Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Sekeping Masa Lalu Mark 2


__ADS_3

Flashback


Tampak seorang gadis kecil berumur 5 tahun sedang berlarian di sebuah taman kecil di sebuah rumah.


Gadis kecil itu berlarian kesana kemari, ia sangat bahagia.


Tak jauh dari gadis kecil itu, tampak seorang anak lelaki yang berusia 8 tahun sedang berlari kearah gadis tersebut.


Ternyata anak lelaki itu mengejar sang gadis kecil.


Mereka berkeliling di area taman tersebut.


"Sayang jangan lari-lari nanti jatuh".ucap wanita cantik kepada mark dan malika.


Ya kedua anak itu adalah MARK SERENO dan adiknya MALIKA SERENO.


Sedangkan wanita cantik itu adalah KATRINA SERENO ibu kandung mark dan malika.


"Kak mark jahil ma. Dari tadi ngejar malika terus".ucap malika cemberut.


Melihat sang adik cemberut, mark semakin menjahili malika.


"Mama tengok kak mark tu".ucap nya lagi.


"Mark, kamu jangan gangguin adik kamu terus".ucap sang mama


"Tapi ma, mark suka melihat malika cemberut. Dasar cengeng".ucap mark kecil sambil menjulurkan lidah kepada sang adik.


"Ma lihat tu, kak mark jahat".ucap malika setelah itu ia menangis.


"Mark".ucap suara bariton yang sedari tadi diam memperhatikan orang-orang yang sangat ia sayangi.


Ya dia adalah CRHRISTIAN SERENO papa dari mark dan malika.


Mark kecil langsung melihat kearah sang papa.


"Kamu jangan suka buat adikmu menangis. Kasihan dia".ucap sang papa lembut kearah mark.


"Tapi pa, mark suka mengganggu malika. Habisnya dia cengeng sih. Jadi mark suka mengganggu nya".jawab mark kecil dengan polos.


Sang papa hanya menggelengkan kepala mendengar jawaban dari sang anak.


"Kamu lihat tu adik kamu nangis, apa kamu nggak kasihan".tanya sang papa, melihat kearah malika yang sedang di pujuk oleh sang istri.


Mark kecil melihat kearah yang di tunjuk oleh sang papa.


Disana tampak malika sedang menangis dan sang mama sedang berusaha membujuk malika.


Melihat itu, mark kecil menjadi merasa bersalah.


Lalu mark berjalan ke arah malika dan sang mama.


Malika yang melihat sang kakak mendekat ke arah nya langsung memeluk erat sang mama.


"Mama lihat tu kak mark pasti mau menjahili aku lagi".ucap malika kecil sambil menunjuk kearah mark.


"Tidak ma".jawab mark cepat.


"Mark mau minta maaf sama malika karena sudah membuatnya menangis".ucap mark sungguh.


Mendengar itu, seketika malika melirik kearah mark untuk memastikan ucapan sang kakak.


"Benarkah".tanya malika polos.


"Iya".jawab mark mantap.


"Kak mark janji ya, jangan suka jahilin malika lagi. Kalau kak mark bohong, malika nggak mau bicara sama kak mark lagi".ancam malika.


Mendengar ancaman sang adik, mark hanya tersenyum.

__ADS_1


"Baiklah. Kakak janji".ucap mark kecil sambil memperlihatkan jari kelingkingnya kepada sang adik tanda janji ala-ala anak kecil. (bayangkan sendiri ya jari nya gimana)


Malika membalas hal yang sama seperti yang dilakukan mark.


Akhirnya adik kakak itu pun berbaikan.


Setelah itu keluarga kecil itu melanjutkan dengan acara bakar BBQ.


Hari ini mereka sedang menikmati quality time.


Keluarga kecil ini membuat acara kecil di halaman belakang rumah.


Saat sedang asyik tertawa bersama, tiba-tiba terdengar suara tembakan dari arah depan.


"Suara apa itu pa".tanya sang mama panik. Karena mendengar suara tembakan.


"Kamu tenang sayang. Bawa anak-anak masuk kedalam, jangan ada yang keluar.Aku akan melihat kedepan".ucap sang suami.


"Tapi pa..".ucapan sang istri terpotong oleh perkataan sang suami.


"Pergilah bawa anak-anak bersembunyi. Jangan keluar sebelum aku menyuruh kalian untuk keluar".ucap sang suami memberi arahan.


Lalu setelahnya sang suami bergegas menuju kedepan untuk melihat apa yang terjadi.


"Ayo sayang. Ikut mama masuk kedalam".ucap sang mama sambil menggandeng kedua anaknya masuk kedalam rumah.


Mark dan malika hanya mengikuti apa yang dikatakan sang mama.


Katrina membawa kedua anaknya masuk kedalam kamar mereka dan mengunci pintunya dari dalam.


"Ma apa yang terjadi?".tanya mark kecil saat mereka sudah sampai didalam kamar.


"Sssttt tidak ada yang terjadi nak. Kalian tenang saja, kita pasti baik-baik saja. Papa sedang mengurusnya disana. kalian jangan khawatir".ucap katrina memberi ketenangan kepada kedua anaknya.


Mark tau kalau keselamatan mereka sekarang sedang terancam.


Meskipun umur mark masih 8 tahun, tapi mark di anugrahi pemikiran yang dewasa.


Keluarganya sedang dalam masalah.


Itulah yang ada dalam pikiran mark kecil kala itu.


Tak berselang berapa menit, terdengar suara gedoran pintu yang sangat keras dari arah luar.


Seakan mereka ingin mendobrak pintu kamar tersebut.


Mendengar itu, katrina memeluk kedua anaknya dengan tangan yang sudah gemetar menahan takut.


"Tuhan selamat kan kami semua".doa katrina dalam hati.


Pintu semakin keras di gedor.


Katrina panik dengan semua yang terjadi.


Ia harus menyembunyikan anaknya, jangan sampai mereka menemukan anaknya.


Katrina menarik pelan anaknya menuju sebuah lemari.


"Mark bersembunyilah disini. Jangan keluar sebelum mama menyuruhmu keluar. Kamu mengerti sayang".tanya sang mama.


"Iya ma. Mark mengerti".ucap mark kecil.


Lalu katrina menutup lemari kecilnya.


Sekarang ia akan bersembunyi dilemari yang lain, karena lemari itu hanya pas untuk mark saja.


Katrina dan malika bersembunyi dilemari yang lain.


Belum sampai di persembunyian mereka, ternyata pintu kamar itu sudah terbuka secara paksa.

__ADS_1


Dan masuklah tiga orang berbadan kekar menggunakan baju serba hitam.


"Jangan mendekat".ucap katrina kepada tiga orang pria tersebut.


"Apa yang bisa kau lakukan sekarang. Lebih baik serahkan semua nya atau kau dan anak mu akan bernasib sama seperti suami bodoh mu itu".ucap salah satu dari mereka dan bisa dipastika itu adalah bos mereka.


"Apa yang sudah kau lakukan pada suami ku. Apa salah kami".ucap katrina sambil menangis memikirkan sang suami.


sementara malika kecil sudah menangis dalam pelukan sang mama.


"Suami tercinta mu sudah tenang dialam sana. Aku sudah membebaskan ia dari penderitaannya".ucap pria itu sambil tertawa yang sangat menyeramkan.


Katrina hanya menangis, ia tak bisa berkata sepatah kata pun.


"Suami mu sudah merampas semua nya dariku, sekarang aku akan ambil semua yang seharusnya menjadi milikku".ucap pria itu kembali.


Ketiga pria itu mendekat kearah katrina dan malika.


"Jangan mendekat. Aku mohon jangan apa-apa kan kami".ucap katrina memohon sambil melangkah mundur.


"Kau sangat cantik. Bagaimana jika kau menjadi simpananku".tanya sang pria sambil berjalan kedepan ingin menggapai katrina.


Entah setan darimana, katrina meludahi pria itu dan seketika membuat sang pria murka.


"Brengsek. Kau berani meludahi ku ******. Kau akan merasakan akibatnya. Bunuh jalan itu dan anaknya".perintah pria itu kepada kedua anak buahnya.


Setelah itu kedua pria itu menarik paksa katrina dan malika.


Karena muak melihat katrina yang terus berontak, akhirnya salah satu pria itu menembak tepat di dada katrina dan membuatnya langsung merenggang nyawa.


Malika yang melihat itu seketika menangis histeris memanggil sang mama.


"Mama".panggil malika sambil menangis histeris.


"Jangan berisik gadis kecil atau kau ingin bernasib sama seperti kedua orang tua mu?"tanya pria yang menyuruh kedua anak buahnya untuk membunuh katrina.


"Mama".tangis malika keras, tak memperdulikan ancaman pria itu.


"Dasar gadis menyusahkan. Bunuh dia sekalian. biar tidak ada yang tersisa dari keluarga sereno tak berguna ini".ucap sang bos.


Dan seketika malika menghembuskan nafas terakhirnya setelah di tikam menggunakan belati tepat di dada nya.


Setelah semua nya mati, pria itu tertawa seperti setan.


"Akhirnya aku bisa membalaskan dendamku pada christian bodoh itu. Tenanglah kau disana kawan bersama istri dan anak kesayanganmu".ucap sang pria dengan tawa yang memenuhi ruangan kamar tersebut.


Dan tanpa mereka sadari, ada seorang anak kecil yang melihat semuanya sejak awal.


Pembunuhan orang tua dan adik kesayangannya yang sangat kejam.


Ya mark melihat semuanya, saat mama dan adiknya merenggang nyawa.


Mark kecil hanua bisa menangis dalam diam didalam lemari tersebut.


FLASHBACK END


"Shit".umpat mark saat kenangan pahit itu berputar di kepalanya.


"Aku berjanji papa, mama, malika. Aku akan mencari pembunuh itu. Aku akan membalaskan dendam kalian, agar kalian tenang disana".gumam mark mengepalkan tangannya.


Inilah alasan mengapa mark mau ikut dalam dunia gelap.


Ia ingin mencari mereka yang sudah membantai keluarganya dengan keji dan tak berperasaan.


Mereka harus menerima akibatnya. Mereka harus mati ditangannya.


Itulah yang selama ini menguatkan mark.


huhuhuhu kasihan babang mark. Kisah masa lalunya terlalu menyakitkan.

__ADS_1


next cerita babang mark yang lengkap bakal aku tulis di novel selanjutnya ya..


__ADS_2