Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Perjalanan Angel


__ADS_3

ENAM BULAN KEMUDIAN


Sudah 6 bulan berlalu sejak pertama kali angel bertekat untuk hidup mandiri.


Selama 6 bulan pula angel berusaha untuk tak bergantung pada siapa pun.


Tapi angel tau jika sedikit banyak mama Alesha ada membantu nya secara diam, meskipun begitu angel tak akan bertanya karena angel tau mungkin mama Alesha ingin memastikan keselamatan calon cucu nya.


Kak mark juga selama angel ada di sini, sudah beberapa kali mark mengunjungi angel dan terkadang kak mark tak lupa juga melakukan VC dengan angel hanya sekedar untuk bertanya mengenai perkembangan kehamilan angel.


Sementara papa Albert, sengaja meletakkan dua orang pengawal untuk mengawal angel secara diam-diam dan meskipun begitu angel sadar akal hal itu dan lagi angel tidak ingin bertanya mengapa karena angel hanya berpikir ini semua mereka lakukan untuk calom cucu mereka.


Selama ini mama alesha selalu menemani angel untuk check up kandungan angel dan pernah sekali kak mark juga ikut mengantar angel saat kak mark berada di jerman.


Angel sangat bersyukur bisa berada di antara orang-orang yang begitu menyayangi nya.


Setidak nya mereka masih mengakui anak yang ada di dalam kandungan angel.


Awal angel bertekat untuk keluar dari rumah Alesha, angel mencari pekerjaan kesana kemari meski mama Alesha dan papa Albert sudah menawarkan untuk bekerja di perusahaan mereka, namun bukan angel nama nya jika dengan senang hati menerima nya.


Angel dengan otomatis menolak nya dengan alasan angel akan mendapatkan pekerjaan dengan kemampuan nya sendiri tanpa campur tangan mereka.


FLASHBACK


Beberapa bulan angel bekerja dengan keadaan berbadan dua, hingga suatu saat Alesha mendapati angel yang begitu sangat kelelahan dan begitu sangat pucat.


"Astaga sayang wajah mu begitu sangat pucat, apa hari ini pekerjaan nya begitu sangat melelahkan? lihat lah dirimu pucat nak".ucap Alesha khawatir melihat wajah pucat angel.


"Tidak apa-apa ma, ini...".ucapan angel di potong oleh Alesha dan berkata


"Tidak ada tapi-tapi nak. Untuk kali ini dengar kan mama. Mulai besok kamu tidak boleh bekerja lagi".ucap Alesha memberi perintah.


"Tidak bisa seperti itu ma, angel...",lagi Alesha memotong ucapan angel dan berkata.


"Tidak ada alasan angel. Jika kamu tidak mau mendengarkan mama kali ini, maka mama akan memberitahukan tentang kehamilan mu pada aL".ancam Alesha.


Seketika angel terdiam dan hanya menganggukkan kepala nya dengan pasrah dan berkata.


"Baiklah ma. Angel akan berhenti".jawab angel sendu.


melihat sang menantu yang begitu sangat sedih seketika timbul ide dalam pikiran Alesha dan tersenyum penuh arti.


Melihat senyuman Mama Alesha setidak nya membuat angel lebih tenang karena sang mama tidak marah dengan nya dan tidak memberitahukan nya pada robert mengenai kehamilan nya.


Keesokan hari nya Alesha mengunjungi angel di rumah kontrakan nya.


"Sayang".panggil Alesha.

__ADS_1


Angel membuka pintu nya dan betapa terkejut nya angel saat melihat mama Alesha tidak datang sendiri tapi bersama papa Albert.


"Mama papa".ucap Angel tersenyum.


"Maaf mama datang tidak mengabari mu dulu. Mama sama papa ingin mengajak kamu ke suatu tempat".ucap Alesha semangat.


Seketika angel melirik ke arah sang papa seolah bertanya melalui gerak tubuh nya namun albert hanya mengedikkan bahu nya tidak tau.


"Memang nya kita mau kemana ma?".tanya angel penasaran.


"Sudah kamu ikut aja. Nanti kamu akan tau juga.Sekarang kamu siap-siap setelah itu kita akan pergi".ucap Alesha sambil mendorong pelan angel agar masuk ke dalam rumah dan mempersiapkan diri nya.


Dengan tersenyum akhir nya angel menuruti permintaan sang mama mertua.


"Baiklah. Mama dan papa duduk saja dulu. Angel akan menyuruh Carl membuatkan minuman untuk papa dan mama".ucap angel kemudian menghilang dari hadapan albert dan Alesha.


Ya saat angel kabur dari rumah robert, Carl memohon untuk di ajak, Carl ingin selalu berada di samping angel. Karena itulah Mark mengizinkan Carl untuk ikut.


Beberapa menit kemudian angel pun telah selesai bersiap dan kemudian menghampiri Albert dan Alesha.


"Kamu sudah siap nak?".tanya aLbert.


Angel tersenyum dan berkata.


"Sudah pa".jawab angel.


Melihat sang istri yang sangat menyayangi angel membuat hati Albert tenang.


Albert akan memberi pelajaran pada Robert karena sudah menyia-nyiakan angel.


ya selama ini orang suruhan Albert selalu melaporkan perkembangan robert dan robert masih terus mencari keberadaan angel.


Albert akan tetap menyembunyikan angek sampai robert menyadari perasaan nya dan untuk rose, albert sudah melakukan sesuatu untuk wanita ular itu dengan membuat perusahaan orang tua Rose bangkrut.


Ya inilah kekuatan Albert yang hingga saat ini tidak pernah luntur meski usia albert sudaj tidak bisa di katakan muda lagi.


Beberapa menit kemudian mobil Albert berhenti tepat di sebuah rumah bertingkat dengan dinding berwarna pitch terlihat sangat indah.


"Ini dimana ma?"?tanya Angel.


"Turunlah. nanti kau akan tau nak".ucap alesha masih berusaha merahasiakan nya dari angel.


angel pun menuruti perkataan alesha dan turun.


Saat pintu rumah tersebut terbuka.


Seketika angel menutup mulut nya tak percaya dengan apa yang ia lihat.

__ADS_1


Rumah tersebut di penuhi dengan bermacam bunga-bunga yang sangat indah.


Angel bahkan tanpa sadar melangkah masuk ke dalam rumah tersebut dengan sangat terharu.


"Sayang ini dari mama dan papa. Mama harap kamu bisa menghabiskan waktu mu di toko bunga ini".ucap Alesha.


Seketika angel menatap ke arah alesha dan berlari ke arah alesha lalu memeluk alesha dengan badan gemetar karena menangis.


"Sayang jangan lari-lari".ucap Alesha memperingati.


"Mama terima kasih karena sudah memberikan hadiah yang bahkan tak ternilai harga nya untuk angel. Terima kasih sudah mau memperhatikan angel dan anak yang sedang angel kandung. Terima kasih untuk semua yang sudah mama dan papa lakukan. Sampai kapan pum angel tak akan pernah bisa membalas semuanya. Terima kasih ma pa".ucap angel menangis dalam pelukan Alesha.


"Sama-sama sayang. Mulai saat ini toko bunga ini adalah milik mu dan anggap saja ini hadiah dari mama dan papa".ucap Alesha.


Semenjak saat itulah angel mulai mengembangkan toko bunga pemberian papa albert dan mama alesha.


Hingga menjadi toko bunga besar di sini.


FLASHBACK END.


Hari ini tepat 9 bulan kehamilan angel.


Kelahiran angel hanya tinggal menunggu hari.


Setelah semua cobaan yang angel alami akhir nya ada pelangi yang muncul dalam hidup angel.


"Sayang, mommy harap kamu akan menjadi anak yang kuat. Meskipun kamu tidak mendapatkan kasih sayang yang utuh dari kedua orang tua. Mommy berjanji akan berusaha untuk menjadi orang tua ganda untuk mu sayang. Mommy akan berusaha agar kamu tidak merasa kekurangan kasih sayang. Jadilah penguat untuk mommy nak".ucap angel bermonolog dengan bayi yang ada di dalam kandungan nya.


Saat sedang mengajak sang anak berbicara tiba-tiba.


"Aakkhhhh".ringis angel merasakan sakit perut nya.


"Astaga akait sekali. apa ini waktu kelahiran ku".gumam angel mengingat pesan terakhir dokter kandungan nya.


"Aaakkkhh".lagi angel merasakan kontraksi pada kehamilan nya.


"Carl".teriak angel.


"Carl tolong".teriak angel lagi.


akhir nya Carl muncul dari arah belakang dan dengan panik menghampiri angel.


"Astaga angel, ada apa?".tanya Carl panik.


"Perut ku sakit Carl".ucap angel sambil meringis.


"Apakah kau ingin melahir kan?. oh astaga angel, kalau begitu ayo kita kerumah sakit sekarang".ajak Carl kemudian membantu angel untuk berdiri dan membawa angel ke rumah sakit dan setelah nya Carl menelpon Albert dan Alesha untuk mengabari tentang keadaan angel.

__ADS_1


__ADS_2