Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Salah Paham Angel


__ADS_3

Mark melaju dengan cepat menuju ke rumah Angel.


Sementara di lain tempat tampak Angel baru selesai makan malam bersama Alex.


"Mommy apakah hari ini toko bunga ramai?".tanya aLex masih duduk di meja makan.


Angel tersenyum ke arah aLex dan berkata.


"Iya sayang. Hari ini toko bunga sangat ramai. Mommy sampai kelelahan melayani pemesanan hari ini".jawab Angel sambil membereskan peralatan makan mereka.


"Pasti mommy sangat lelah. Apa mommy mau aL pijit?".tanya aLex perhatian.


Lagi angel tersenyum mendapati perhatiam dari sang anak.


"Terima kasih sayang. Mommy hanya butuh istirahat, setelah itu pasti badan mommy menjadi lebih enakan".jawab Angel sambil mendekat ke arah aLex.


"Lagian anak mommy yang tampan ini kan besok harus sekolah. Jadi sekarang aL harus tidur biar tidak kesiangan besok bangun nya".ucap Angel sambil memeluk aLex dengan sayang.


"Baiklah mommy. Mommy jangan lupa istirahat dan jangan terlalu capek. aL tak mau kalau mommy sampai sakit. Bye mommy, good night".ucap aLex sambil mengecup kedua pipi Angel dan berlalu dari hadapan Angel.


Angel tersenyum menatap punggung aLex yang semakin menjauh dari penglihatan nya.


Angel merasa sangat bahagia, aLex tumbuh menjadi anak yang penyayang dan baik meskipun Angel hanya berjuang sendiri dalam membesarkan aLex.


Seketika Angel teringat akan Robert.


Dengan cepat Angel menggelengkan kepala nya untuk menghilangkan pemikiran mengenai Robert.


Angel tidak ingin kembali terpuruk seperti dulu karena terus memikirkan orang yang bahkan tak pernah memikirkan nya.


Setelah itu angel kembali melanjutkan pekerjaan nya karena Angel ingin segera untuk mengistirahatkan badan nya yang sudah sangat lelah karena aktifitas hari ini.


Namun saat Angel ingin kembali ke kamar tiba-tiba terdengar suara bel rumah berbunyi menandakan ada tamu.


"Siapa yang bertamu malam-malam seperti ini".gumam Angel sambil berjalan mendekat ke arah pintu depan.


Bel rumah terus berbunyi tanpa henti membuat Angel menjadi sangat kesal.


"Oh astaga, siapa tamu yang tak punya sopan santun seperti itu".gumam nya kesal.


"Sebentar".teriak Angel.

__ADS_1


Mood angel begitu sangat buruk mendapatkan tamu yang tidak sopan di malam hari dan di tambah badan Angel yang sudah sangat merindukan kasur.


Saat Angel membuka pintu, angel begitu terkejut mendapati Mark yang ada di depan nya.


"Kak mark".gumam Angel terkejut.


Untuk kedua kali nya mark datang secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan.


"Maaf jika aku menganggu mu malam-malam ngell, tapi bisakah kau ikut dengan ku sekarang?".tanya Mark terlihat panik.


"Mau kemana kak? dan mengapa kakak terlihat sangat gelisah. ada apa kak?".tanya Angel khawatir.


"Tidak ada waktu untuk menjelaskan nya ngell. Aku akan jelaskan nanti. Aku mohon ikutlah dengan ku sekarang. ini sangat penting".ucap Mark lagi.


"Tapi kita mau kemana kak. Mengapa kakak tidak mengatakan kemana kita akan pergi?".tanya Angel lagi masih keras kepala.


mark terlihat begitu sangat frustasi menghadapi pertanyaan angel.


Mark ingin memberitahukan Angel kemana mereka akan pergi tapi Mark takut jika nanti Angel menolak untuk bertemu dengan Robert. Dan satu sisi angel berkeras untuk mengetahui kemana mereka akan pergi.


"Bisakah kau mempercayaiku kali ini ngell? aku tak akan membuat mu dalam masalah. aku mohon ikutlah dengan ku".ucap Mark memohon dan tanpa sadar mark berlutut di depan angel.


"kak apa yang kau lakukan. berdirilah kak jangan seperti ini. Baiklah aku akan ikut dengan mu kak. Tunggu sebentar aku akan mengambil tas dan memberitahukan aLex agar dia tidak perlu menunggu ku".ucap angel kemudian berlari menuju kamar aLex.


sementara Mark bisa sedikit bernafas lega karena Angel mau ikut bersama nya.


Beberapa menit kemudian Angel keluar dan menghampiri Mark lalu berkata.


"Ayo kak".ajak Angel dan mereka pun pergi menuju ke tempat yang Angel tidak tau kemana tujuan mereka.


Angel duduk dalam diam dan sesekali memperhatikan Mark yang hanya fokus mengemudi.


"Sebenar nya kemana kak mark ingin membawa ku. Semoga saja tidak terjadi apa-apa dengan kak mark".gumam angel dalam hati.


SKIP


Mereka pun memasuki perkarangan Rumah sakit tempat Robert di rawat.


"Rumah sakit".gumam Angel.


"Memang siapa yang sakit kak?".tanya Angel yang semakin dibuat penasaran oleh Mark.

__ADS_1


"Nanti kau akan tau ngell. ayo ikutlah dengan ku".ucap Mark dan kemudian turun dari mobil nya.


Angel hanya mengikuti Mark dari belakang tanpa berniat untuk bertanya.


Bunyi suara sepatu heels milik Angel bergema di lorong rumah sakit tersebut.


Sampai akhir nya Mark tiba-tiba berhenti tepat di depan sebuah ruangan.


"Masuklah ke dalam".ucap Mark.


"Masuk?".tanya Angel lagi.


"Iya masuklah dan kau akan tau siapa yang ada di dalam kamar tersebut".ucap Mark lagi.


Angel yang sudah muak dengan teka teki yang di katakan Mark pun seketika berkata.


"Bisakah kakak memberitahukan ku siapa yang ada di dalam dan mengapa aku harus menemui orang tersebut. Aku sudah menyetujui untuk ikut bersama kakak kemari dan aku tidak bertanya lebih lanjut. Tapi bisa kah kali ini kakak menjawab pertanyaan ku. Siapa yang harus aku temui dan apa hubungan nya dengan ku?".tanya Angel akhir nya yang sudah sedikit muak dengan Mark yang terus menyembunyikan sesuatu dari nya.


Mark menghela nafas pasrah mendengar pertanyaan angel yang memang pantas untuk Angel pertanyakan.


Akhir nya Mark mengalah dan menceritakan semua nya dari awal.


Mulai dari Robert berniat untuk menjemput angel, Robert yang mengalami k3c3Lak4an, k0m4 dan bahkan hampir tidak ters3L4m4tkan hingga sampai akhir nya robert di katakan lumpuh oleh dokter. Semua Mark ceritakan tanpa ada yang di tutupi bahkan Mark juga mengatakan jika Robert sudah mengetahui bahwa dia yang sudah membantu Angel untuk pergi meninggalkan Robert.


Sementara Mark menceritakan semua nya, angel begitu sangat terkejut mendapati semua yang terjadi pada Robert dan bahkan air mata Angel terus membasahi pipi mulus nya tanpa henti.


"Jadi aL lumpuh itu semua karena aku".gumam angel tak percaya.


"Ini bukan salah mu ngell. Ini semua adalah takdir. Jangan menyalahkan dirimu. aL hanya begitu sangat bahagia bisa mendapatkan kesempatan bertemu dan menjemput mu karena itulah ia menjadi kurang fokus. Jadi jangan salahkan dirimu".ucap Mark.


"Tapi kak bahkan aku setiap hari selalu berpikiran buruk tentang nya. Aku bahkan selalu memaki nya dalam hati karena aku menganggap bahwa aL hanya menpermainkan ku saja seperti dulu. Tapi ternyata aL...".Ucapan angel terhenti karena Angel merasa tak sanggup untuk melanjutkan nya.


"Sudahlah. Jangan di sesali apa yang sudah terjadi. Aku yakin aL juga tak ingin melihat kau merasa sangat bersalah dengan keadaan nya sekarang. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana cara nya kau membujuk aL untuk tetap di sini dan melakukan terapi. Dokter mengatakan ada kemungkinan aL bisa kembali berjalan seperti dulu jika aL melakukan tetapi. aL tak mau mendengarkan ku, jadi aku mohon mintalah aL untuk terapi demi kesembuhan nya. Bisakah kau melakukan nya ngell?".tanya mark.


Angel terdiam sejenak memikirkan apa yang di katakan Mark.


Di satu sisi ada sedikit keraguan dalam hati Angel karena angel tak ingin kembali merasakan sakit seperti dulu namun di sisi lain Angel begitu sangat bahagia karena Robert tidak membohongi.


Setelah berpikir beberapa saat, angel pun berkata.


"Baiklah".ucap Angel dan Mark tersenyum lega mendengar jawaban angel.

__ADS_1


__ADS_2