Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Iblis


__ADS_3

Robert tampak duduk di kursi kebesaran nya dengan pandangan lurus ke depan.


Entah apa yang ada di dalam pikiran robert kali ini.


Saat sedang memikirkan sesuatu tiba-tiba ponsel robert berbunyi menandakan ada pesan masuk.


Robert melihat ke arah ponsel nya dan ternyata ada sebuah notif email.


Robert membuka email tersebut dan ternyata isi dari email tersebut sungguh membuat robert begitu sangat emosi.


"Brengsek".umpat robert saat membaca isi pesan email tersebut.


Tanpa sadar robert mencengkram erat ponsel nya.


Sementara di lain tempat tampak angel tengah bersiap-siap untuk keluar.


"Apakah aku harus izin dengan aL".gumam angel bimbang.


"Tapi kan aku hanya ingin menjenguk orang sakit, pasti aL bisa mengerti".gumam angel bermonolog.


Angel kemudian melihat kembali penampilan nya di kaca dan kemudian keluar dari kamar dan menuju ke suatu tempat.


"Angel kau ingin kemana rapi sekali".tegur Carl saat melihat angel melintas di hadapan nya.


Angel mendekat ke arah Carl lalu berkata.


"Kebetulan aku melihat mu Carl. Apakah kau mau menemaniku ke suati tempat?".tanya angel pada Carl.


"Memang nya kau mau kemana ngell?".tanya Carl.


"Aku ingin menjenguk teman ku yang sedang di rawat di rumah sakit".jawab angel santai.


"Lalu apa alasan ku untuk pergi keluar dengan mu?".tanya Carl bingung.


"Jangan memikirkan itu. Aku yang akan menjelaskan nya nanti".ucap angel.


"Baiklah. Kalau begitu tunggu sebentar aku akan merapikan sedikit penampilan ku".ucap Carl kemudian melangkah cepat ke arah kamar nya.


Sementara Carl sedang bersiap-siap, angel menunggu Carl di ruang tamu sambil memainkan ponsel nya.


Saat angel tengah sibuk dengan ponsel nya, tiba-tiba pintu rumah terbuka dan menampilkan robert dengan wajah yang terlihat mengerikan.


Robert berjalan mendekat ke arah angel dengan tatapan tajam seolah siap menerkam musuh nya.


Terlihat rahang robert yang mengeras dan tatapan tajam yang mampu membuat angel ketakutan.

__ADS_1


"Apalagi ini, mengapa wajah nya terlihat sangat menakut kan. Apa aku membuat kesalahan lagi".gumam angel dalam hati.


Tanpa saat angel mundur beberapa langkah saat robert sudah berada di depan nya.


Bahkan angel terasa sulit untuk bernafas di saat jarak di antara meraka hanya bebepa senti.


"aL ad..aaddaa ap..paa?".tanya angel ketakutan.


Robert masih diam tak menjawab pertanyaan angel.


Robert hanya berjalan semakin mendekatkan diri nya ke arah angel hingga tak ada jarak di antara mereka, dan seketika angel melangkah mundur namun karena tidak fokus angel hampir terjatuh jika saja robert tidak memeluk pinggang nya.


"aL ap.ap appa yang ka kau lakukan".tanya angel gemetar.


Robert menampilkan senyum evil nya pada angel dan itu mampu membuat angel semakin ketakutan.


"Apa kau takut?".tanya robert dingin.


Angel hanya diam tak menjawab pertanyaan robert.


"Aku tanya sekali lagi dengan mu. Apa kau merasa takut?".tanya robert lagi namun dengan nada yang lebih menyeramkan dari sebelum nya.


Angel hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban seolah mulut angel sudah terkunci walau hanya sekedar menjawab.


Robert menarik angel untuk berdiri kembali.


Angel hanya tertunduk tidak berani untuk melihat ke arah robert.


"Ternyata j4L4n9 seperti mu jika di dandan terlihat lumayan".ucap robert dengan nada mengejek.


Dduuaaarrrr


Angel bagai tersambar petir di siang hari saat mendengar perkataan robert yang begitu sangat menghina nya.


Angel mendongakkan kepala nya untuk melihat ke arah robert seolah angel sedang memastikan jika yang ada di depan nya ini bukanlah robert yang ia kenal melainkan orang lain.


Namun apa yang ada di pikiran angel semua nya salah, pria yang berdiri tepat di hadapan nya ini adalah pria yang sangat ia cintai dan angel sayangi. Pria di hadapan nya ini adalah suami nya dan ayah dari calon anak yang sedang angel kandung.


"Tuhan apalagi cobaan yang kau berikan untukku. Mengapa ini begitu menyakitkan bagiku. Apa kesalahan yang telah aku perbuat sehingga aku terlihat begitu hina di mata nya".gumam angel sedih dan tanpa sadar air mata sudah membanjiri pipi nya.


Robert tersenyum mengejek melihat air mata angel lalu berkata.


"Apa seperti ini cara kau menggoda seorang pria?".tanya robert dengan nada yang sarat akan hinaan.


Angel hanya diam tak menjawab pertanyaan robert, hati angel begitu sakit mendengar semua hinaan yang di katakan robert.

__ADS_1


Melihat tidam ada jawaban apapun dari angel, robert menarik paksa angel menuju kamar lalu berkata.


"Ikut dengan ku j4L4n9. Tak akan aku biarkan kau jatuh ke pelukan pria lain. Kau adalah budak ku sekaligus p3mu45 n4f5u ku. Jadi kau harus melayani ku sekarang".ucap robert sambil tertawa seperti iblis.


Angel semakin ketakutan setelah mendengar perkataan robert dan angel terus meronta untuk di lepaskan.


"Jangan aL, jangan lakukan itu. Aku minta maaf jika aku melakukan kesalahan, aku minta maaf. Jangan lakukan hal itu lagi aL aku mohon jangan. Maafkan aku jika aku membuat kesalahan maafkan aku aL".mohon angel dengan berlinang air mata.


Namun robert seolah tuli dengan semua nya.


Dengan kasar robert terus menyeret angel dengan kasar ke arah kamar.


Bahkan seluruh pelayan menatap kasihan ke arah angel terutama Carl yang sudah menangis melihat angel yang di perlakukan sepeti b1n4t4n9.


"Carl tolong aku".teriak angel saat melewati Carl.


"Tolong aku Carl".teriak angel lagi.


Carl sudah di banjiri air mata melihat sang sahabat di perlakukan kasar seperti itu.


saat Carl ingin maju tiba-tiba robert berkata.


"Jika ada yang berani membantunya, maka aku akan m3n3mb4x kalian sampai m4t1".ucap robert dingin menatap ke seluruh pelayan.


Carl terdiam dan menatap ke arah angel.


Tatapan angel seolah memohon pertolongan, entah bisikan darimana Carl nekat maju untuk menolong angel dan tiba-tiba.


Ddd000rr


Seketika Carl terjatuh bersimpuh di lantai dengan d4r4h yang sudah bercucuran di lantai.


"TIDAK".teriak angel histeris melihat Carl yang mengorbankan nyawa nya demi angel.


"Maafkan aku".gumam Carl tidak bersuara namun mampu di pahami oleh angel.


"Itu akibat nya jika kalian berani melawan ku".ucap robert dingin kemudian menyeret angel kembali ke arah kamar.


Angel masih berteriak histeris ke arah robert dan sesekali memaki-maki robert.


"Kau iblis, aku sangat membenci mu. Kau bukan manusia, kau adalah iblis".teriak angel murka dalam rontaan nya.


Robert menjadi semakin murka mendengar hinaan angel.


Setelah sampai di kamar, robert menghempas dengan kasar angel di atas kasur dan tersenyum bak iblis yang membuat seluruh tubuh angel gemetar.

__ADS_1


"Kak mark tolong angel".teriak angel dalam hati.


__ADS_2