Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Apa Yang Terjadi??


__ADS_3

Keesokan harinya angel terbangun lebih awal.


Hari ini angel merasa sangat bahagia.


Mungkin semua kebahagiaan ini karena kejadian yang terjadi semalam.


Tanpa sadar angel termenung sambil tersenyum memikirkan apa yang terjadi semalam antara dia dan robert.


"Astaga apakah semalam itu mimpi? apakah kejadian semalam itu nyata?".gumam angel masih membayangkan kejadian semalam.


Saat sedang termenung membayangkan apa yang terjadi, tiba-tiba ponsel angel berbunyi menandakan ada panggilan masuk.


Angel melihat ke arah ponsel nya dan ternyata sang mama mertua.


"Mama".gumam angel membaca nama si penelfon. Angel pun berlari keluar kamar untuk mengangkat ponsel nya.


Angel pun mengangkat panggilan tersebut.


"Halo ma".ucap angel saat panggilan tersambung.


"......


"Baik ma. Mama sama papa apa kabar?".tanya angel kepada sang mertua.


"......


"Syukurlah ma. Angel ikut apa kata aL aja ma".jawab angel.


"......


"Apa sih ma. Belum kepikiran sampai ke sana ma. Kan kami baru menikah".jawab angel malu mendengar perkataan sang ibu mertua.


"......


"Iya ma. Mama tenang aja. aL jagain angel kok. Mama kapan kembali. Angel kangen sama mama".rajuk angel kepada sang mama.


".....


"Iya ma. Kapan-kapan kami akan main-main ke sana".ucap angel.


"......


"Iya. Mama juga di sana jaga kesehatan. Jangan terlalu capek".ucap angel tulus kepada alesha sang mama mertua.


".......


"Nanti angel sampai kan ma. bye ma".ucap angel lalu memutuskan sambungan telfon.


Setelah sambungan telfon terputus, angel mengingat kembali perkataan mama alesha.


Seketika rona merah muncul di wajah angel.


"Astaga, mama dan anak, sama-sama suka membuatku malu".gumam angel saat memikirkan kemiripan antara robert dan mama alesha.


Tiba-tiba dari arah belakang.


"Ehem".dehem seseorang yang berada di belakang angel.


seketika angel menoleh ke belakang dan mendapati robert yang baru saja bangun dari tidur nya dengan tampilan yang masih acak-acakan.


"Tumben sekali kau bangun pagi".ucap robert saat melihat angel yang sudah terbangun.

__ADS_1


"Tidak ada apa-apa. Apa kau masih mengantuk aL?".tanya angel


"Tidak. Ada apa?".tanya robert setelah selesai menguap.


"Sedari tadi aku perhatikan kau selalu menguap".jawab angel.


"Hanya menguap saja. Tadi aku mendengar kau berbicara dengan seseorang seperti sedang menelfon. Memang siapa yang menelfon mu pagi-pagi seperti ini?".tanya robert penasaran.


"oh itu tadi mama yang menelfon".jawab angel santai.


"Mama??"tanya robert tak percaya.


"Iya".jawab angel singkat.


"Ada apa mama pagi-pagi menelfon mu? apa yang mama katakan?".tanya robert penasaran.


Robert tau sifat sang mama.


Mama selalu melakukan hal yang selalu ia fikirkan. Bisa saja mama mempermalukannya di depan angel.


"Tidak ada.Mama hanya menanyakan kabar kita dan mama juga menyuruh kita untuk mengujungi nya kesana".jawab angel menjelaskan.


"Apakah hanya itu?".tanya robert penasaran.


Ia sangat mengenal sang mama. Tak mungkin hanya sekedar pembahasan seperti ini.


Seketika angel terdiam mendengar pertanyaan angel.


"Bagaimana ini. Mana mungkin aku mengatakan jika mama menginginkan cucu. Mau di letak di mama wajah ku".gumam angel dalam hati.


"Mengapa kau diam?".tanya robert.


"Tidak ada".jawab angel cepat.


"Lalu mengapa ka...".ucapan robert terhenti karena bunyi suara ponsel nya menandakan ada panggilan masuk.


Robert pun mencari di mana letak ponsel nya.


"Halo".ucap robert saat panggilan sudah terhubung.


".......


"Masalah apa?".tanya robert.


Angel yang mendengar kata masalah pun seketila menajamkan telinga nya untuk memastikan pendengarannya.


"Apa yang terjadi pada nya?".tanya robert lagi.


"........


Tampak robert mengerutkan kening mendengar perkataan sang lawan bicara.


Angel yang melihat ekspresi robert seperti itu semakin di buat penasaran.


"Apa separah itu?". tanya robert kembali.


"......


"Baiklah. Malam ini aku akan pulang. Untuk malam ini tolong temani dia".ucap robert lalu setelah itu mematikan ponsel nya.


Setelah menerima telfon, robert melihat ke arah angel yang sedari tadi memperhatikannya.

__ADS_1


"Bersiaplah. malam ini kita akan pulang".ucap robert pada angel setelah itu robert pun menuju ke arah kamar.


"Ada masalah apa ya. Seperti nya terjadi masalah yang serius sehingga kami harus pulang secara tiba-tiba seperti ini. Kira-kira apa yang terjadi ya".gumam angel memikirkan masalah apa yang terjadi.


"Lebih baik aku bersiap-siap. Daripada nanti ia memarahi ku. Aku lihat tadi seperti nya mood nya sedang tidak baik setelah menerima telfon itu".gumam angel pelan.


Lalu setelah nya angel pun menuju kamar untuk bersiap-siap.


Saat angel sudah masuk ke dalam kamar, tampak robert sedang duduk di depan laptop nya dengan sangat serius mengerjakan sesuatu.


"Seperti nya masalah nya sangat serius, sampai membuat nya seserius seperti itu".gumam angel dalam hati.


Saat melihat robert sangat serius dengan laptop nya.


Angel yang tak berani bertanya pun hanya bisa diam memperhatikannya.


Lalu setelah itu angel fokus dengan barang-barang yang akan ia persiapkan.


Sementara di lain tempat tampak seorang pria yang sudah sangat mabuk berat di sebuah club malam sedang membuat keributan di sana.


"Tambahkan satu lagi".teriak sang pria yang sudah sangat mabuk tersebut kepada seorang bartender.


Karena sedari tadi sang bartender tak mau mengisi kembali gelas nya.


Dan bartender itu melihat ke arah seseorang yang tak lain adalah pemilik club ini.


Pemilik club itu hanya menggelengkan kepala sebagai jawaban saat ia tau maksud dari sang bartender saat melihat ke arah nya.


"Apa kau tuli. Aku bilang isi lagi gelas ku".ucap pria mabuk itu sedikit berteriak.


Bartender tersebut masih diam di tempat nya tanpa ada niat untuk mengisi kembali gelas pria tersebut yang sudah kosong.


"Apa kau bodoh ha".ucap pria itu berdiri sempoyongan karena sudah sangat mabuk.


"Apa kau tak tau siapa aku bodoh. Aku bisa melaporkan kau kepada pemilik club ini. Kau akan di pecat oleh nya. karena kau tak bisa membuat pelanggan mu puas. Aku kenal siapa pemilik cafe ini. aku pasti kan kau akan di pecat dari sini brengsek".ucap pria itu sambil berjalan sempoyongan ingin mendekat ke arah sang bartender.


melihat pria tersebut sempoyongan dan ingin terjatuh, lalu sang pemilik cafe pun mendekat ke arah sang pria yang sudah sangat mabuk tersebut.


"Sudah cukup mark".ucap sang pemilik club.


Ya orang yang sedari tadi membuat keributan adalah mark.


Mark sudah menghabiskan banyak minuman di club milik Rio.


Awalnya rio tidak mengetahui kalau mark datang ke club nya.


Dan saat ada keributan, rio pun keluar untuk melihat siapa yang membuat keributan dan ternyata sang pembuat onar adalah sahabat nya sendiri Mark.


Dari dulu antara mereka bertiga, memang mark yang sangat payah dengan alkohol, sehingga mark hanya minum sedikit saja saat kami bertiga berkumpul.


"Apa yang terjadi dengan nya sehingga ia mabuk berat seperti ini. pasti ia sedang ada masalah".gumam rio kasihan melihat sang sahabat yang seperti ini.


Rio yang sudah tak bisa menahan sifat keras kepala mark pun berniat meminta bantuan kepada robert.


Karena hanya robert yang bisa menenangkan mark.


Karena itu rio menelfon robert, dan sial nya ternyata robert sedang ada di paris.


Ya orang yang menelfon robert tadi adalah rio.


Dan sekarang rio harus mengurus mark yang sedang mabuk berat.

__ADS_1


__ADS_2