Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Penyelamat


__ADS_3

Angel telah selesai membersihkan diri nya dan saat angel keluar dari kamar mandi, angel mendapati Carl yang sudah ada di dalam kamar nya.


"Apa kau sudah lama menunggu Carl?".tanya angel.


"Tidak. Apa kau sudah merasa lebih baik?".tanya Carl saat melihat angel mendekat ke arah nya.


"Tentu. Aku selalu baik-baik saja".jawab angel santai sambil menampilkan senyum nya seperti biasa.


"Aku tau kau sedang tidak baik-baik saja ngell, jadi berhenti untuk berpura-pura di depan ku".ucap Carl menatap ke arah angel.


Angel terdiam saat mendengar perkataan Carl.


"Apakah wajah ku terlalu mudah untuk di tebak saat aku sedang tidak baik-baik saja".gumam angel penasaran.


"Aku tidak mengerti dengan apa yang kau katakan Carl. Sudahlah jangan membahas tentang ku. Kapan kau keluar dari rumah sakit Carl? dan mengapa kau tak menelpon ku. Aku kan bisa menjemput mu".tanya angel mencoba mengalihkan pembicaraan.


Angel mengatakan itu dengan wajah cemberut dan itu membuat Carl tertawa.


"Oh astaga maafkan aku ngell. Aku kira kau tau jika hari ini aku akan pulang".ucap Carl.


"Aku tidak tau jika hari ini kau sudah di perbolehkan keluar Carl. Lalu bagaimana keadaan mu sekarang? apakah luka nya sudah tidak sakit lagi? kau jangan terlalu berat bekerja karena kau baru saja sembuh".ucap angel perhatian.


"Kau tenang saja. Luka ku sudah sembuh bahkan sudah sangat sembuh".jawab Carl.


"Oh syukurlah kalau begitu".ucap angel.


"Carl aku minta maaf atas nama aL, aku minta kau jangan membenci aL karena masalah kemarin. Mungkin aL sedang ada masalah sehingga ia melakukan hal-hal di luar kesadaran nya. Jadi aku mau meminta maaf pada mu atas nama nya".ucap angel sendu kembali teringat kejadian beberapa hari yang lalu.


Carl tersenyum mendengar perkataan angel dan berkata.


"Kau tenang saja ngell, aku tak akan mungkin membenci orang yang sudah menolong ku".jawab Carl santai.


Angel termenung untuk sesaat memikirkan perkataan Carl.


"Seseorang yang menyelamatkan mu. Apa maksud mu Carl?".tanya angel tidak mengerti.


FLASHBACK.


Seminggu yang lalu tepat saat Carl di larikan ke rumah sakit.


Carl memerlukan pertolongan pertama dari pihak rumah sakit.


Carl bahkan banyak kehabisan d4r4h dan beruntung Carl cepat di bawa ke rumah sakit dan cepat di tangani oleh dokter.

__ADS_1


Carl membuka mata nya setelah hampir tak sadarkan diri selama 2 hari.


"Aakkkhh".ringis Carl saat merasakam sakit di bagian bahu nya.


"Dimana aku".gumam Carl sambil memperhatikan sekitar nya.


Saat Carl mencoba mengingat apa yang terjadi, tiba-tiba muncul seseorang dari luar.


Seketika Carl kembali menutup mata nya berpura-pura tidak sadarkan diri.


Terdengar beberapa langkah kaki semakin mendekat ke arah Carl.


Namun Carl masih setia berpura-pura menutup mata nya.


"Mengapa ia belum sadarkan diri dok?".tanya suara seseorang yang sangat Carl kenali.


"Bukankah ini suara... ah tidak mungkin. Mana mungkin ini suara nya. pasti aku salah dengar, mau apa tuan aL di sini".guman Carl.


Ya saat seseorang yang masuk ke dalam ruangan Carl tadi berbicara dengan seseorang yang lain, Carl merasa seperti mengenal suara orang tersebut.


Carl ingin memastikan bahwa apa yang ada di dalam pikiran nya itu adalah benar.


Namun Carl tidak bisa karena Carl sekarang sedang berpura-pura masih belum sadarkan diri.


"Apa keadaan nya baik-baik saja?".tanya robert kembali.


"Untuk kondisi pasien, kondisi nya sudah stabil dan itu semua berkat anda tuan".ucap sang dokter pada Robert.


Mendengar perkataan sang dokter membuat Carl bertanya-tanya di dalam hati.


"Apa maksud dokter itu mengatakan jika kondisi ku sudah stabil itu semua karena tuan aL. Bahkan aku bisa seperti ini, ini semua karena tuan aL".gumam Carl kesal dalam hati.


"Baiklah. Terus berikan pengobatan yang terbaik untuk nya dan ingat satu hal, jangan sampai siapa pun tau jika aku yang membantu gadis ini".ucap robert memperingati.


"Baiklah tuan".jawab sang dokter.


Saat mereka sedang berbicara, terdengar suara pintu yang di buka dan terdengar langkah kaki yang semakin mendekat.


"Dok ini adalah hasil pengecekan dari pasien ini".ucal suara seorang wanita pada sang dokter yang tak lain adalah seorang suster.


"Baiklah sus. Tolong kamu periksa kembali infus dan yang lain nya. Saya akan mengantarkan tuan Stuart ke depan".ucap dokter tersebut pada sang suster.


"Baik dok".jawab suster tersebut.

__ADS_1


Setelah nya robet dan dokter tersebut meninggalkan ruangan tempat Carl di rawat.


"Benar perkiraan ku kalau tadi adalah tuan aL. Tapi mengapa ia ada di sini dan apa maksud perkataan dokter tadi".gumam Carl lagi dalam hati.


Carl sengaja menunggu beberapa menit untuk membuka mata nya agar tidak ada yang curiga pada nya.


Carl membuka mata nya perlahan dan mendapati seorang suster yang sedang memeriksa beberapa berkas di tangan nya.


"Aaakkhh".ringis Carl berpura-pura.


Seketika sang suster berjalan mendekat ke arah nya dan berkata.


"Anda sudah sadar?".tanya sang suster dengan gembira dan mengecek keadaan Carl kembali.


Carl hanya diam tak menjawab pertanyaan sang suster.


Beberapa menit akhir nya suster tersebut sudah selesai melepas beberapa alat bantu pada Carl karena di rasa keadaan Carl sudah cukup baik tanpa alat bantu kesehatan.


"Sus boleh saya bertanya sesuatu?".tanya Carl.


"Anda ingin menanyakan apa?".ucap sang suster.


"Siapa yang sudah membawa saya kemari?".tanya Carl.


"Kalau itu saya tidak tau mrs. Carl. Memang nya ada apa Mrs?".tanya sang suster kembali.


"Lalu siapa yang jadi penjamin saya di sini?".tanya Carl lagi.


"Yang menjamin anda adalhmah Tuan Robert A. Stuart Mrs".jawab suster tersebut.


"Sudah aku tebak. Lalu apa maksud tuan aL membantu ku setelah ia yang mencelakai ku".gumam Carl dalam hati.


"Apa anda tau Mrs, saat itu anda kekurangan banyah darah dan stok darah di rumah sakit kami sedang kosong. Alhasil tuan robert yang mendonorkan darah nya untuk anda".ucap sang suster yang mampu membuat Carl membelalak kan mata tak percaya.


"Apa!! tuan aL mendonorkan darah nya untuk ku. Apa yang sebenarnya terjadi".gumam Carl bingung.


Sejak saat itu Carl mencoba mencari tau tentang masa lalu robert dan akhir nya Carl tau dan mulai mengerti sedikit demi sedikit.


FLASHBACK END


"Jadi maksud mu aL yang...".ucap angel tak melanjutkan kalimat nya.


"Iya. Tuan aL yang telah menyelamatkan ku. Jadi tidak ada alasan untuk aku membenci penyelamatku".ucap Carl santai.

__ADS_1


Setelah nya mereka bercerita seputaran kehamilan angel.


__ADS_2