Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Takdir Seolah Mempermainkan Mereka


__ADS_3

Malam hari pun tiba.


Angel sedang bersiap-siap menunggu kedatangan Robert, karena tadi siang Robert mengatakan kalau ia akan menjemput nya.


"Kemana pria itu hingga saat ini belum juga datang".gumam Angel melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 8 malam.


Angel terlihat gelisah menunggu kedatangan Robert.


Angel mencoba mengecek ponsel nya untuk melihat apakah ada notifikasi dari Robert atau tidak namun hasil nya nihil, Robert sampai saat ini bahkan tidak mengirimkan pesan apapun pada nya dan itu membuat Angel berpikiran negatif tentang nya.


"Apa ia melupakan janji nya".gumam Angel.


"Atau ia sengaja melakukan ini dan membohongi ku karena ia ingin membalaskan dendam pada ku karena aku pergi dari nya. Ia memang tidak pernah berubah".gumam Angel kesal dengan apa yang terjadi.


Seketika Angel kembali teringat dengan apa yang pernah Robert lakukan dulu pada nya.


Dengan kesal Angel mengambil tas jinjing nya di atas meja dan keluar dari ruangan nya.


Malam ini angel benar-benar di buat kesal oleh Robert.


"Bahkan aku menyesal sudah mencoba mempercayai nya dan mencoba untuk memberi kan nya kesempatan".gumam Angel kesal sambil berjalan keluar toko.


Hal pertama yang Angel rasakan saat keluar dari toko adalah udara malam yang berhembus sangat dingin.


"Dingin sekali".gumam Angel merapatkan jaket di tubuh nya.


Cuaca malam ini begitu sangat dingin karena baru saja turun hujan.


Dengan cepat Angel melangkah ke arah mobil nya dan langsung masuk ke dalam.


"Astaga dingin sekali".gumam Angel lagi saat sudah masuk ke dalam mobil nya.


Untuk beberapa menit Angel masih berdiam di dalam mobil nya menunggu kedatangan Robert karena dalam hati Angel masih mengharapkan kedatangan Robert.


Untuk sesaat Angel merasa sangat bahagia saat Robert mengatakan akan menjemput nya, tapi dalam sekejap Robert menghancurkan kebahagiaan yang baru saja Angel rasakan.


Angel merasa seolah takdir sedang mempermainkan perasaan nya melalui Robert.


Hati yang tadi nya tertutup untuk seseorang kemudian kembali merasakan bahagia namun dalam sekejap semua sirna seakan enggan untuk tetap berada di sisi nya.

__ADS_1


Dengan perasaan sedih Angel melajukan mobil nya menembus hujan malam yang seolah tengah menggambar kan seperti apa isi hati nya saat ini.


SATU JAM SEBELUM KEJADIAN.


Terlihat Robert dengan senyuman yang tak pernah luntur dari wajah nya tengah bersiap menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat.


Robert ingin menyelesaikan semua pekerjaan nya dengan cepat agar ia bisa menemui Angel dan tak membuat Angel menunggu diri nya terlalu lama.


Tok tok tok


Pintu ruangan Robert di ketuk dari luar.


"Masuk".ucap Robert dari dalam.


Masuklah seorang pria paruh baya ke dalam ruangan Robert.


"Bos, apakah malam ini anda lembur? apa mau saya buatkan kopi?".tanya pria tersebut dengan ramah.


"Tidak perlu pak. Saya tidak lembur malam ini, sebentar lagi saya akan pulang".ucap Robert tersenyum ramah ke arah pria paruh baya tersebut yang tak lain adalah office boy di kantor nya.


Seketika pria tua itu tertegun melihat senyuman robert, karena pad dasar nya Robert di kenal sebagai orang yang dingin kepada orang-orang. Tapi hari ini Robert terlihat begitu sangat berbeda.


"Baiklah bos. Jika anda membutuhkan sesuatu anda bisa memanggil saya di belakang. Permisi bos".ucap pria itu dan undur diri keluar dari ruangan Robert dengan hati yang bahagia.


Melihat aura kebahagiaan di wajah Robert membuat hati pria itu bahagia karena bisa melihat sang bos yang tersenyum bahagia.


Beberapa menit kemudian Robert pun selesai dan bersiap keluar menuju ke arah parkiran.


"Hujan".gumam Robert saat melihat ke arah jalanan.


Dengan cepat Robert masuki mobil nya.


Robert menerobos deras nya hujan demi untuk menemui seseorang yang begitu sangat berarti bagi nya.


Seseorang yang begitu sangat berharga dalam hidup nya.


Selama perjalana Robert tak henti-henti nya membayangkan bagaimana nanti ia akan bersikap di depan Angel, apa yang harus ia katakan terlebih dahulu dan bagaimana nanti ia akan memperlakukan Angel agar tidak membuat Angel kecewa.


Memikirkan semua itu seketika membuat Robert menjadi gugup.

__ADS_1


Robert bak seorang pria yang baru saja jatuh cinta dan baru saja menemukan belahan jiwa nya.


Jika mark ada di sini, maka mark pasti akan menertawakan diri nya yang seperti orang bodoh saat sedang jatuh cinta.


Bahkan mungkin sekarang Robert lebih terlihat seperti orang gila karena tersenyum sendiri sedari tadi.


Hujan semakin deras membasahi bumi dan tiba-tiba.....


Tiiiiiinnnnnnnnnnnn


Duuuaaarrrrr


Robert yang terkejut karena tiba-tiba ada mobil lain dari arah berlawanan yang menuju ke arah nya.


Dengan cepat Robert membanting stir ke arah lain nya dan menabrakkan mobil nya ke pembatas jalan raya.


Robert sempat melihat beberapa orang berlarian ke arah nya.


"angel".gumam Robert dan setelah nya Robert tak sadarkan diri.


END


Angel mengemudikan kendaraan nya dengan perlahan karena hujan.


"Ada apa ramai-ramai di sana".gumam Angel saat melihat jalanan di penuhi banyak orang.


Angel melambatkan laju kendaran nya dan berhenti sejenak.


"Permisi, ada apa ramai-ramai seperti ini?".tanya Angel pada salah satu wanita yang ada di sana.


"Ada kecelakaan disana, mobil itu menabrak pembatas jalan".jawab wanita itu.


Angel menganggukkan kepala nya setelah mendengar jawaban sang wanita lalu berterima kasih dan melanjutkan kembali perjalanan nya.


Tak jauh dari tempat kecelakaan tersebut seketika hati Angel merasa tidak tenang.


"Apa ini".gumam Angel memegang dada nya yang berdebar tiba-tiba.


Entah mengapa perasaan angel begitu sangat tidak tenang seolah telah terjadi sesuatu.

__ADS_1


Namun Angel berusaha untuk tidak berpikiran negatif dan Akhir Angel pun melajukan mobil nya menuju rumah karena Angel sudah tidak sabar bertemu dengan sang buah hati nya.


__ADS_2