
Angel sedang mengemas barang-barang nya karena sore ini ia sudah di perbolehkan untuk pulang.
Saat sedang mempersiapkan barang-barang nya tiba-tiba pintu ruangan nya terbuka dan muncul lah seseorang yang sedari tadi memenuhi pikiran nya.
Ya setelah kepulangan mark dari ruangan nya tadi, angel selalu memikirkan perkataan mark.
Apa yang terjadi pada robert, mengapa bisa terjadi, lalu apa dampak nya, dan yang pasti apakah ia bisa menyembuhkan luka masa lalu robert atau tidak.
Semua pertanyaan itu terngiang di dalam pikiran angel dan akhir nya angel memilih untuk menyibukkan diri dengan cara menyiapkan barang-barang nya agar nanti bisa langsung pulang.
"Apakah sudah selesai?".tanya robert saat melihat angel.
"Hmm sedikit lagi".jawab angel tak ingin melihat ke arah robert.
Angel masih merasa tidak enak hati dengan ucapan nya terakhir kali pada robert.
Robert berjongkok di depan angel dan mencoba membantu angel untuk bersiap-siap.
Seketika angel terkejut dengan perlakuan robert.
"Kau sedang apa?".tanya angel sambil menahan tangan robert yang mau memegang barang bawaan nya.
"Kenapa kau terkejut? aku hanya ingin membantu saja".jawab robert.
"Tidak perlu aL. aku bisa sendiri".jawab angel menolak secara halus agar tidak kembali menyakiti perasaan robert.
"Apa sekarang kau tidak membutuhkan bantuan ku lagi?".tanya robert sendu.
Dengan cepat angel menggelengkan kepala dan berkata.
"Bukan. Bukan seperti itu maksud ku aL".jawab angel cepat karena tak ingin robert salah paham lagi akan perkataan nya.
"Tenanglah. Mengapa kau terlihat sangat ketakutan".ucap robert sambil tersenyum dan mengacak pelan rambut angel dengan sayang.
Seketika angel tersipu mendapat perlakuan manis dari robert.
"Mengapa wajah mu memerah?".tanya robert menggoda angel.
seketika angel memalingkan wajah nya ke arah lain, ia tak ingin jadi bahan ejekan oleh robert.
"Mengapa kau memalingkan wajah mu dari. Apa kau malu?".tanya robert sambil menarik wajah angel untuk melihat ke arah nya.
"Kau suka sekali menggoda ku".jawab angel pelan.
__ADS_1
"Karena sekarang menggoda dan membuat mu malu adalah hobi ku".jawab robert.
Seketika robert di hadiahi pukulan-pukulan kecil dari angel.
Robert hanya tertawa mendapat pukulan tersebut.
"Entah mengapa setiap melihat senyuman mu, hati ku merasa hangat. Aku harap, aku adalah alasan dari senyuman mu".ucap robert dalam hati masih menatap ke arah angel.
"Jangan menatap ku terus seperti itu".ucap angel.
"Memang nya ada yang salah? kan aku hanya melihat istri ku. Daripada aku melihat wanita lain".ucap robert dan seketika angel mencubit pinggang robert karena mendengar ucapan nya.
"Sakit".ucap robert sambil tertawa.
"Siapa suruh mengatakan akan menggoda wanita lain. Dasar, semua laki-laki itu sama saja. Sama-sama mata keranjang. Tidak bisa melihat yang bening sedikit".ucap angel cemberut.
Robert tersenyum melihat sang istri yang cemburu.
"Aku senang jika kau cemburu seperti itu".ucalp robert sambil membawa angel ke dalam pelukan nya.
"Kau sengaja membuat ku cemburu ya?".tanya angel cemberut.
Robert hanya tertawa dan kembali memeluk angel semakin erat.
"Marah? kapan aku marah dengan mu?".robert kembali bertanya.
"Bukan kah tadi kamu marah dengan ku?".tanya angel kembali.
"Aku tak pernah marah dengan mu. Soal yang tadi tidak usah di bahas lagi, lupakan saja".ucap robert.
"Tapi.....".ucapan angel terpotong karena tiba-tiba robert mengecup bibir angel dengan cepat.
Angel mematung mendapatkan kecupan yang mendadak dari robert.
"Kau sangat cerewet sekarang. Jika masih bertanya lagi, aku akan mencium mu kembali".ancam robert.
Seketika angel menutup mulut nya dengan tangan dan itu mampu membuat robert tertawa dengan kelakuan angel yang sangat lucu menurut nya.
Beberapa menit kemudian mereka telah selesai menyiapkan barang-barang nya.
"Apakah udah semua?".tanya robert.
Angel hanya menganggukkan kepala nya.
__ADS_1
Setelah robert mengecup angel tadi, angel menjadi pendiam. Bahkan angel hanya berbicara seadanya.
"Sedari tadi aku perhatikan kau hanya diam saja, apakah semua ini karena apa yang aku lakukan tadi?".tanya robert.
Angel mendongakkan kepala nya melihat ke arag robert.
"Tidak".jawab angel cepat.
"Lalu mengapa sekarang kau menjadi lebih pendiam?".tanya robert lagi.
Angel hanya diam tak bisa menjawab.
"Sudahlah. Lupakan saja, mari kita pulang sekarang. Bukankah kau sudah sangat bosan berada di sini".ucap robert kemudian mengambil alih semua barang bawaan.
"Biar aku saja aL".ucap angel.
"Tidak apa-apa".ucap robert sambil menggandeng tangan angel keluar dari ruangan tersebut.
Angel terpana melihat perlakuan manis yang di berikan robert pada nya.
Robert menggenggam erat tangan angel seolah takut akan kehilangan.
Semua mata tertuju pada robert dan angel.
Banyak yang terpana dan tersenyum melihat robert dan angel yang berjalan bergandengan.
Ada yang berbisik-bisik mengatakan bahwa mereka sangat serasi, sangat cocok dan banyak lagi.
"aL lepaskan tangan ku".bisik angel.
"Kenapa? apa kau malu bergandengan dengan ku?".tanya robert.
"Bukan seperti itu aL. hanya saja aku malu karena semua orang menatap ke arah kita".jawab angel malu sambil membenamkan wajah nya di pundak robert.
Robert tersenyum melihat wanita nya jika sedang malu.
"Janga pernah mendengarkan apa kata orang lain jika itu hanya membuat kita terlihat sangat buruk. Tidak semua orang itu senang jika melihat kita senang. Jadi buatlah diri kita senyaman mungkin dan jangan pernah terlalu memikirkan pendapat orang lain terhadap kita".bisik robert dan angel tertegun mendengar ucapan robert.
"Baiklah. Aku percaya dengan mu".jawab angel dan kemudian mereka terus berjalan menuju keluar..
meski banyak mata yang menatap ke arah mereka, namun angel tidak merasa malu lagi karena ada seseorang yang sangat berharga bagi nya yang sedang menggenggam erat tangan nya tanpa rasa malu.
"Tuhan, jika bisa aku meminta pada mu. Maka aku ingin meminta agar engkau menghentikan sebentar waktu ini. Rasanya aku tidak ingin hari ini berlalu. Aku hanya ingin merasakan kebahagiaan ini lebih lama lagi . aku ingin selalu seperti ini, menciptakan kebahagiaan-kebahagiaan kecil seakan hari ini adalah hari terakhir untuk ku. Aku ingin menciptakam begitu banyak kenangan dalam hubungan ini, agar suatu saat jika waktu nya telah tiba. aku bisa menjadikan kenangan ini sebagai obat untuk menghibur diri ku kelak. Karena aku tau hubungan ini akan berakhir di saat yang telah di tentukan. maka dari itu izinkan aku untuk bahagia dengan nya walau hanya sekejap".gumam angel dalam hati.
__ADS_1