Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Maaf, Memberikan Luka Kepadamu


__ADS_3

Mark melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi membelah kota newyork.


Mark tampak masih terlihat emosi dengan seseorang yang ada di samping nya.


Siapa lagi kalau bukan robert.


"Kemana kau akan membawa ku mark?".tanya robert dengan santai.


Bahkan robert sedikit pun tidak takut dengan mark yang membawa mobil seperti orang kesurupan.


"Nanti kau akan tau sendiri".jawab mark singkat.


"Cih".desis robert tak senang dengan jawaban mark.


"Siapa wanita yang tadi bersama mu aL?".tanya mark akhir nya.


"Kau tau siapa wanita yang aku bawa tadi mark. Jadi tak perlu aku untuk menjawab pertanyaan kau itu".jawab robert santai.


"Aku tak suka jika kau bersama dengan wanita tak jelas seperti itu aL. Kau sudah mempunyai istri".ucap mark sedikit melembut. karena mark tau jika berbicara dengan robert tidak bisa dengan sikap keras kepala.


"Memang nya ada apa. Kenapa aku tak boleh pergi dengan mereka. Kau juga sama dengan ku mark. aku tak pernah ikut campur urusan kau. Kenapa sekarang kau ikut campur dalam urusan ku dan satu lagi. Dia sudah bukan istri ku lagi. kau harus ingat itu".ucap robert dingin.


"Apa maksud kau berbicara seperti itu aL. angel masih menjadi istri mu".ucap mark mulai terpancing emosi.


"Dulu. Sejak dia pergi meninggalkan ku, sejak saat itu dia bukan lagi istri ku. Bahkan aku sudah mempunyai rencana untuk nya. Jika sampai aku menemukan nya maka aku akan membuat dia membayar semua yang telah ia lakukan pada ku".ucap robert penuh kebencian saat membicarakan angel.


Mark menghela nafas berat setelah mendengar perkataan robert.


"Kau sudah salah paham dengan nya aL. Angel tak seperti yang kau kira".ucap mark masih berusaha membela angel.


Robert tertawa meremehkan saat mendengar perkataan mark.


"Kau sudah di tipu dengan wajah polos nya. Dulu aku juga tertipu karena kepolosan nya. Tapi sekarang aku sudah tau bagaimana diri nya dan aku sangat membenci nya. Bahkan jika aku bertemu dengan nya, aku akan membuat perhitungan dengan nya".ucap robert.


"Cukup aL. Kau akan menyesal sudah berkata seperti itu".ucap mark sendu.

__ADS_1


"Aku tak akan pernah menyesal. Bahkan aku akan menyesal jika membiarkam dia hidup dengan tenang".ucap robert.


Mark lelah jika harus berdebat dengan robert, karena tidak akan pernah ada habis nya.


Karena itu mark memilih diam dan melaju kan mobil nya ke suatu tempat.


"Di mana pun kau berada, aku pasti akan menemukan mu. Dan di saat itu tiba, kau akan tau siapa aku sebenar nya dan kau akan menyesal telah mengenal diriku".ucap robert dalam hati.


Tak berapa lama akhir nya mereka sampai di tempat tujuan.


"Rumah sakit? mengapa mark membawa ku kemari. siapa yang sakit".gumam robert bingung karena mark membawa nya ke rumah sakit.


"Kenapa kau membawa ku ke rumah sakit. apa yang ingin kau tunjukkan pada ku".tanya robert heran.


"Turunlah. Nanti kau akan tau siapa yang akan kita kunjungi".ucap mark kemudian keluar terlebih dahulu dan memimpin jalan, sedangkan robert mengikuti nya dari belakang.


Saat mereka memasuki rumah sakit, terlihat banyak suster yang tersenyum dan menyapa mark.


"Mengapa semua suster di rumah sakit ini tersenyum dan menyapa mark. Apa mark sangat terkenal sehingga semua suster mengenali nya".gumam robert dalam hati.


"Apa kau sering ke sini mark sehingga semua suster di sini mengenali mu?".tanya robert penasaran.


Mark tetap terus melangkah dan berhenti di depan sebuah ruangan yang sudah seminggu ini selalu ia datangi.


"Masuklah".ucap mark.


"Untuk apa aku masuk ke dalam. Memang siapa yang ada di dalam?".tanya robert semakin penasaran.


"Masuklah. Nanti kau akan tau sendiri".ucap mark.


"Tidak. Jika kau tak ingin memberitahukan ku. aku tak akan masuk ke dalam. Lebih baik aku pergi sekarang dari rumah sakit ini".ucap robert mengancam.


Akhir nya mark mengalah dan membuka pintu terlebih dahulu.


Saat membuka pintu ruangan tersebut, hal pertama yang robert lihat adalah seorang wanita sedang duduk menatap ke arah luar jendela dengan badan yang membelakangi robert dan mark.

__ADS_1


"Siapa dia mark?".tanya robert penasaran masih menatap orang itu dari belakang.


"Kau perhatikan baik-baik agar kau bisa menebak. Aku yakin kau pasti bisa menebak nya aL".ucap mark.


Robert pun menatap serius kearah wanita itu.


"Siapa wanita ini dan kenapa mark mengatakan jika aku mengenal nya. siapa dia. Tapi mengapa dari belakang ia sangat mirip dengan wanita itu. Tidak tidak, itu tidak mungkin. Mana mungkin wanita itu ada di sini. Jika memang benar itu dia, maka aku akan beri dia pelajaran hari ini".ucap robert berapi. Dan tanpa sadar robert mengepalkan kedua tangan nya.


Mark melihat amarah dan kebencian dari mata robert.


"Apakah aku melakukan hal yang benar dengan mempertemukan mereka kembali. Aku harap semua kesalahpahaman ini cepat terselesai kan".gumam mark dalam hati.


"Apa kau tau siapa wanita yang ada di depan kita aL?".tanya mark.


"Aku tak mungkin lupa dengan nya mark. karena aku akan membuat perhitungan dengan nya hari ini".ucap robert yang sudah tersulut emosi.


Mark langsung menahan tangan robert yang ingin mendekat ke arah angel.


"Jangan terbawa emosi aL. kau harus tau apa yang terjadi sebenar nya sebelum kau menyesal".ucap mark.


"Aku sudah mengetahui semua nya . Wanita itu sudah mengkhianati ku dan meninggal kan ku tanpa pamit".ucap robert.


"Kau salah aL. Biar aku kasih tau apa yang sebenar nya terjadi".ucap mark kemudian mark mengeluarkan ponsel nya dan memberikan nya pada robert.


"Kau lihat video ini dan kau akan tau jawaban dari semua kesalahpahaman ini".ucap mark menyerah kan ponsel nya.


robert pun mengambil nya dan melihat video yang di maksud oleh mark.


Seketika mata robert terbelalak tak percaya dengan apa yang ia lihat di video itu.


Tampak dalam video itu adalah kejadian yang terjadi pada malam yang kelam itu. Malam yang membuat angel menjadi seperti sekarang dan malam yang mungkin tidak akan pernah bksa untuk angel lupakan.


"Darah".gumam robert tanpa sadar.


"Ya itu adalah darah dari kema**** angel. kau melakukan nya dengan sangat ka*** dan berulang sehingga mengakibat kan robekan pada bagian va**** nya. Bahkan angel hampir tak terselamatkan karena darah yang keluar terlalu banyak dan juga ia sangat lemah. Untung aku membawa nya tepat waktu sehingga ia bisa di selamatkan".ucap mark menceritakan kejadian nya.

__ADS_1


"Tidak mungkin. Aku melakukan hal yang sama lagi pada nya. maafkan aku. aku memang tidak pantas menjadi suami mu. Maafkan aku".gumam robert terduduk di lantai dengan berderai air mata.


"Maaf".gumam nya lagi.


__ADS_2