
Tidak butuh waktu lama akhir nya mereka sampai di kediaman Stuart.
Alex langsung turun dan berlari masuk ke dalam rumah dengan sangat gembira.
"Jangan lari-lari aL".teriak Angel saat melihat aLex yang berlarian masuk ke dalam rumah.
Angel menggelengkan kepala nya heran melihat kelakuan sang anak.
Dengam cepat Angel ikut menyusul masuk ke dalam rumah.
"Nenek".teriak aLex saat melihat Alesha yang sedang berada di ruang tamu.
Alesha yang mendengar suara sang cucu pun berbalik dan mendapati Alex yang berlari ke arah nya.
"Cucu nenek. kemarilah sayang".ucap Alesha sambil merentangkan kedua tangan nya untuk menyambut sang cucu kesayangan.
"aL merindukan mu nek".ucap aLex saat sudah berada di pelukan Alesha.
Alesha tersenyum mendengar perkataan Alex kemudian berkata.
"Nenek juga merindukan mu sayang".ucap Alesha.
"Sama siapa Kamu kesini sayang?".lanjut Alesha bertanya.
"Sama mommy nek".jawab Alex melepas pelukan nya.
"Lalu di mana mommy mu sekarang?".tanya Alesha sambil melihat ke arah pintu masuk.
"Mommy ada di depan nek. Sebentar lagi juga masuk. Mommy sangat lambat".ucap Alex mengejek Angel.
Alesha tertawa mendengar perkataan sang cucu.
Seketika Angel muncul dari arah luar dan itu membuat Alesha memikirkan sebuah ide untuk menjahili sang menantu.
"Benarkah mommy Angel sangat lambat? memang nya mommy kenapa aL?".tanya Alesha sedikit membesarkan suara nya agar Angel mendengarkan pembicaraan mereka.
"Iya nek. Mommy sangat lambat jalan nya. Jadi Alex tinggalkan mommy sendiri di depan. Tadi Monmy mengatakan jika Mommy gugup bertemu dengan Daddy".ucap Alex polos.
Tanpa Alex sadari jika Angel sudah berada di belakang nya. Karena posisi nya, Alex membelakangi Angel. Karena itu Alex tidak tau jika Angel sudah berada di belakang nya.
Alesha tersenyum senang, sementara Angel membelalakkan mata nya tak percaya mendengar apa yang di katakan Sang anak.
"Astaga aL, mengapa kau mengatakan hal itu. Kau membuat mommy malu aL" ucap Angel dalam hati .
__ADS_1
Lagi, Alesha masih belum merasa puas mengerjai sang menantu, kemudian kembali bertanya.
"Benarkah aL. Tapi kenapa Mommy gugup bertemu dengab Daddy. Seperti orang yang sedang jatuh cinta saja sampai harus berdebar seperti itu. Kenapa aL?".tanya Alesha lagi pada Alex, tetapi tatapan nya sesekali melihat ke arah Angel yang terlihat sudah begitu sangat malu.
"Nenek benar. Seperti nya Mommy masih sayang sama Daddy. Apakah Daddy dan mommy bisa bersatu kembali nek? Alex ingin tinggal bersama Daddy dan Mommy bersama-sama. Alex juga ingin jalan-jalan bertiga seperti teman-temanAlex yang lain. Apakah bisa nek?".tanya Alex dengan menatap yakin ke arah Alesha.
Alesha begitu sangat tersentuh mendengar keinginan Alex yang begitu sangat sederhana itu. Ia hanya ingin menghabiskan waktu bersama kedua orang tua nya dan tinggal bersama mereka.
"Maafkan nenek sayang. Maaf di usia mu yang masih sangat kecil ini. Kamu harus menanggung beban seperti ini. Nenek berjanji akan membuat kedua orang tua mu bersatu dan aL akan hidup bersama Daddy dan Mommy bersama seperti yang aL impikan. Nenek berjanji sayang".ucap Alesha yakin.
"Mengapa nenek diam? apakah bisa nek?".tanya Alex lagi menyadarkan Alesha yang sedang termenung.
"Tentu bisa sayang. Daddy dan Mommy aL akan kembali bersama lagi seperti dulu dan aL bisa menghabiskan waktu bersama mereka seperti yang di lakukan oleh temen-teman sekolah aL".ucap Alesha yakin.
"Benarkah nek?".tanya Alex dengan binaran mata yang sangat bahagia menatap ke arah Alesha seperti seorang anak yang baru saja mendapatkan sebuah mainan.
"Iya sayang. Tapi ada syarat nya".ucap Alesha memperkecil suara nya.
"Apa syarat nya nek?".tanya Alex.
Kemudian Alesha membisikkan sesuatu ke telingan Alex dan itu membuat Angel begitu sangat penasaran. Apa yang di bisikkan Alesha pada Alex.
Terlihat Alex mengangguk-anggukkan kepala nya seolah mengerti dengan apa yang di katakan oleh Alesha.
Alesha kembali tersenyum bahagia melihat senyum di wajah Alex.
"Angel, kenapa diam di sana. Kemari lah".sapa Alesha berpura-pura baru menyadari jika Angel ada di sini.
Angel tersenyum kaku dan melangkah mendekat ke arah Alesha dan Alex.
"Mommy kenapa lama sekali?".tanya Alex saat Angel sudah berada di dekat nya.
Angel tersenyum dan berkata.
"Tadi Mommy terima telfon sebentar dari teman mommy".ucap Angel berbohong.
"Sudah-sudah. Ayo masuk kita duduk dulu".ajak Alesha.
"Papa kemana ma?".tanya Angel karena tidak melihat Albert.
"Papa sedang ada kerjaan di kantor karena sebentar lagi mereka akan membuat sebuah project. Paling saat makan malam nanti papa juga pulang".jawab Alesha.
Angel mengangguk-anggukkan kepala nya.
__ADS_1
"Nek, Daddy di mana?".tanya Alex.
"Daddy ada di kamar nya. pergilah kesana nak. Pasti Daddy senang bertemu dengan mu. Daddy sangat merindukan mu sayang".ucap Alesha.
"Mommy Alex ke kamar Daddy dulu ya. Apakah boleh?".tanya Alex menatap ke arah Angel.
Angel tersenyum dan berkata.
"Pergilah sayang".jawab Angel.
Dengan girang Alex berlari menuju ke kamar Robert.
"Jangan berlari aL, nanti jatuh".teriak Angel.
"Dasar anak itu ya, kebiasaan sekali".gumam Angel melihat kelakuan Alex.
Sementara itu Alesha tertawa mendengar omelan Angel.
Alex begitu sangat mirip dengan Robert saat masih kecil dulu.
"Sayang, bagaimana apakah kau sudah mengambil keputusan. Apakah kau mau memberi aL kesempatan?".tanya Alesha to the point.
Angel terkejut mendengar pertanyaan Alesha yang secara tiba-tiba.
"Angel belum tau ma. Angel masih bingung".jawab Angel sekena nya.
"Mama tau jika saat ini kamu sangat bingung untuk menentukan pilihan mana yang tepat. Tapi mama percaya jika kamu bisa mengambil keputusan yang tepat untuk masalah ini dan mama harap keputusan mu tidak mengecewakan banyak orang khusus nya Alex".ucap Alesha.
Angel terdiam mendengar perkataan Alesha.
Entah apa yang membuat Angel bingung untuk menentukan pilihan nya.
Jujur Angel menginginkan Alex bisa bersama dengan Robert.
Di satu sisi Angel pun mulai merasa nyaman dengan keberadaan Robert.
Tapi di lain sisi Angel masih merasakan ketakutan yang teramat dalam jika mengingat kembali apa yang dulu pernah Angel alami dan Angel tak ingin hal itu terulang kembali.
"Beri Angel waktu ma. Angel akan mencoba kembali. mungkin seiring berjalan nya waktu jika kami bisa menghabiskan waktu bersama, Angel bisa untuk menerima nya kembali dan melupakan masa lalu yang terjadi di antara kami".ucap Angel.
"Mama percaya kepada mu nak".jawab Alesha sambil tersenyum.
Setelah itu mereka hanya membahas masalah pekerjaan di toko bunga milik Angel dan lain nya.
__ADS_1