Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Malam Pertama


__ADS_3

Akhirnya robert dan angel sudah resmi menjadi sepasang suami istri.


Tapi entah mengapa tidak ada kebahagiaan sedikit pun yang angel rasakan.


Sementara robert sedari tadi tak hentinya tersenyum. Entah apa yang ia pikirkan.


"Selamat sayang. Sekarang kau sudah menjadi bagian dari keluarga kami".ucap alesha pada angel sembari memeluk nya.


"Terima kasih ma".jawab angel singkat.


"Sekarang kalian sudah menjadi suami istri, dimana kalian akan tinggal aL?" tanya albert melihat ke arah robert.


"aL sudah membeli sebuah rumah pa. Mungkin besok aL akan langsung menempatinya. Jadi malam ini kami akan pulang ke apartement".jawab robert.


"Mengapa kalian tak tinggal di mansion saja aL. Mama sama papa jarang di sini. Mansion kita tak berpenghuni".ucap mama alesha.


"aL ingin mandiri ma. aL ingin membeli rumah sendiri dengan hasil aL sendiri".jawab robert pelan.


"Tapi aL...".ucapan alesha terpotong oleh albert.


"Sudahlah sayang. Biarkan mereka memilih jalan mereka sendiri. Biarkan aL bertanggung jawab atas keluarganya".ucap albert berusaha memberi pengertian pada sang istri.


"Baiklah".jawab mama alesha pasrah.


setelahnya alesha melihat ke arah angel dan berkata.


"Jika ada apa-apa kau jangan sungkan mengatakannya pada mama ya sayang".ucap mama alesha tulus.


Alesha memang mempunyai hati yang baik dan penyayang.


"Iya ma. Mama jangan khawatir".jawab angel singkat.


"Kalau begitu kami pulang dulu ya sayang. Karena sore nanti kami harus kembali karna papa mu ada urusan pekerjaan".ucap mama alesha.


"Mengapa cepat sekali ma?" tanya angel.


"Papa mu sangat sibuk sayang. Kapan-kapan kalian mainlah ke sana. Mama akan senang jika kalian mengunjungi kami".ucap mama alesha.


"iya ma. kapan-kapan aL akan mengajak angel berkunjung ke sana. Mama dan papa jaga kesehatan".ucap robert sembari memeluk sayang alesha.


"Kalian juga jaga kesehatan. Dan kamu aL, jangan sampai membuat menantu kesayangan mama bersedih apalagi sampai menangis".ancam mama alesha pada robert.


Angel dan albert hanya tersenyum mendengar ancaman alesha.


"Iya ma".jawab robert.


"Mark, aku memberikan mu tanggung jawab untuk menjaga menantu kesayanganku. Jika aL membuat angel bersedih segera laporkan kepadaku".ucap alesha pada mark yang sedari tadi diam memperhatikan interaksi keluarga mereka.


"Siap ma'am. Saya akan menjalankan tugas yang ma'am berikan".jawab mark.semangat.


Mereka semua tertawa mendengar jawaban mark. mark memang dekat dengan orang tua robert.


Setelahnya albert dan alesha pamit.


Setelah kepergian albert dan alesha mark melihat ke arah robert dan angel.


"Apa yang kau lihat mark?".tanya robert.


"Tidak ada".jawab mark singkat.


"Bisa aku bicara berdua dengan angel?".tanya mark pada robert.


Seketika robert menatap tajam ke arah mark seolah mengatakan. Mengapa harus berdua.


Sementara angel yang mendengar namanya di sebut seketika melihat ke sumber suara.


"Memang apa yang ingin kau bicarakan dengannya, mengapa harus berdua?".tanya robert.


"Ada hal yang ingin aku tanyakan padanya".jawab mark malas.


"Mengapa tidak didepan aku saja kalian bicara?".tanya robert kembali dengan nada kesal terhadap mark.


"Ini urusan antara kami aL. Kau tak berhak ikut campur".jawab mark mulai terpancing emosi melihat tingkah posesif robert.

__ADS_1


"Jika kau lupa, maka aku akan ingat kan kembali. bahwa seseorang yang ingin kau ajak bicara berdua itu adalah ISTRIKU. Istri seorang robert stuart. Jadi aku mempunyai hak atas dia".ucap robert dingin sambil menggenggam tangan angel erat.


Seolah tak ada yang boleh merebut angel darinya.


Mark terdiam mendengar ucapan robert, tapi ia tersenyum dalam hati. Karena sebenarnya mark hanya menguji robert.


Mark hanya ingin melihat reaksi robert dan ternyata reaksi robert di luar prediksinya dan mark yakin sebenarnya robert juga menyimpan rasa untuk angel. Hanya saja robert belum menyadari perasaannya.


"Aku harap kau akan bisa membuat angel bahagia aL dan aku harap kau pun mendapatkan kebahagiaan".ucap mark dalam hati sambil tersenyum melihat ke arah dua insan yang baru saja sah menjadi sepasang suami istri.


Melihat mark tersenyum ke arah mereka, seketika membuat robert emosi dan tanpa robert sadari ia menggenggam tangan angel dengan sangat kuat.


"Aauucchh".ringis angel.


Seketika robert dan mark melihat ke arah angel.


"Kamu kenapa ngell?".tanya mark khawatir sembari memegang pundak angel.


Melihat itu robert langsung menepis tangan mark dari pundak angel.


"Jangan melampaui batas mark".ucap robert dingin.


Mark yang paham dengan perkataan robert hanya diam tak ingin membalas.


"Mengapa kau tiba-tiba meringis?".tanya robert heran.


"Kau sangat erat menggenggam tanganku sampai sakit".gumam angel .


Seketika robert melonggarkan sedikit genggamannya dan melihat ke tangan angel yang memerah.


"Maaf. Aku tidak sengaja".ucap robert.


"Tak apa".jawab angel lembut.


Mark yang mendengar robert mengatakan kata MAAF seketika membulat kan mata tak percaya.


"Kau tadi mengatakan apa aL?".tanya mark memastikan.


Robert yang mengerti akan pertanyaan mark hanya diam, tanpa ingin menjawab pertanyaan mark.


"Tak usah berisik".ucap robert.


"Astaga aL, untuk pertama kali nya aku mendengar kau mengucapkan kata maaf".ucap mark tak percaya.


Angel yang mendengar perkataan mark hanya diam untuk mendengarkan jawaban robert.


"Sudahlah. Jangan banyak bicara".ucap robert pada mark.


"Mari kita pulang sekarang".ajaknya pada angel.


Robert berjalan terlebih dahulu dan angel mengikutinya dari belakang.


Saat di dalam mobil tak ada yang membuka suara.


Robert fokus dengan kemudinya sedangkan angel fokus melihat keluar jendela.


Tak terasa mereka sudah sampai di apartement robert.


Mereka masuk ke dalam apartemen.


"Baju mu semua ada di dalam koper itu".tunjuk robert pada sebuah koper yang terletak di sudut ruangan.


"Disini hanya ada dua ruangan. Satu ruang kerjaku dan satu lagi kamar. Kamar mandi cuma ada satu di dalam kamarku. Jadi jika kau ingin menggunakan kamar mandi untuk mengganti pakaian mu. maka gunakanlah sekarang. Aku akan menunggu di ruang kerja. Jika sudah selesai panggil aku".ucap robert lalu berlalu menuju ruang kerjanya.


Sementara angel berjalan menuju kopernya dan masuk ke dalam kamar yang di katakan robert.


Beberapa menit kemudian, angel sudah selesai dengan acara bersih-bersihnya.


"Akhirnya aku bisa terbebas dari balutan gaun yang sangat berat itu".gumam angel.


Setelah itu angel keluar kamar dan berjalan menuju ruang kerja robert.


Angel diam sejenak di depan pintu ruangan robert sebelum mengetuk pintu.

__ADS_1


"Masuk".ucap robert dari dalam.


Angel masuk perlahan ke dalam ruang kerja robert.


Ruangannya bernuansa hitam, barang-barang yang ada diruangan tersebut tertata sangat rapi.


Angel memperhatikan setiap sudut ruangan kerja robert dengan penuh kagum.


Tanpa angel sadari, sedari tadi robert memandanginya tanpa henti.


"Ada apa?".tanya robert memecahkan lamunan angel.


"Apa kamu ingin bebersih? karena aku sudah selesai".ucap angel sedikit gugup.


"Sebentar lagi karena sekarang masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan".ucap robert lalu melanjutkan pekerjaannya.


Lalu angel pamit ke luar dari ruang kerja robert.


"Aku lapar sekali. Lebih baik aku ke dapur, siapa tau ada bahan makanan. Jadi lebih baik aku membuat makan malam untuk kami berdua".ucap angel sambil berjalan menuju dapur.


Saat sudah di dapur.


"Astaga cuma ada sosis, telur, dan spagetti?".gumam angel.


"Astaga pria itu hanya punya bahan ini di kulkasnya?".gumam nya lagi heran.


Akhirnya angel memutuskan untuk membuat spagetti. Setidaknya bisa untuk mengganjal perutnya.


Beberapa menit kemudian angel sudah selesai memasak dan menata nya di meja makan.


angel berjalan menuju ruang kerja robert, untuk mengajak robert makan malam.


Tok tok tok


namun tak ada jawaban. Sudah beberapa kali angel mengetuk pintu ruang kerja robert namun tak ada jawaban.


"Apa pria itu ketiduran di dalam? Atau ia sudah di kamar? atau aku masuk saja untuk memastikan?".gumam angel.


Setelah berfikir, akhirnya angel berinisiatif untuk masuk ke dalam ruang kerja robert.


Saat masuk suasananya masih sama seperti saat tadi angel masuk.


Saat angel melangkah masuk lebih dalam, tiba-tiba ada suara bariton yang mengagetkan angel.


"Apa yang kau lakukan di ruang kerja ku?".tanya robert dengan nada dingin.


angel berbalik dan mendapati robert ada di belakangnya.


"Tadi aku sudah mengetuk pintunya, namun tidak ada jawaban. Jadi aku berfikir untuk masuk dan melihat keadaanmu".jawab angel sedikit gugup seakan ia seperti maling yang sedang tertangkap basah.


"Ada apa kau mencariku?".tanya robert kembali.


"Aku hanya ingin mengajak mu makan. Tadi aku sudah membuatkan makan malam kita".jawab angel.


"Baiklah. Tunggu saja di ruang makan. Sebentar lagi aku menyusul".ucap robert lalu setelahnya angel keluar dari ruangan dan menuju ruang makan.


Tak lama robert pun datang dan langsung duduk di salah satu kursi.


"Mengapa kau tidak makan?".tanya robert heran karena masih melihat piring angel yang belun tersentuh.


"Aku hanya ingin makan bersama sebagai bentuk hormat seorang istri pada suami".jawab angel.


Lalu setelahnya mereka makan dalam diam dan dengan pemikiran mereka masing-masing.


Beberapa menit kemudian, mereka selesai makan.


"Aku tidak suka kau menyentuh atau masuk ke dalam ruang pribadiku. Kali ini kau aku maafkan tapi tidak untuk lain waktu".ucap robert dingin.


Angel hanya diam mendengar perkataan robert.


"Kau tidur di ruang tamu saja. Karena aku tidak suka berbagi apalagi yang bersifat pribadi".ucap robert dan angel hanya menganggukkan kepala.


Setelah itu robert menuju kamar dan angel menuju ruang tamu untuk istirahat.

__ADS_1


karena angel sangat merasa lelah hari ini. ia ingin mengistirahatkan badan dan juga pikirannya.


__ADS_2