
Albert dan Alesha membelalak kan mata tak percaya meliht siapa yang baru saja turun dari mobil yang berhenti tepat di depan rumah mereka.
"Pa, ma".sapa orang itu saat sudah berada di depan Albert dan Alesha.
Ya seseorng itu adalah Robert.
"Kapan kau sampai aL?".tanya Albert mencoba bersikap tenang.
"Tadi pagi pa".jawab Robert.
"Mengapa kau tidak memberitahukan nya kepada mama dan papa aL?".kini Alesha yang bertanya.
"Ma, setidak nya biarkan aL masuk terlebih dahulu ke dalam. aL sungguh lelah ma".ucap robert memohon.
"Maafkan mama nak. Mama hanya terkejut melihat aL yang tiba-tiba berada di sini. Masuklah dulu nak, mama akan membuatkan mu makanan".ucap Alesha kemudian berjalan terlebih dahulu masuk ke dalan rumah dan di ikuti Albert dan Robert.
Beberapa menit kemudian Alesha menghampiri Anak dan suami nya yang tengah duduk bersama di ruang keluarga.
Alesha membawa 2 gelas minuman yang pasti nya untuk Albert dan juga robert.
"Minumlah aL, agar badan mu lebih enakan".ucap Alesha.
Robert meminum nya dengan perlahan.
"Jadi kau datang kemari karena terjadi suatu masalah di kantor cabang mu aL. Lalu bagaimana sekarang?".tanya Albert.
Alesha hanya diam mendengarkan pembicaraan antara Suami dan anak nya.
"Semua sudah selesai pa. Ada seseorang yang melakukan penggelapan dana di kantor dan aku sudah membereskan semua masalah nya".jawab robert santai.
"Lalu apa kau akan tingga di sini lebih lama aL?".tanya Alesha ikut bersuara.
Robert menatap ke arah wanita yang masih terlihat cantik di usia nya yang bisa di katakan sudah tidak muda lagi.
"Ada apa ma? seperti nya mama merasa keberatan jika aL kemari".tanya robert tersenyum.
Seketika Alesha terbatuk mendengar pertanyaan robert dan berkata.
"Apa yang kau katakan aL. Mama hanya bertanya, karena kau tak pernah mengunjungi kami di sini".ucap Alesha dengan sendu.
Robert tersenyum melihat sang mama yang mulai memainkan drama nya dan berpura-purq sedih.
Robert tertawa dan berkata.
"Cukup ma. Bahkan mama sudah tidak muda lagi untuk berpura-pura seperti itu".ucap robert tertawa.
Seketika Alesha melototkan mata nya kesal dan berkata.
"Kau..".ucap Alesha kesal kemudian mencoba untuk menahan amarah nya.
Tak ingin membuat sang mama murka, robert pun berdiri dan berkata.
__ADS_1
"Baiklah ma, pa. aL akan ke kamar sekarang, aL sungguh sangat lelah hari ini. Jika ingin bertanya maka besok aL akan menjawab semua pertanyaan kalian. Bye ma pa".ucap robert kemudian berjalan menuju kamar yang selalu ia tempati jika ia sedang berada di sini.
Sementara itu Albert dan Alesha saling pandang dengan heran.
SKIP
KEESOKAN HARI NYA.
Robert terbangun karena silauan cahaya matahari yang merambat masuk ke dalam kamar nya.
Robert perlahan membuka mata nya.
Tadi malam robert bermimpi sangat indah, ia bermimpi jika ia akan segera bertemu dengan wanita yang sangat berarti dalam hidup nya, ya robert bermimpi bertemu dengan angel di dalam mimpi nya yang terlihat begitu sangat nyata.
Robert bangun dan menuju ke arah kamar mndi untuk membersihkan dirinya.
Robert berencana akan mulai mencari angel dan membawa angel kembali bersama nya.
Dengan senyuman yang tak pernah pudar dari wajah nya, robert berjalan ke arah kamar mandi dengan semangat.
Beberapa menit kemudian robert telah selesai dan langsung turun menuju meja makan.
Di sana sudah terlihat kedua orang tua nya yang tengah bermadu kasih layak nya sepasang pengantin baru.
Terkadang robert iri melihat kemesraan kedua orang tua nya yang tak pernah luntur meski umur mereka sudah tidak muda lagi.
"Sayang mari sarapan di sini bersama kami".panggil alesha saat melihat robert yang baru saja turun.
SKIP
Mereka pun selesai dengan sarapan nya dan tiba-tiba pertanyaan robert membuat Albert dan Alesha terkejut.
"Apa selama ini kalian sudah tau di mana dia?".tanya robert membuka suara.
"Apa maksud mu nak?".tanya Alesha berpura-pura bersikap biasa.
Robert tersenyum kecut mendengar nya.
"Mama pasti tau apa yang aL maksud ma. Jadi aL mohon jangan membuat aL terus menjadi orang yang bodoh ma".ucap robert pelan.
Melihat sang istri yang terdiam, akhir nya Albert membuka suara dan bertanya.
"Kau datang ke sini sangat tiba-tiba bahkan tidak mengabari kami dan sekarang kau mengatakan hal yang aneh. Sebenar nya apa yang sedang kau pikirkan aL, jangan membuat mama mu sedih".ucap Albert santai terlihat begitu sangat tenang dan berwibawa.
Lagi robert tersenyum kecut melihat kedua orang tua nya masih berusaha menutupi kebenaran yang ada.
Bahkan mereka tau bagaimana merasa bersalah dan kehilangan nya robert atas kepergian angel tapi mereka terlihat biasa saja dalam rencana kebohongan mereka.
"Mau sampai kapan kalian tetap bungkam dan membohongi ku?".tanya robert lagi.
Albert dan Alesha saling pandang dan hanya terdiam tak menjawab pertanyaan robert.
__ADS_1
Melihat tak ada jawaban dari orang tua nya,robert pun kembali berkata.
"Baiklah jika kalian tidak mengerti. Aku akan mengataka nya secara jelas. Sejak kapan kalian menyembunyikan Angel dari ku?".tanya robert lagi dengan menatap dalam kedua orang tua nya.
seketika jantung Alesha berdetak dengan kencang saat pertanyaan yang selama ini ia takuti akhir nya hari ini ia dengar.
"Sampai kapan kalian akan membuat ku seperti orang bodoh yang terus menunggu dan menunggu tanpa kepastian? Bahkan kalian tau apa yang telah terjadi padaku sejak kepergian angel. Aku bahkan hampir menjadi gila dan kehilangan segala nya. Tapi apa yang kalian lakukan? kalian bahkan lebih memilih menyembunyikan nya dari ku meskipun kalian tau kondisi ku saat itu begitu sangat hancur. Kenapa?".tanya robert lagi.
Albert masih bungkam sedangkan Alesha sudah menangis tersedu di dalam pelukan sang suami.
Alesha tau apa yang telah di lalui robert hingga sampai saat ini, alesha tau dan Alesha tak mampu untuk membantu nya. itulah penyesalam terdalam Alesha sampai detik ini.
"5 tahun lebih aku menunggu dan terus menunggu seperti orang gila. Aku terus menunggu meski aku tidak tau apakah penantian ku akan tergantikan nanti nya. Aku terus meminta pada tuhan agar ia memberikan ku kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki segala nya, tapi kalian..".ucap robert tak mampu melanjutkan perkataan nya saat melihat Alesha menangis.
"Maafkan aL ma karena aL membuat mama menangis".gumam robert sendu dalam hati.
"aL kau salah paham nak, ini semua tidak seperti yang kau..." ucapan Alesha terhenti saat robert mengangkat tangan nya seolah memberi syarat CUKUP.
Alesha kembali diam dan menangis.
"aL tak membutuhkan pembelaan apapun untuk saat ini. Yang aL inginkan adalah angel. aL mohon beritahu aL dimana keberadaan angel. aL tau jika angel berada di kota ini".ucap robert lagi
Lagi perkataan robert membuat alesha membelalak kan mata tak percaya, bukan hanya Alesha bahkan Albert pun di buat terkejut.
Awal nya Albert mengira robert hanya tau mereka menyembunyikan angel, bukan robert yang mengetahui angel berada di sini.
"Ma, pa aL mohon beritahu pada aL dimana angel tinggal. aL janji tidak akan menyakiti angel lagi. aL mohon ma, pa".ucap robert lagi.
"Kau tidak seharus nya bertemu kembali dengan angel aL".ucap Albert.
Robert menatap tajam ke arah Albert dan bertanya.
"Apa maksud papa. Tidak ada yang bisa melarang ku untuk bertemu dengan angel".ucap robert murka pada Albert.
Albert terlihat diam sejenak memikirkan perkataan apa yang harus ia katakan pada robert.
"Katakan dimana angel?".tanya robert lagi dengan tak sabar.
"Bahkan kau tak pernah berubah aL. Kau masih kekanak-kanakan. Wajar jika angel pergi meninggalkan kau sendiri".ucap Albert.
Perkataan Albert membuat robert emosi namun perkataan albert selanjut nya seolah membuat dunia robert seketika berhenti.
"Dab lagi, angel sudah hidup bahagia bersama seseorang yang mampu membuat dirinya bahagia dan tersenyum setiap hari nya. Jadi papa mohon jangan muncul lagi di hadapan angel karen itu hanya akan membuat angel kembali teringat akan masa kelam yang pernah ia lalui. Jadi ikhlas kan angel dan biarkan angel hidup bahagia dengan pilihan nya yang sekarang karena kau hanyalah seseorang dari masa lalu nya".ucap albert.
"Tidak, tidak itu tidak mungkin. Angel tidak akan mungkin meninggalkan ku seperti ini. Angel tidak akan mungkin melakukan ini pada ku, ia tak akan mungkin meninggalkan ku tanpa mendengarkan penjelasan ku. Tidak ini semua pasti hanya akal-akalan kalian agar aku berhenti. Tidak ini semua tidak benar".gumam robert masih tak percaya.
Alesha semakin menangis melihat sang anak yang kembali terpuruk untuk kesekian kali nya.
Hati ibu mana yang tak akan bersedih melihat anak kandung nya begitu sangat terpuruk dan menyesal.
Alesha hanya menatap kasihan ke arah robert yang seperti kehilangan arah setelah mendengar perkataan Albert.
__ADS_1