
Angel berjalan kearah ruangan robert.
"Tuhan apa yang akan terjadi padaku?".ucap angel dalam hati.
Tak sadar angel sudah berada didepan ruangan robert.
Untuk sejenak angel menarik nafasnya untuk menenangkan hatinya.
Tok tok tok
Angel pun masuk kedalam ruangan robert.
Disana sudah ada robert yang duduk di kursi kebesarannya dengan tatapan tajam yang mengarah padanya seolah-olah angel adalah musuhnya.
Sementara disebuah kursi santai di ruangan robert tampak mark duduk tengah memperhatikan angel.
tampak dari tatapannya merupakan tatapan kasihan melihat kearah angel.
Tampak mark menganggukkan kepalanya kepada angel seolah mengatakan.
"Tak apa . Kau pasti bisa. Aku ada dibelakangmu".
Angel berjalan perlahan menuju meja robert.
"Apa yang ingin kau katakan".ucap robert saat angel sudah sampai dihadapannya.
"Saya minta maaf sudah membuat keributan".jawab angel menunduk.
"Hanya itu?".tanya robert.
"Saya juga tidak sengaja menjatuhkan minuman ke baju wanita itu".jawab angel masih menunduk.
"Tidak sengaja? Apa kau bisa mengganti biaya ganti rugi yang telah aku keluarkan karena ulah mu?".tanya robert sedikit membentak.
Angel sedikit mundur mendengar bentakan robert.
Rasanya air mata angel sudah akan keluar diperlakukan seperti ini.
"JAWAB !! Apa kau bisu!! ".ucap robert kembali.
Angel masih terdiam.
"Kau memang gadis pembawa sial. Kau gadis pembuat masalah. Seharusnya orang seperti kau tidak ada di cafe ini".ucap robert yang membuat angel seketika mendongakkan kepala mendengar perkataan robert.
"Aku mohon jangan".ucap angel dalam hati.
Angel menatap robert dengan berlinang air mata.
Angel tak ingin mendengar kelanjutan perkataan robert. Angel pasti tak akan siap mendengarnya.
"Aku muak melihat air mata mu. Kau selalu membuat masalah dan membuat kerugian bagiku".lanjutnya masih menatap angel.
"Mulai detik ini. Jangan muncul lagi dihadapanku dan jangan datang lagi ke cafe ini".ucap robert dingin.
__ADS_1
Seketika angel dan mark melihat kearah robert.
Air mata angel sudah mengalir membasahi pipinya.
"aL jangan seperti ini".ucap mark berusaha mereda kan emosi robert.
"Jangam ikut campur mark".ucap robert tajam melihat kearah mark.
"Jangan mengambil keputusan karena emosi aL".ucap mark kembali.
"Tutup mulutmu atau kau tak akan bisa berbicara lagi".ucap robert dingin.
Mark hanya diam mendengar perkataan robert. Jika robert sudah emosi sangat sulit untuk meredakan kemarahannya.
"Keluar sekarang dari ruanganku".ucap robert kepada angel.
"Maafkan saya bos".ucap angel lalu berbalik meninggalkan ruangan robert.
Angel berjalan keluar dengan berlinangan air mata.
Pertama ia harus malu menahan hinaan dari sang wanita tadi.
Kedua ia harus dihina kembali oleh robert.
Ketiga yang paling membuatnya sedih, ia harus rela kehilangan pekerjaannya.
"Apalagi cobaan yang akan kau berikan padaku tuhan".ucap angel dalam hati.
Angel berjalan dengan gontai menuju ruangan khusus karyawan.
Saat diruangan ternyata sudah ada beberapa teman kerja angel.
"Angel".sapa mereka serentak.
"Apa yang terjadi?".tanya sang kepala cafe.
"Aku dipecat".jawab angel singkat.
Entah mengapa kepalanya bertambah sakit dengan semua masalah yang terjadi hari ini.
"Nggak mungkin. Apa kau tidak menjelaskan semuanya pada bos?".tanya salah seorang wanita yang lain.
"Nggak ada yang perlu dijelaskan".jawab angel seraya mengambil barang-barang bawaannya.
"Maaf jika aku ada salah. Terima kasih sudah menjadi teman kerja yang baik selama ini".ucap angel seraya memeluk satu persatu mereka.
"Angel kamu adalah gadis yang baik".ucap salah satu gadis dengan berlinang air mata.
"Angel maaf kami tak bisa membantumu. Maafkan kami".ucap salah satu karyawan pria.
"Angel maafkan aku. Karena ku kau mendapat masalah. Andaikan aku tau keadaanmu tadi. Aku tak akan menyuruhmu untuk mengantarkan makanan itu. Maafkan aku . aku sungguh menyesal".ucap gadis yang tadi menyuruh angel untuk mengantarkan makanan.
"Sudahlah tak apa. Semangat teman-teman".ucap angel kuat seraya memberikan senyuman.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang melihat dan mendengar perkataan semua orang yang ada didalam ruangan tersebut.
Lalu setelahnya orang itu pun pergi meninggalkan tempat itu.
Angel keluar dari ruangan dengan keadaan sedih dan hancur.
Walau bagaimana pun cafe ini sudah menjadi keluarganya setahun belakangan.
Angel berbalik melihat kebelekang, dimana semua teman kerjanya berada.
"*Aku pasti akan sangat merindukan kalian semua".ucapnya dalam hati sambil melihat satu persatu yang ada disana.
"Walau bagaimana pun, kalian adalah keluargaku setahun belakangan ini. Terima kasih sudah mengajarkan aku suka duka, sudah memberiku kebahagian, sudah memberiku semangat. Aku tak tau apa yang akan aku lakukan selanjutnya. Tapi aku yakin tuhan akan membantuku". ucap nya kembali*.
Lalu setelah nya angel melangkah pergi meninggalkan cafe tersebut.
Diruangan robert tampak mark frustasi melihat perlakuan sifat kekanakan robert.
"Astaga aL, apa yang terjadi padamu. Mengapa kau memecatnya hanya karena masalah kecil seperti ini?".tanya mark heran melihat jalan pikir robert.
"Ini bukan masalah sepele dan ini juga bukan kesalahan pertama yang ia lakukan".jawab robert santai.
"Memang apa kesalahan yang ia buat sehingga kau harus memecatnya secara tidak terhormat?".ucap mark geram.
Robert yang mendengar nada marah dari mark seketika menoleh kearah mark.
"Mengapa kau sangat perhatian padanya?".tanya robert penasaran.
"Aku kasihan padanya. Karena kau memecatnya hanya karena masalah sepele dan aku yakin uang ganti rugi tadi tidak ada apa-apa nya bagimu".jawab mark santai.
"Kau kasihan padanya atau kau menyukai gadis itu??".tanya robert.
Mark terdiam mendengar pertanyaan robert.
Mark pun bingung dengan perasaannya sendiri, apakah perasaan ini bisa di kategori kan sebagai rasa suka atau hanya sebatas rasa kasihan.
Yang jelas mark tak suka melihat wajah sedih angel. Mark tak suka senyum di wajah angel hilang. Apapun yang menyangkut angel, mark sangat peduli.
Melihat mark terdiam, robert menyungingkan senyum meremehkan.
"Ternyata gadis penggoda itu sudah membuat seorang mark terpesona?".ucap robert sinis.
Mark masih diam menatap robert.
"Cihh apa yang sudah diberi gadis itu sehingga kau sangat membelanya mark? Apa tubuhnya?? berapa bayaran yang ia minta?".tanya robert sinis lalu tak berapa lama robert tersungkur dilantai.
"Brengsek kau mark".ucap robert saat mendapat pukulan dari mark.
"Kau yang brengsek. Apa selama ini seperti itu pandangan kau terhadap angel? Apa selama ini kau menganggap ia sama dengan wanita ular itu?".ucap mark terbakar emosi.
Robert berusaha bangkit dan duduk dikursinya.
"Selain kau pria brengsek ternyata kau juga pria bodoh. Aku pastikan kau menyesal sudah memperlakukan gadis itu seperti ini".ucap mark tajam lalu berbalik meninggalkan ruangan robert.
__ADS_1
"Brengsek. Ini semua gara-gara gadis sialan itu. Mark berani memukul ku. Kau akan aku buat menyesal gadis sialan".ucap robert dengan kemarahan yang sudah tak bisa tertahankan lagi.