
Robert membawa angel ke apartemennya dan ini sudah kedua kalinya robert membawa angel kesini.
Robert membaringkan angel dikasurnya, angel masih tak sadarkan diri.
Robert memperhatikan keadaan angel yang sangat mengenaskan.
Celana yang sobek, luka dibagian kaki, siku, dibagian kening dan banyak noda darah yang sudah mengering.
Dengan telaten robert mengobati angel.
Saat robert mengobati bagian keningnya, robert terdiam untuk sesaat.
"Mengapa aku begitu lemah bila berhadapan denganmu".ucapnya masih memperhatikan angel.
"Mengapa kau harus mengkhianatiku sama seperti dia".ucapnya lagi.
"Aku tak tau apa yang aku rasakan padamu, jika aku bersamamu aku merasakan kenyamanan. Aku tak rela melihatmu dekat dengan pria lain".ucap robert tertunduk mencium tangan angel.
Setelah sekian detik, robert kembali mengobati luka angel.
Lalu setelahnya robert keluar dari kamarnya dan menelfon bibik ruth.
Bibik Ruth adalah asisten rumah tangga dikeluarga robert.
Beberapa menit kemudian, bibik Ruth sampai di apartemen robert lalu robert menyuruh bibik Ruth untuk menggantikan pakaian angel.
Setelah tugas selesai bibik Ruth kembali kerumah keluarga robert.
Robert sedang termenung di balkon kamarnya sambil menghisap sebatang rokok.
"Apa yang harus aku lakukan jika nanti ia sadar".gumamnya.
"Aku masih belum siap untuk berbicara padanya".ucap robert kembali, setelah itu menghisap rokoknya.
Prankkkk
Bunyi gelas yang terjatuh dilantai.
robert pun masuk untuk melihat apa yang terjadi.
Robert melihat kamarnya berantakan dan angel terduduk dilantai sambil menangis.
"Kamu kenapa?".tanya robert saat sudah didekat angel.
"Kau".tunjuk angel dengan murka.
"Kau lelaki brengsek. Aku membencimu seumur hidupku".ucap nya kembali masih dengan tatapan penuh kebencian.
"Memang apa salahku".tanya robert heran.
Angel memaling wajahnya dari robert.
Ia tak ingin melihat robert.
"Katakan apa salahku".tanya robert kembali.
"Kau pria brengsek yang pernah aku temui. Mati saja kau".ucap angel emosi sambil memukul-mukul robert.
Robert menahan tangan angel yang memukulnya. Bagi robert pukulan angel tidak terasa apa-apa baginya. Tapi robert hanya penasaran. Mengapa angel memukulinya dan mengatakan ia pria brengsek.
"Kau tenang dulu. Memang apa salahku. Mengapa kau mengatakan aku pria brengsek".tanyanya kembali.
"Kau sudah melecehkan ku. Kau sudah merenggut sesuatu yang telah aku jaga . Kau".ucap angel terhenti tak sanggup untuk melanjutkan perkataannya.
Angel membayangkan bagaimana nasibnya nanti, siapa yang akan menikahi wanita yang sudah tak perawan lagi. Padahal angel sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia akan memberikannya untuk suaminya kelak. Tapi sekarang semua sudah hancur. Dan itu semua karena pria didepannya.
"Apa maksud nyau bahwa aku melecehkanmu nona".tanya robert yang tak paham akan perkataan angel.
__ADS_1
"Pergi kau dari hadapanku pria brengsek. Pergi".ucap angel marah sambil mendorong robert untuk menjauh.
Robert yang malas berdebat dengan angel memilih pergi keluar untuk menenangkan pikirannya.
Robert masih mendengar dari luar kalau angel masih mengamuk didalam kamarnya.
Akhirnya robert menutuskan menelfon bibik ruth untuk menjaga angel malam ini.
Sesampainya diapartemen robert.
"Malam tuan Muda".ucap bibik ruth.
"Bik maaf aku harus merepotkan bibik malam-malam begini".ucap robert yang merasa tak enak hati menyuruh orang tua seperti bik ruth bolak balik keapartemennya malam-malam.
"Tak apa tuan muda. Ini memang sudah tugas bibik".jawab bibik ruth.
"Terima kasih bik. Yasudah bibik langsung masuk saja kedalam kamar saya. Tolong temani gadis yang tadi bik. Gadis itu mengamuk melihat saya. Entah apa salah saya".curhat robert.
Bibik ruth hanya tertawa melihat tuan mudanya banyak berbicara tentang gadis itu.
"Tanpa sadar tuan muda berbicara panjang lebar hanya karena seorang gadis. Bibik harap gadis itu bisa mengembalikan tuan muda yang dulu".ucap bibik dalam hati sambil tersenyum.
"Baiklah tuan muda. Bibik kekamar dulu untuk melihat keadaan gadis itu".ucap bibik ruth lalu pamit dari hadapan robert.
"Dasar gadis aneh".gumam robert setelah kepergian bibik ruth.
Robert masuk kedalam ruang kerjanya. Robert ingin beristirahat sebentar, karena satu harian ini ia belum ada istirahat.
"Lebih baik aku masuk keruang kerjaku untuk beristirahat sebentar".gumamnya lalu melangkah pergi menuju ruang kerjanya.
Dilain tempat tampak angel duduk termenung di tepi kasurnya . Entah apa yang ada dipikiran angel.
Tok tok tok
"Permisi".ucap bibik ruth setelah masuk kedalam.
Angel masih termenung dan tak sadar bahwa ada seseorang yang masuk.
"Nona".ucap bibik ruth sambil menyentuh pundak angel.
Angel yang merasa ada yang menyentuhnya seketika menoleh dan yang ia temui adalah seorang wanita paruh baya.
"Siapa anda".tanya angel.
"Nama saya ruth. Nona bisa panggil saya Bibik Ruth".ucap bibik ruth memperkenalkan dirinya.
Angel kembali terdiam dan termenung.
"Nona kalau bibik boleh tau, mengapa nona termenung?".tanya bibik ruth pelan.
Angel pun menoleh.
"Pria brengsek itu sudah menodai saya".ucap angel dengan berlinangan air mata.
"Siapa yang nona maksud pria brengsek".tanya bibik kembali.
"Aku nggak mau menyebut namanya".ucap angel memalingkan wajahnya.
"Apa pria yang nona maksud adalah tuan muda aL?".tanya bibik ruth kembali.
"Jangan sebut nama dia didepan saya".ucap angel murka saat mendengar nama pria itu.
"Maaf nona. Tapi pasti disini ada kesalahpahaman".ucap bibik ruth berusaha menenangkan angel.
"Tak ada kesalahpahaman disini. Dia itu memang pria brengsek".ucap angel masih dengan emosi.
"Mengapa nona mengatakan bahwa tuan muda pria brengsek?".tanya bibik ruth.
__ADS_1
Angel terdiam, ia tak mungkin menceritakan pada bibik ruth. Apa nanti yang akan dipikirkan bibik ruth tentang dirinya.
"Coba katakan nona, apa yang diperbuat tuan muda sehingga nona mengatakan bahwa tuan muda pria brengsek?".tanya bibik ruth kembali.
"Pria itu sudah mengambil kesucian saya. Dan yang membuat saya marah. Pria itu mengambilnya saat saya sedang tidak sadarkan diri".ucap angel sendu.
Bibik ruth mengerutkan keningnya heran.
"Pasti disini ada kesalahpahaman. Tadi saat aku pulang dari sini, nona ini masih tak sadarkan diri. Tak lama tuan muda menelfonku mengatakan ia tak bisa menghadapi nona ini karena mengamuk. Dan nona ini mengatakan bahwa tuan muda telah menodai nya. Tuan muda yang saya kenal tidak seperti itu dan saat saya lihat cara tuan muda menceritakan gadis ini, sepertinya gadis ini istimewa baginya. Pasti gadis ini sudah salah paham. aku akan meluruskan masalah mereka".ucap bibik ruth.
"Maaf nona, atas dasar apa nona mengatakan bahwa tuan muda telah menodai anda?".tanya bibik ruth.
"Buktinya saya sudah berganti pakaian yang lain. Pasti tadi dia menodai saya lalu ia menggantikan baju saya".ucap angel tertunduk malu.
"Astaga polos sekali gadis ini. Tuan muda tak salah memilih pasangan".ucap bibik ruth dalam hati sambil tersenyum.
Bibik ruth hanya tertawa mendengar penjelasan angel.
Angel yang melihat bibik ruth tertawa mengerutkan kening.
"Mengapa bibik tertawa?".tanya angel.
"Anda sudah salah paham nona. Yang mengganti pakaian anda adalah saya".jawab bibik ruth dan seketika angel membelalakkan mata tak percaya.
"Tak mungkin. Pasti bibik ingin melindungi pria itu".ucap angel masih menyangkal.
"Saya berkata jujur nona. Saya adalah asisten rumah tangga tuan muda aL. Tadi tuan muda menelfon saya dan menyuruh saya kemari.
Saat pertama saya melihat nona saya pikir tuan muda yang sudah melakukannya pada nona ternyata bukan.
Tuan muda mengatakan jika ia sudah membersihkan setiap luka anda, tuan muda juga sudah memberikan obat tetapi tuan muda tidak berani untukmengganti pakaian anda. jadi tuan muda menelfon saya untuk menggantikan pakaian anda".ucap bibik ruth panjang lebar.
Angel masih terdiam mencerna perkataan bibik ruth.
"Jadi ia tidak melecehkan saya?".tanya angel memastikan.
"Tidak nona. Saya berani jamin tuan muda tidak melakukan apa-apa pada anda. Tuan muda hanya membersihkan dan mengobati luka anda".jawab bibik ruth.
Seketika angel merasa malu akan perlakuannya tadi terhadap robert.
Melihat angel termenung bibik ruth berkata.
"Jangan dipikirkan nona, tuan muda pasti paham mengapa anda begini".ucap bibik ruth.
"Saya sudah salah paham terhadapnya bik. Apa yang harus saya lakukan. Tadi saya sudah menuduhnya".tanya angel frustasi.
"Nona nanti tinggal minta maaf aja sama tuan muda. pasti tuan muda tidak akan marah lagi".jawab bibik.
"mana mungkin pria gila itu tidak marah".ucap angel dalam hati.
"Dimana dia sekarang bik?".tanya angel .
"Tuan muda sedang istirahat di ruang kerjanya. tadi bibik lihat sepertinya tuan muda sangat kelelahan. Pasti tadi ia terlalu lama bekerja".jawab bibik ruth .
Angel hanya mengangguk.
"Apa ada yang anda butuhkan nona?".tanya bibik ruth.
"Tidak ada bik".jawab angel.
"Kalau begitu bibik permisi dulu. Jika ada apa-apa panggil saja bibik".ucap bibik ruth lalu pamit keluar.
Setelah bibik ruth keluar angel memikirkan cara untuk meminta maaf pada robert.
"Astaga aku sudah salah menilai pria itu. Bagaimana cara aku meminta maaf padanya . Pasti ia marah besar padaku".gumam angel.
"Sudahlah, besok saja aku pikirkan. Lebih baik sekarang aku istirahat. Badanku sakit semua rasanya".ucapnya lalu membaringkan tubuhnya.
__ADS_1
Sebelum tidur angel menggumamkan sesuatu.
"Maaf aku telah salah paham terhadapmu". gumamnya lalu angel pun memejamkan matanya.