
Frans mengajak angel ke sebuah restaurant ternama di newyork.
Frans dan angel memesan makanan mereka sendiri.
"Angel".tanya frans saat mereka sudah selesai memesan makanan.
"hmm".jawab angel.
"Apa kau merindukanku?".tanya frans tiba-tiba membuat angel tersedak ludahnya sendiri.
"Kenapa kamu bertanya seperti itu?".tanya angel.
"Aku hanya ingin tau. Aku merasa sekarang kau seperti menjaga jarak denganku".ucap frans.
"Itu hanya perasaanmu saja frans".jawab angel memberi pengertian.
"Aku harap yang kau katakan benar my angel".ucap frans sendu.
"Mengapa sekarang kamu berubah my angel. Apa yang kamu sembunyikan dariku. Kamu bukan my angel yang ku kenal. Angel yang ku kenal ramah dan hangat. Tapi yang ada didepanku sekarang ini seperti orang lain. kenapa kamu berubah my angel".ucap frans dalam hati sambil menatap angel.
"duh kenapa sih frans lihatin aku gitu banget, risih rasanya dipandangin gitu".ucap angel dalam hati.
Seketika suasana menjadi hening. Tak ada yang mengeluarkan suara sampai pesanan mereka pun sampai dan mereka makan dalam diam.
Dilain tempat.
Tampak robert sedang duduk disebuah mini bar disuatu club malam.
Entah sudah berapa gelas yang sudah ia minum.
Robert kembali teringat kejadian yang terjadi tadi.
"Shit".umpatnya karena tiba-tiba bayangan angel berpelukan dengan pria lain muncul di benaknya.
"mengapa aku disakiti lagi. Mengapa disaat aku sudah ingin membuka hati tapi aku tersakiti lagi.
Apa aku tidak pantas untuk bahagia.
Mengapa semua yang aku sayang, mereka semua mengkhianatiku. Mengapa semua mengecewakanku".ucapnya lirih
Tampak mark baru sampai di club yang sama dengan robert.
Tadi RIO sang bartender sekaligus pemilik club ini menelfon mark. Rio adalah teman robert dan mark.
__ADS_1
Tadi rio memberi tahukan kalau robert menghabiskan banyak minuman di club nya .
Dan disinilah mark sekarang, melihat sang sahabat hancur seperti beberapa tahun yang lalu.
"Apa yang terjadi padanya. Bukannya beberapa hari ini mood nya baik . Apa yang telah terjadi sehingga ia menjadi seperti ini".monolog mark pada dirinya.
Mark berjalan kearah robert.
"Apa yang terjadi aL".tanya mark prihatin sambil duduk disebelah robert.
Robert melirik kesamping untuk melihat siapa yang berbicara padanya.
"Darimana kau tau aku disini".ucap robert masih dengan sedikit kesadaran.
"Tadi rio memberitahuku. Apa yang terjadj aL, kenapa kau seperti ini".ucap mark.
"Hahahaha".jawab robert.
"Dasar , mulutnya tak bisa di jaga".ucapnya kembali.
"Kau tau kenapa ia begitu aL. Jangan mengalihkan pembicaraan. kenapa kau jadi seperti ini?".tanya mark kembali.
"Ternyata semua wanita itu sama . Mereka semua munafik. Mereka hanya memanfaatkan wajah polos mereka untuk memanfaatkan kebaikan seseorang. Aku benci dengan mereka semua. Akan aku buat mereka menyesal".ucap robert murka.
Mark yang melihat sahabatnya hancur seperti dulu hanya bisa terdiam. Mark tak ingin melihat sahabatnya menjadi lebih kejam seperti sebelumnya.
"Apa ini ada hubungannya dengan gadis yang bernama angel itu?".tebak mark dalam hati.
"Apa wanita yang kau maksud adalah gadis yang bernama angel itu?".tanya mark hati-hati.
Seketika robert menatap tajam kearah mark.
"JANGAN PERNAH KAU SEBUT NAMA WANITA JAHAT ITU DIDEPANKU".ucap robert marah saat mendengar nama angel.
Mark hanya diam tak ingin menjawab. Karena jika ia melawan robert yang mabuk sama saja ia berbicara dengan orang gila.
"Aku mau satu gelas lagi".pinta robert kepada bartender untuk mengisi kembali gelasnya yang kosong.
"Sudah lah aL, mau berapa banyak kau akan minum. Kau sudah mabuk berat".ucap mark memberi pengertian.
"Siapa bilang aku mabuk. Aku masih sanggup jika harus minum lebih banyak lagi".ucapnya meracau.
Tiba-tiba robert terjatuh, jika saja mark tidak menahannya. Mungkin robert akan terjatuh dilantai yang keras.
__ADS_1
"Kau sudah minum terlalu banyak aL, Mari aku antar kau pulang".ucap mark sambil memapah robert.
"Lepaskan aku. aku masih mau minum. aku belum mabuk. Tambahkan lagi minumanku".racau robert.
Mark yang tak tega melihat sahabatnya seperti ini pun menarik paksa robert agar pulang.
Robert yang setengah sadar pun berusaha untuk melawan mark. Tapi kekuatannya kalah dengan mark.
Dan akhirnya mark berhasil membawa robert keluar dari club malam itu.
Diperjalanan robert tak henti-hentinya meracau, mengumpat, bahkan memaki angel.
"Dasar wanita ****** tak tau diri".racau nya.
"Akan aku buat kau menderita seperti yang kau lakukan padaku".racaunya lagi.
"Harusnya aku tidak memperlakukanmu dengan baik. Kau tak pantas diperlakukan baik".kembali ia meracau.
"Kau gadis munafik, gadis jahat . akan aku buat kau menyesal sudah mengkhianatiku". racau nya kembali setelah itu ia tertidur.
Mark hanya memandang kasihan kepada sang sahabat.
"Mengapa tuhan memberimu cobaan seperti dulu lagi aL".ucap mark dalam hati.
Tak terasa mereka telah sampai di apartemen milik robert
Mark memapah robert masuk ke apartemennya.
Mark membaringkan robert diatas kasurnya, sesekali mark masih mendengar robert meracau tentang angel.
"Akan aku buat kau menyesal *****".racau robert dalam tidurnya .
Setelah mark memastikan robert tertidur, mark pun keluar dari apartemen robert.
Sementara di lain tempat, angel dan frans sudah selesai dengan acara makan malamnya.
Frans pun mengantar angel pulang dan setelah itu angel masuk kedalam kontrakannya
"Mengapa sedari tadi aku memikirkannya. Mengapa hatiku tak tenang".ucap angel.
Sedari tadi angel memikirkan robert, meskipun ia bersama frans, tetapi hati dan pikirannya selalu memikirkan pria itu.
"Semoga dia baik-baik saja".mohon angel.
__ADS_1