
Keesokan harinya angel bolak balik di dalam kamarnya.
"Apa yang harus aku kenakan nanti malam".gumam angel bingung.
Sedari tadi angel mondar mandir memilih baju yang pas untuk ia gunakan nanti malam.
Angel tidak memiliki baju yang bagus.
"Astaga apa yang harus aku gunakan. Mana mungkin aku menggunakan celana jeans untuk bertemu dengan orang tua nya. Bisa-bisa pria gila itu memarahi ku sepanjang jalan".gumam nya lagi.
Saat angel tengah sibuk memilih baju, tiba-tiba pintu rumah angel di ketuk menandakan ada tamu.
"Sebentar".ucap angel lalu bergegas menuju depan untuk membuka pintu.
"Pak chan".ucap angel saat mengetahui yang mengetuk pintunya adalah supir robert.
"Selamat siang nak".sapa pak chan.
"Siang pak. Ada apa bapak kemari . Bukannya acaranya nanti malam?" tanya angel bingung melihat pak chan ada disini.
"Saya hanya ingin mengantar pesanan tuan muda robert untuk nak angel".ucap pak chan sambil memberi dua buah paper bag pada angel.
"Apa ini pak?".tanya angel.
"Kamu buka saja nanti di dalam. Tuan muda berpesan agar bungkusan ini di pastikan sampai ditangan nak angel".jawab pak chan.
Angel masih diam memikirkan apa isi dari paper bag yang di berikan robert.
"Baiklah nak angel. Kalau begitu bapak permisi dulu".ucap pak chan pamit.
"Terima kasih pak. Hati-hati di jalan pak".ucap angel sambil tersenyum.
Pak chan hanya membalas dengan anggukan kepala.
Setelah pak chan tak terlihat lagi, angel masuk ke dalam rumah dan menuju kamarnya.
"Kira-kira pria kutub itu kasih apa ya".gumam angel sambil membuka salah satu paper bag nya.
Dan betapa terkejutnya angel saat membuka paper bag tersebut.
Ternyata isinya sebuah gaun berwarna pitch dan di beri hiasan bunga di bagian pinggul nya. Simpel namun terlihat sangat elegan.
"Astaga, gaun nya indah sekali".gumam angel memuji gaun yang di berikan robert.
Lalu angel beralih membuka paper bag yang satu nya lagi dan lagi-lagi angel di buat terkejut.
Ternyata isinya adalah sebuah high heels berwarna hitam kilat.
"Ya tuhan, sepatu dan gaunnya bagus. Pasti harga nya mahal".gumam angel sambil membalikkan gaun dan sepatu nya untuk mencari harganya.
Dan lagi angel membulatkan matanya melihat harga gaun dan sepatu yang di berikan robert.
"Astaga harga satu gaunnya sama dengan harga setahun gaji ku".gumam angel tak percaya melihat harga gaunnya.
Saat sedang memikirkan harga gaun dan sepatunya, tak sengaja angel melihat secarik kertas.
Angel membuka kertas tersebut dan membaca isinya.
"PAKAILAH GAUN DAN SEPATU INI NANTI MALAM.
DANDANLAH YANG CANTIK.
AKU TIDAK MENERIMA PENOLAKAN.
JAM 8 AKU AKAN MENJEMPUTMU".
AL
"Cih bahkan dia menyuruh ku menggunakan gaun dan sepatu ini dengan ancaman bukan dengan kata-kata romantis".gumam angel sambil tersenyum.
Entah mengapa angel senang membaca surat dari robert. Bahwa robert menyuruhnya untuk berdandan cantik.
"Mengapa aku menjadi malu saat membaca surat darinya".gumam angel malu.
"Astaga mengapa wajah ku memanas".ucap angel mengibas-ngibas wajahnya yang terasa panas.
Tiba-tiba ponsel angel berbunyi menandakan ada panggilan masuk.
__ADS_1
"Nomor tak di kenal. Siapa ya".gumam angel lalu menerima panggilan tersebut.
"......
"Astaga telingaku. Siapa yang menelfon tiba-tiba langsung marah".gumam angel emosi sambil menjauhkan ponselnya. Karena si penelfon langsung marah-marah tak jelas.
"Ini siapa?".tanya angel setelah meredakan emosinya.
"......
"Astaga, kau. Apa kau tau telinga ku hampir saja tuli karena teriakan mu".marah angel setelah tau siapa yang menelfon.
".......
"iya aku tau. Tadi pak chan sudah memberitahuku".ucap angel.
"......
"Baiklah".jawabnya lalu memutuskan sambungan telfon.
Setelahnya angel merapi kan kembali gaun dan sepatu yang di berikan robert.
Sementara di lain tempat, tampak robert sedang menyiapkan pekerjaan yang tersisa.
SKIP
"Sudah jam 6, sebaiknya aku pulang untuk bersiap setelahnya aku akan menjemput gadis itu".gumam robert sambil merapikan pekerjaannya.
Sementara dirumah angel. Tampak angel masih duduk santai di kamarnya.
"Sudah jam segini, lebih baik aku bersiap. Jika pria kutub itu datang aku belum selesai, bisa murka dia".gumam angel mengingat kembali wajah murka robert yang sangat nenakutkan pikirnya.
Lalu setelah itu angel menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam.
Robert bersiap untuk menjemput angel, sebelum itu robert menyempatkan diri memberi kabar pada angel.
Lalu setelahnya robert melajukan mobilnya menuju rumah angel.
Sementara angel sedang duduk di ruang tamu menunggu kedatangan robert.
triiinnggggg
Angel membuka isi pesan yang ternyata dari robert.
BERSIAPLAH. AKU OTW KE RUMAH MU.
Angel membaca pesan robert lalu memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas.
Angel melihat kembali dandanannya.
Entah mengapa angel ingin terlihat cantik, entah untuk siapa. Yang jelas angel ingin malam ini ia terlihat cantik meskipun pertemuan malam ini adalah kebohongan. Namun angel tetap bersemangat.
Beberapa menit kemudian, terdengar klakson mobil dari arah luar dan itu menandakan kalau robert sudah ada di depan.
Angel berdiri dan melihat kembali tampilannya sebelum ia keluar.
"Semua nya sudah oke. Aku harap semua berjalan dengan lancar tuhan".ucap angel lalu berjalan keluar rumah.
Saat keluar ternyata robert menunggu tepat di depan pintu rumah angel.
"Astaga kau mengagetkan ku".ucap angel yang terkejut melihat robert tepat di depan pintunya.
Tak ada jawaban dari robert, ternyata orang yang membuatnya terkejut sedang memandangnya tanpa berkedip.
Entah apa arti dari pandangannya.
"Mengapa pria ini melihatku seperti itu. Bikin aku salah tingkah saja".gumam angel dalam hati.
sementara robert, sejak angel keluar dari rumah. Robert seakan terpukau oleh kecantikan angel yang sangat natural menurutnya.
"Apakah gadis yang ada di depan ku ini adalah angel? mengapa malam ini ia sangat terlihat cantik. bahkan aku enggan untuk berkedip sekali pun".gumam robert dalam hati memuji kecantikan angel malam ini.
Robert masih memandangi angel dengan sangat intens.
Sementara angel yang sudah gelisah di pandang intens sedari tadi oleh robert segera menyadarkan robert.
__ADS_1
"hai tuan kutub".panggil angel sambil melambaikan tangan tepat di depan wajah robert dan seketika itu robert tersadar dari lamunannya.
"Maaf. Apa kau berbicara tadi?".tanya robert setelah menetralkan kembali dirinya.
"Apakah kita jadi pergi?".tanya angel.
"Jadi".jawab robert cepat lalu berjalan terlebih dahulu menuju mobilnya dan membukakan pintu untuk angel setelah itu robert ikut masuk ke dalam mobil dan langsung melaju kan mobilnya ke tempat yang sudah di janjikan.
Sepanjang perjalanan, tak ada yang membuka suara.
Seperti biasa angel lebih memilih melihat ke arah luar dan robert masih fokus melihat ke depan.
Sebenarnya sedari tadi angel ingin bertanya masalah pemberian robert untuknya.
Tapi angel bingung harus mulai darimana.
Angel melirik sekilas ke arah robert dan ternyata itu disadari oleh robert.
"Apa ada yang ingin kau tanyakan?".tanya robert yang melihat gerak gerik angel seperti ingin bertanya.
Angel beralih menatap robert dan menarik nafas sebentar.
"Mengapa kau memberikanku gaun dan sepatu yang mahal?".tanya angel akhirnya.
"Memangnya mengapa?" tanya robert.
"Aku yang bertanya terlebih dahulu".jawab angel kesal melihat robert yang tidak menjawab pertanyaanya tapi malah bertanya.
"Karena aku ingin".jawab robert singkat.
"Astaga jawaban apa itu".gumam angel kesal.
"Sekarang jawab pertanyaanku. Mengapa kau bertanya?".tanya robert kembali.
Angel melihat ke arah robert.
"Karena gaun dan sepatu yang kau berikan sangatlah mahal".jawab angel pelan.
"Memang mengapa kalau mahal?".tanya robert kembali.
"Aku merasa tak pantas menggunakannya".jawab angel sendu.
"Gaun nya sangat cocok untukmu. Kau sangat cantik. Jadi berhenti mengatakan kalau kau tak pantas menggunakannya".jawab robert masih tetap fokus melihat ke depan.
Mendengar jawaban robert, seketika angel merasakan debaran yang sangat kencang pada jantungnya.
"Apa aku tak salah mendengar. Pria kutub itu mengatakan aku cantik? Astaga makan apa ia tadi sehingga ucapannya menjadi sangat manis".gumam angel dalam hati.
Sementara robert, setelah mengatakan itu ia langsung diam dan tak ingin menoleh ke arah angel.
"Apa yang aku katakan barusan. Apa tadi aku sedang memuji nya. Bisa besar kepala gadis itu".sesal robert dalam hati.
Setelah percakapan itu, tidak ada lagi yang membuka suara sampai mereka tiba di tempat makan malam yang sudah di janjikan.
"Kita sudah sampai. Ayo turun".ucap robert.
Namun angel masih diam tak berniat keluar.
Karena tak ada jawaban, robert melirik ke arah angel dan ternyata angel seperti sedang gelisah.
"Apa yang terjadi?".tanya robert memastikan.
"Aku takut".jawab angel singkat.
"Apa yang kau takutkan?" tanya nya lagi.
"Bagaimana nanti jika orang tua mu tak setuju, apa yang akan aku jawab. Lalu bagaimana nanti jika mereka tau kalau aku anak yatim piatu. Pasti mereka akan menolak. Lebih baik kita batalkan saja rencana ini".ucap angel gelisah.
Mendengar perkataan angel ada sedikit rasa marah di hati robert, namun ia berusaha menahannya.
Robert tak ingin menghancurkan malam ini.
Dengan lembut robert memegang tangan angel berusaha memberi ketenangan.
"Orang tua ku tak seperti yang kau pikirkan. Kau cukup menjawab semua nya dengan jujur tanpa ada yang perlu kau tutupi".ucap robert lembut.
Melihat angel masih setia diam. Lalu robert berkata.
__ADS_1
"Santai lah sedikit. Tak akan terjadi apa-apa padamu karena aku ada bersama mu".ucap robert.
setelah itu robert menarik tangan angel untuk keluar dan mereka masuk kedalam untuk menemui orang tua robert.