
Keesokan hari nya angel terlihat sedang duduk di dalam kamar nya. Hari ini angel tidak berniat untuk ke kebun bunga, angel begitu sangat malas walau hanya untuk keluar dari kamar nya.
Angel masih memikirkan semua yang Rose katakan.
Saat sedang memikirkan apa yang km ia lakukan, tiba-tiba pintu di ketuk dari luar.
"Masuk".ucap angel.
Masuklah seseorang ke dalam kamar angel.
Angel masih membelakangi orang tersebut dan berkata.
"Carl apa kau membawakan aku sarapan? aku sedang tidak ingin ma...".angel berbalik melihat ke arah orang tersebut dan seketika menghentikan ucapan nya saat tau siapa yang ada di belalang nya.
"aL".gumam angel.
Ya orang yang masuk ke dalam kamar angel adalah Robert bukan nya Carl.
Robert melangkah semakin mendekat ke arah angel dengan tatapan yang tak pernah lepas dari angel.
Robert berhenti tepat di depan angel dan hanya menatap ke arah angel tanpa berniat untuk berbicara.
Angel merasa begitu sangat risih karena di pandang oleh robert dengan jarak sedekat ini.
"Apa yang ia lakukan di sini dan mengapa sedari tadi ia menatap ku tak berkedip seperti itu. Apalagi kesalahan yang sudah aku perbuat".gumam angel.
"Apa yang membawa anda kemari tuan?".tanya angel berusaha untuk menekan semua perasaan yang ada.
Untuk sesaat robert tertegun dengan panggilan angel untuk nya.
Namun robert berusaha untuk menetralkan kembali wajah nya dan berkata.
"Aku kesini untuk melihat bagaimana keadaan mu. Bagaimana keadaan mu sekarang?".tanya robert dengan nada khawatir.
Angel terpaku mendengar nada khawatir dari pertanyaan robert.
Namun lagi, angel berusaha untuk menekan semua perasaan yang ada.
Angel tak ingin membahayakan siapapun jika ia masih bersikap egois.
"Seperti yang ada lihat tuan. Keadaan saya baik-baik saja".jawab angel berusaha untuk sesantai mungkin.
Robert melihat ke arah leher angel, dimana disana lah robert melakukan kekerasan pada angel.
"Jika tidak ada lagi keperluan, lebih baik sekarang anda keluar saja karena saya ingin istirahat".ucap angel berusaha untuk membuat robert keluar.
Angel sudah sangat tidak tahan dengan semua keadaan ini.
__ADS_1
"Baiklah. Maaf jika aku mengganggu mu dan juga aku minta maaf atas apa yang sudah aku lakukan kemarin. Selamat istirahat".ucap robert kemudian keluar dan meninggalkan angel di kamar.
Setelah kepergian robert, seketika ada sesuatu yang hilang dalam diri angel.
"Perasaan apa ini".Gumam angel sambil memegang dada nya yang berdetak sangat kencang.
Sementara di lain tempat tampak robert yang terlihat uring-uringan di dalam kamar nya.
Entah mengapa mendengar nada cuek dari angel membuat robert merasa tidak nyaman.
Robert seakan tidak menyukai sikap cuek angel terhadap nya.
Entah mengapa robert begitu merindukan sikap angel yang dulu, yang begitu hangat, murah senyum dan perhatian.
Tapi angel yang tadi begitu sangat berbeda dengan angel yang dulu.
"Apa yang terjadi dengan dirinya. Mengapa dia begitu sangat berubah".gumam robert bingung.
Sekarang yang ada di dalam pikiran robert hanyalah angel, angel dan angel.
Bahkan robert tak sekali pun ingat akan Rose.
"Mengapa aku tidak bisa menerima semua ini. Mengapa sikap nya seperti ini membuat aku tak bisa menerima nya. Apa yang terjadi dengan ku".gumam robert lagi.
Robert terus memikirkan apa yang membuat dirinya seperti ini dan apa yang membuat angel berubah.
Semua itu terngiang di dalam kepala robert.
SKIP
Malam hari pun tiba.
Hari ini robert sangat di sibukkan dengan pekerjaan nya hingga tak terasa hari sudah malam.
Robert bersiap-siap untuk pulang dan tiba-tiba pintu ruangan nya di ketuk dari luar.
Tok tok tok
"Masuk".ucap robert dari dalam.
Masuklah seseorang ke dalam ruangan robert dan berjalan ke arah nya.
"Ada apa?".tanya robert pada orang tersebut yang tak lain adalah seorang security perusahaan nya.
"Ada paket untuk anda pak".Ucap sang security sambil menyerahkan sebuah paket pada robert.
Robert mengambil paket tersebut dengan perasaan heran.
__ADS_1
"Siapa yang mengirimkan paket ini untuk ku".gumam robert bingung.
"Baiklah. Kau boleh keluar".Ucap robert.
"Baik tuan. Saya permisi".ucap sang security kemudian keluar dari kamar tersebut.
"Apa ini dan siapa yang mengirimkan nya untuk ku".gumam robert melihat-lihat paket tersebut.
Robert terlihat tengah memperhatikan paket tersebut . Setelah puas melihat-lihat robert pun membuka paket tersebut.
"Apa ini".gumam robert saat melihat isi nya.
"Brengsek".gumam robert geram.
Kemudian robert berdiri mengambil paket tersebut dan berjalan menuju ke arah luar. Dengan ceoat robert berjalan menuju parkiran untuk bisa segera pulang dan menemui angel dengan kemarahan yang sudah ada di puncak.
"Aku tak akan membuat dirimu tenang j4L4n9".gumam robert berjalan dengan cepat menuju parkiran.
Di rumah.
Robert berjalan dengan kemarahan yang sudah memuncak menuju ke arah kamar angel.
"Angel".teriak robert dengan keras dan bergema di dalam rumah tersebut.
"Angel".teriak robert lagi.
Namun lagi-lagi tak ada jawaban dari angel, robert dengan cepat menuju kamar angel dan langsung mendobrak pintu kamar angel dengan kasar tanpa mengetuk nya terlebih dahulu.
"Keluar kau j4L4n9".teriak robert.
Namun tidak ada sahutan dari angel.
"Dimana kau j4L4n9. Aku tak akan pernah membuat hidup mu tenang. Keluar".teriak robert lagi.
Robert memeriksa semua nya sampai ke kamar mandi, namun tidak menemukan angel.
"Kemana j4L4n9 itu".gumam robert heran tak menemukan angel.
Saat robert tengah mencari angel dengan penuh emosi, tiba-tiba mata robert tertuju pada sesuatu yang tergeletak di meja rias angel
Robert mendekat dan mengambil surat tersebut.
"Brengsek. Aku tak akan membiarkan kau lepas dari ku j4L4n9".Ucap robert murka sambil meremas kertas tersebut dengan geram.
Setelah nya robert menelpon seseorang.
"Halo. Cari sampai dapat di mana keberadaan angel dan bawa dia ke hadapan ku dengan keadaan apapun baik dalam keadaan hidup atau mati".ucap robert murka setelah nya mematikan ponsel nya .
__ADS_1
"Aku tak akan membiarkan kau kabur j4L4n9. Aku akan membuat kau merasakan pembalasan yang tak akan pernah bisa untuk kau lupakan".gumam robert geram.
Setelah nya robert keluar dari kamar angel dan menuju ke suatu tempat.