
Keesokan harinya pagi-pagi frans datang ke cafe seperti biasa.
Frans ingin segera membereskan barang-barang nya.
Frans tak sanggup jika harus berlama-lama disini, itu hanya membuatnya makin merasa sedih.
Setelah beberapa menit berkemas, Akhirnya frans keluar dari ruangannya.
"Issy ".panggil frans saat melihatnya.
Issy yang merasa dipanggil pun menolah kearah suara yang memanggilnya.
"Iya bos. Ada apa?".tanya issy saat melihat frans berjalan kearahnya.
"Tolong kumpulkan semua karyawan di ruangan belakang, ada yang ingin aku sampaikan".ucap frans sambil tersenyum.
Melihat senyuman frans membuat jantung issy berdetak sangat kencang.
"Baik bos".ucap issy berusaha menetralkan kembali suaranya karena gugup.
Tak berselang beberapa lama, semua karyawan sudah berkumpul di ruangan yang sudah di katakan.
Berhubung cafe belum buka, jadi mereka semua bisa berkumpul.
Tak lama kemudian frans pun datang.
Sejenak frans memperhatikan sekitar melihat semua karyawannya dan yang paling penting ia mau melihat sang pujaan hati.
"Dimana angel?".tanya frans saat tak melihatnya.
"Angel hari ini shif siang bos".ucap salah satu karyawan.
"Baiklah. Saya akan memberitahukan kalian hal penting. Jadi kalian dengarkan baik-baik perkataan saya".ucap frans .
"Mulai besok saya bukan lagi pemilik dari cafe ini". lanjutnya.
Seketika ruangan penuh dengan bisik-bisik setelah mendengarkan perkataan sang bos.
Tetapi diantara semua, hanya satu orang yang terdiam mencerna perkataan frans.
"apakah ia akan meninggalkan cafe ini?".ucap orang yang terdiam tadi.
"Bisa saya lanjutkan?".tanya frans kepada semua karyawan yang masih berbisik perihal perkataan frans tadi.
Seketika mereka semua diam untuk mendengarkan lanjutan dari perkataan sang bos.
"Cafe ini sudah dibeli oleh seseorang, Mungkin besok orang itu akan berkunjung kesini untuk memperkenalkan dirinya. Saya harap kalian bisa bekerja sama dengan pemilik baru dari cafe ini".ucap frans sendu.
"Saya harap kalian tidak mempermalukan saya didepan beliau. Saya harap kalian mengerti dengan perkataan saya. Saya sangat berterima kasih atas semua kerja keras yang telah kalian dedikasikan selama ini. Saya senang bisa mengenal dan bekerja sama dengan kalian semua. Saya berharap bisa bertemu dengan kalian semua suatu saat nanti. Mungkin bukan sebagai bos tapi sebagai tamu sekaligus teman kalian".ucapnya lagi sambil tertawa getir menahan sakit atas perkataannya sendiri.
"Saya minta maaf kepada kalian, jika selama ini saya ada menyinggung perasaan kalian. Saya juga minta maaf jika selama ini saya belum bisa menjadi bos yang baik untuk kalian. Jika diperkenankan tolong maaf kan saya".ucap frans menunduk untuk menahan tangisnya. Frans tak ingin menjadi cengeng didepan semua karyawannya.
Tiba-tiba ada salah satu karyawan wanita yang berani bertanya,
"Apa yang membuat anda menjual cafe ini bos?".tanya sang karyawan.
Frans pun mendongakkan kepala untuk melihat siapa yang bertanya.
"Saya akan fokus mengurus perusahaan orang tua saya".ucapnya sambil tersenyum tulus kepada sang karyawan.
"Lalu apa bos tidak akan pernah bermain kesini lagi?".tanya karyawan tersebut tanpa sadar.
Semua mata tertuju pada sang karyawan. Tak terkecuali frans.
__ADS_1
"Saya akan berusaha untuk sering mengunjungi kalian disini".ucap frans lembut masih dengan senyumannya.
Karyawan tersebut terdiam dan hanya bisa tertunduk lesu mendengar jawaban sang bos.
"Apakah kita masih bisa bertemu".tanya issy dalam hati.
Ya karyawan yang sedari tadi diam dan tiba-tiba bertanya itu adalah issy.
Sebenarnya issy sudah lama menaruh hati kepada frans. Setiap hari issy selalu memperhatikan frans dari kejauhan.
Selama ini issy menyimpan perasaannya sendiri, bahkan angel yang notaben nya adalah sahabatnya, issy tak pernah memberitahukannya kepada angel.
Karena issy tau frans menyukai angel dan sepertinya angel juga mempunyai perasaan yang sama terhadap frans.
Itulah yang membuat issy harus memendam perasaannya terhadap frans. Ia tak ingin menghancurkan persahabatannya dengan angel. Issy akan terus menahan perasaannya, setidaknya ia masih bisa memperhatikan frans meskipun dari kejauhan itu sudah lebih dari cukup.
Tapi sekarang bagaimana. Apakah ia mampu untuk berjauhan dengan frans??
Apakah ia sanggup jika tidak melihatnya walau sehari saja.
Memikirkan itu membuat issy merasa sedih. Sedang asyik dengan pemikirannya . Tiba-tiba perkataan frans membuatnya tersadar.
"Apakah ada lagi pertanyaan yang ingin kalian tanyakan?".tanya frans kembali.
Melihat semua karyawan diam. frans melanjutkan perkataannya.
"Baiklah. Kalau begitu kalian lanjutkan lagi pekerjaan kalian. Sekali lagi terima kasih atas kerja sama kalian selama ini".ucap frans dan berlalu dari ruangan tersebut.
Setelah frans keluar, ruangan kembali bising dengan pertanyaan-pertanyaan dari karyawan yang ada disana.
"Siapa yang akan menggantikan bos?"?tanya salah satu karyawan.
"Seperti apa orang yang akan menggantikan posisi bos kita"?tanya yang lain.
"Aku pasti akan merindukan bos sexy sepertinya".ucap salah satu karyawan wanita.
Sontak mendengar perkataan sang wanita itu membuat sebagian karyawan memandangnya tajam. Yang dipandang hanya menyengir salah tingkah.
Mereka melanjutkan kembali pekerjaan mereka masing-masing.
Akhirnya tak terasa siang pun tiba dimana bagi shift selanjutnya untuk masuk.
Issy masih sibuk menyendiri didalam ruangan khusus karyawan.
Tiba-tiba pintu ruangan terbuka, muncul lah angel.
"Angel".sapa issy sendu.
Melihat wajah issy yang terlihat sedih angel mengerutkan kening.
"Kamu kenapa?".tanya angel khawatir.
"Issy kamu kenapa?".tanya angel kembali karena issy masih tetap diam.
"Kamu tau ngell. Mulai besok cafe ini sudah bukan milik pak bos lagi".ucap issy sendu.
"Maksudnya".tanya angel yang masih belum paham.
"Mulai besok cafe ini sudah berpindah tangan. Cafe ini sudah dijual pak bos dengan seseorang".ucapnya lagi.
"Dengan siapa bos menjual cafe ini? Apa kalian sudah bertemu dengan orang yang membeli cafe ini? Bagaimana orangnya?".tanya angel bertubi.
"Kami tidak tau dan bos juga tidak mau memberitahu kami. Dia bilang besok orang itu akan datang memperkenalkan dirinya pada kita semua".ucap issy kembali. Setelah itu issy keluar dari ruangan.
__ADS_1
Sebenarnya ini sudah waktunya baginya untuk pulang, tapi hari ini ia mau menghabiskan waktu disini. Karena hari ini mungkin terakhir kalinya issy bisa melihat sang pujaan hatinya.
Jadi biarkan ia menghabiskan hari ini disini.
Angel bergegas menuju ruangan frans. Angel ingin bertanya langsung perihal masalah ini dengan frans.
Saat sudah sampai didepan pintu ruangan frans, angel tak lupa untuk mengetuk pintu.
"Masuk".ucap yang punya ruangan dari dalam.
Angel pun masuk dan menutup kembali pintu ruangan itu.
Angel berjalan kearah frans yang sedang duduk dikursinya, sepertinya frans belum mengetahui siapa yang masuk keruangannya. Karena posisi frans membelakangi angel.
"Bos".sapa angel.
Seketika frans membalikkan badannya mendengar suara yang sangat ia rindukan.
"Angel".gumam frans dan tanpa sadar frans sudah berdiri dan menarik angel kedalam pelukannya.
Frans memeluk angel dengan sangat erat seakan frans ingin menyalurkan sedikit beban dihatinya .
Melihat frans yang begitu rapuh, angel hanya bisa membalas pelukan frans.
"baru kali ini aku melihat frans sangat rapuh seperti ini. Mungkin frans sedang membutuhkan sandaran".pikir angel.
Setelah cukup puas memeluk angel, frans pun melepaskan pelukannya dan memandang lekat mata indah angel.
"*Mungkin nanti aku sangat merindukan mata biru ini. Mungkin aku juga akan sangat merindukanmu my angel, entah kapan kita bisa bertemu. Aku takut terlalu sibuk diperusahaan membuatku tak bisa bertemu dengamu. Tuhan izinkan aku untuk tetap bersamanya. Jangan biarkan kami terpisah terlalu lama".ucap frans dalam hat*i.
Angel yang melihat frans termenung, menyentuh lengan kekar frans dan berkata.
"Ada apa? apa yang sedang kamu fikirkan?".tanya angel lembut.
"Kamu pasti sudah tau my angel".ucap frans menunduk.
"Aku ingin mendengar langsung dari bibirmu".jawab angel.
"Perusahaan papa mengalami kerugian yang sangat besar. Aku harus mempertahankan perusahaan papa, karena perusahaan itu dibangun oleh orang tua ku dari nol. Aku tak mungkin membiarkan perusahaan itu hancur. Dan aku terpaksa menjual cafe ini".ucapnya dan tanpa sadar air matanya sudah menetes membasahi pipinya.
Angel yang melihat frans sangat rapuh hanya bisa membawa frans kedalam pelukannya untuk memberi sedikit kekuatan.
"Aku harus merelakan cafe ini yang sudah aku bangun dengan susah payah. Aku tak sanggup".ucap frans parau karena menangis.
"Sudahlah, aku yakin kamu pasti bisa menghadapi ini semua. Suatu saat nanti kamu pasti bisa membangun sebuah cafe lagi. Aku dan yang lain akan selalu memberimu semangat dan dukungan penuh".ucap angel menyemangati sambil mengelus punggung frans lembut.
Tiba saat dimana semua karyawan akan pulang karena sudah waktunya cafe tutup.
Mereka semua berkumpul untuk memberi salam perpisahan pada bos kebanggaan mereka.
Selama ini frans dikenal sebagai bos yang baik, murah senyum, perhatian dan tutur katanya yang sangat lembut. Sehingga frans disukai oleh semua karyawannya.
Saat frans keluar dari ruangannya, ia sangat terkejut melihat semua karyawan berkumpul didepan ruangannya. Frans pun mendekati mereka dan berkata,
"Ada apa kalian berkumpul disini? bukankah sudah waktunya untuk pulang?".tanya frans.
"Bos kami pasti sangat merindukan anda bos, kami disini ingin memberi salam perpisahan untuk bos".ucap salah satu karyawan wanita dengan berderai air mata.
Frans sontak melihat sekeliling, melihat semua karyawannya. Ada rasa sedih dalam hati frans untuk meinggalkan semua ini.
Tak berselang lama frans pun memeluk mereka semua secara bergantian sambil berkata dalam hati.
"*tuhan aku tau semua yang terjadi adalah rencana darimu, Aku hanya memohon agar aku bisa kuat menghadapi ini semua. Aku akan sangat merindukan mereka semua, merindukan semua kebersamaan bersama mereka".ucapnya dalam hati.
__ADS_1
"Dan aku akan sangat merindukan pujaan hatiku, jagalah ia saat aku tidak bersamanya, jagalah ia untukku tuhan. Tetap satu kan hati kami meski jarak memisahkan kami".mohon frans dalam hati sambil melihat kearah angel tanpa berkedip*.