Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Will You Marry Me?


__ADS_3

Keesokan harinya angel bekerja kembali seperti biasa di laurent cake.


Hari ini angel sangat bersemangat, karena ia tak ingin memikirkan masalah yang terjadi semalam.


"Aku harus semangat. Aku harus melupakan kejadian semalam dan aku harus membuang jauh perasaan yang aku rasakan padanya".gumam angel pada dirinya sendiri.


"Aku pasti bisa. Lagian aku tidak akan bertemu lagi dengannya karena aku sudah tidak bekerja lagi disana. Tuhan bantu aku untuk melupakan semuanya".doa angel pada sang maha pencipta.


Angel membersihkan setiap sudut laurent cake. Angel ingin menyibukkan dirinya agar ia bisa melupakan semua yang terjadi.


Tiba-tiba ponsel angel berbunyi menandakan ada panggilan masuk.


Angel bergegas mengambil ponselnya dan dilihatnya nama yang tertera di ponselnya.


"Frans".ucap angel.


"Astaga beberapa hari ini aku melupakan pria ini".gumam angel lalu mengangkat telfon dari frans.


"Halo frans".sapa angel saat ponsel sudah tersambung.


".......


"Astaga aku juga merindukanmu frans. Kemana saja kamu beberapa hari ini".tanya angel.


".......


"Baiklah. Nanti malam kita bertemu ditaman biasa".ucap angel.


"......


"Tak perlu frans. Aku sudah tidak bekerja disana lagi. Nanti aku akan ketempatmu sendirian".jawab angel.


"......


"Nanti saat kita bertemu akan aku ceritakan padamu".jawab angel.


".......


"Baiklah. Sampai bertemu nanti frans".ucap angel lalu memutuskan sambungan.


"Astaga aku sangat merindukan kelakuan konyol pria itu".ucap angel sambil tersenyum membayangkan hal konyol yang selalu frans lakukan jika sedang berusaha menghibur angel.


Angel melanjutkan kembali pekerjaannya.


Sementara dilain tempat tampak robert dengan wajah yang berantakan.


Semalam robert tidak bisa tertidur.


Entah mengapa mendengar perkataan terakhir dari angel dan melihat senyuman wanita itu ada sesuatu dalam diri robert merasakan sakit, sedih, kecewa semua menjadi satu.


"Mengapa aku memikirkan gadis itu. Mengapa saat melihat dan mendengar perkataan terakhirnya ada rasa kasihan, sedih, kecewa yang aku rasakan".gumam robert pada dirinya.


"Tidak. aku tak boleh lemah. Dulu wanita itu membuat aku lemah dan akhirnya aku di khianati. Kali ini aku tak akan bermain dengan menggunakan hati lagi. Aku tak akan kecewa untuk kedua kali nya. Gadis itu memang pantas menerima semua ini".ucap robert menguatkan hatinya.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan sore hari.


Di laurent cake angel sekarang bekerja dari pagi hingga sore hari.


Tiba waktunya angel pulang kerja.


"Hai nak. Apa kau ingin pulang".tanya madam laurent yang baru datang.


"Yes madam. Angel baru selesai berkemas. Apakah madam akan menutup tokonya sendiri atau angel membantu untuk menutup pintunya".tanya angel.


"Tak perlu sayang. Madam masih ingin disini, kau pergilah pulang".jawab madam laurent.

__ADS_1


"Baiklah madam. Angel pulang dulu".ucap angel lalu pergi meninggalkan toko kue tersebut.


Angel melihat jam tangannya.


"Masih ada waktu untuk pulang kerumah sebentar. Lebih baik aku pulang bersihkan badan lalu pergi menemui nya".gumam nya lalu berjalan menuju kerumahnya.


Sementara robert sedang bersiap-siap ingin keluar.


Hari ini robert akan melakukan transaksi dengan pemilik club malam terbesar di meksiko.


Biasanya ia ditemani mark tetapi hari ini ia pergi sendiri.


Robert sudah mengutus mark untuk menangani perusahaan yang ada di australia.


Robert sengaja melakukan itu agar robert lebih mudah menjalankan rencananya.


Robert melajukan mobilnya membelah kota newyork menuju tempat yang sudah dijanjikan.


Angel bersiap menuju ketempat yang dijanjikan.


Angel berjalan dengan sangat bersemangat .


"Aku tak sabar ingin bertemu dengan pria itu. Sudah lama aku tak bercerita dengannya".gumam angel ditengah perjalanan.


Sementara dilain tempat, tampak frans sudah sampai ditempat yang mereka janjikan.


"Aku sangat merindukanmu my angel".gumam frans sambil memikirkan bagaimana reaksi angel.


Ya hari ini frans berniat untuk melamar angel.


Semua sudah frans persiapkan. Beberapa hari belakangan frans memang tidak memberi kabar pada angel karena frans fokus pada perusahaannya.


"Aku harap angel akan senang dengan kejutanku. Aku akan menjadikan nya milikku".gumam frans sambil melihat cincin yang sudah ia persiapkan untuk melamar angel.


Robert berniat untuk mampir ke club malam.


Robert membutuhkan minuman yang bisa membuatnya sedikit lebih tenang.


Saat dijalan, robert tak sengaja melihat angel.


"Lagi apa gadis itu malam-malam berada ditaman. Atau jangan-jangan ia ingin menemui pelanggannya. Dasar gadis licik, karena mark tak ada disini ia dengan gampang nya berpaling dengan orang lain. Tak salah kalau aku menganggap dia gadis murahan".ucap robert seolah membenarkan pemikirannya selama ini.


"Lebih baik aku ikuti gadis itu, aku ingin melihat seperti apa tipe pelanggannya. Karena kemarin ia menolak ajakan ku. Aku ingin lihat apa orang itu lebih dari aku atau bagaimana".ucapnya lalu memberhentikan mobilnya ditepi jalan dan mengikuti angel dari belakang.


Angel tak sadar jika ia sedang di ikuti. Angel hanya memikirkan frans.


Karena sebentar lagi ia akan bertemu dengan frans.


Saat angel sudah sampai ditaman, ia tak melihat frans disana.


"Astaga pria itu, tadi ia bilang sudah sampai. Tapi mana dia. Dasar".ucap angel cemberut.


Saat angel berbalik ternyata frans sudah ada di belakangnya dan membuat angel terkejut.


"Astaga frans. Kamu membuatku jantungan".ucap angel karena kaget atas kedatangan frans yang tiba-tiba.


"Maaf my angel. Aku hanya ingin mengagetkanmu. Sudah berapa hari aku tak mendengar omelan dari mu".ucap frans.


"Kamu ini".jawab angel yang tersipu.


"yuk kita duduk disana".ucap frans sambil menunjuk kearah bangku yang ada ditaman.


Frans menggandeng tangan angel supaya mengikutinya.


Robert yang melihat itu hanya mengepalkan kedua tangannya.

__ADS_1


"Brengsek".umpatnya disela-sela persembunyiannya mematai angel.


Saat mereka sudah duduk dibangku.


"Kemana saja kamu beberapa hari ini menghilang tanpa kabar".tanya angel.


"Maaf. Beberapa hari ini aku sangat sibuk diperusahaan. Kamu tau sendiri bagaimana kondisi perusahaanku. Tapi cukup bertanya nya. sekarang aku yang akan bertanya, kapan kamu berhenti dari cafe dan apa yang membuatmu berhenti".tanya frans.


"Baru kemarin aku berhenti dari cafe dan alasan aku berhenti itu karena aku udah bosan kerja di cafe".jawab angel berbohong.


"Kamu tak pandai berbohong my angel. Katakan yang sejujurnya. Tak mungkin karena itu kamu berhenti. Apa yang terjadi".tanya frans kembali.


Frans sudah cukup mengenal angel selama ini.


Frans tau bahwa angel sedang berbohong.


"Apa karena pemilik cafe nya?".tanya frans to the point karena tidak mendapat jawaban dari angel.


"Bukan karena dia . Ini murni karena kesalahanku".jawab angel panik.


"Apa ia berbuat jahat padamu?".tanya frans kembali.


"Tidak. Selama aku bekerja padanya, ia sangat baik padaku frans. kamu jangan khawatir".jawab angel mencoba memberi pengertian pada frans.


"Lalu mengapa kamu berhenti. Kamu sangat membutuhkan pekerjaan ngell. Aku sangat tau itu. Kamu harus membantu adik-adik dipanti . Tak mungkin hanya karena bosan kamu berhenti dari cafe. Pasti ada alasan lain".ucap frans tepat sasaran.


"Kam benar frans. Aku memang sangat membutuhkan pekerjaan itu".jawab angel sendu.


"Tapi aku harus bagaimana lagi. Mungkin disana belum rezeki ku. Aku mohon jangan memaksaku untuk menjelaskannya. Karena aku pun tak tau".jawab angel dengan berlinang air mata.


Frans mendekap angel dalam pelukannya berusaha memberi ketenangan pada angel.


"Sudah. Kamu jangan bersedih lagi. Jika kamu mah, kamu bisa bekerja di perusahaanku. Sekalian aku bisa menjaga mu. Aku sangat mengkhawatirkanmu".ucap frans lembut.


"Tak perlu frans. Sekarang aku sudah bekerja di sebuah toko kue di dekat rumahku. Kamu jangan terlalu mengkhawatirkan ku".jawab angel.


"Benarkah. Kapan-kapan aku akan menjemput mu agar aku tau dimana kamu bekerja".ucap frans.


"Baiklah".jawab angel singkat.


Melihat angel sudah sedikit membaik.


Frans berlutut didepan angel.


"Kamu kenapa frans, kenapa seperti ini".ucap angel tak enak melihat frans berlutut didepannya.


"Angel. Sebenarnya ada yang mau aku katakan padamu".ucap frans menjeda perkataanya.


"Kalau mau bicara kamu nggak perlu sampai begini. Tengak frans".ucap angel segan.


"Untuk kali ini kamu diam dulu. Jangan membantah perkataanku".kata frans.


Seketika angel terdiam.


"Angel aku sudah mengenal mu cukup lama . Selama aku mengenalmu, aku mengetahui bagaimana sifat, dan sikap mu. Kamu adalah gadis yang sangat sempurna bagiku. Saat aku bersama mu, aku merasakan kenyamanan. Saat bersama mu aku merasakan kebahagiaan. Aku ingin kau menjadi seseorang yang berarti dalam hidupku. Mau kah kamu menjadi istriku. WILL YOU MARRY ME??". ucap frans sambil mengeluarkan sebuah kotak yang berisi cincin berlian.


Angel yang mendengar itu seketika membulatkan mata tak percaya.


"Frans aku...".ucap angel tak mampu untuk melanjutkan perkataannya.


"Aku tak meminta mu untuk menjawab sekarang. Aku akan memberimu waktu. Aku bersedia menunggu jawabanmu. Aku berharap jawabanmu tidak mengecewakan ku".ucap frans tersenyum manis kearah angel.


Angel hanya terdiam. Tak tau mau berkata apa sedangkan seseorang yang sedang bersembunyi sedari tadi hanya menahan emosi yang sudah hampir meledak.


"Tak akan aku biarkan gadis itu menjadi miliknya".ucap robert dengan rahang yang sudah mengeras.

__ADS_1


__ADS_2