Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Perasaan Khawatir 2


__ADS_3

Tampak angel sedang gelisah di dalam kamar nya.


Sedari tadi ia bolak balik di dalam kamar seakan tengah memikirkan sesuatu.


"Kemana ia pergi. Sudah jam segini aL tak pulang-pulang. Apa terjadi sesuatu dengan nya. Mengapa sudah larut malam seperti ini ia tak kembali".gumam angel resah nemikirkan robert.


"Apa aku coba telfon dia aja. Setidak nya aku dengar suara nya aja itu udah cukup. Berarti ia baik-baik saja".gumam angel


Lalu berjalan ke arah nakas untuk mengambil ponsel nya.


Tut tut tut.


Angel menunggu panggilan tersambung dengan hati yang was-was.


"Aku mohon angkat telfon nya".gumam angel saat panggilan telfon tak kunjung tersambung.


Tut tut tut.


"Astaga kemana ia, mengapa ia tak mengangkat telfon ku. Apa yang terjadi pada nya. Apa ia sangat marah pada ku sehingga ia tak mau mengangkat telfon ku".ucap angel sendu


Angel kembali mencoba untuk menelfon robert.


Tut tut tut


Namun lagi-lagi robert tak mengangkat ponsel nya.


"Kemana pria ini. Suka sekali membuat aku khawatir".ucap angel.


Dan lagi, angel berusaha kembali untuk menelfon robert.


Berharap agar robert mengangkat telfon nya.


Tapi lagi-lagi hasil nya tetap sama .


Robert tetap tak mengangkat nya.


sudah berapa kali angel mencoba untuk menelfon robert, namun hasil nya tetap sama.


"Astaga pria ini. Kemana ia pergi, mengapa ia tak mengangkat nya".gumam angel.


Dan angel kembali mencoba untuk menghubungi nya, namun kali ini nomor robert tak bisa di hubungi.


"Ada apa ini, mengapa sekarang nomor nya tidak aktif. apa yang terjadi pada nya. Tuhan tolong lindungi dia. Jangan biarkan sesuatu terjadi pada nya".doa angel dalam hati.


Sementara di club malam milik rio, tampak robert sudah kehilangan kesadaran nya.


Robert sedang berada di sebuah ruangan khusus.


ruangan ini memang di sediakan khusus untuk robert dan mark jika mereka datang kemari.


"Sudah cukup kau minum nya aL, kau sudah sangat mabuk".ucap rio.

__ADS_1


"Kau jangan meremeh kan aku, bahkan minuman ini tidak ada apa-apa nya bagi ku dan apa kau bilang tadi, aku mabuk. Hahaha tak ada sejarah nya seorang alex mabuk hanya karena beberapa gelas minuman".racau nya.


Rio hanya menggelengkan kepala melihat keadaan sang sahabat.


Rio akhir nya menghubungi mark untuk datang kemari.


Sejak tadi rio sudah ingin menghubungi mark.


Tapi robert melarang nya.


Tapi melihat keadaan robert yang semakin tak terkendali akhir nya rio terpaksa menghubungi mark untuk memaksa robert berhenti minum dan pulang untuk beristirahat.


"Kemana si brengsek itu. Lama sekali ia sampai nya".gumam rio kesal melihat mark sedari tadi tak kunjung datang.


"Apa yang kau lakukan di situ bodoh. Daripada kau berdiri seperti patung di sana, lebih baik kau isi lagi gelas ku. Aku masih ingin minum".ucao robert yang masih setengah sadar.


"Sudah cukup aL. kau sudah sangat banyak minum hari ini. Bahkan kau sudah sangat mabuk".ucap rio memperingati robert.


"Tutup mulut kau brengsek. Aku belum puas minum nya. Bahkan aku belum mabuk, jadi isi kan lagi gelas ku sekarang brengsek".kesal robert karena rio tak ingin mengisi kembali gelas nya.


Robert hanya memutar bola mata nya malas.


Meladeni orang yang sedang mabuk sana saja kita meladeni orang gila.


Jadi rio lebih memilih diam tak ingin menanggapi nya sampai mark datang.


Robert masih terus meracau tak jelas, kadang ia tertawa sendiri, kadang ia marah-marah, kadang ia tiba-tiba diam.


"Astaga telinga ku sakit mendengar makian pria satu ini".gumam rio.


Tiba-tiba ponsel robert berbunyi menandakan ada panggilan masuk.


Rio melihat nama yang tertera di layar ponsel robert.


"Angel".gumam nya membaca nama tersebut.


"Nama nya sangat familiar, seperti nya aku pernah mendengar nama ini. Tapi dimana".gumam rio sambil berfikir di mana ia pernah mendengar nama itu.


Ponsel robert terus berbunyi tanda ada panggilan masuk dan itu dari orang yang sama yaitu angel.


"Apakah ini telfon penting, sedari tadi tak berhenti berbunyi".gumam rio lalu pergi ke arah robert yang sedang meracau tak jelas di sebuah kursi.


"aL ada yang menelfon mu. aku rasa ini sangat penting karena sedari tadi ia tak henti-henti nya menelfon mu".ucap rio.


Robert yang sudah setengah sadar hanya bisa tertawa mendengar ucapan rio yang seperti orang yang sedang bernyanyi.


Melihat robert hanya tersenyum, rio pun menghembuskan nafas nya kasar.


"Percuma jika sekarang aku berbicara dengan orang mabuk seperti nya. Ia pasti tak akan mendengar kan ku".gumam rio frustasi.


Lagi..

__ADS_1


Ponsel robert kembali berbunyi menandakan ada panggilan masuk.


rio kembali melihat nama si pemanggil.


"Astaga dia lagi, seperti nya ini sangat penting. apa aku saja yang mengangkat telfon nya". gumam rio masih memikirkan untuk mengangkat ponsel robert atau tidak.


Saat rio ingin mengangkat telfon nya.


Tiba-tiba robert merampas paksa ponsel tersebut dan berkata.


"Bukankah ini ponsel ku. berani sekali kau mengambil nya. Apa kau tidak mempunyai uang untuk membeli ponsel. Cihb bahkan club kau tersebar di seluruh penjuru, tapi kau tak bisa membeli sebuah ponsel. Sangat memalukan".racau robert sambil tertawa.


Rio yang mendengar ucapan robert yang seakan menghina nya seketika terbakar emosi.


"Brengsek, untung kau adalah sahabat aku aL. Jika tidak, sudah aku koyak kan mulut kau yang sudah menghina ku seperti tadi".ucap rio marah.


Robert yang melihat ekspresi marah rio hanya bisa tertawa.


Pada dasar nya, sekarang robert tidak sadar dengan apa yang ia katakan dan ia lakukan.


Tiba-tiba ponsel robert berbunyi, rio dan robert melihat ke arah ponsel yang berbunyi tersebut.


Tiba-tiba..


Prankkk


Seketika rio terkejut melihat apa yang terjadi di depan nya.


Robert menghempas ponsel nya sampai hancur berkeping-keping.


"Dasar berisik. Kau mengganggu ku saja".ucap robert pada ponsel nya yang sudah tak berbentuk lagi .


Rio hanya menggelengkan kepala nya melihat kelakuan sang sahabat.


"Dasar pria gila".ucap rio.


Lalu setelah nya rio beranjak ingin keluar dari ruangan. Tapi tiba-tiba pintu ruangan terbuka dan masuklah seseorang ke dalam ruangan tersebut.


"Mengapa kau sangat lama sekali. Aku hampir gila menghadapi aL jika sedang mabuk seperti ini".keluh rio pada mark.


Mark hanya diam dan berjalan ke arab robert yang sedang tertidur di sebuah sofa.


"Apa yang terjadi pada nya. Apa kau mengetahui sesuatu, atau tadi ia ada mengatakan sesuatu?".tanya mark masih menatap ke arab robert.


"Entahlah. sedari tadi ia tak berkata apa-apa".jawab rio santai.


Lalu setelah nya mark dan rio membawa robert keluar dari club tersebut.


Dan mark yang bertugas mengantar robert pulang.


Karena mark tak ingin rio bertemu dengan angel pada saat mengantar robert nanti.

__ADS_1


__ADS_2