Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Memperkenalkan nya


__ADS_3

Angel terlihat canggung saat akan memasuki cafe dan robert selalu bisa merasakan apa yang sedang angel rasakan.


"Ada apa hmm?".tanya robert melihat ke arah angel yang sedari tadi terlihat gelisah.


"Tidak ada aL. Aku hanya belum yakin untuk menginjakkan kaki ke cafe. Aku takut nanti akan banyak orang yang salah paham tentang diriku dan menilai ku dengan tidak benar".ucap angel gelisah.


"Tidak akan ada seorang pun yang akan berani menghina mu, karena aku akan selaku berada di samping mu. Jadi kau jangan terlalu banyak memikirkan hal-hal yang belum tentu akan terjadi. Jadi buang jauh-jauh pemikiran aneh mu itu dan sekarang mari kita masuk dan tegak kan kepala mu".ucap robert memberi arahan pada angel.


"Hmm baiklah. kali ini aku percayakan semua nya pada mu aL".jawab angel pasrah sambil tersenyum ke arah robert.


"Kau mengandalkan orang yang tepat nyonya".ucap robert sambil memberi salam hormat pada angel.


Kemudian mereka berdua saling tertawa melihat kelakuan yang sedang dilakukan oleh robert.


"Ayo".ajak robert dan mereka pun masuk ke dalam cafe dengan angel yang sudah terlihat lebih rileks dari sebelum nya.


"Selamat datang di...".ucapan sang pelayan yang bertugas membukakan pintu tersebut seketika terhenti ketika melihat siapa yang datang dengan bos besar pemilik cafe tersebut.


"Angel".gumam pelayan tersebut tak percaya.


"Ehemm".deham robert menyadarkan sang pelayan jika disini bukan hanya dia dan angel tetapi ada dia juga.


Seketika sang pelayan menjadi salah tingkah.


"Maafkan saya bos. Silahkan masuk bos".ucap sang pelayan.


Robert berjalan di ikuti oleh angel.


"Katakan kepada seluruh karyawan untuk berkumpul di ruang pertemuan sekarang".ucap robert setelah itu meninggalkan pelayan tersebut dan pergi menuju ruangan nya bersama angel.


"aL aku sangat tidak nyaman".ucap angel sambari berjalan menuju ruangan.


"Mungkin itu efek karena kau belum makan. Setelah ini kita akan langsung makan agar kau bisa menjadi lebih tenang".ucap robert.


Angel hanya dian tak mau membalas ucapan robert yang menurut nya sangat tidak membantu.

__ADS_1


Saat sudah berada di depan ruangan nya, robert tanpa permisi langsung membuka pintu tersebut dan masuk ke dalam.


Tapi pemadangan yang ada di depan robert dan angel membuat mereka membelalakkan mata.


Ralat hanya angel saja yang membelalakkan mata melihat pemandangan di depan nya.


"Cihh bahkan kau tak mampu untuk menyewa hotel mark".ucap robert menyindir.


Ya orang yang ada di dalam ruangan tersebut adalah mark dan seorang wanita yang berpakaian sangat minim dan bahkan bagian atas sang wanita sudah sangat terekspos.


Seketika mark tersadar dan mendorong wanita tersebut dengan kasar dan membuat sang wanita itu terjatuh.


"Aahh".ringis sang wanita.


Robert tersenyum miring melihat pertunjukan di depan nya.


sementara angel masih termenung tak percaya dengan apa yang ia lihat.


"Kak mark".gumam angel tanpa sadar.


"Jangan di lihat, itu hanya akan merusak mata indah mu".ucap robert dengan lembut.


"Dan kau, keluar dari ruangan ku sekarang dan jangan perlihatkan wajah mu di hadapan ku lagi".ucap robert tajam sambil menunjuk ke arah wanita yang tadi bercumbu bersama mark.


Wanita itu berdiri sambil merapikan penampilan nya dan keluar dari ruangan tersebut.


ia masih waras untuk berurusan dengan seorang stuart.


Jika ingin hidup aman maka menjauhlah dari orang seperti nya.


setidaknya itulah yang ada di hati orang-orang yang tidak mengetahui sifat asli robert.


Robert melepaskan pelukan nya pada angel saat di rasa keadaab sudah tenang.


"Duduklah dulu disana. Ada hal yang ingin aku bicarakan dengan mark".ucap robert dan angel hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.

__ADS_1


"Kau ikut sekarang bersama ku mark".ucap robert dan mereka pergi ke sebuah ruangan yang di desai khusus oleh robert untuk menyimpan barang-barang yang ia rakit sendiri untuk berjaga-jaga jika di perlukan.


"Apa yang kau lakukan di ruangan ku bersama wanita jal*** itu mark?".tanya robert dingin.


"Aku hanya sedang ingin bersenang-senang aL. Apa kau sudah lupa siapa aku".ucap mark santai.


Mark tidak takut dengan ucapan dan tatapan tajam dari robert.


ia telah terbiasa akan semua itu.


"Apa kau tak bisa melakukan nya di tempat lain. Bagaimana jika nanti angel melihat apa yang kau lakukan dengan wanita itu".ucap robert kesal melihat sikap santai mark.


"Astaga aL. bahkan kalian sudah pernah melakukan nya. Mengapa kau terlalu memikirka itu. Lagian angel juga sudah dewasa bukan anak kecil lagi".jawab mark santai.


Robert menarik nafas nya kasar melihat sikap mark yang terlalu santai.


"Sudahlah. Lupakan saja. aku kemari karena ingin memperkenalkan angel kepada para karyawan".ucap robert.


"Mengapa sangat tiba-tiba aL. ada apa?".tanya mark heran.


"Aku hanya ingin membuat angel terlihat lebih nyaman di mata semua orang dengan cara memperkenalkan nya pada dunia. aku ingin semua orang tau jika ia adalah istri ku agar tidak ada yang menghina nya seperti kemarin".jawab robert sambil mengepalkan tangan nya karena teringat kembali kejadian kemarin yang membuat sang istri sangat malu.


"Tapi aL. Jika kau memperkenalkan angel ke seluruh dunia. Maka musuh-musuh mu akan semakin mudah untuk mengalahkan mu melalui angel. Dan angel akan selalu dalam bahaya setiap saat".ucap mark berusaha menolak semua pemikiran robert.


"Aku tau mark. Tapi aku juga tidak ingin egois. aku ingin memberikan keadilan bagi angel dengan cara mengakui nya sebagai istri ku. Aku tau jika keputusan yang aku ambil ini terlalu beresiko untuk keselamatan angel. Tapi kau tenang saja mark, aku sudah memikirkan cara agar angel selalu aman. Aku sudah mengutus orang-orang terpilihku untuk menjaga angel saat aku tidak ada di dekat nya".ucap robert yakin.


Mark tampak memikirkan ucapan robert yang menurut nya sangat benar.


"Kau benar aL. Mau sampai kapan kau akan menyembunyikan angel dari dunia. baiklah aL, aku mendukung keputusan mu dan aku juga akan menjaga angel".ucap mark yakin.


"Cih, aku tak sudi jika angel di jaga oleh lelaki brengsek seperti kau mark. Jadi jangan bermimpi untuk mendekati angek di saat aku tidak ada jika kau masih sayang dengan nyawa mu".ucap robert sambil bercanda.


Dan mark hanya menanggapi ucapan robert dengan tersenyum.


karena robert dan mark memang selalu berbicara seperti itu satu dan yang lain.

__ADS_1


__ADS_2