
Keesokan harinya robert terbangun saat mencium wangi masakan.
"Siapa pagi-pagi yang memasak di apartemenku".gumamnya pelan masih dengan memejam mata.
Robert masih setia menutup mata, hingga lama kelamaan wangi masakan semakin tercium oleh indra penciumannya.
Akhirnya dengan malas robert membuka mata dan betapa terkejutnya robert.
"Astaga dimana aku".ucapnya terkejut saat membuka mata ternyata ia tidak sedang berada di apartemennya.
Robert melihat sekeliling rumah.
Rumah yang sederhana namun barang-barangnya tersusun sangat rapi dan bersih.
Membuat rumah ini terlihat sangat nyaman.
Lalu ia melihat ada selimut dan bantal.
"Selimut dan bantal siapa ini. Aku dimana". gumamnyaa sambil mengingat apa yang terjadi.
Saat robert ingin berdiri, tiba-tiba.
"Shit".umpatnya memegang kepalanya yang terasa pusing.
"Pasti semalam aku terlalu banyak minum".ucapnya lalu berusaha berdiri kembali.
Robert ingin mencari asal wangi masakan ini.
Robert berjalan perlahan menuju dapur.
Mengapa robert tau itu dapur, karena rumah ini hanya satu arah. Jadi jika yang robert tempati tadi adalah ruang tamu . Maka jika robert berjalan kearah belakang berarti ia akan menemukan dapur.
Robert terus berjalan kearah belakang, hingga seseorang yang ada didapur membuat robert membelalakkan mata.
"Astaga jadi ini rumah gadis itu dan semalam saat aku mabuk, aku kesini".gumamnya tak percaya bahwa ia berada dirumah angel.
"Mengapa aku harus kerumah gadis ini".gumamnya lagi sambil termenung memikirkan kejadian semalam.
Angel merasa ada yang memperhatikannya, seketika angel berbalik melihat kearah belakang dan ternyata ada robert tengah berdiri mematung di sana.
"Anda sudah bangun tuan".ucap angel berjalan menuju kearah robert.
Robert yang mendengar suara orang bertanya seketika tersadar dari lamunannya.
"Apa anda baik-baik saja tuan?".tanya angel kembali.
Karena melihat robert tak menjawab.
"Aku baik-baik saja. Mengapa aku... aaahhhh".ucapan robert terhenti dan digantikan ringisan saat pusing kembali melanda nya.
"Anda baik-baik saja tuan".tanya angel khawatir berusaha memapah robert untuk duduk dikursi.
"Tunggu sebentar disini".ucap angel lalu berbalik kedapur ingin membuatkan secangkir teh lemon hangat untuk robert.
Setelah beberapa menit, angel kembali dari dapur dengan membawa secangkir teh lemon hangat.
"Ini diminum dulu tuan agar tubuh anda menjadi lebih baikan".ucap angel seraya memberikannya pada robert.
Robert menerimanya dan meminum teh pemberian angel.
Suasana hening beberapa menit, sampai pertanyaan robert memecahkan keheningan.
"Bagaimana saya bisa ada disini?".tanya robert memecahkan keheningan.
"Saya tidak tau. Tadi malam anda datang dengan keadaan mabuk berat. Anda datang sudah tak sadarkan diri didepan rumah saya. Jadi saya membawa anda masuk kedalam. Maaf jika saya lancang membawa anda kedalam, tapi saya tidak tau harus berbuat apalagi".ucap angel tertunduk memberi penjelasan.
"Mengapa kau mau menolong saya?".tanya robert.
Angel terdiam mendengar pertanyaan robert.
Angel pun tak tau mengapa ia mau menolong robert, karena robert sudah berbuat jahat padanya.
"Mengapa kau diam? Apa kau menyesal sudah menolong saya?".tanya robert kembali.
Seketika angel menggelengkan kepala.
__ADS_1
"Tidak tuan. Saya tidak berfikir seperti itu".ucap angel cepat.
"Lalu mengapa kau menolongku. Bukankah aku sudah memperlakukanmu tidak baik".ucap robert mengingat kembali perlakuannya pada angel.
"Sedari kecil saya sudah diajarkan untuk saling menolong. Terlepas dari mereka yang memperlakukan kita baik atau jahat tetap kita harus menolong mereka yang membutuhkan pertolongan". jawab angel sambil mengingat kembali nasehat yang selalu diberikan ibunya.
Robert tertegun mendengar jawaban dari angel.
Angel yang dilihat intens oleh robert seketika salah tingkah.
"Mengapa ia memandangi ku seperti itu".ucap angel dalam hati.
"Saya sudah siapkan sarapan. Jika anda mau, saya akan membawanya kesini sekarang".ucap angel lalu berbalik menuju dapur untuk mempersiapkan makanannya.
Setelah beberapa menit angel kembali dengan sepiring nasi goreng dan segelas air.
"Makanlah. Maaf saya cuma bisa menghidangkan nasi goreng. Karena hanya ini bahan yang tersedia".ucap angel lalu ingin melangkah pergi. Tapi pertanyaan robert membuatnya berhenti.
"Lalu kau mau kemana? Mengapa hanya satu piring. Apa kau tidak sarapan?".tanya robert.
Angel berbalik dan tersenyum sangat manis kepada robert.
"Saya sudah sarapan tadi".ucap angel lalu melangkah pergi.
Angel ingin bersiap-siap untuk bekerja. Jadi ia terpaksa berbohong kalau ia sudah sarapan.
Robert masih termenung dengan jantung yang berdebar kencang karena melihat senyuman angel.
Senyuman yang baru pertama kali robert lihat.
Senyuman yang mampu membuat robert seketika mematung, senyum yang mampu membuat robert nyaman, senyum yang mampu membuat robert melupakan segalanya.
"Apa yang terjadi padaku. Mengapa jantungku berdebar kencang hanya karena melihat senyum nya".ucap robert sambil memegang jantungnya yang masih berdebar.
Lalu setelahnya robert menghabiskan makanan yang sudah disediakan oleh angel.
Cukup lama robert menunggu angel diluar.
"Mengapa gadis itu sedari tadi tidak keluar dari kamarnya. Apa yang ia lakukan dikamarnya. Apa ia ketiduran".gumam robert, karena dari tadi angel belum keluar kamar.
Tiba-tiba suara pintu yang dibuka pun terdengar dan muncul lah angel dengan kaos oblong di padu dengan blazer bunga serta celana jeans.
"Cantik".gumam robert tanpa sadar saat melihat angel keluar.
Angel berjalan mendekati robert dan berkata.
"Apakah tuan sudah baik-baik saja. Jika sudah baikan saya harap tuan bisa pulang karena saya ada keperluan lain".ucap angel.
"Jadi kau mengusirku?".tanya robert.
"Bukan begitu tuan. Saya ada urusan diluar".ucap angel cepat.
"Urusan apa yang ingin kau lakukan se pagi ini".tanya robert penasaran.
Angel hanya diam mendengar pertanyaan angel.
"Apa kau tidak bisa langsung menjawab pertanyaanku?".tanya robert kembali.
Angel menarik nafas sebelum ia menjawab pertanyaan robert.
"Saya harus bekerja".jawab angel akhirnya.
"Bekerja?? Dimana kau bekerja?".tanya robert lagi.
"Mengapa anda banyak bertanya tuan".ucap angel kesal karena robert banyak bertanya.
"Aku hanya ingin tau".jawab robert singkat.
"Saya harap anda mengerti dengan ucapan saya. Saya sudah tidak ada waktu lagi. Nanti saya bisa terlambat".ucap angel.
"Kan kau sudah biasa terlambat".sindir robert.
"Anda tidak tau kalau kemarin...".angel menghentikan perkataannya.
"Tak ada guna aku mengatakan alasan mengapa aku terlambat padanya. Lebih baik aku diam saja".ucap angel dalam hati.
__ADS_1
"Mengapa kau tak melanjutkan perkataanmu. Memang apa alasannya?".tanya robert penasaran.
"Sudahlah lupakan saja. Saya mohon tuan, jangan mempersulit saya.
Jika saya telat, nanti saya bisa dipecat. Hanya ini pekerjaan saya. Saya sangat membutuhkan pekerjaan ini".ucap angel memohon.
Melihat angel yang memohon seperti ini, ada rasa iba dalam hati robert.
"Apa gadis ini sangat membutuhkan pekerjaan. Sehingga ia memohon seperti ini padaku".ucap robert dalam hati.
"Baiklah. Kalau begitu agar kau tidak terlambat, biar aku yang mengantarmu".ucap robert menawarkan diri.
"Tidak perlu tuan. saya bisa pergi sendiri".ucap angel menolak.
"Kalau begitu saya tidak akan pulang".jawab robert mengancam angel.
Setelah berfikir akhirnya angel menyetujui ajakan robert.
Didalam perjalanan tidak ada yang membuka suara sekali pun.
Tadi angel sudah memberi tau alamat tempatnya bekerja.
Saat tiba di persimpangan supermarket. Tiba-tiba angel meminta untuk berhenti.
"Berhenti disini tuan".ucap angel tiba-tiba.
Robert pun mengetepikan mobilnya.
"Mengapa disini? Bukankah tokonya masih didepan lagi".tanya robert.
"Sampai disini saja tuan. Saya ada keperluan disini".ucap angel
"Tidak. Aku akan mengantarkanmu sampai ke tempat kerja mu".ucap robert.
"Tapi...".ucapan angel terpotong oleh robert.
"SAYA TIDAK MENERIMA PENOLAKAN".ucap robert tajam.
"Baiklah".ucap angel pasrah.
"Tapi tunggu sebentar disini, saya ingin membeli sesuatu. Setelah itu saya akan kembali kesini".ucap angel.
"Baiklah. Jangan mencoba kabur".ucap robert memperingati.
Angel hanya memutar matanya malas.
Lalu angel keluar dan berlari menuju mini market.
"Apa yang mau dibeli gadis itu, mengapa ia belum keluar atau jangan-jangan gadis itu kabur".ucap robert, karena sudah berapa menit angel tak keluar dari minimarket.
Saat robert ingin menyusul, tiba-tiba angel keluar dengan bungkusan plastik.
Lalu angel berjalan, tapi bukan kearah mobil robert.
"Mau kemana gadis itu".ucapnya masih memperhatikan angel.
Dan hal selanjutnya yang dilakukan angel membuat robert tertegun untuk kesekian kalinya.
Angel berhenti didepan seorang pengemis dan memberi bungkusan yang ia bawa dari mini market tersebut kepada sang pengemis.
"Siapa kamu sebenarnya??. Mengapa semakin kesini, aku banyak melihat sisi lain dari dirimu. Siapa kamu. Apakah sanggup aku untuk melukai mu".gumam robert bimbang saat melihat kebaikan angel.
Angel berjalan kearah robert dan masuk kedalam mobil.
"Sudah siap. ayok".ucap angel semangat.
"Mengapa kau memberi pengemis itu kantong yang berisi belanjaan mu".tanya robert menatap kearah angel meminta penjelasan.
"Tak ada apa-apa. Aku dan dia sama".ucap angel tersenyum kearah robert.
Senyum yang sendu, seperti mengingat suatu hal yang menyedihkan.
Lalu setelahnya robert melajukan mobilnya dan mengantar angel sampai ke tempat kerjanya.
Lalu setelah itu robert melaju kan mobilnya menuju apartemennya.
__ADS_1