saat aku mendapatkan perlakuan manis darinya. Apakah aku masih mencintainya atau ini hanyalah perasaan sesaat saja? apakah aku salah jika jatuh cinta padanya? tuhan aku harus bagaimana jika hati sudah memilih dirinya".gumam angel dalam hati sambil memegang bagian dada nya yang berdegup akibat ulah robert.


-----


Maaf ya baru up. Kemarin soalnya sibuk persiapan untuk menyambut hari raya idul fitri.


Sebelumnya aku mau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang menjalankan.


Setelah membaca jangan lupa tinggalkan komen, like dan jangan lupa beri tip buat aku ya.


Biar aku lebih semangat lagi.


Jadilah pembaca yang bijaksana ya.

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2