Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Syaratnya.......


__ADS_3

Keesokan harinya angel bangun dengan semangat.


Hari ini angel berniat ingin mencari pekerjaan.


Angel tak ingin membuang waktu di rumah.


"Oke angel. Semangat".gumam nya pada diri sendiri sebagai semangat.


Setelah nya angel keluar dari kontrakannya dan mulai mencari pekerjaan.


Sementara di lain tempat, tampak robert baru bangun dari tidurnya.


Semalam robert bekerja hingga larut malam.


Karena robert sudah merencanakan sesuatu dan robert yakin sesuatu ini akan berhasil.


Hari ini robert berencana ingin kerumah angel.


Robert yakin pasti hari ini angel berusaha mencari pekerjaan.


Robert akan datang dan menawarkan pekerjaan pada angel dan pastinya dengan syarat.


"Aku akan kerumah gadis itu dan menawarkannya pekerjaan".gumam robert seraya bangkit dari kasurnya dan menuju kamar mandi.


Hari ini ia sangat bersemangat karena sebentar lagi rencananya akan berjalan.


Setelah beberapa menit akhirnya robert selesai dan bersiap untuk menuju kerumah angel.


"Setelah ini kau akan mengikuti semua perkataanku".ucap robert sambil memperlihatkan sebuah berkas yang berisi perjanjian dan syarat yang ia buat semalam.


Robert melaju kan mobilnya menuju kontrakan angel.


Sementara angel sudah berada di dalam busway.


Entah dimana ia akan mulai, yang pasti hari ini angel akan berusaha lebih keras lagi.


"Semoga hari ini aku mendapatkan pekerjaan".doa angel dalam hati.


Sementara robert sudah sampai di depan kontrakan angel.


Sudah beberapa kali robert mengetuk pintu kontrakan angel, namun tidak ada jawaban.


"Kemana gadis ini pagi-pagi seperti ini".gumam nya karena sedari tadi tidak ada yang membuka pintu.


Robert berusaha terus mengetuk pintu, namun tetap tidak berhasil.


Sampai seorang nenek-nenek menghampiri robert dan berkata.


"Apakah tuan sedang mencari nak angel?".tanya sang nenek.


Robert yang merasa ada yang bertanya padanya seketika membalikkan badan melihat siapa yang bertanya padanya.


"Iya nek".jawab robert saat melihat seorang wanita tua ada di belakangnya.


"Tadi saya lihat ia sudah pergi".jawab sang nenek.


"Pergi?? pergi kemana ia nek?".tanya robert.


"Saya tidak tau".ucap sang nenek.


"Baiklah. terima kasih".ucap robert lalu berjalan masuk ke dalam mobilnya.


"Kemana gadis itu pagi-pagi sudah keluar".gumam robert heran.


"Apa jangan-jangan ia sedang mencari pekerjaan. Karena semalam ia bilang akan mencari pekerjaan".ucap robert mengingat kembali perkataan angel semalam.


"Shit".umpatnya.


"Kemana aku harus mencari gadis itu sekarang".marahnya lalu melajukan mobil nya dan meninggalkan perkarangan rumah angel.


Sementara angel sudah beberapa kali keluar masuk cafe dan toko kue.


Namun hingga saat ini belum ada yang mau menerimanya.


"Astaga, sudah berapa toko yang aku datangi, tapi satu pun belum ada yang mau menerima ku".gumam nya sendu.


Angel berjalan menuju ke sebuah halte untuk beristirahat sejenak.


Karena sedari tadi ia berjalan tanpa berhenti.

__ADS_1


"Kemana aku harus mencari pekerjaan lagi".gumam angel lelah.


Seharian ini angel tak berhenti keluar masuk toko hanya untuk bertanya lowongan pekerjaan, namun hingga kini angel belum mendapatkan pekerjaan.


"Apakah aku memang harus kembali ke panti lagi dan membantu-bantu ibu di panti".gumam angel pasrah dengan keadaannya.


Saat angel ingin berdiri, tiba-tiba ada sebuah mobil berhenti tepat di depan angel.


Saat angel melihat lebih dekat, ternyata mobil robert.


"Mengapa pria gila itu ada disini. Aku sedang tak ingin berdebat".gumam angel dalam hati.


Karena malas berdebat, angel memilih berbalik ingin pergi menjauh.


Namun belum sempat angel melangkah, robert memanggilnya.


"Angel tunggu".panggil robert.


Angel tak menghiraukan panggilan robert, ia tetap melangkah.


"Apakah kau tuli?".ucap robert tajam sambil menahan tangan angel.


Akhirnya angel berbalik menghadap robert.


"Anda memanggil saya tuan?".tanya angel pura-pura tidak tau.


"Jangan pura-pura. Aku yakin kau dengar saat aku memanggil mu tadi".jawab robert kesal melihat angel yang berpura-pura tidak tau.


"Oh maafkan saya tuan. Saya tidak mendengarnya".jawab angel merasa tak bersalah.


Robert hanya mendengus kesal mendengar jawaban angel.


"Jika tidak ada keperluan, saya permisi tuan".ucap angel.


Robert yang mendengar ucapan angel seketika kesal.


"Brengsek. Mengapa disini seolah-olah aku yang membutuhkan dia. Padahal ia yang sedang mencari pekerjaan. Bagaimana caranya agar dia yang duluan meminta pertolongan padaku".gumam robert sambil memikirkan bagaimana caranya agar angel duluan yang meminta pertolongannya.


Melihat robert hanya diam tak menjawab pertanyaan angel.


seketika angel berbalik ingin pergi meninggalkannya. Karena angel berpikir, jika ia tetap disini maka ia hanya akan membuang-buang waktu saja.


"Dasar pria gila. Tadi dia yang memanggilku, sekarang giliran di tanya ia malah diam. Apa sebenarnya mau pria ini".gumam angel kesal melihat tingkah robert.


Angel berhenti dan berbalik menghadap robert.


"Mari kita bicara di tempat lain".ajak robert.


Karena bagi nya ini adalah masalah penting, jadi tak mungkin robert bercerita di jalan umum seperti ini.


"Apa yang ingin ada katakan tuan. Katakan saja disini mengapa harus di tempat lain".ucap angel heran.


"Pokoknya ini hal penting, nggak mungkin aku bilangnya disini".jawab robert.


"Kalau begitu saya tidak bisa ikut bersama anda, jika anda tidak bisa mengatakannya disini".jawab angel.


Seketika robert emosi mendengar jawaban angel.


"Shit, mengapa sepertinya aku yang jadinya sangat membutuhkan dia. Seharusnya ia yang membutuhkan aku, karena ia memerlukan pekerjaan. Lalu sekarang, mengapa aku yang memohon".gumam robert kesal dalam hatinya.


"Sabar, aku harus sabar demi mencapai rencanaku".ucapnya memberi pengertian pada dirinya.


"Ini tentang masalah pekerjaan".jawab robert akhirnya.


"Pekerjaan?? Maksud anda apa ?".tanya angel heran.


"Makanya kita bicarakan masalah ini di tempat lain. Aku tak bisa mengatakannya di sini".ucap robert.


Angel diam beberapa detik memikirkan perkataan robert.


"Apa yang ingin di katakan pria ini. Pekerjaan apa yang ia maksud. Apa ia ingin memberiku pekerjaan?".tanya angel dalan hati.


"Bagaimana ini. Apa aku harus mengikuti pria ini


Tapi jika aku tak mengikutinya, bagaimana aku tau pekerjaan apa yang ia maksud".ucapnya lagi.


Akhirnya setelah berfikir, angel pun setuju mengikuti robert.


robert menyuruh angel masuk ke dalam mobilnya dan setelah itu mereka meninggalkan tempat tersebut dan pergi ke suatu tempat.

__ADS_1


SKIP


Ternyata robert membawa angel ke perusahaan Energy Stuart Corp.


"Dimana ini".tanya angel saat mereka sudah turun dari mobil.


"Ini perusahaanku".jawab robert singkat.


Angel masih diam mencerna perkataan robert.


"Mengapa anda membawa saya kemari?".tanya angel lagi.


"Masuklah dulu, nanti di dalam akan aku jelaskan".jawab robert lalu berjalan terlebih dulu masuk ke kantornya dan di ikuti angel dari belakang.


Saat memasuki kantor, robert di sapa oleh seluruh karyawan yang di lewatinya.


Angel yang di sapa dan di lihat banyak mata hanya bisa tersenyun kaku, karena selama ini ia tak pernah menjadi sorotan seperti ini.


Robert melihat kecanggungan yang di rasakan angel, seketika ia memegang tangan angel dan menariknya masuk ke dalam lift khusus dirinya yang langsung sampai di ruangannya.


"Apa kau baik-baik saja".tanya robert saat mereka sudah di dalam lift.


"Ii iiyaa".jawab angel terbata.


"Mengapa kau terbata". tanya robert.


"Aku hanya tak biasa menjadi sorotan banyak orang seperti tadi".Jawab angel sambil tertunduk.


"Jangan pernah menunduk jika sedang berbicara dengan orang lain".jawab robert sambil mendongakkan kepala angel yang tertunduk agar melihat ke arahnya.


"Pandang lawan bicara mu jika sedang berbicara".ucap robert.


Angel terpaku mendengar ucapan robert dan angel hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Gadis pintar".ucap robert dan tanpa sadar robert mengacak rambut angel gemas melihat wajah bengong angel yang menurutnya sangat lucu.


Akhirnya mereka sampai dan mereka langsung masuk keruangan robert.


Hal yang pertama angel lihat dari ruangan robert adalah MEWAH.


Angel terdiam saat pertama melihat ruangan robert.


"Astaga ini kantor atau hotel. Mengapa interior nya sangat bagus dan ruangannya sangat luas. Bahkan sepertinya ruangan ini lebih besar daripada kontrakan ku".puji angel dalam hati.


Robert yang melihat angel termenung di depan pintu, segera menghampirinya dan berkata.


"Mengapa kau hanya termenung disini . Masuklah".ucap robert dan angel masuk kedalam mengikuti robert.


"Aku akan langsung ke intinya saja. Apa kau sedang membutuhkan pekerjaan?".tanya robert to the point saat mereka sudah duduk.


"Iya".jawab angel singkat.


"Aku akan memberimu pekerjaan".ucap robert kembali.


"Pekerjaan??".tanya angel meyakinkan pendengarannya.


"Iya pekerjaan".Jawab robert.


"Pekerjaan seperti apa yang bisa saya kerjakan?".tanya angel kembali.


"Saya akan mempekerjakan kamu sebagai asisten pribadi saya dan saya akan membayar kamu 3 kali lipat dari gaji kamu sewaktu bekerja di cafe".ucap robert.


Angel yang mendengar gaji yang akan di berikan robert seketika membelalak kan mata.


"Tiga kali lipat?? Apakah pria ini serius ingin menggaji ku sebanyak itu. Tapi pekerjaan asisten seperti apa yang di maksud pria ini dan pasti ia sedang merencanakan sesuatu. Tak mungkin ia memberikannya secara percuma".ucap angel dalam hati.


"Anda membayar saya mahal seperti itu, pasti anda memiliki syarat".ucap angel.


Mendengar perkataan angel, robert tersenyum.


"Kau sangat pintar ternyata".ucap robert tersenyum.


Melihat senyuman robert, ada rasa khawatir dalam diri angel.


"Tentu. Aku memiliki syarat untuk pekerjaan ini".jawab robert kembali.


"Sudah aku tebak. Pria gila ini tak akan mungkin mau membantuku secara percuma. Apa syarat yang ia butuhkan. Lebih baik aku bertanya dulu apa syaratnya. Karena aku juga sangat membutuhkan pekerjaan ini dan pria ini berani menggajiku mahal".ucap angel dalam hati.


"Apa syaratnya".tanya angel.

__ADS_1


Robert hanya tersenyum..


BERSAMBUNG..........


__ADS_2