
Angel terharu melihat pemandangan yang ada di depan nya.
Alex terlihat bahagia bisa bertemu dengan Robert.
Tanpa terasa Angel ikut tersenyum melihat interaksi antara ayah dan anak itu.
"aL ayo kita pulang sekarang".ucap Angel menyadarkan Robert dan Alex yang sedang bercengkrama.
"Tapi mom, aL baru saja bertemu dengan Daddy. Boleh aL menginap di sini Mom?".tanya aLex menatap Angel dengan tatapan memohon.
"Jangan sekarang nak. Besok aL harus sekolah. Ini sudah sangat malam, besok kita akan kesini lagi. Oke".bujuk Angel.
Alex melihat ke arah Robert berharap sang Daddy mau membantu nya untuk membujuk sang Mommy.
Robert tersenyum ke arah Alex lalu menatap ke arah Angel dan berkata.
"Biarkan aLex menginap di sini ngell. Kan dia bisa berangkat sekolah dari sini".ucap Robert berusaha membela aLex.
Alex tersenyum senang mendapati pembelaan dari sang Daddy.
"Tidak bisa aL. aLex besok harus sekolah. jika aLex berangkat dari sini maka aLex harus bangun pagi sekali karena jarak antara rumah sakit dan sekolah aLex itu jauh".jawab Angel.
"Tapi...".ucapan Robert langsung di potong oleh Angel.
"Tidak ada tapi-tapi aL. aLex harus ikut pulang dengan ku. Jika tidak aku tidak akan izinin aLex buat ketemu sama kamu lagi".ucap Angel kesal seperti seorang istri yang sedang memarahi suami nya.
__ADS_1
Robert menghela nafas lelah dan menatap ke arah aLex.
"Maafkan Daddy sayang, mommy mu begitu sangat galak seperti macam betina, Daddy tal bisa memaksa nya karena mommy mengancam Daddy menggunakan dirimu. Jadi lebih baik aL turuti apa kata mommy. Besok sepulang sekolah aL kemari lagi".ucap Robert mencoba memberi pengertian pada Alex.
Sementara Angel sudah menatap Robert dengan tatapan seolah ingin m3m4k4n nya hidup-hidup saat Robert mengatakan Angel seperti macan betina.
"Baiklah. Cepat sembuh Daddy. Besok aL akan mengunjungi Daddy lagi. Good night Daddy, Bye".ucap aLex dengan berat hati sambil mencium pipi Robert.
Kemudian setelah itu Angel membawa aLex keluar, namun sebelum itu Angel kembali masuk ke dalam ruangan Robert.
"Ada apa?".tanya Robert saat melihat Angel kembali ke ruangan nya.
"Besok adalah hari pertama mu untuk terapi. Jadi aku harap kamu mau melakukan terapi. Jika kau tidak mau melakukan terapi, maka aku akan membawa aL jauh dari mu dan kau tidak akan bisa menemukan kami lagi".ucap Angel lalu setelah nya Angel berbalik ingin keluar tapi tiba-tiba Robert bertanya.
"Apakah kau akan memisahkan ku kembali dengan aLex? seperti yang kalian lakukan dulu?".tanya Robert marah.
"Tentu. Aku akan melakukan hal yang sama dan bisa aku pastikan kali ini kau tidak akan bisa menemukan kami".ucap Angel dingin dan setelah itu Angel keluar dari ruangan Robert dengan cepat dan meninggalkan Robert yang mengumpat kesal karena ancaman dari Angel.
"Maafkan aku aL. aku harus melakukan ini semua agar kau mau melakukan terapi. Aku tau aLex adalah kelemahan. Maafkan aku yang mengancam mu menggunakan aLex. Maafkan aku".gumam Angel sendu saat sudah berada di luar ruangan.
Setelah itu Angel berjalan keluar rumah sakit menuju ke tempat Alex yang tadi sempat Angel titipkan bersama Mark.
Keesokan hari nya.
Terlihat Mark sedang berada di ruangan Robert.
__ADS_1
Tak ada yang membuka suara di antara mereka karena Robert mendiami Mark karena masih merasa kesal pada nya karena sudah menyembunyikan mereka dari nya.
Saat mereka sibuk dengan pikiran masing-masing, tiba-tiba pintu ruangan Robert di ketuk dari luar dan masuklah dokter dan perawat yang merawat Robert.
"Selamat pagi tuan Robert. Hari ini adalah hari pertama Anda untuk melakukan terapi. Anda boleh bersiap-siap karena setengah jam lagi perawat akan membawa anda menuju ruang terapi".ucap dokter tersebut ramah.
Mark berdiri dan tersenyum sekilas ke arah dokter tersebut dan berkata.
"Maafkan kami dok. Seperti nya tuan robert tidak akan melakukan te...".ucapan Mark langsung di potong oleh Robert dengan cepat.
"Baiklah saya akan bersiap, setelah itu saya akan ke ruangan terapi bersama Mark".jawab Robert cepat.
Mark tersenyum senang mendengar jawaban Robert.
Mark tau jika Robert tak akan menolak untuk melakukan terapi karena sekarang bukan hanya Angel yang menjadi penyemangat bagi Robert, sekarang sudah bertambah satu lagi yaitu aLex.
"Baiklah tuan. Saya akan menunggu di ruang terapi. Permisi".ucap sang dokter kemudian berbalik dan keluar dari ruangan Robert.
"Benarkah kau ingin melakukan terapi aL? bukan lah semalam kau berkeras untuk pulang dan tidak mau melakukam terapi. Ada apa?".tanya Mark berpura-pura tidak tau.
Robert mendengus kesal dan berkata.
"Jangan membodohi ku lagi karena aku tak akanpernah tertipu lagi".ucap Robert sinis.
"Dasar manusia kutub".gumam Mark dalam hati.
__ADS_1
Setelah itu Mark membantu Robert untuk bersiap-siap dan membawa Robert menuju ke ruangan terapi.