
Mark berjalan keluar dari rumah sakit dengan tergesa-gesa.
Entah apa yang ada di dalam pikiran Mark saat ini, yang pasti Mark ingin menuju ke suatu tempat.
Sementara itu di lain sisi terlihat Angel tengah berada di toko bunga milik nya.
Terlihat Angel tengah termenung seolah sedang memikirkan sesuatu yang sangat menganggu nya beberapa hari ini.
Ya setelah kepergian Robert yang tiba-tiba dan bahkan tanpa kabar, entah mengapa Angel merasa ada sesuatu aneh yang terjadi pada dirinya.
Di sisi lain Angel merasa kan sesuatu yang buruk yang sedang menimpa Robert dan begitu sangat mengkhawatirkan nya, namun di sisi lain hati Angel masih merasakan sakit hati dengan apa yang terjadi di antara mereka terakhir kali nya do saat Robert membohongi nya dan pergi tanpa kabar hingga detik ini.
"Kemana pria itu. Bahkan setelah aku berusaha untuk membuka hati ku kembali, tapi pria itu dengan seenak nya datang dan pergi sesuka hati nya dan tak memberi kabar apapun pada ku hingga saat ini. Apa yang sebenar nya di inginkan pria itu".gumam Angel sambil termenung memikirkan semua yang terjadi.
Angel merasa seolah sedang di permainkan oleh Robert dan bahkan Angel begitu sangat ingin membenci Robert tapi entah mengapa ada sesuatu di dalam diri Angel yang menolak untuk membenci nya.
"Bahkan saat aku terus berusaha untuk membenci mu tapi sebagian dari hati ku menolak untuk membenci mu. Apa yang telah kau lakukan pada ku aL. Bahkan luka yang dulu kau berikan pada ku belum pulih seutuh nya dan sekarang kau kembali membuat luka baru di hati ku. Apa salah ku pada mu aL, mengapa kau hukum aku seperti ini".gumam angel sendu dan tanpa sadar setetes air mata tumpah membasahi pipi mulus Angel.
Angel terlihat begitu sangat frustasi dengan semua yang terjadi dalam hidup nya.
Entah permainan apa yang sedang di permainkan tuhan pada nya.
Angel sungguh merasa tak sanggup untuk kembali merasakan kesakitan yang sama seperti dulu.
Saat Angel tengah meratapi nasib nya tiba-tiba pintu ruangan nya di ketuk dari luar.
"Ada apa?".teriak Angel dari dalam.
"Maaf bu. Ada yang ingin berjumpa dengan ibu".ucap suara orang di luar.
"Siapa?".tanya Angel lagi dari dalam.
"Tuan Mark".jawab orang tersebut.
Mendengar nama Mark seketika Angel mengerutkan kening nya heran.
"Kak mark? mau apa kak mark kemari dan kapan kak Mark sampai di sini".gumam angel heran karena Mark yang tiba-tiba datang ke toko bunga nya tanpa memberitahukan pada nya terlebih dahulu.
Karena biasa nya Mark selalu memberi kabar pada Angel jika Mark akan mengunjungi nya, tapi kali ini Mark tidak memberi kabar apapun pada nya.
"Apa yang membawa kak Mark kemari. Apa ini ada hubungan nya dengan aL. Masalah apalagi sekarang".gumam angel takut memikirkan masalah apa yang akan timbul lagi.
Mendengar tak ada jawaban dari Angel karyawan tersebut kembali mengetuk pintu ruangan angel dan berkata.
"Bu, Apa Tuan Mark saya perbolehkan masuk?" tanya nya lagi karena tidak mendapat jawaban dari Angel.
__ADS_1
Seketika Angel tersadar dari pemikiran nya dan dengan cepat menjawab.
"Tentu. Biarkan ia masuk".ucap Angel.
Setelah mengatakan itu dengan cepat Angel mengusap air mata nya.
Angel tak ingin Mark melihat kerapuhan Angel.
Angel tak ingin menyusahkan Mark dengan masalah nya lagi seperti dulu.
Setelah di rasa cukup, angel berjalan ke arah pintu ruangan nya dan membuka kan pintu dan saat membuka pintu nya hal pertama yang Angel lihat adalah Mark.
Tapi ada yang berbeda dengan wajah Mark hari ini.
Mark terlihat...
"Hai".sapa Mark saat melihat Angel yang hanya menatap nya dalam diam.
mark tau apa yang ada di dalam pikiran Angel saat ini.
"Eeh kak. Silahkan masuk kak".ucap Angel mempersilahkan Mark masuk ke dalam ruangan nya.
Mark pun masuk ke dalam mengikuti Angel.
Sepeninggalan nya Angel, mark memperhatikan ruangan Angel yang masih sama seperti saat terakhir kali ia datang kemari.
Mark melihat sebuah frame foto yang ada di atas meja Angel.
Foto seorang gadis yang sangat cantik yang dulu sempat mencuri hati nya dengan seorang anak laki-laki yang sangat tampan dengan senyuman nya yang begitu sangat mirip dengan seseorang yang sangat Mark kenal.
Yang ada di dalam foto tersebut adalah Angel dan aLex. Angel terlihat begitu sangat bahagia dan begitu sangat cantik dengan senyuman di wajah nya.
"haruskah aku mengatakan kepada Angel jila saat ini aL sedang di rawat di rumah sakit".gumam Mark sambil terus menatap frame foto Angel dan aLex yang terlihat bahagia.
Mark bimbang dengan keputusan yang harus ia ambil. Haruskah Mark memberitahukan Angel. Mark tak ingin membuat Angel kembali bersedih seperti dulu, tapi sebagian dalam diri Mark ingin mengatakan apa yang tengah terjadi.
Saat Mark masih bimbang dengan keputusan apa yang harus ia ambil tiba-tiba Angel masuk ke dalam ruangan dengan membawa minuman dan cemilan.
"Silahkan kak, di toko cuma ada ini".ucap Angel mempersilahkan Mark untuk makan.
Mark terdiam sejenak menatap Angel dan berkata.
"Terima kasih".ucap Mark.
"Kapan kakak kemari? mengapa tidak mengabari Angel dulu?".tanya Angel pada Mark karena sedari tadi Angel begitu sangat penasaran apa yang membawa Mark kemari.
__ADS_1
Mark tertawa mendengar pertanyaan Angel karena memang biasa nya Mark selalu mengabari Angel terlebih dahulu sebelum ia kemari.
"Maaf. Ada urusan yang harus kakak urus di sini maka nya kakak lupa untuk mengabari mu. Apa kau marah?".tanya Mark.
"Tentu saja aku marah. Tak biasa nya kakak tidak memberitahukan Angel jika kakak mau kemari".ucap Angel dengan gaya merajuk.
Mark kembali tertawa melihat ekspresi merajuk Angel.
"Baiklah-baiklah. Sebagai permintaan maaf kakak, mari kita pergi ke suatu tempat. Oke".ucap Mark membujuk Angel.
"Baiklah. Tapi...".ucapan Angel terhenti saat suara ponsel Mark berbunyi.
"Sebentar kakak angkat telfon dulu".ucap Mark kemudian mengangkat telfon nya.
Angel memperhatikan Mark yang sedang berbicara dengan seseorang di telfon nya.
wajah Mark terlihat begitu sangat khawatir.
"Apa sebenar nya yang sedang terjadi. Mengapa kak mark terlihat sangat khawatir".gumam angel heran.
angel terus memperhatikan Mark hingga Mark selesai menelfon.
Saat Angel ingin bertanya, tiba-tiba Mark berkata.
"Maafkan aku ngell. Aku harus pergi sekarang. ada hal yang harus aku kerjakan. Lain kali kita akan pergi. Maaf kan aku".ucap Mark kemudian bergegas keluar dari ruangan Angel.
Angel hanya menatap heran ke arah Mark yang terburu-buru keluar dari ruangan nya.
"Apa yang terjadi".gumam Angel kemudian tak ingin memikirkan hal yang lain. Angel pun kembali melanjutkan pekerjaan nya.
-------------------
Maaf author baru bisa update, karena author sangat sibuk karena di rumah sedang ada acara kemarin.
Mohon dukungan dari para reader dengan cara Vote, beri rate 5 dan like nya.
Mohon masukan nya juga untuk Author.
Mari berteman.
Instagram : @putripadal
youtube : putripadlawati
Terima kasih
__ADS_1