Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Kau Membuat Kesalahan


__ADS_3

Sudah seminggu angel bekerja didua tempat. Angel melakukannya dengan semangat.


Hari ini toko kue sangat ramai dikunjungi oleh pembeli, hingga madam laurent harus turut membantu angel.


"Astaga kaki ku rasanya sakit semua madam".ucap angel seraya duduk di sebuah kursi


"Aku juga seperti itu. Rasanya aku ingin menutup toko setelah ini agar aku bisa istirahat".jawab madam laurent.


"Kalau madam ingin beristirahat sebentar pergilah, biar angel yang jaga. Lagian masih ada 2 jam lagi sebelum angel pergi ke cafe".ucap angel pada madam laurent.


"Baiklah angel. Madam istirahat sebentar diatas. Kalau ada apa-apa panggil madam diatas ya".ucap madam seraya meninggalkan angel sendirian.


Angel meluruskan kakinya sambil memijat pelan kakinya yang terasa pegal.


Dua jam kemudian madam laurent turun kebawah dan berkata.


"Apa kau ingin pergi sekarang?".tanya madam pada angel.


"Yes madam. Aku harus ke cafe sekarang".jawab angel dengat semangat.


"Astaga apa kau tidak merasa lelah?".tanya madam laurent kembali.


"Sebenarnya aku lelah. Tapi aku tetap harus bekerja".jawab angel sambil tersenyum.


"Baiklah. Tapi sepertinya kau sedikit pucat nak?".tanya madam laurent melihat wajah angel yang sedikit pucat.


"Angel baik-baik saja madam. Mungkin itu efek karna lelah".jawab angel.


Sebenarnya angel memang sedikit tidak enak badan. Tapi mau bagaimana lagi, dasarnya angel adalah gadis pekerja keras. Apalagi kalau menyangkut tentang panti.


"Apa kau yakin nak?".tanya madam laurent kembali.


"It's ok madam. Angel baik-baik aja. Kalau gitu angel pergi dulu. See you madam".ucap angel


"See you to. Hati-hati dijalan sayang".ucap madam lembut.


Madam laurent sudah menganggap angel seperti anaknya sendiri.


Meskipun angel baru bekerja seminggu. Tapi madam laurent sangat sayang padanya karena sifat angel yang sangat baik, sopan dan ramah.


Angel berjalan menuju cafe.


"Astaga kepalaku sakit sekali".ucap angel seraya memegangi kepalanya.


Angel berhenti dan duduk sebentar di sebuah halte pemberhentian bus.


Angel sedikit memijat-mijat kepalanya berharap pusingnya mereda.


Setelah beberapa menit angel merasa sedikit baikan meskipun masih sedikit merasa pusing


Angel melirik arloji nya dan betapa terkejutnya ia kalau jam sudah menunjukkan hampir jam 2 tepat.


"Astaga waktuku tersisa 15menit lagi. Bagaimana ini".ucap angel dan berusaha berdiri untuk melanjutkan perjalanannya.


Tak berapa lama bus yang angel tunggu tiba, angel langsung masuk kedalam bus tersebut.


"Semoga aku tidak terlambat".ucap angel dalam hati.


Dilain tempat tampak robert baru sampai si cafe.


Robert masuk kedalam cafe dan saat berpapasan dengan kepala cafe robert berkata.


"Suruh angel keruangan saya".ucap robert lalu hendak melangkah tiba-tiba


"Maaf bos. Angel belum datang".jawab sang kepala cafe gugup.


Robert melirik arloji nya .


"Kurang 5 menit lagi ia belum sampai cafe??".tanya robert memastikan.


"Iii iiyaa bos".jawabnya gugup.


"Jika ia sudah sampai suruh langsung keruangan saya".ucap robert lalu melangkah menuju ruangannya.


"Baik bos".jawabnya.


Robert masuk keruangannya dan duduk di kursinya.


"Kemana gadis itu. Sampai jam segini belum sampai".ucapnya lalu merogoh saku dan mengambil sebatang rokok dan menyalakannya.


Dilain tempat tampak angel berlari dengan keringat yang sudah bercucuran.


Angel berlari dari tempat pemberhentian bus menuju cafe.


Saat angel akan masuk ke cafe, angel mendengar keributan suara klakson mobil.


Dengan penasaran angel melihat kearah tersebut, dan ternyata ada seorang nenek-nenek yang ingin menyeberangi jalan.


"Astaga kasihan nenek itu. Aku ingin menolongnya tapi jika aku menolongnya pasti aku akan terlambat. Tapi jika tidak aku tolong kasihan nenek itu".ucap angel masih memperhatikan nenek itu.


Setelah berpikir akhirnya angel memutuskan untuk membantu nenek tersebut.


"Aku berharap bos belum sampai cafe".ucapnya sambil berlari menuju nenek tersebut.


"Apa nenek ingin menyebrang? Biar angel bantu nek".ucapnya setelah sampai didekat nenek itu.

__ADS_1


"Iya nak. Nenek ingin menyebrang tapi nenek tidak berani".jawab sang nenek.


"Mari nek. Biar angel bantu".ucapnya sambil menggenggam tangan sang nenek dan berjalan untuk menyebrangi jalan.


Dilain tempat tampak seorang pria tengah duduk didalam mobilnya dan melihat angel dan sang nenek, melihat dari awal saat angel ingin memasuki cafe sampai angel membantu sang nenek.


Pria itu tersenyum dan mengabadikannya didalam ponselnya.


"Sifatmu sangat sesuai dengan namamu".ucap pria tersebut sambil tersenyum lalu selanjutnya pria tersebut meninggalkan tempat itu.


"Terima kasih nak".ucap sang nenek saat sudah menyebrangi jalan.


"Sama-sama nek . Kalau begitu angel pamit dulu, angel harus bekerja".ucap angel sopan.


"Baiklah nak. Semoga tuhan membalas kebaikanmu nak".jawab sang nenek.


"Terima kasih nek".lalu angel berlari menuju cafe.


Sementara robert sudah terbakar emosi melihat angel terlambat.


Robert dikenal sebagai orang yang disiplin. Robert tak suka melihat karyawannya lalai.


"Kau sudah membuat kesalahan gadis kecil".ucapnya.


Sementara angel baru masuk cafe dan tiba-tiba kepala cafe menghampirinya.


"Astaga angel. Kau kemana saja, kenapa kau terlambat?".tanya sang kepala cafe khawatir dengan apa yang akan terjadi pada angel.


"Maaf aku terlambat. Tadi ada sedikit masalah".jawab angel terbata karena harus berlari dan ditambah kepalanya makin pusing.


"Kau dalan masalah ngell. Bos sedari tadi mencari mu. Katanya jika kau sudah datang, ia menyuruh mu untuk keruangannya".ucap sang kepala cafe.


"Oh my god, apa yang akan terjadi padaku".jawab angel ketakutan memikirkan apa yang akan terjadi padanya.


"Aku nggak tau. Mudah-mudahan mood bos hari ini baik. Cepat kau keruangannya. jangan biarkan bos kutub itu menunggu terlalu lama".jawab sang kepala cafe.


Angel melangkah menuju keruangan robert.


"Tuhan tolong angel hari ini".ucapnya dalam hati.


Angel berhenti sejenak didepan pintu ruangan robert untuk menetralkan jantungnya yang berdebar karena takut.


Tok tok tok


"Masuk".jawab robert dari dalam.


Angel masuk dengan rasa takut.


"Astaga bahkan ruangannya terasa sangat dingin. Mudah-mudahan bos tidak marah".ucapnya dalam hati.


"Kau tau apa kesalahan yang sudah kau buat?".tanya robert to the point.


"Maaf bos".jawab angel masih menunduk.


"Saya bertanya, apa kau tau kesalahan yang sudah kau buat?".tanyanya sedikit meninggikan intonasinya.


Seketika angel gemetar mendengar bentakan robert ditambah kepalanya semakin pusing.


"Saya tau bos".ucap angel pelan.


"Apa kau pikir cafe ini milikmu, sehingga kau bisa datang seenaknya?" tanya robert kembali.


"Tidak bos".jawab angel.


"Jika sekali lagi kau berbuat kesalahan, jangan salahkan jika saya harus memotong seluruh gajimu".ucap robert tajam.


"Baik bos".jawab angel singkat.


"Sekarang kau keluar. Kau sudah membuat mood ku berantakan hari ini". ucap robert.


"Sekali lagi maafkan saya bos. Permisi".ucap angel lalu berlalu keluar dari ruangan robert.


Angel keluar dengan wajah sendu.


"Sepertinya bos tak akan pernah memaafkanku. Aku selalu saja membuat masalah dengannya".gumam angel pelan.


Setelah itu angel bekerja seperti biasa.


Hari ini pelanggan yang datang ke cafe sangat ramai, sehingga tak terasa waktu sudah malam.


"Astaga badanku lelah sekali dan kepala ku makin pusing".ucap angel pelan.


Saat angel tengah duduk untuk beristirahat sebentar, tiba-tiba salah satu teman kerjanya memanggil.


"Angel".sapa sang teman.


"Ada apa?".tanya angel sedikit meringis menahan sakit.


"Tolong antar pesanan ini ke meja nomor 10. Aku mau antar pesanan ke meja 4".ucap sang teman.


"Apa nggak ada yang lain?".tanya angel.


Karena kepala angel sangat sakit.


"Nggak ada ngell, semua nya sedang mengerjakan yang lain. Tolong ya".ucap nya sambil memohon.

__ADS_1


"Baiklah".ucap angel.


Setelah itu anger berjalan kearah meja yang di maksud.


Saat dijalan angel berpapasan dengan mark.


"Selamat malam pak mark".sapa angel sopan.


"Selamat malam. Apa bos ada didalam?".tanya mark.


"Ada pak. Bos ada di ruangannya".jawab angel


"Baiklah. Saya ke ruangan bos dulu".jawab mark.


Tapi sebelum itu mark memperhatikan angel dan sepertinya wajah angel sedikit pucat.


"Apa kamu sakit?".tanya mark


"Hanya sedikit pusing pak".jawab angel tersenyum.


"Tapi wajahmu pucat sekali".jawab mark khawatir.


"Saya tidak apa-apa pak. Istirahat sebentar pasti baikan. Kalau begitu saya permisi dulu".ucap angel.


Lalu angel pun berlalu dari hadapan mark.


"Wajahnya pucat sekali".gumam mark lalu melangkah menuju ruangan robert.


Tok tok tok


Mark pun masuk kedalam ruangN robert.


"Selamat malam bos".sapa mark.


"Mark kapan kau sampai?".tanya robert.


"Tadi siang aL".jawab mark lalu duduk didepan robert.


"Bagaimana keadaan perusahaan disana?".tanya robert.


"Semua sudah terkendali. Hanya masalah kecil".jawab mark bangga.


"Baiklah. Kau memang bisa di andalkan".ucap robert memuji mark.


"Kalau begitu jangan lupa bonusnya bos".canda mark.


"Hanya bonus yang ada dalam....".ucapan robert terpotong karena suara berisik dari luar.


"Ada apa diluar?".tanya robert.


Mark dan robert pun beranjak keluar ruangan untuk melihat ada keributan apa diluar.


"Dasar pelayan bo*** , Kau sungguh tak becus bekerja. Kau sudah mengotori gaunku".ucap seorang wanita kepada sang pelayan.


"Maafkan saya nyonya".ucap sang pelayan.


"Kau pikir, dengan kata maaf bajuku bisa bagus kembali?".tanya sang wanita.


"Maaf nyonya, saya akan mencuci baju anda".ucap sang pelayan sambil berusaha mendekati sang pelanggan tersebut.


"Cihh apa kau tau berapa harga bajuku?? bahkan gaji kau setahun belum tentu bisa mengganti baju saya".ucap sang wanita dengan sombong.


Sang pelayan hanya tertunduk malu, sedih dan takut.


"Panggil manager mu sekarang. Kalau tidak saya akan tuntut cafe ini".ucap sang wanita.


"Saya pemilik cafe ini nyonya".ucap suara bariton.


Seketika pelayan itu mendongakkan kepala untuk melihat orang itu dan ternyata....


"Bos".gumam angel pelan.


Iya pelayan tersebut adalah angel.


Angel tak sengaja menumpahkan minuman ke baju pelanggan itu. Tadi kepala angel sangat amat terasa sakit sehingga ia tak bisa menyeimbangi pesanan yang ia bawa.


Angel melihat kemarahan di mata robert, kemaraham yang sepertinya tak bisa dikendalikan.


Angel ketakutan melihat mata tajam robert.


"Saya meminta maaf atas pelayanan di cafe kami, saya akan mengganti rugi semuanya".ucap robert pada sang wanita, sementara matanya masih menatap tajam kearah angel yang tertunduk.


"Baiklah tuan. Saya adalah pelanggan tetap disini, jangan sampai saya akan beralih ketempat lain".jawab sang pelanggan.


"Baik nyonya. Kejadian seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi".ucapnya lalu berbalik menuju ruangannya.


Sebelum itu robert berhenti didepan angel dan berkata.


"Keruangan saya sekarang".ucap nya lalu melangkah pergi.


"Dan mark urus semua nya".perintahnya pada mark dan mark hanya menganggukkan kepala.


"Sepertinya ia sangat murka".ucap angel dalam hati dan melangkah menuju ruangan robert.


APA YANG AKAN TERJADI PADA ANGEL???

__ADS_1


__ADS_2