
Suasana kantor menjadi tegang karena melihat kemarahan seorang Robert A. Stuart.
Semua karyawan tertunduk takut melihat seringai bak iblis dari robert, teruma sang reseosionis.
Tubuh nya sudah gemetar ketakutan melihat sisi lain dari sang bos yang ia kagumi selama ini.
Setelah membuat gempar di ruang lobby kantor nya, robert langsung menuju ke ruangan nya.
Di mana seseorang yang saat ini selalu ada dalam pikiran nya setiap saat sedang menunggu nya.
Dengan langkah cepat robert menuju ruangan nya dan tak butuh waktu lama akhir nya robert sampai di depan ruangan nya.
Robert langsung masuk ke dalam dan hal pertama yang ia lihat adalah wanita nya.
Angel tersenyum sangat manis ke arah robert.
Lalu robert menghampiri angel dan duduk di sebelah nya.
"Apa kau masih merasa sedih?".tanya robert.
Seketika angel tersenyum dan menjawab.
"Tidak. Aku tak akan sedih saat kau selalu ada di samping ku".jawab angel.
Seketika robert tersenyum setelah mendengar jawaban angel.
Sementara mark, melihat pemandangan di depan nya membuat ia sedikit lega.
Karena aL nya sudah mendapatkan pengganti wanita itu dan aL nya pasti akan bahagia selalu sekarang.
"Ehem. Kalau mau mesra-mesraan jangan di sini. Lihat-lihat tempat dong. Ini kantor bukan tempat untuk mesra-mesraan".ejek mark.
Seketika angel tersipu malu mendengar ucapan mark.
Sementara robert mendengus kesal karena mark mengganggu waktu nya bersama angel.
"Kaum jomblo seperti kau itu seharus nya tidak berada di sini. Pergi sana, kau mengganggu waktu berduaan kami".ucap robert kesal.
Angel tiba-tiba membelalak kan mata mendengar ucapan robert. Sementara mark hanya tertawa.
"Cihh, setelah kau tak membutuhkan ku. Kau dengan seenak nya mengusir ku seperti ini. Kau pikir aku ini apa".ucap mark berpura-pura sedih karena di perlakukan tak adil oleh robert.
Angel tertawa melihat tingkah laku mark, sementara robert mendengus jijik melihat semua itu.
"Enyahlah kau dari sini mark sebelum kesabaran ku habis".ucap robert datar sambil menatap ke arah mark.
__ADS_1
Mark sudah sangat paham jika mendengar nada bicara robert yang seperti ini. Dan akhir nya mark memilih untuk pergi.
"Baiklah, jangan menatap ku seperti itu. Aku tak akan mengganggu waktu romantis kalian".ucap mark.
"Apa sih kak. Kami hanya akan makan siang bersama. Kak mark makan lah bersama kami. Tadi aku membawakan banyak makanan. Karena kami berdua pasti tidak akan habis".ucap angel mengajak mark untuk ikut makan bersama dengan mereka.
"Maafkan aku ngell. Aku sudah ada janji dengan seseorang untuk makan siang di luar. Kalian makan saja berdua. kapan-kapan aku akan makan bersama dengan kalian".tolak mark halus agar angel tidak sedih.
"Benarkah? aku akan tunggi saat itu tiba".ucap angel semangat.
"Tapi kalau angel boleh tau, kakak janjian makan dengan siapa? apakah perempuan? siapa dia kak, apakah dia pacar kakak? kenalkan dengan angel biar angel ada teman".ucap angel sangat bersemangat.
Mark hanya tertawa mendengar ocehan angel.
"Baiklah. Kapan-kapan akan aku bawa dia untuk bertemu dengan mu. Kalau begitu kakak pergi dulu".ucap mark pada angel dan di angguki oleh angel sebagai jawaban.
Sebelum keluar mark berniat untuk menggoda robert.
"Ngell tadi kamu bilang makanan yang kamu bawa banyak dan tak akan habis jika kalian makan".ucap mark.
"Iya kak. Ada apa? apa kakak berubah pikiran?".tanya angel.
Seketika mark tersenyum evil lalu berkata.
"Kamu tenang saja. Pasti makanan yang kamu buat itu akan habis. Karena jika seseorang yang ada di depan mu itu sedang marah, maka ia akan memakan semua yang ada di depan nya. Jadi kamu juga harus berhati-hati. Takut nya nanti makanan habis, kamu yang akan ia makan".ucap mark lalu berlari keluar sambil tertawa kencang karena berhasil membuat robert marah.
sementara angel ia jadi malu setelah mendengar ucapan mark.
"Jangan di pikirkan perkataan si bodoh itu".ucap robert.
"Lebih baik sekarang kita makan".ajak robert berusaha menetralkan kembali suasana di antara mereka setelah perkataan mark tadi.
Lalu setelah nya angel menghidangkan makanan yang ia bawa.
Dan setelah nya mereka makan dalam diam.
Sementara di lain tempat tampak frans sedang memikirkam cara untuk bertemu dengan angel.
Karena rumah robert memiliki banyak penjaga dan juga setiap angel keluar ia selalu di jaga oleh beberapa penjaga.
Jadi sangat susah bagi frans untuk bertemu dengan angel.
"Bagaimana ini, aku sangat susah untuk bertemu dengan nya. Apa yang harus aku lakukan".gumam frans frustasi.
Tiba-tiba ponsel frans berbunyi menandakan ada panggilan masuk.
__ADS_1
Lalu frans mengangkat nya.
"Ada apa".ucap frans saat sudah tersambung.
"......
"Darimana kau tau?".tanya frans kepada sang lawan bicara.
"......
"Apakah informasi ini sudah benar? apa kau benar-benar melihat nya masuk ke dalam sana?".tanya frans memastikan.
"......
"Baiklah. Ikuti dia terus dan selalu beri aku informasi mengenai dia".ucap frans.
".......
"Baiklah. Saat ia sudah keluar, segera beritahukan pada ku".ucap frans kembali.
Lalu setelah nya frans memutuskan panggilan mereka.
"Kali ini aku harus bisa bertemu dengan mu. Aku sangat penasaran apa yang terjadi pada mu sehingga kau bisa berada di dalam lingkungan nya".ucap frans sambip memegang sebuah gelas dengan sangat kencang sampai gelas itu pun pecah dan membuat tangan nya terluka.
Sementara itu tampak robert dan angel sudah selesai dengan acara makan nya.
Sekarang angel sedang duduk di sebuah kursi yang ada di dalam ruangan robert.
sedangkan robert ia sedang duduk di kursi kebesaran nya untuk melanjutkan kembali pekerjaan nya.
"Apakah pekerjaan mu sangat banyak?".tanya angel tiba-tiba.
Robert melihat ke arah angel dan berkata.
"Lumayan. Ada apa?".tanya robert.
"hmm tidak ada apa-apa. Kalau begitu kamu lanjutkanlah pekerjaan mu. aku ingin pulang beristirahat".ucap angel lesu karena robert yang lebih mementingkan pekerjaan nya di bandingkan diri nya.
Padahal angel sudah bela-belain datang kemari untuk bisa berdua dengan nya. Tapi ia malah sibuk dengan kerjaan nya.
"Baiklah. Hati-hati di jalan, setelah sampai segera kabari aku".jawab robert.
Angel hanya bisa mengelus dada melihat respon robert yang sangat biasa terhadap nya.
"Cihh dasar. Pria ini sedikit pun tak peka akan keinginan ku. Ia malah dengan mudah nya mengatakan hati-hati di jalan. Aku bela-belain masak dan makan di sini bersama nya. Tapi ia malah merespon nya seperti ini".gumam angel dalam hati.
__ADS_1
Lalu setelah nya angel pulang dengan perasaan kecewa.