Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Cantik


__ADS_3

Angel masih termenung ditempatnya, ia masih tak percaya bahwa pria gila yang ada didepannya ini sekarang adalah bos nya.


"Apa yang akan terjadi dengan hidupku selanjutnya jika pria gila ini yang menjadi bos ku".ucap angel dalam hati.


"Mengapa anda termenung nona".ucap robert memecahkan lamunan angel.


"Apa ada yang bisa saya bantu bos".ucap angel tak ingin membalas pertanyaan robert.


"Ternyata gadis seperti mu bisa manis juga nona".ejek robert yang melihat angel tak bisa berkutik.


"Jika tidak ada yang bos butuhkan, saya permisi".ucap angel setelah itu melangkah pergi.


"Tunggu nona".ucap robert saat melihat angel ingin melangkah pergi.


Seketika angel berhenti melangkah dan berbalik menghadap robert.


"Apa begini cara anda bersikap terhadap atasan anda nona?".tanya robert.


Angel masih diam.


"Saya belum selesai berbicara dan anda langsung pergi?".tanya robert kembali.


"Maafkan saya bos".ucap angel berusaha sabar.


"Sekarang anda boleh keluar nona. Saya tidak membutuhkan anda".ucap robert sambil tersenyum . ia yakin pasti gadis ini marah dan memaki nya dalam hati.


"Kalau begitu saya permisi bos".ucapnya lalu melangkah keluar .


"Dasar pria gila sialan. Dia sengaja mengerjai aku".maki angel setelah keluar dari ruangan.


Hari ini angel tidak bersemangat melakukan pekerjaannya.


Pria gila itu memenuhi pikirannya.


Entah apa yang diinginkan pria gila itu sehingga ia harus membeli cafe ini.


"hari ini rasanya lama sekali".gumam angel pelan.


Tiba-tiba orang yang ada dipikiran angel pun muncul dan berkata.


"Angel keruangan saya sekarang".ucap robert dingin.


"mau apalagi pria gila itu".gumam nya dalam hati.


Angel melangkah masuk kedalam ruangan robert.


Setelah mengetuk pintu dan diizinkan masuk. Angel melangkahkan kakinya masuk kedalam .


"Ada yang bisa dibantu bos".ucap angel malas.


"Buatkan saya kopi hitam tanpa gula".ucapnya tanpa menatap angel.


"Baik".balasnya. setelah itu angel keluar.


Beberapa menit kemudian angel datang dengan membawa secangkir kopi hitam panas.


"Ini kopinya bos".ucap angel sambil meletakkan kopi diatas meja.


"Hanya ini?".tanya robert.


"Tadi anda hanya meminta kopi hitam saja bos. Apa bos ingin yang lain?".tanya angel .


"Apa harus saya katakan juga. kalau saya meminta minuman berarti harus lengkap dengan cemilannya juga".ucap robert.


"Apa kau tak bisa berfikir?".ucap robert tajam.


"Maafkan saya bos. Saya akan mengambil cemilannya didapur".ucap angel menahan amarah.


"Tak perlu. Kebetulan saya belum makan, kau belikan saya makanan chinese di sebelah cafe kita sekarang".ucap robert sambil menyerahkan beberapa lembar uang kepada angel.


Angel keluar dan berlari menuruni anak tangga. Ya ruangan robert ada dilantai 2.

__ADS_1


Angel keluar dan mencari rumah makan chinese.


Dari cafe ke rumah makan chinese cuma berjarak beberapa meter hanya melewati 3 ruko bangunan.


Angel memesan makanan dan menunggu dikursi yang sudah disediakan.


Beberapa menit kemudian pesanan angel siap.


Angel pun bergegas kembali membawa makanan pesanan robert.


Saat sampai didepan ruangan, angel tak lupa untuk mengetuk pintu.


"Masuk".jawab robert.


Angel masuk.


"Ini bos makanannya".ucap angel sambil meletakkan diatas meja.


Robert mengambil makanan yang telah dibawa oleh tiba-tiba..


"Apa-apaan ini, kau mau memberiku makanan sisa?".ucap robert marah.


"Maksud anda apa bos?? ini makanannya baru dimasak, saya menunggu makanan ini hingga siap dimasak. Mana mungkin ini makanan sisa".ucap angel menjelaskan.


"Makanan chinese ini enaknya dimakan saat masih panas. Kalau sudah dingin seperti ini sudah nggak enak lagi".ucapnya lagi.


"Tapi bos..".ucapnya terpotong.


"Tak ada tapi-tapian sekarang bikinin saya cemilan yang baru. Apa aja yang penting baru bukan makanan sisa".ucap robert memotong ucapan angel.


"Ini belum apa-apa tikus kecil. Kau akan merasakan yang lebih daripada ini".ucap robert dalam hati.


Angel keluar dari ruangan dengan keadaan marah.


Angel merasa seperti sedang dikerjai.


"Sepertinya pria gila itu sengaja mengerjai aku".gumamnya pelan.


Saat sedang memasak.


"Angel kamu ngapain?".tanya bryan sang kepala cafe.


"ini bray aku lagi masakin buat si bos".ucap angel .


"Memang si bos ingin tidur disini. Kan sebentar lagi waktunya cafe tutup".ucap bryan lagi.


"Nggak tau . Mungkin si bos lembur karna hari ini hari pertama kerja". ucap angel malas.


Angel malas jika harus membahas yang bersangkutan dengan pria gila itu.


"yasudah kamu cepetan masaknya. Sebentar lagi kita tutup".ucap bryan mengingatkan.


"Iya. ini aku juga udah siap".balas angel dan setelah itu angel pergi membawa makanan yang sudah ia buat.


tok tok tok


Angel masuk membawa makanan yang tadi ia buat.


"Silahkan bos".ucapnya.


Robert langsung menyantap makanan yang dibawa angel.


Selagi robert menghabiskan makanannya, angel hanya duduk dikursi menunggu robert selesai.


Tiba-tiba ponsel angel berbunyi menandakan ada pesan masuk.


angel membuka pesan masuk dan membaca siapa pengirimnya dan ternyata bryan yang isinya,


angel kamu masih lama? Yang lain udah pada nunggu untuk pulang.


"astaga aku harus bagaimana, si pria gila itu makannya lama banget lagi. bagaimana aku mau izin pulang".ucapnya dalam hati.

__ADS_1


Angel melihat cemas pada ponselnya. Ia bingung mau membalas apa .


Robert yang melihat gerak gerik angel yang tampak gelisah melihat kearah ponsel tiba-tiba bertanya.


"Ngapa kamu gelisah lihat ponsel terus?"tanya robert.


"gini bos .. aa anu bos,. anu boss".ucapnya terbata.


"Anu apa. bicara yang jelas".ucap robert sedikit membentak.


Angel terdiam sesaat mendengar bentakan robert.


"Katakan".ucap robert lagi.


"Sebenarnya ini sudah waktunya pulang bos, dan yang lain sudah menunggu saya dibawah untuk pulang".ucap angel jujur.


"Terus kamu mau ninggalin saya disini sendiri?? disini yang bos siapa . Saya atau kamu??".tanya robert.


"Anda bos".jawab angel polos.


"Yaudah kalau saya bos nya, turuti apa kata saya. Sekarang kamu balas pesan mereka dan bilang hari ini kamu lembur temanin saya".ucap robert tak ingin dibantah.


"Tapi bos".ucapan angel terpotong karena mendapat tatapan tajam dari robert.


"Baik bos".ucap angel pasrah.


Angel pun memberi kabar pada bryan bahwa ia lembur dan menyuruh yang lain untuk pulang terlebih dahulu.


Disinilah angel sekarang, satu ruangan dengan pria gila .


Angel sudan merasakan kantuk yang luar biasa, karena sekarang sudah menunjukkan pukul 11 malam.


Biasanya angel sudah tidur sebelum jam 10. Nah sekarang sudah jam 11. pastinya mata angel hanya tinggal beberapa watt lagi.


Angel melihat robert masih sibuk dengan laptopnya.


"Sepertinya belum ada tanda-tanda kalau ia mau pulang. Astaga mataku rasanya sudah tak bisa diajak kompromi lagi".,ucap angel dalam hati.


Hari ini robert banyak sekali kerjaan yang harus ia urus.


Robert merenggangkan sejenak otot-otot nya, karena sedari tadi ia duduk didepan laptop mengerjakan pekerjaannya.


Tak sengaja mata robert menangkap sebuah objek di arah kursi dan betapa terkejutnya robert saat melihat angel tertidur sambil duduk dikursi.


Robert melihat arloji nya dan ternyata sudah malam.


"Astaga, kenapa aku bisa melupakan gadis ini".pikir robert.


Robert membereskan kerjaannya dan berdiri menghampiri angel.


Sesaat robert memperhatikan wajah angel lekat.


"Ternyata ia cantik juga kalau lagi tidur".ucap robert tanpa sadar.


Karena tak tega untuk membangunkan angel. akhirnya robert berinisiatif menggendong angel.


Saat robert menggendong angel, ada pergerakan kecil yang dilakukan angel.


Seakan mencari posisi ternyaman, angel menenggelamkan kepalanya di dada bidang robert.


Robert membawa angel masuk kedalam mobil, setelah didalam mobil robert teringat.


"astaga aku tidak tau dimana rumah gadis ini. Kemana aku harus membawanya. Dasar gadis menyusahkan".gumam robert.


alhasil robert membawa angel ke apartemennya, karena tidak ada pilihan lain.


Tak mungkin robert meninggalkannya dihotel.


"Palingan besok gadis ini ngamuk saat tau aku membawanya ke apartemenku. Sudahlah tak ada jalan lain".pikir robert.


Tak perlu waktu lama, akhirnya robert sampai di apartemennya dan membaringkan angel dikasurnya.

__ADS_1


setelah itu robert kekamar mandi dan membersihkan diri dan setelah itu robert tidur dikamar yang berbeda.


__ADS_2